Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Diare Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Yang Benar Dewi Riastawaty
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak–anak cenderung mempunyai kebiasaan kurang menjaga kebersihan tangannya dengan cuci tangan terutama pada saat disekolah. Tidak mencuci tangan menjadi salah satu faktor risiko kematian anak karena diare. Dalam memperkenalkan cuci tangan pakai sabun yang benar, pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya untuk pemberantasan penyakit menular seperti diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare dengan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar pada anak SD Adhyaksa Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan di SD Adhyaksa Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh siswa/i SD Adhyaksa Kota Jambi kelas 1-3 yang berjumlah 216 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang dilakukan dengan cara proportional random sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare seluruh responden (100%) memiliki perilaku cuci tangan pakai sabun yang tidak benar dan sesudah diberikan sebagian besar memiliki perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar sebanyak 26 responden (78,8%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan diare dengan perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar pada anak.dengan p value 0,000 < 0,05. Saran bagi pihak sekolah terutama guru dapat mengajarkan/mengulangi cara mencuci tangan pakai sabun yang benar kepada siswa dilakukan dengan pendekatan sesuai dengan tahap perkembangan psikologis masing-masing siswa
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan KB Pasca Salin Di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020 Dewi Riastawaty
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan KB pasca persalinan merupakan strategi yang penting dari kesehatan masyarakat. Cakupan KB Pasca Persalinan dan Pasca keguguran dibandingkan dengan cakupan peserta KB baru masih sebesar 13,27%. Capaian tersebut juga masih didominasi oleh non MKJP yaitu suntikan (52,49%) dan pil (18,95%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pasca salin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada tanggal 3-6 Mei 2020. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di Desa Bulian Baru Kabupaten Batang Hari Jambi pada bulan Januari-Mei 2020 yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian diambil dengan cara total sampling. Analisa data secara univariat, bivariate dan multivariat. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden, sebagian besar tidak menggunakan KB pasca salin sebanyak 22 responden (56,4%), melakukan kunjungan nifas ≥ 4 kali sebanyak 22 responden (56,4%), memiliki persepsi baik sebanyak 21 responden (53,8%), dukungan suami baik sebanyak 20 responden (51,3%). Ada hubungan kunjungan nifas (nilai p=0,026), persepsi (nilai p=0,000) dan dukungan suami (nilai p=0,034) dengan penggunaan KB pasca salin karena nilai p < 0,05. Faktor dominan mempengaruhi penggunaan KB pascasalin adalah persepsi dengan nilai p = 0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan KB pascasalin dengan menyediakan leaflet, brosur, sebagai media informasi untuk masyarakat khususnya meningkatkan pengetahuan ibu bersalin, melakukan penyuluhan dan memotivasi ibu bersalin segera menggunakan KB pasca salin.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas jambi kecil tahun 2022 Dewi Riastawaty; Popy Apriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO melaporkan cakupan vaksinasi global tetap di 85%, tanpa perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Sekitar 42% kematian bayi baru lahir disebabkan oleh berbagai bentuk infeksi seperti infeksi saluran napas, tetanus neonatorum, sepsis, meningitis, dan infeksi gastrointestinal. Penyebab kematian bayi yang lainnya adalah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi, seperti tetanus, campak, dan difteri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022 Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14-21 Februari 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi berjumlah 467 bayi dengan sampel sebanyak 41 responden. Tehnik pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), pendidikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,006), dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Jambi Kecil Tahun 2022 (ρ-value = 0,019).
Hubungan Beban Kerja dengan Kejadian Hipertensi pada Tenaga Pengajar di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi Tahun 2025 Nanang Sufebri; Dewi Riastawaty; Nia Nurzia; Bella Dwisiswanarum
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi salah satunya disebabkan oleh   faktor   gaya   hidup   modern,   orang zaman sekarang    sibuk    mengutamakan pekerjaan untuk    mencapai    kesuksesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada tenaga pengajar di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang telah dilakukan pada bulan Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pengajar sebanyak 33 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dengan kejadian hipertensi (ρ = 0,810; p = 0,000; B = 0,996). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada tenaga pengajar berhubungan dengan beban kerja yang dialami. Untuk itu, diharapkan pihak sekolah dapat mengatur beban kerja guru secara proporsional, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mendorong tenaga pengajar untuk menerapkan pola hidup sehat agar dapat mencegah risiko hipertensi.
Analisis Penerapan Kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) terhadap Efektivitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2025 Andre Eko Setiawani, Andre Eko Setiawani; Nasution, Subang Aini; Riastawaty, Dewi
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.5903

Abstract

One method or technology used to improve the quality of health services at Community Health Centers in a sustainable manner in accordance with the objectives of implementing Community Health Centers in the community is to use Electronic Medical Records (RME) (Nurhayati & Muti, 2023). The regulations governing RME in Indonesia are as follows: Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 concerning Medical Records is expected to be able to answer the challenges of health services in the field of technology. This type of research is quantitative research. This type of research aims only to find out whether there is an impact or effect produced by the independent research variable on the dependent research variable. This research was also carried out by making direct observations at the research location to collect data and then cross-checking the data that had been collected with the actual reality. This research will be carried out at the Koto Lolo Community Health Center, Sungai Banyak City. The population in this study were all users of the electronic medical record (RME) at the Koto Lolo Community Health Center, Sungai Banyak, a total of 84 officers. The research sample was all 84 users of electronic medical records (RME) who served at the Koto Lolo Community Health Center, Sungai Full City. The sampling technique is the total population where the researcher takes the entire population to become the research sample. The instruments used to collect data in this research were interview sheets, observation sheets and electronic medical record policies based on the Republic of Indonesia Minister of Health Decree 2022. The results of the research explained that there was an influence of the implementation of electronic medical record (RME) policies on the effectiveness of health services at the Koto Lolo Public Health Center, Sungai Full City in 2025 with a value of P = 0.003 Keywords: Electronic Medical Records (RME) Policy, Health Services
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Peraturan Pemerintah Daerah tentang Kawasan Bebas Asap Rokok di Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2025 Wardianto, Wardianto; Riastawaty, Dewi; Nasution, Subang Aini; Dewi, Ratna Sari
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.5913

Abstract

Abstrak. Masalah rokok di Indonesia sudah menjadi masalah besar penyebab angka kematian nasional. Penelitian ini Adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei atau studi korelasional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Adapun yang menjadi tujuan untuk melakukan analisis faktor yang mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) terhadap peraturan pemerintah daerah tentang kawasan bebas asap rokok Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2025. Penelitian ini akan dilakukan Puskesmas Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh beralamat Jl. Gajah Mada, Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi pada bulan September 2025. Sampel penelitian adalah seluruh masyarakat yang tinggal di daerah yang memiliki peraturan pemerintah tentang kawasan bebas asap rokok Puskesmas Kondok Tinggi Kota Sungai Penuh pada saat survey awal yang dilakukan peneliti pada saat penelitian akan dilakukan sebanyak 176 kepala keluarga. Teknik penentuan sampel penenlitian dengan menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan lembar observasi. Analisa yang dilakukan terhadap hasil peneltian adalah melalui analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor budaya berhubungan dengan kepatuhan terhadap Perda tentang bahaya merokok dengan nilai p= 0,004, faktor lingkungan berhubungan dengan kepatuhan terhadap Perda tentang bahaya merokok dengan nilai p= 0,002, dan faktor sosial budaya juga berhubungan dengan kepatuhan terhadap Perda tentang bahaya merokok dengan nilai p= 0,001. Dengan demikian, seluruh faktor tersebut memiliki hubungan yang signifikan karena nilai p < 0,05 Kata Kunci: perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), Peraturan Pemerintah Daerah Tentang Kawasan Bebas Asap Rokok
Analisa Program Cakupan Tuberklosis terhadap Penanggulangan Penyakit Menular pada Kasus Tuberklosis di Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Tahun 2025 Deasy Kristian, Deasy Kristian; Riastawaty, Dewi; Nasution, Subang Aini
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.5915

Abstract

Abstract. Tuberculosis is a public health problem that affects one third of the world's population. Tuberculosis is included in the 8 infectious diseases and causes the most deaths. The general objective of this research is to carry out an analysis of the tuberculosis coverage program for the control of infectious diseases in tuberculosis cases at the Kerinci District Health Service. This type of research is quantitative research using evaluative research through a cross-sectional approach, a research in which data collection is carried out only once at a time based on facts that have occurred in the past. The aim is to analyze the tuberculosis coverage program for the control of infectious diseases in tuberculosis cases at the District Health Service. This research will be carried out at the Kerinci District Health Service, while the address of this research location is Sungai Pegeh, Kec. Siulak, Kerinci Regency, Jambi in September 2025. The research population consisted of all 250 tuberculosis sufferers who lived in the working environment of the Kerinci Regency Health Service. The research sample was all tuberculosis sufferers who lived or lived around the work environment of the Kerinci District Health Service, totaling 250 people. Sampling in this research used the total population technique (saturated sampling), meaning that the research sample was taken by making the entire population the sample in the research. The instruments in this research consisted of a questionnaire sheet and an observation sheet. The research questionnaire consists of a questionnaire about the tuberculosis coverage program and a questionnaire about the management of infectious diseases. The analysis carried out on the research results was through univariate and bivariate analysis with the help of a computer to process the research data. The results of the research explain that there is a significant influence between the tuberculosis coverage program on the control of infectious diseases with a value of p = 0.001 (< 0.05)
Analisa Faktor yang Mempengaruhi Teknik Pengolahan Sampah Medis Berdasarkan Permenkes RI Nomor 18 Tahun 2020 di Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2025 Sri Yulianti; Nasution, Subang Aini; Riastawaty, Dewi
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.5917

Abstract

This study aimed to analyze the factors influencing solid medical waste management practices based on the Regulation of the Indonesian Minister of Health Number 18 of 2020 at Koto Lolo Primary Health Center, Sungai Penuh City, in 2025. This study employed a quantitative descriptive-analytic approach with a cross-sectional design. The research was conducted in September 2025 involving all 80 healthcare personnel responsible for medical waste management. A total sampling technique was applied, in which all eligible personnel were included as study respondents. Data were collected through structured questionnaires, observations, and documentation, consisting of both primary and secondary data. Data analysis included univariate analysis to describe respondents' characteristics and study variables, followed by bivariate analysis to examine the relationships between independent variables and medical waste management practices. The findings revealed a significant association between knowledge and solid medical waste management practices in accordance with the Regulation of the Indonesian Minister of Health Number 18 of 2020 (p=0.001). Facilities and infrastructure were also significantly associated with proper medical waste management practices (p=0.002), while healthcare workers' behavior demonstrated a significant relationship with waste management implementation (p=0.003). The study concludes that knowledge, the availability of facilities and infrastructure, and healthcare workers' behavior are significant determinants of appropriate solid medical waste management practices.
Hubungan Peran Petugas Kesehatan Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Terhadap Kepatuhan Pasien Yang Menjalani Pengobatan Futri Maharani; Dewi Riastawaty; Subang Aini Nasution
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62448

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dan salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang cukup tinggi, yaitu mencapai 7.037 orang. Kondisi ini memerlukan pengelolaan jangka panjang, di mana kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan sangat dipengaruhi oleh peran petugas kesehatan sebagai edukator, motivator, fasilitator, dan konselor. Ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara rutin dapat mengakibatkan kegagalan mencapai target tekanan darah serta meningkatkan risiko komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran petugas kesehatan dalam upaya pengendalian hipertensi terhadap kepatuhan pasien yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Analitik Observasional. Sampel sebanyak 48 pasien hipertensi dipilih menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan pendekatan Purposive Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur persepsi pasien terhadap peran petugas kesehatan dan tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Data univariat dan bivariat dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (52,5%) menilai peran petugas kesehatan dalam kategori baik, sementara mayoritas responden (55,0%) memiliki tingkat kepatuhan yang kurang baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan dengan kepatuhan pasien hipertensi yang menjalani pengobatan di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PENYAKIT SKABIES DI PUSKESMAS PUTRI AYU Intan Abdilia Oktaviany; Subang Aini Nasution; Dewi Riastawaty
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62876

Abstract

Infestasi parasit Sarcoptes scabiei var. hominis sering kali memicu penyakit kulit menular yang dikenal sebagai skabies, terutama di wilayah dengan iklim tropis. Di Kota Jambi, kawasan kerja Puskesmas Putri Ayu menjadi area dengan laporan kasus tertinggi, yakni mencapai 365 insiden pada tahun 2025. Fakta tersebut mendasari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara personal hygiene (kebersihan diri) dan sanitasi lingkungan terhadap tingginya kasus skabies di Puskesmas Putri Ayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdesain observasional analitik dan menerapkan rancangan cross sectional. Populasi yang diamati berjumlah 365 pasien berdasarkan catatan rekam medis, di mana 40 di antaranya dipilih sebagai sampel melalui metode simple random sampling. Data primer diperoleh secara langsung melalui instrumen observasi serta pengisian kuesioner digital berplatform Google Form. Untuk menguji hipotesis, peneliti melakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kebersihan diri yang masih rendah (70,0%) dan menetap pada lingkungan bersanitasi buruk (67,5%). Pengujian bivariat mengonfirmasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p-value = 0,000), begitu pula antara sanitasi lingkungan dengan penyakit tersebut (p-value = 0,000). Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kebiasaan menjaga kebersihan diri yang kurang serta sanitasi lingkungan yang tidak memadai merupakan faktor risiko dominan terhadap merebaknya skabies di area penelitian.