Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Siti Fatimah; Fitri Apriyanti; Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
PENGARUH PEMBERIAN JUS KURMA AJWA (Dactylifera Phoenix) TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI DI PMB NURHAYATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Nur mardiana; Fitri Apriyanti Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cause of maternal death in health care services is generally due to bleeding. One of the causes of bleeding is anemia, anemia is one of the causes of the highest maternal mortality rate. At the Kampar Puskesmas in 2019 there were 965 cases of anemia (48.72%). The purpose of this study was to determine the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels in pregnant women in PMB Nurhayati, the working area of Puskesmas Kampar in 2020. The type of research used was a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest design. posttest. The population of all pregnant women who visited PMB Nurhayati from January to March 2020 experienced anemia with a hemoglobin level of 8 - 10.9 gr%. A sample of 10 respondents who have anemia. The results showed the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels with a p value of 0.000 (
FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN TINGGI BADAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA RANAH SINGKUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Fitri Apriyanti; Fitri Meiriza Syahasti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari World Health Organization (WHO). Berdasarkan hasil Riskesdas (2018) menunjukkan angka yang cukup menggembirakan terkait masalah Stunting di Indonesia. Angka Stunting mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu pada tahun 2013 sebesar 37,2% sedangkan pada tahun 2018 menjadi 30,8%. Namun angka kejadian Stunting pada balita ini masih tergolong cukup besar. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis Faktor Sosiodemografi dan Tinggi Badan Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Ranah Singkuang pada tanggal 30 Desember 2020 sampai 16 Januari 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu yang memiliki anak balita di desa Ranah Singkuang wilayah Kerja Puskesmas Kampar berjumlah 90 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan antara faktor umur ibu (p value=0,003), faktor pendapatan keluarga (p value=0,02), faktor jumlah anggota keluarga (p value=0,008), faktor Jarak Kehamilan (p value=0,003), dan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting di Desa Ranah Singkuang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar dengan p value 0,004 (p value < 0,05). Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif dalam mencari informasi dengan cara mengikuti penyuluhan yang dilakukan oleh tenaga Kesehatan tentang stunting.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU DALAM KEGIATAN KELAS IBU BALITA DI DESA BATU BELAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Elvira Harmia; Fitri Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode penting pertumbuhan dan perkembangan anak adalah pada usia 0-5 tahun, diusia ini balita merupakan salah satu populasi yang paling berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan upaya promotif dan preventif pada kelas ibu balita, pengetahuan dan partisipasi ibu balita dalam kelas ibu balita merupakan faktor pendukung keberhasilan kelas ibu balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan ibu dalam kegiatan kelas ibu balita di Desa Batu Belah Wilayah Kerja Puskesmas Kampar tahun 2021. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 26 Juli sampai 08 Agustus 2021 dengan populasi seluruh ibu yang memiliki balita usia 0-5 tahun di Desa Batu Belah dengan sampel sebanyak 173 orang yang diperoleh dengan teknik consecutive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan ibu dengan keikutsertaan dalam kegiatan kelas ibu balita dengan nilai (p=0,002). Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber dan bahan masukan bagi pemegang kegiatan untuk lebih meningkatkan kegiatan kelas ibu balita dengan program-program yang lebih menarik dan interaktif sehingga lebih mudah untuk dipahami oleh ibu balita. 
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD BANGKINANG TAHUN 2018 Fitri Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.639 KB)

Abstract

Abortus inkomplit adalah pengeluaran hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih adanya sisa yang tertinggal dalam uterus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Anemia dengan Kejadian Abortus Inkomplit di RSUD Bangkinang Tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan Case Control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RSUD Bangkinang tahun 2018 yang berjumlah 137 orang ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 kasus (abortus inkomplit) dan 33 kontrol (tidak abortus inkomplit). Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini ditemukan dari 66 ibu hamil terdapat 40 ibu (60,6%) mengalami anemia, dan 33 ibu (50%) yang mengalami abortus inkomplit. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan anemia dengan kejadian abortus inkomplit yang ditunjuk dengan nilai P=0,006 (P
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMAN 1 PANGKALAN KERINCI KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2019 Fitri Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.534 KB)

Abstract

Remaja putri lebih rentan terkena anemia karena remaja berada pada masa pertumbuhan yang membutuhkan zat gizi yang lebih tinggi termasuk zat besi.prevalensi anemia di antara anak umur 5-12 di Indonesia adalah 26%, pada wanita umur 13-18 yaitu 23%. Di Provinsi Riau, prevalensi yang mengalami anemia yaitu 25,1% dan 19,4% berada pada usia 15-24 tahun. Dampak anemia pada remaja putri yaitu pertumbuhan terhambat, mudah terinfeksi, mengakibatkan kebugaran atau kesegaran tubuh berkurang, semangat belajar atau prestasi menurun.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 1 Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan tahun 2019. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel 70 responden dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan (p value= 0,011). Bagi pihak sekolah agar dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan diwakili Puskesmas untuk mengaktifkan kembali UKS (Usaha Kesehatan dan Sekolah) dan PIKR (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). Serta menghidupkan kembali program PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) dengan intensitas yang lebih sering.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN AKSEPTOR KB AKTIF DENGAN PENGGUNAAN ALATKONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) DI DESA PENYASAWAN WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2019 Fitri Apriyanti; Dian Novita Sari
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pemerintah untuk mengantisipasi laju pertumbuhan penduduk yang sangat cepat ini dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mencanangkan Program Keluarga Berencana (KB) yang dimulai sejak tahun 1970. Berdasarkan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2018, pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di wilayah kerja Puskesmas Kampar masih rendah terdapat 4826 akseptor KB aktif yang menggunakan AKDR yaitu sebanyak 108 orang atau 2,23%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan penggunaan AKDR di desa Penyasawan wilayah kerja Puskesmas Kampar tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dan sekunder. Populasinya seluruh akseptor KB aktif di desa Penyasawan. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 86 responden. Analisa data penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu variabel tingkat kecemasan dengan nilai P-Value = 0,000. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan dengan penggunaan AKDR. Diharapkan kepada bidan desa Penyasawan agar dapat melakukan upaya yang lebih terencana dan efektif dalam memberikan penyuluhan dan konseling keluarga berencana bagi calon maupun akseptor KB.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD TENGKU RAFI’AN SIAK Marisa Hartika Sari; Fitri Apriyanti; Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus inkomplit adalah terjadinya perdarahan pervaginam yang diikuti keluarnya janin tanpa plasenta jika tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan perdarahan hebat hingga mengakibatkan kematian pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia dan paritas ibu hamil dengan kejadian abortus Inkomplit di RSUD Tengku Rafi’an Siak Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik, menggunakan pendekatan case control yang dikenal dengan penelitian retrospektif. Penelitian dilakukan pada tanggal 07 – 11 Juli 2020 dengan jumlah sampel kelompok kasus 70 data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit dan sampel kelompok kontrol 70 data rekam medis ibu hamil normal usia kehamilan ≤ 20 minggu diperoleh menggunakan teknik total sampling dan systematic random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan data rekam medis usia berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 38 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 102 orang, data rekam medis paritas berisiko ibu hamil ≤ 20 minggu adalah 60 orang, data rekam medis usia tidak berisiko 80 orang, data rekam medis ibu hamil dengan abortus inkomplit adalah 70 orang dan data rekam medis hamil normal 70 orang. didapatkan ada hubungan usia dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,037 dan didapatkan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian abortus inkomplit dengan nilai p=0,124. Disarankan kepada petugas medis untuk dapat meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan melakukan supervisi dalam mendeteksi abortus inkomplit.
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Siti Fatimah; Fitri Apriyanti; Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
PENGARUH PEMBERIAN JUS KURMA AJWA (Dactylifera Phoenix) TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI DI PMB NURHAYATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Nur mardiana; Fitri Apriyanti Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cause of maternal death in health care services is generally due to bleeding. One of the causes of bleeding is anemia, anemia is one of the causes of the highest maternal mortality rate. At the Kampar Puskesmas in 2019 there were 965 cases of anemia (48.72%). The purpose of this study was to determine the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels in pregnant women in PMB Nurhayati, the working area of Puskesmas Kampar in 2020. The type of research used was a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest design. posttest. The population of all pregnant women who visited PMB Nurhayati from January to March 2020 experienced anemia with a hemoglobin level of 8 - 10.9 gr%. A sample of 10 respondents who have anemia. The results showed the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels with a p value of 0.000 (