Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Justifikasi Karakteristik Mekanik Material BioComposite Serat Rami Epoxy dan Deteksi Kerusakannya C Bintoro; Vicky Wuwung; Teguh Wibowo; Faishal Farras; sutiana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.673 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4379

Abstract

Paper ini membahas masalah kenerja material bio-composite untuk dapat ditingkatkan menjadi material struktural. Untuk hal tersebebut maka paper ini di beri judul “Justifikasi Karakteristik Mekanik Material Bio-Composite Serat Rami Epoxy dan Deteksi Kerusakannya”. Material biocomposite merupakan material yang memanfaatkan kondisi alam ataupun partikel alam yang bahkan telah menjadi sampah. Dengan demikian perkembangannya akan mendongkrak masyarakat untuk lebih berinovasi. Dari penelitian ini diketahui bahwa kekuatan tarik serat ramin mencapai lebih dari 120 MPa, sehingga cukup baik untuk dijadikan bahan kajian pada struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat ramin dan resin epoxy memiliki sifat yang lebih baik dalam uji tarik dibandingkan dengan bio-composite lainnya. Ada pengurangan kekuatan yang signifikan ketika serat hibrida menggatikan fiber karbon dan fiber glass atau yang lainnya. Oleh karena itu sifat tarik komposit hibrida telah diselidiki ini masih menuntut riset lebih lanjut dengan peralatan yang lebih maju.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAH SAMPAH (MINI INCENERATOR) UNTUK MENGATASI LIMBAH DIAPERS DI KELURAHAN KEDUNGPANE KOTA SEMARANG Fajrul Falakh; Eko Purnomo; Amri Zarois Ismail; Elina Lestariyanti; M Rikza Chamami; Teguh Wibowo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4466

Abstract

Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang terdapat banyak keluarga yang memiliki anak bayi dan balita yang tentunya banyak menggunakan popok sekali pakai. Belum tersedianya mekasnime pengelolaan popok sekali pakai membuat kondisi sampah tidak tertangani dengan baik. solusi yang efektif dalam menangani permasalahan sampah popok sekali pakai yaitu dengan pemanfaatan teknologi tepat guna berupa mini incinerator skala rumah tangga. Pembuatan mini-incinerator ini dimaksudkan untuk menekan sumber daya yang diperlukan dalam membuat dan mengoperasikan insinerator komunal yang umumnya berukuran besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan menyediakan serta memberikan pemhaman kepada masyarakat untuk dapat mengelola sampah sekali pakai dengan pendekatan teknologi tepat guna yang murah, aman dan tepat guna.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBAJAKAN LAGU ANAK- ANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA Rahul Oscarra Duta; Teguh Wibowo
JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Vol. 5 No. 2 (2023): JUSTITIABLE -Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/justitiable.v5i2.568

Abstract

Kekayaan Intelektual merupakan suatu alat untuk meraih dan mengembangkan ekonomi, dalam arti sempit terhadap pencipta atau penemu itu sendiri, dan dalam arti luas untuk peningkatan ekonomi negara sebagai salah satu sumber devisa. Sebagai contoh salah satunya yang berpotensi untuk dikembangkan dalam era ekonomi kreatif saat ini adalah karya seni. Jenis penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui penegakan hukum dan juga prosedur hukum sebagai tindak lanjut pencipta lagu yang merasa dirugikan dalamtindakan pelanggaran hak cipta dan juga untuk mengetahui apa saja hal yang mengindikasikan sebuah tindakan pelanggaran hak cipta yang dapat merugikan pencipta dari segi ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan Library Research. Penelitian jenis kepustakaan yaitu penelitian yang menggunakan data sekunder dan sumber datanya dapat diperoleh melalui penelusuran dokumen. Pendekatan yang digunakan adalah normatif. Hasil penelitian ini menunjukan perlindungan hukum hak cipta pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 terhadap pencipta lagu yang dibajak pihak lain bahwa pencipta dan pemegang hak cipta memiliki hak terhadap suatu ciptaannya, yaituhak moral (moral right) dan hak ekonomi (economic right). Hak tersebut bersifat khusus atau istimewa, karena hanya dimiliki oleh pencipta dan pemegang hak cipta terhadap karya ciptanya. Serta upaya yang dapat ditempuh bagi pencipta lagu dalam mengatasi pembajakan karya cipta dengan cara mendaftarkan ciptaannya tersebut kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro. Kata Kunci : Perlindungan Hukum; Pembajakan; Hak Cipta
SINTESIS CAT EPOXY DENGAN VARIASI SUHU PENGERINGAN UNTUK BODI KENDARAAN Anggrainy, Rani; Ferry Budhi Susetyo; Teguh Wibowo; Ridwan Setianto; Dani Ramdani
Jurnal Permadi : Perancangan, Manufaktur, Material dan Energi Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PERMADI : PERANCANGAN, MANUFAKTUR, MATERIAL DAN ENERGI
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/permadi.v5i2.101

Abstract

Pengecatan adalah salah satu upaya untuk menjaga penampilan bodi kendaraan, dikarenakan pengecatan memiliki fungsi untuk melindungi material dari terjadinya karat. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian terkait sintesis cat epoxy dengan variasi suhu pengeringan agar diperoleh komposisi yang tepat untuk mendapatkan karakteristik yang baik. Penelitian yang sudah banyak dilakukan hanya berfokus pada temperatur oven pengeringan saja, namun pada penelitian ini waktu pengeringan oven menjadi salah satu hal yang juga diperhatikan. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini adalah semakin tinggi temperatur pengeringan dengan waktu pengeringan yang sama dapat menurunkan nilai penampilan dan kemampuan daya kilap serta ketebalan lapisan cat. Berlawanan dengan hal tersebut, ternyata tingginya suhu pengeringan tidak memiliki pengaruh terhadap kemampuan daya lekat cat apabila dilakukan waktu pemanggangan yang sama, yaitu 20 menit.
PENGEMBANGAN MODUL TERMOKIMIA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERPADU PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN LOGIKA SISWA Teguh Wibowo
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v3i3.2455

Abstract

AbstrakBeredarnya bahan ajar kimia yang kurang mampu memberikan makna dalamproses pembelajaran, mengakibatkan siswa semakin jenuh dan bosan mempelajarimateri yang ada di dalam bahan ajar. Sementara itu pembelajaran sekarangmenitikberatkan pada kegiatan siswa, sedangkan guru diposisikan sebagaifasilitator. Pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan keikutsertaan danmenimbulkan rasa keingintahuan dalam belajar, memperbaiki pengertian dan polapikir, serta membantu siswa untuk mengembangkan logika. Penelitian inimerupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan modulkimia yang baik pada materi termokimia. Hasil penelitian pengembangan modul inimenunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan logika siswa pada kelas eksperimendan kelas kontrol, hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai evaluasi termokimiakelas eksperimen sebesar 73,08 dan kelas kontrol sebesar 64,56 dan dengansignifikansi 0,000 (< 0,05). (2) Modul kimia berpendekatan Inkuiri yangdikembangkan efektif untuk membantu penerapan nilai pendidikan karakter. Halini ditunjukkan dengan adanya peningkatan sikap siswa di setiap pertemuannyapada kelas eksperimen.Kata kunci: Modul termokimia, inkuiri terpadu, karakter, logikaAbstractCirculation of chemistry teaching materials that are less able to provide meaning inthe learning process, resulting in more saturated and bored students learn thematerial that is in teaching materials. While the current study focused on theactivities of students, while the teacher is positioned as a facilitator. Learning isexpected to increase participation and generate curiosity in learning, improveunderstanding and mindset, as well as helping students to develop logic. This researchis a development that aims to produce a good chemistry module on thermochemicalmaterial .. The results show that the development of this module (1) There aredifferences in the logic students in the experimental class and control class, as shownby the average value of the evaluation of thermochemical class experiment at 73.08and 64.56 for the control class and the significance of 0.000 (<0.05). (2) ModuleInquiry berpendekatan chemistry developed to help implement effective charactereducation values. This is indicated by an increase in students&#39; attitudes at everymeeting in the experimental class.Keywords: Thermochemical modules, integrated inquiry, character, logic
Rancang Bangun dan Modifikasi Miniatur Pesawat Cessna 172 Skyhawk untuk Simulasi Primary Flight Control Surface Berbasis Arduino Dimas Syahdat Pangestu; Teguh Wibowo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6194

Abstract

Pesawat Cessna adalah pesawat ringan yang sering digunakan sebagai media belajar teknik penerbangan dan juga pilot pemula. Salah satu hal mendasar dalam pengetahuan pesawat adalah adanya primary flight control surface atau bidang kendali penerbangan utama yang berfungsi untuk mengendalikan pesawat pada saat didarat dan juga udara. Hal yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah membuat miniatur pesawat Cessna 172 Skyhawk dengan primary flight control surface yang dapat digerakkan. Tahapan agar tercapainya penelitian ini menggunakan dua metode yang dilakukan yaitu analisis dan eksperimen. Metode analisis meliputi studi literatur dan metode eksperimental yaitu dengan melakukan perancangan, manufaktur dan pengujian komponen. Hasil akhirnya adalah terciptanya alat peraga yang dapat menjelaskan tentang bagaimana gerak dari primary flight control surface dan bagaimana posisi pesawat pada saat bidang kendali digerakkan pada miniatur pesawat cessna 172 skyhawk. Alat peraga ini juga diharapkan dapat menjadi media belajar yang bermanfaat khususnya di teknik aeronautika.
PERAN GURU IPS MEMBERIKAN PEMBELAJARAN DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS KHUSUSNYA SUB MATERI IPS EKONOMI SISWA SMP Mhd Khairy; Teguh Wibowo; Mahfuza Nasution; Suheri; Nevi Melani Siregar
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.94 KB) | DOI: 10.61253/cendekiawan.v1i1.13

Abstract

Menjawab tantangan global, pendidikan seyogyanya mampu menjadi tameng utama dalam menanamkan karakter dan softskills kepada peserta didik. Dalam konteks ini, upaya mengembangkan kreativitas siswa adalah perihal yang harus diprioritaskan dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru IPS memberikan pembelajaran dalam pengembangan kreativitas siswa, sub-materi IPS Ekonomi siswa jenjang SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun sumber data dan bahan analisa kajian diperoleh dari buku, artikel, prosiding, dan tugas akhir, diakses melalui laman kredibel Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru IPS dalam menyiapkan generasi kreatif sangatlah penting (dibutuhkan). Adapun bentuk pengembangan kreativitas siswa yang diharapkan meliputi (1) semangat berinovasi, (2) berpikir divergent, (3) imajinatif, penuh ide (gagasan) rasional, (4) perbaikan kualitas diri secara kontiniu, (5) memelihara rasa ingin tahu yang tinggi, (6) berani mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas segala risiko, (7) bersikap fleksibel, dan (8) siap menerima masukan, saran atau kritik dari orang lain.
Analisa Yuridis Pasal 2 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Di Masa Pandemi A Ferry Zamroni; Teguh Wibowo
JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Vol. 6 No. 1 (2023): JUSTITIABLE -Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/justitiable.v6i1.646

Abstract

Tindak Pidana Korupsi di Indonesia bukan sesuatu hal yang baru, melainkan merupakan kejahatan lama yang sudah sering terjadi, di dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, terdapat alasan limitatif yang menyebabkan tindak pidana korupsi di Indonesia tidak serta merta dapat di tajatuhi pidana mati, alasan tersebut dijadikan alasan pemberat sehingga tindak pidana korupsi dapat di jatuhi pidana mati. Dengan demikian maka Tindak pidana korupsi di Indonesia yang dilakukan pada masa Pandemi Covid-19 dapat dijatuhi Pidana mati dikarenakan Pandemi Covid 19 merupakan suatu keadaan bencana yang sedang terjadi di Indonesia bahkan di dunia. Demikian ini sesuai dengan penjelasan Pasal 2 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 yang dapat melatarbelakangi penjatuhan pidana mati bagi pelaku Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa Pelaku Tindak Pidana Korupsi di masa Pandemi Covid 19 dapat dijatuhi pidana mati. Metode pendeketan yang digunakan dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan . Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hanya pelaku tindak pidana korupsi tertentu yang dapat dijerat dengan pidana mati.
Tradisi Larangan Perkawinan di Bulan “Suro” Dalam Perspektif Hukum Adat (Studi Kasus di Desa Bangunrejo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban) Hariyono; Teguh Wibowo
JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Vol. 6 No. 2 (2024): JUSTITIABLE - Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/justitiable.v6i2.812

Abstract

Pelrkawinan bukan hanya melmpelrsatukan dua pasangan manusia, yakni laki- laki dan pelrelmpuan, mellainkan melngikat tali pelrjanjian yang suci atas nama Allah SWT, bahwa keldua mempelai belrniat melmbangun rumah tangga yang sakinah, telntram, dan dipelnuhi olelh rasa cinta dan kasih sayang. Pelrselntulhan Islam delngan ulnsulr buldaya inilah yang mellahirkan belrbagai problelmatika sellama ini, karelna ada kalanya ulnsulr buldaya ini bisa di damaikan delngan syariat Islam, kadang tidak. Selbagian belsar masyarakat Delsa Bangulnreljo Kelcamatan Soko Kabulpateln Tulban sampai saat ini masih melmelgang telgulh, melnjaga dan mellelstarikan adat ataul kelpelrcayaan Larangan mellaksanakan perkawinan pada bullan sulro pada anak culcul melrelka, yaitul larangan yang dituljulkan kelpada para calon pelngantin agar tidak mellangsulngkan ulpacara pelrkawinan pada bullan sulro. Apabila kelpelrcayaan telrselbult dilanggar, yaitul delngan teltap mellangsulngkan pelrkawinan pada bullan sulro, diyakini olelh masyarakat selkitar bahwa orang ataulpuln kellularga yang mellangsulngkan pelrkawinan telrselbult akan telrkelna balak ataul selngkolo (peltaka). Dalam pandangan masyarakat Delsa Bangulnreljo Kelcamatan Soko Kabulpateln Tulban pada bullan sulro adalah hari yang kulrang baik ulntulk mellaksanakan pelrkawinan, maka pasangan yang mellaksanakannya akan telrkelna peltaka yaitul pelrjodohannya akan banyak cobaan baik adanya pelrpelcahan dalam rulmah tangga melrelka yang tiada helnti dan akan belrakhir pada belrcelraian dan selbagainya. Yang melnimbullkan dampak kulrang baik pada keltulrulnan-keltulrulnannya kellak. Kata Kunci: Perkawinan di Bulan Suro; Perspektif Adat; Tradisi Larangan.
Pengelolaan Barang Bukti Untuk Keamanan Kasus Tindak Pidana Narkotika Di Wilayah Hukum Polres Tuban (Studi Kasus Di Polres Tuban) Muhamad Syahriful Dedi Pratama; M. Yasir; Teguh Wibowo
JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Vol. 7 No. 1 (2024): JUSTITIABLE -Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/justitiable.v7i1.966

Abstract

Bukti adalah salah satu komponen hukum yang paling krusial karena dalam rangka memperjuangkan prinsip negara hukum tercermin dalam berbagai sistem peradilan pidana yang adil, terbuka, dan bebas kekuasaan. Status terdakwa dan apakah ia telah memenuhi syarat-syarat yang digariskan dalam hukum acara pidana dengan demikian ditentukan oleh bukti-bukti yang diajukan sebagai pokok pemeriksaan di persidangan. Kepolisian Negara Republik Indonesia akan mengelola barang bukti sesuai dengan pedoman yang digariskan dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Bukti di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila belum terbentuk RUPBASAN di daerah. Sat Tahti (Kepala Rutan dan Barang Bukti) adalah nama tempatnya. Tujuan penelian ini adalah mengetahui kesesuaian pengelolaan barang bukti perkara tindak pidana narkotika di wilayah hokum polres Tuban dengan perundang-undangan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah normatif-empiris. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder serta analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa yang pertama adalah penanganan barang bukti di Polres Tuban sesuai dengan Perkap Nomor 8 Tahun 2014 yang mengatur tentang pedoman penyimpanan barang bukti di lingkungan Polri. Kedua tentang tugas yang dikenakan Perkap Nomor 8 Tahun 2014 dan KUHAP tidak berubah akibat perbedaan penyimpanan barang bukti narkoba yang terjadi di Polres Tuban. Namun dari sisi pertanggungjawaban, memang sesuai Pasal 45 dan 46 KUHAP, penyidik narkoba tetap bertanggung jawab secara hukum atas barang bukti narkoba yang disita. Berdasarkan Pasal 28 A dan 15 Perkap Nomor 8 Tahun 2014, Sattahti, Unit Penahanan dan Pembuktian, tetap dibebani tanggung jawab baik administratif maupun fisik.