Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING CONSUMERS IN PURCHASE DECISIONS OF LOCAL FRUITS IN BIREUEN DISTRICT (Case Study of Bireuen Traditional Market Consumers) Gina Silmi; Mawardati Mawardati; Irada Sinta
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Local fruits are fruits that are cultivated by farmers in each region in Indonesia. Consumption of local fruit in Indonesia is still relatively low. This condition is due to the lack of public interest in consuming local fruit. The level of community consumption of local fruit is influenced by consumer behavior in making decisions to buy local fruit. This research aims to analyze the factors that influence consumers in purchasing decisions of local fruit in the traditional market of Bireuen Regency. The results of this research using multiple linear regression analysis model obtained the equation Y = -2.101 + 0.297X1 + 0.429X2 + 0.364X3. The value of the coefficient of determination (Adjust R2) is 0.704 or equal to 70.4%. The percentage influence of individual factors, environmental influences, and marketing strategies can explain local fruit purchasing decisions of 70.4%, the remaining 29.6% is influenced by other variables outside the model that are not included in this study. The result of the F-test and t-test simultaneously and partially aspects of individual factors, environmental influences, and marketing strategies have a significant effect on local fruit purchasing decisions at the Bireuen Regency Traditional Market
ANALISIS PENGARUH LUAS LAHAN DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI KAKAO PERKEBUNAN RAKYAT DI PROVINSI ACEH Intan Alkamalia; Mawardati Mawardati; Setia Budi
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 2, No 2 (2017): November 2017
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v2i2.369

Abstract

Perkebunan merupakan salah satu sub sektor pertanian. Indonesia merupakan salah satu produsen kakao tersebar di dunia. Perkebunan kakao di Indonesia sebagian besar dikelola oleh perkebunan rakyat. Perkebunan rakyat tersebut tersebar di berbagai Provinsi salah satunya Provinsi Aceh. Pengembangan perkebunan kakao rakyat di Aceh pada tahun 2006 – 2010 mengalami peningkatan terhadap luas lahan dan jumlah petani kakao tetapi produksi dan produktivitas kakao perkebunan rakyat mengalami fluktuasi. Metode yang digunakan adalah analisis regresi dengan model fungsi produksi Cobb – Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak luas lahan (X1) dan tenaga kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap produksi kakao (Y) pada nilai probabilitas 0,000 < α = 0,01. Sedangkan secara parsial luas lahan (X1) berpengaruh signifikan terhadap produksi kakao (Y) pada nilai probabilitas 0,000 < α = 0,01 tetapi tenaga kerja (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi kakao (Y) pada nilai probabilitas 0,661 < α = 0,05. Elastisitas produksi kakao di Provinsi Aceh berada pada kondisi increasing return to scale.
FACTORS INFLUENCING THE INCOME OF RICE FARMING IN GAMPONG BLANG RIEK, KUTAMAKMUR DISTRICT, ACEH UTARA DISTRICT Iklillah, Cut; Mawardati, Mawardati; Suryadi, Suryadi
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Juli
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v2i1.12279

Abstract

The research was conducted in Blang Riek Village, Kutamakmur District in August 2022. This study aims to analyze the income off paddy rice farming in Blang Riek Villange, Kutamakmur District, North Aceh Regency and to analyze the factors that influence the income of Lowland Rice Farming in Blang Riek Village, Kutamakmur Disrict, North Aceh District.This research used a purposive sampling method and direct interviews were carried out to obtain data using a questionnaire. The number of samples in this study were farmers who carried out rice farming in Blang Riek Village, Kutamakmur District, with a total sample of 33 people. This analysis data using SPSS software. The results of this study indicate that the variable selling price and production simultaneously have a significant and positive relationship to the income of lowland rice farmers. While partially the selling price has no significant effect and is positively related to income. While partially production has a significant and positive relationship to farmer income. Keywords: income, selling price, production.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Sub-Optimal Desa Cot Keumuneng dengan Sistem Alley- Cropping Tanaman Porang dan Kacang Tanah Mawardati, Mawardati; Rosnina, Rosnina; Nurdin, Muhammad Yusuf; Rahman, Arief; Martina, Martina; Riani, Riani
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9438

Abstract

Lahan marginal/sub-optimal yang istilah awamnya disebut  lahan tidur  adalah lahan ketersediaan airnya rendah dan kurang  kurang subur lahan yang tidak dapat digunakan secara optimal karena produktivitasnya rendah.  Gampong Cot Keumuneng merupakan daerah yang memiliki lahan marginal milik masyarakat yang masih dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman dengan input bioteknologi dan teknik budidaya tanaman, sehingga lahan marginal menjadi sesuai sebagai lahan yang produktif. Pada kegiatan Pebngabdian kepada masyarakat oleh dosen Fakultas Pertanian memperkenalkan penanaman tanaman porang yang toleran terhadap kondisi lahan marginal. Aplikasi bioteknologi yang diperkenalkan dengan memanfaatkan pupuk eco enzim yang mengandung mikroorganisme dan fungi mikoriza yang berperan sebagai biofertilizer sekaligus meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit yang berasal dari dalam tanah. Kegiatan ini dengan memperkenalkan penggunaan pupuk eco enzim dan mikoriza pada penanaman Porang dan Kacang Tanah dengan penanaman dalam lorong (alley cropping). Budidaya tanaman porang belum banyak dikenal di Aceh oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan dengan memperkenalkan tanaman porang serta demonstrasi teknik budidaya porang dengan kacang tanah secara alley cropping di Gampong Cot Keumuneng Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu transfer teknologi melalui pelatihan dan workshop, pengadaan bibit porang, dan penanaman porang dengan kacang tanah teknik alley cropping. Hasil pengabdian menunjukkan 77% mitra berminat memanfaatkan lahan Sub optimal dengan budidaya tanaman porang dan kacang tanah system alley cropping, 83% mitra bertambah pengetahuannya tentang tanaman porang dan teknik budidaya alley cropping, 73% mitra meningkat keterampilannya untuk memanfaatkan lahan sub optimal yang dapat meningkatkan produktivitas tanah dan meningkatkan pendapatan masyarakat, 80% mitra meningkat keterampilannya dalam melakukan budidaya porang dan kacang tanah dengan alley-cropping.
Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga Untuk Membangun UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif Kerajinan Bordir Aceh Di Desa Reuleut Timu Zahara, Hafni; Mawardati, Mawardati; Kembaren, Emmia Tambarta; Jamilah, Jamilah; Ramayana, Ramayana; Salsabila, Naura
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.496

Abstract

Desa Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara merupakan desa sekitar Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani sawah (Zahara et al., 2021). Budidaya padi di sawah bersifat musiman sehingga jika tidak musim tanam maka keluarga di daesa akan mengalami kesulitan ekonomi. Selanjutnya, para ibu rumah tangga selalu berada di rumah tanpa memiliki usaha sampingan (Mawardati et al., 2022). Hal ini menyebabkan kesulitan bagi ibu rumah tangga untuk mendapatkan kebutuhan mereka. Metode pelaksanaan dirancang untuk pedampingan berupa pendekatan partisipasif dan mangacu proses pembelajaran orang dewasa (adult-learning) yang terdiri dari: (1) Pemaparan materi yang dilengkapi dengan Power Point, (2) diskusi mendalam, (3) Praktik langsung, dan (4) Evaluasi dampak kegiatan. Jenis pelatihan yang dilakukan adalah: workshop pemilihan ide bisnis kreatif kerajinan bordir, pelatihan penyusunan rencana bisnis, teknik menjahit dan bordir, seminar motivasi dalam memulai bisnis kreatif kerajinan tangan bordir Aceh, pelatihan kerjasama untuk mendapatkan sistem permodalan, dan pelatihan menjahit dengan mesin jahit.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Pinang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Mawardati Mawardati
Jurnal Agrisep Vol 16, No 1 (2015): Volume 16 Nomor 1 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT. This research was conducted at the betel palm farming in Sawang subdistrict, North Aceh from May to July 2014. The purpose of this study was to determine the factors that affect betel palm farming income at Sawang subdistrict in North Aceh district of Aceh Province.This study uses primary data to be analyzed. Determination of the sample villages determined by purposive sampling, while the selection of sample units was done by using simple random sampling. The analytical method used is the method of multiple linear regression analysis. The analysis showed that the amount of capital production and the selling price very significant influence on betel palm farming income Sawang subdistrict in North Aceh district of Aceh province.
PROFIT SHARING SYSTEM AND COMPARATIVE INCOME OF RUBBER FARMING BUSINESS IN NURUSSALAM DISTRICT, EAST ACEH REGENCY Siregar, Deva Septiana; Mawardati, Mawardati; Sinta, Irada
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 2 No. 2 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v2i2.21106

Abstract

The form of cooperation in farming is a profit-sharing system, namely the cooperation between the owner of the rubber plantation as the owner of the cultivator and the cultivator. In the implementation of this profit sharing, the owner of the rubber plantation as the cultivator and the passive farmer make an agreement in advance. However, in the application of agribusiness farming applied by rubber farmers in Nurussalam District, not all owners carry out all farming activities, among others, on the grounds that they are unable to carry out these activities or want to help workers who do not have business land but have the ability to do farming.This research was conducted in Nurussalam District, East Aceh Regency. The study aims to identify the system to distinguish between the farmers who owned the cultivators and the farmers of disease and the income differences between the cultivators and the diseases in the district of Aceh. The method of data analysis used is qualitative and quantitative descriptive. This study showed that the system for the results done by rubber farmers in the Aceh region was 50:50, which means 50% for garden owners and 50% for disease farmers. The average income produced by the cultivator will grow Rp. 23,083,955.35 /ha and the average profit from the ill farmers Rp. 23,852,354.70 /ha, and the results from the statistical test indicate a significant value (2-tailed) 0.673 > 0.05, which means that the hypothesis is rejected which states that there is no significant difference in income from rubber farming between sharecroppers and smallholders in Nurussalam sub-district, East Aceh district.
ANALISIS USAHA KELAPA SAWIT DAN PINANG PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN ACEH UTARA Rosmaniar, Rosmaniar; Mawardati, Mawardati; Suryadi, Suryadi; Sinta, Irada
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i2.11628

Abstract

Kelapa sawit dan pinang merupakan dua dari beberapa komiditi unggulan sub suksektor perkebunan Kabupaten Aceh Utara yang pengembangannya lebih didominasi oleh perkebunan rakyat. Meskipun perkebunan kelapa sawit  lebih luas dibandingkan perkebunan pinang rakyat namun harga jual kelapa sawit yang berupa Tandan Buah Segar (TBS) sangat fluktuatif dan cenderung menurun, sedangkan harga pinang relatif stabil. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kedua jenis usaha tersebut dari aspek  biaya dan pendapatan karena kedua hal ini berpengaruh terhadap kesejahteraan petani.  Metode analisis yang digunakan  adalah metode analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis biaya dan pendapatan. Analisis Independent T-test digunakan untuk menganalisis perbandingan/kesenjangan pendapatan dari kedua usaha tersebut.  Hasil analisis menunjukkan bahwa baik biaya produksi maupun pendapatan bersih dari  pinang jauh lebih tinggi dibandingkan kelapa sawit pada perkebunan rakyat Di Kabupaten Aceh Utara. Selanjutnya hasil analisis perbandingan pendapatan dengan dengan menggunakan Analisys Independent Sample T tes.  menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara perkebunan kelapa sawit dengan perkebunan pinang. Rata-rata pendapatan bersih perkebunan pinang lebih tinggi dibandingkan dengan perkebunan kelapa sawit. Perbedaan tersebut antara lain disebabkan TBS sering fluktuatif dan cenderung rendah  dibandingkan harga pinang. Selain itu, petani kelapa sawit di lokasi penelitian tidak memiliki hak untuk menentukan harga karena harga jual mengikuti harga yang berlaku. Berbeda halnya dengan petani pinang yang memasarkan dalam bentuk pinang kering sehingga harga jual cenderung lebih stabil.  Jika harga pinang terlalu rendah, umumnya petani akan menyimpan pinangnya sementara waktu sampai harga stabil kembali.
DAMPAK KERJASAMA PERDAGANGAN INDONESIA - INDIA DAN DEPRESIASI RUPIAH TERHADAP KINERJA EKSPOR MINYAK SAWIT Syahputra, Dwi; Jamilah, Jamilah; Mawardati, Mawardati
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i2.17307

Abstract

The study aims to analyse the impact of Indonesia-India trade cooperation and Rupiah Depreciation on Indonesia's Palm Oil Export Performance. The research method uses a simultaneous equation system model and is estimated by the 2 SLS method. Time Series data used data from 2000-2018. The results showed that Indonesia's palm oil exports to India fluctuated but showed an increasing trend (2000-2018). It is suspected that the performance of Indonesian CPO exports to India is influenced by India's import tariff reduction policy and Indonesia's CPO production. Rupiah depreciation was able to increase Indonesia's CPO exports to India, but the increase in CPO exports was unable to encourage an increase in domestic CPO prices and production. On the other hand, the increase in Indonesian palm oil exports was able to increase the price and production of domestic palm oil.
DAMPAK KRISIS EKONOMI TERHADAP EKSPOR MINYAK KELAPA SAWIT INDONESIA : ANALISIS SIMULASI JANGKA PANJANG Harita, Sri; Mawardati, Mawardati; Suryadi, Suryadi
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i2.17318

Abstract

This study aims to analyse the impact of the economic crisis on Indonesia's palm oil exports. This study uses the Two-Stage Least Square (2SLS) method and time series data (2000 - 2018). The results showed that Indonesia's economic growth contracted to 5.32% which led to an economic recession due to the Covid-19 pandemic and the United States-China trade war which caused Indonesia's palm oil exports to decline significantly. However, an increase in domestic palm oil consumption is expected due to lower palm oil prices and the implementation of domestic industrial policies. Under these conditions, the depreciation of the rupiah (11%) and the reduction of palm oil import tariffs from trading partner countries are predicted to improve Indonesia's palm oil export performance, but it is still low on a net basis compared to average economic growth conditions. This proves that a reduction in export tariffs (Indonesia) and import tariffs (trading partner countries) when there is a depreciation of the Rupiah due to a contraction in economic growth is able to improve Indonesia's palm oil export performance