Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TENTANG SUNNAH DAN HADIS Farida, Umma
ADDIN Vol 7, No 2 (2013): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v7i2.577

Abstract

UMER CHAPRA CONTRIBUTION IN BUILDING MUSLIM CIVILIZATION Farida, Umma
ADDIN Vol 11, No 2 (2017): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v11i2.3349

Abstract

The idea of Umer Chapra in building Muslim civilization was based on his research on the position of Muslims who from time to time more and more felt strange with the civilization and Islamic values itself, even the civilization was gradually increasingly eroded and marginalized by Western culture. He tried to restore the Muslim position which should be done as the Messenger of Allah had pointed out, and their positive role in building civilization. The Islamic civilization has the power that lies in the development of morals and material strength. For Chapra, the moral development without being integrated with the economic development cannot be realized. And at the same time, this economic development must also have a worldview and strategy that is in line with religious objectives (maqashid asy-syari’ah). The development of Muslim civilization requires the transformation of human beings and their institutions, focusing in the increasing of education and personality development, and the simultaneous mobilization of material, economic and technological resources for the rearrangement of community structures over the principles of deliberation and accountability, unity, independence and justice.
AMAR MA’RUF NAHY MUNKA MENURUT AL - QUR’AN: Kajian Semantik Kasdi, Abdurrahman; Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 7, No 2 (2013): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v7i2.926

Abstract

Kajian semantik dalam pembacaan al-Qur’an sejatinya telahdikenal sejak masa sahabat, dengan Ibn Abbas sebagai tokohnya.Pada fase selanjutnya, banyak mufassir muslim yang turutmengaplikasikan kajian semantik ini, seperti az-Zamakhsyari,ataupun dari kalangan outsider seperti Toshihiko Izutsu. Melaluipengkajian semantik diperoleh bahwa kata ma’ru>fdan khairmemiliki makna yang berbeda, meski secara leksikal keduanyasama-sama menunjukkan arti kebaikan. Ma’ru>fsecara formalberada pada posisi yang bertentangan dengan munkar. Amarma’ru>f nahy munkarini seharusnya diaplikasikan secara persuasifdalam bentuk yang baik, karena seruan menuju nilai-nilai Ilahitidak boleh dipaksakan.
MENELISIK GAGASAN TAFSIR ABU AL-HAMID AL- GAZALI DALAM KITAB JAWAHIR AL-QURAN Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 9, No 2 (2015): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v9i2.871

Abstract

Artikel ini mengelaborasikan gagasan tafsir Abu> H} ami>d Al-Gaza>li>yang selama ini lebih terkenal sebagai fiosof dan sufi denganmemfokuskan pada karyanya Jawa>hir Al-Qur’a>n. Al-Qur’an yangmerupakan kitab suci umat Islam memiliki posisi tersendiri di hatidan pikiran Al-Gaza>li>. Kecintaan Al-Gaza>li> terhadap fisafat dantasawuf juga didasari oleh kecintaannya terhadap al-Qur’an. Inidikarenakan menurutnya, hanya al-Qur’an sajalah yang menjadipenuntun dan pengingat tujuan hidup manusia. Temuan kajian iniadalah bahwa corak penafsiran yang dibangun oleh Al-Gaza>li> tidakdapat dilepaskan dari pemikiran tasawufnya. Baginya, al-Qur’anmemiliki dimensi zhahir dan dimensi batin. Oleh karenanya, iamenekankan untukmembaca dan menyelami makna al-Qur’an,bukan hanya makna zhahirnya, melainkan juga makna batinnya.Ia sekaligus menyarankan untuk berusaha meraih amalan batindari setiap ayat yang dibacanya, bahkan diupayakan bahwa setiappemahaman, melahirkan kekayaan batin dan kesadaran dirimenuju ma’rifatulla>h. Surah al-Fa>tih} ah memiliki keistimewaantersendiri bagi Al-Gaza>li> bahwa surah ini merupakan surahyang paling utama dalam al-Qur’an. Menurutnya, al-Fatihah mengandung delapan substansi esensial yang menjadi kunci surga yaitu: z\ a>t, sifat, af’a>l, penyebutan hari akhirat, s} irat} almustaqi>mdengan dimensi-dimensinya, yakni pembersihan dan  periasan jiwa, penyebutan nikmat terhadap para kekasih Allah,amarah terhadap musuh-musuh Allah, dan penyebutan tempatkembalinya umat manusia.
MENGKRITISI MAKNA JIHAD DAN PERAG DALAM AL-QUR’AN: STUDI TAfSIR ANALITIS QS. A Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 8, No 2 (2014): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v8i2.900

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat konsekuensi keimanandengan perintah berjihad dalam al-Qur’an. Pada dasarnya, konsepberjihad, mendapatkan porsi yang cukup besar dalam al-Qur’an.Konsep jihad dan perang (qita>l) merunut pada peperangan yangdilangsungkan oleh Nabi Muhammad Saw. seperti Perang Badar,Perang Uhud, Perang Khondaq dan lainnya. Sedangkan al-Qur’ansendiri telah menegaskan bahwa kemenangan ataupun kekalahanyang diperoleh umat Islam melalui peperangan tersebut pastimemiliki hikmah, dan Allah sendiri menjanjikan pahala berlipatbagi setiap muslim yang gugur di medan perang. Q.S. Ali Imran:141-150 ini secara umum menyajikan prinsip-prinsip pentinguntuk meraih surga. Surga yang dijanjikan Allah dan dilimpahiberbagai kenikmatan dapat dibuka dengan dua kunci utama, yaknijihad f >sabililla>h dan kesabaran.
Relevansi Pemaparan Kisah Peperangan Dalam Al-Qur’an Dan Misi Perdamaian Islam Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 10, No 2 (2016): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v10i2.3910

Abstract

URGENSI TAHFIZH AL-QUR’AN DAN STRATEGI PEMBELAJARANNYA DI PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM DEMAK Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 11, No 1 (2017): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v11i1.4507

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap strategi pembelajaran tahfizh al-Qur’an di Pondok Pesantren Domenggalan Demak, yang mendidik para santri untuk menghafal al-Qur’an, baik dengan mengikuti pendidikan formal di sekolah ataupun tidak. Metode penelitian yang ditempuh adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Strategi pembelajaran yang diterapkan di Pondok Pesantren Subulussalam ini tidak hanya dengan pembelajaran menghafal satu-satu (wahdah) melainkan juga memberdayakan strategi tutor sebaya. Sedangkan untuk melancarkan hafalan agar tidak mudah lupa diterapkan kewajiban review hafalan ketika sudah mencapai titik hafalan tertentu dari beberapa juz, atau yang dikenal dengan sistem terminalanuntuk memastikan santri benar-benar telah lancar menghafal.
MEMBINCANG KEMBALI AHLUSSUNNAH WA AL-JAMAAH: Pemaknaan dan Ajarannya dalam Perspektif Mutakallimin Farida, Umma
FIKRAH Vol 2, No 1 (2014): Fikrah
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.688 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v2i1.558

Abstract

PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI TENTANG TAUHID, SAINS, DAN SENI Farida, Umma
FIKRAH Vol 2, No 2 (2014): Fikrah
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.222 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v2i2.669

Abstract

Wooden Coins vs Fiat Money: An Interdisciplinary Analysis of Sharia Economics and Javanese-Islamic Socio-Cultural Preservation in the Sarwono Market Husnurrosyidah Husnurrosyidah; Umma Farida; Mohammad Dzofir; Zainal 'Arifin
Jurnal Paradigma Vol 18 No 1 (2026): April
Publisher : STAI MA'ARIF MAGETAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/paradigma.v18i2.503

Abstract

This study analyzes the Sarwono Market in Wonosoco Village, Kudus, Central Java as an innovative model of sharia economics with an interdisciplinary approach through the comparison of the transaction system of wooden coins compared to fiat money. It is motivated by the challenges of the post-pandemic village economy from dependence on the primary sector and the erosion of local culture. The Sarwono Market has been managed by BUMDes Wonorekso since December 2022 as a case study that integrates the principles of muamalah and justice (without gharar and riba) in accordance with the sharia economy, the sustainability of the village economy and the preservation of Javanese-Islamic socio-culture. Using an interdisciplinary methodological approach, this study combines the analysis of the Qur'an and Hadith on muamalah, sociological theories to explain mutual cooperation solidarity between citizens and cultural anthropology. Data collection was done through field observation and interviews with BUMDes managers, traders and visitors. The results show that the wooden coin system (Rp2,000 per piece, mandatory exchange at the counter) offers a transparent and stable alternative to fiat money which is prone to inflation so as to realize muamalah justice and turnover redistribution for the people. In addition, the Sarwono market strengthens economic sustainability through the empowerment of local MSMEs and tourism. While preserving culture such as wayang klitik, village specialties and nature-human harmony on the Jati Sewu pedestal of Sarwono village. The Sarwono market proves the potential of the local economy based on Javanese-Islamic wisdom to increase people's income. This research contributes to interdisciplinary Islamic studies in the fields of economics, sociology and cultural anthropology.