Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MENELISIK GAGASAN TAFSIR ABU AL-HAMID AL- GAZALI DALAM KITAB JAWAHIR AL-QURAN Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 9, No 2 (2015): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v9i2.871

Abstract

Artikel ini mengelaborasikan gagasan tafsir Abu> H} ami>d Al-Gaza>li>yang selama ini lebih terkenal sebagai fiosof dan sufi denganmemfokuskan pada karyanya Jawa>hir Al-Qur’a>n. Al-Qur’an yangmerupakan kitab suci umat Islam memiliki posisi tersendiri di hatidan pikiran Al-Gaza>li>. Kecintaan Al-Gaza>li> terhadap fisafat dantasawuf juga didasari oleh kecintaannya terhadap al-Qur’an. Inidikarenakan menurutnya, hanya al-Qur’an sajalah yang menjadipenuntun dan pengingat tujuan hidup manusia. Temuan kajian iniadalah bahwa corak penafsiran yang dibangun oleh Al-Gaza>li> tidakdapat dilepaskan dari pemikiran tasawufnya. Baginya, al-Qur’anmemiliki dimensi zhahir dan dimensi batin. Oleh karenanya, iamenekankan untukmembaca dan menyelami makna al-Qur’an,bukan hanya makna zhahirnya, melainkan juga makna batinnya.Ia sekaligus menyarankan untuk berusaha meraih amalan batindari setiap ayat yang dibacanya, bahkan diupayakan bahwa setiappemahaman, melahirkan kekayaan batin dan kesadaran dirimenuju ma’rifatulla>h. Surah al-Fa>tih} ah memiliki keistimewaantersendiri bagi Al-Gaza>li> bahwa surah ini merupakan surahyang paling utama dalam al-Qur’an. Menurutnya, al-Fatihah mengandung delapan substansi esensial yang menjadi kunci surga yaitu: z\ a>t, sifat, af’a>l, penyebutan hari akhirat, s} irat} almustaqi>mdengan dimensi-dimensinya, yakni pembersihan dan  periasan jiwa, penyebutan nikmat terhadap para kekasih Allah,amarah terhadap musuh-musuh Allah, dan penyebutan tempatkembalinya umat manusia.
MENGKRITISI MAKNA JIHAD DAN PERAG DALAM AL-QUR’AN: STUDI TAfSIR ANALITIS QS. A Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 8, No 2 (2014): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v8i2.900

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat konsekuensi keimanandengan perintah berjihad dalam al-Qur’an. Pada dasarnya, konsepberjihad, mendapatkan porsi yang cukup besar dalam al-Qur’an.Konsep jihad dan perang (qita>l) merunut pada peperangan yangdilangsungkan oleh Nabi Muhammad Saw. seperti Perang Badar,Perang Uhud, Perang Khondaq dan lainnya. Sedangkan al-Qur’ansendiri telah menegaskan bahwa kemenangan ataupun kekalahanyang diperoleh umat Islam melalui peperangan tersebut pastimemiliki hikmah, dan Allah sendiri menjanjikan pahala berlipatbagi setiap muslim yang gugur di medan perang. Q.S. Ali Imran:141-150 ini secara umum menyajikan prinsip-prinsip pentinguntuk meraih surga. Surga yang dijanjikan Allah dan dilimpahiberbagai kenikmatan dapat dibuka dengan dua kunci utama, yaknijihad f >sabililla>h dan kesabaran.
Relevansi Pemaparan Kisah Peperangan Dalam Al-Qur’an Dan Misi Perdamaian Islam Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 10, No 2 (2016): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v10i2.3910

Abstract

URGENSI TAHFIZH AL-QUR’AN DAN STRATEGI PEMBELAJARANNYA DI PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM DEMAK Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 11, No 1 (2017): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v11i1.4507

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap strategi pembelajaran tahfizh al-Qur’an di Pondok Pesantren Domenggalan Demak, yang mendidik para santri untuk menghafal al-Qur’an, baik dengan mengikuti pendidikan formal di sekolah ataupun tidak. Metode penelitian yang ditempuh adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Strategi pembelajaran yang diterapkan di Pondok Pesantren Subulussalam ini tidak hanya dengan pembelajaran menghafal satu-satu (wahdah) melainkan juga memberdayakan strategi tutor sebaya. Sedangkan untuk melancarkan hafalan agar tidak mudah lupa diterapkan kewajiban review hafalan ketika sudah mencapai titik hafalan tertentu dari beberapa juz, atau yang dikenal dengan sistem terminalanuntuk memastikan santri benar-benar telah lancar menghafal.
MEMBINCANG KEMBALI AHLUSSUNNAH WA AL-JAMAAH: Pemaknaan dan Ajarannya dalam Perspektif Mutakallimin Farida, Umma
FIKRAH Vol 2, No 1 (2014): Fikrah
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.688 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v2i1.558

Abstract

PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI TENTANG TAUHID, SAINS, DAN SENI Farida, Umma
FIKRAH Vol 2, No 2 (2014): Fikrah
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.222 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v2i2.669

Abstract

Challenges of Islamic Religious Education in the Digital Age: Building Harmony between Traditional Authority and Technological Algorithms Farida, Umma; Wardani, R. Yani'ah Eddy; Kasdi, Abdurrohman; Atqia Rahman, Azka Fayyad
EDUKASIA Vol 21, No 1 (2026): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v21i1.36135

Abstract

This article aims to outline the challenges of Islamic religious education in the digital age and analyze the shift in Islamic religious education from classical learning sources based on Islamic books and traditional authorities, such as religious teachers and ulama, to technological algorithms. It also proposes solutions for building harmony between these traditional authorities and digital technology. This research method used a Systematic Literature Review (SLR) involving the collection and analysis of data from various relevant sources, such as books, journal articles, research reports, and digital sources that discuss the challenges of Islamic Religious Education (PAI) learning in the digital age, the shift in authority in social media, and proposed solutions for harmonizing traditional authority with technological algorithms. The research results indicate that technological algorithms have a positive impact on increasing student interest in Islamic Religious Education (PAI), by providing more visual and interactive material presentation, enhancing broader accessibility, enriching Islamic religious education materials, and improving the quality of learning. Negative impacts include internet addiction, vulnerability to false information or hoaxes, and low digital and religious literacy exploited by deviant content. Harmonizing traditional authority and technological algorithms in Islamic religious education requires strengthening digital and religious literacy. Digital literacy here is not only about technical skills in using devices and applications, but also the ability to filter information that is credible, objective, and scientifically grounded.
RADIKALISME, MODERATISME, DAN LIBERALISME PESANTREN: MELACAK PEMIKIRAN DAN GERAKAN KEAGAMAAN PESANTREN DI ERA GLOBALISASI Farida, Umma
EDUKASIA Vol 10, No 1 (2015): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v10i1.789

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk melacak  pemikiran dan  gerakan keagamaan pesantren  di  era  globalisasi. Pendekatan dalam peneltian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil  penelitian ini adalah radikalisme dan liberalisme sebuah pesantren sangat tergantung kepada para pemimpin di pesantren tersebut (pemilik, kyai, atau santri senior). Jika arus pemikiran para pemimpinnya berkarakter radikal, maka sebuah pesantren beserta santrinya akan berpandangan  radikal, sedangkan jika para pemimpinnya berkarakter moderat, maka sebuah pesantren beserta santrinya berkarakter moderat, bahkan bisa menjadi liberal dalam situasi dan waktu tertentu.  Sejalan dengan globalisasi, wajah pesantren  di Indonesia sudah tidak lagi dimonopoli oleh kelompok tradisional atau fundamental-radikal, melainkan  sudah diwarnai oleh pesantren-pesantren baru yang di bentuk oleh kelompok Islam lainnya dengan wajah yang berbeda pula.Kata kunci: radikalisme, moderatisme, liberalisme, pesantren, globalisasi RADICALISM, MODERATISM, AND BOARDING LIBERALISM (KEEP TRACK OF THOUGHT AND BOARDING SCHOOL RELIGIOUS MOVEMENT’S IN THE GLOBALIZATION ERA). This study aims to track the movement of thought and boarding school religious movement  in the globalization  era. This study uses library research. The result of this study is the radicalism and liberalism of a boarding school is very dependent upon the leaders in its boarding school (owner, kyai, or senior students).  If the current leaders have radical character thought, then a boarding school with its students will think the radically, whereas if its leaders are moderate, so a boarding school and its students will have moderate characteristic, even they can be liberal in a certain situation and time. In line with the globalization, the face of boarding school in Indonesia is no longer monopolized  by traditional or fundamental-radical  group, but it was already colored by boarding schools in new forms by other Islamic groups with different faces.Keywords: radicalism,  moderatism,   liberalism, boarding  school, globalization