Claim Missing Document
Check
Articles

TRADITIONAL INSURANCE AGENCY COMMUNICATION MANAGEMENT: A CASE STUDY AT PANIN DAI-ICHI LIFE BANDUNG BRANCH WEST JAVA Nursafitri, Meicinda; Lusy Mukhlisiana
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 3 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i3.1141

Abstract

This study evaluates the effectiveness of internal communication between management and agents in a traditional insurance company, focusing on Panin Dai-ichi Life Bandung Branch. Using a qualitative descriptive approach with six agent informants, findings reveal a predominantly one-way communication flow with insufficient dialogue, unclear instructions, and a lack of structured feedback, leading to decreased motivation and performance. Agents proposed the establishment of regular two-way communication forums, interpersonal training for managers, and anonymous feedback channels. The study concludes that enhancing internal communication requires a systemic strategy, including leadership transformation and participatory culture. These findings offer a practical framework for developing adaptive and sustainable communication strategies in traditional insurance agencies facing industry competition.
Strategi dan Etika di Era Digital pada Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Hubungan Masyarakat Angin, Tabitha Gloria Perangin; Mukhlisiana, Lusy
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i3.3948

Abstract

Rapid technological advances in the 21st century have brought significant changes to various industries, including public relations (PR). One of the key innovations driving this transformation is artificial intelligence (AI). This study aims to comprehensively examine the role of artificial intelligence (AI) in public relations (PR) by highlighting how this technology influences communication strategies, operational efficiency, and the dynamics of interaction between organizations and stakeholders. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, the findings indicate that AI enhances the efficiency of communication strategies through task automation, sentiment analysis, and improved message personalization. However, the implementation of AI presents various challenges, particularly in ethical and legal aspects. Issues such as data privacy, algorithmic bias, and transparency are key concerns that require strict oversight. It is crucial for PR professionals to understand and comply with existing legal frameworks to avoid legal risks, protect organizational reputation, and ensure the sustainability of relationships with stakeholders.
Communication Strategies of Telkom Indonesia in Increasing ESG GoZero% Brand Awareness Pramesti, Farida; Mukhlisiana, Lusy
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/gtg95p41

Abstract

This study examines the communication strategy of PT Telkom Indonesia in enhancing brand awareness of its sustainability program, ESG GoZero%. The research is grounded in the urgency for the company to build a strong reputation and raise stakeholder awareness regarding the GoZero% initiative. This study aims to identify the communication strategies implemented by Telkom Indonesia to both internal and external audiences in promoting the ESG GoZero% program. Message reception is analyzed through the Elaboration Likelihood Model and Reception Theory. A qualitative approach with a case study method was used, and data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation from seven informants. The findings reveal that internal communication strategies are carried out through internal media such as the company’s internal website, training sessions, and official memos. Meanwhile, external communication strategies utilize social media platforms and the corporate website. Telkom Indonesia applies a branding strategy that includes brand positioning, brand identity, brand personality, and brand communication, with a communication process structured into three stages: planning, implementation, and evaluation. The study concludes that structured and consistent communication, both internally and externally, successfully builds brand awareness of ESG GoZero% and strengthens the company’s reputation among stakeholders.
RESILIENCE COMMUNICATION OF UMKM ACTORS IN JEPARA CASE STUDY ON FAZA FURNITURE Ahmad Rudyt Haidar; Lusy Mukhlisiana
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 4 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i4.3694

Abstract

This study aims to analyze the resilience communication strategy implemented by Faza Mebel, a micro-enterprise in the furniture sector in Jepara, in responding to the challenges of the COVID-19 pandemic. Using a qualitative approach and a single case study design, the research explores how internal and external communication practices are carried out to build business resilience. Buzzanell’s (2010) Resilience Communication Theory serves as the main analytical framework, covering five dimensions: crafting normalcy, affirming identity anchors, maintaining communication networks, putting alternative logics to work, and legitimizing negative feelings while foregrounding productive action. The findings reveal that Faza Mebel’s success in sustaining its business is not solely driven by digitalization, but also by a structured, participatory, and long-term communication strategy. This study contributes theoretically to the development of organizational communication studies in the context of MSMEs and offers practical recommendations for micro-business actors to face crises through resilient and adaptive communication aligned with market changes.
Pemanfaatan Open House Sebagai Upaya Membangun Hubungan Dengan Publik PTDI Purba, Nisrina Diffa Zahra; Mukhlisiana, Lusy
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan event merupakan sebuah strategi yang dilakukan oleh public relations perusahaan sebagai cara efektifuntuk perusahaan mampu membantu perusahaan untuk menjangkau publiknya. PT Dirgantara Indonesia secararutin mengadakan event open house sebagai upaya membangun hubungan dengan publik. Event ini dijadikansebuah inovasi dalam aktivitas bisnisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanapemanfaatan event open house sebagai strategi sebagai upaya membangun hubungan dengan publik PTDI.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini didapatmelalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan konsep strategi public relations.Aktivitas strategi event open house ini dikaji menggunakan model manajemen event goldblatt yakni riset, desain,perencanaan, koordinasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan event open house sebagaistrategi public relations dapat membantu peningkatan eksistensi PTDI sehingga dapat menjangkau publik yang lebihluas baik dari internal dan eksternal. Pelaksanaan event ini juga didukung dengan publikasi di media sosial sehinggaeksistensi yang didapat bukan hanya secara tatap muka pada pengunjung yang hadir namun juga secara masifdilakukan media sosial dan publikasi artikel baik berupa release, dokumentasi, hingga berbagai konten kreatiflainnya. Kata Kunci-event, open house, PT Dirgantara Indonesia, strategi public relations
Kegiatan Hubungan Eksternal Dengan Uni Eropa Sebagai Strategi Komunikasi SEA Today (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Acara Piknik Hijau-Hijau) Nurhaliza, Sabrina; Mukhlisiana, Lusy
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rating dalam industri penyiaran memiliki peran sentral bagi keberlanjutan saluran dan tayangannya. SEA Todaymerupakan saluran penyiaran televisi asal Indonesia yang berbasis bahasa Inggris, namun meskipun sudah berdiriselama tiga tahun masih sedikit orang yang tahu tentang keberadaan SEA Today. Kegiatan hubungan eksternal sepertiPiknik Hijau-Hijau menjadi salah satu strategi komunikasi paling ideal untuk menyebarkan brand awareness. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengkaji perencanaan, pengelolaann, dan evaluasi komunikasi eksternal teutama kegiatanhubungan eksternal dengan Uni Eropa sebagai strategi komunikasi SEA Today pada acara Piknik Hijau-Hijau. Melaluipendekatan kualitatif dengan penggumpulan data menggunakan studi pustaka, studi dokumen, dan wawancaramendalam dengan dua informan kunci dan tiga informan pendukung. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwaSEA Today selalu melakukan analisa audiens sebelum menerima kerjasama dari eksternal, mengemas pesan dengancara yang menarik dan sesuai dengan target audiens, dan mencatat evaluasi penting untuk diperbaiki. Hasil Peelitianini menujukkan bahwa eksternal dengan Uni Eropa sebagai strategi komunikasi SEA Today pada acara Piknik Hijau-Hijau sudah tepat sasaran dan dapat menambah kepercayaan publik. Kata Kunci-hubungan eksternal, humas, kesadaran merek, pemangku kepentingan, strategi komunikasi
Manajemen Krisis Public Relations PT INKA (Studi Kasus Pada Issue Pintu Kereta LRT Jabodebek) Sakinah, Fauzi Nurul; Mukhlisiana, Lusy
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Manajemen krisis yang dilakukan oleh public relations PT Industri Kereta Api (Persero).Krisis merupakan konfrontasi intensif dahsyat yang terjadi dalam waktu singkat dan berbahaya sehingga harusdilakukan pengambilan keputusan dengan cepat dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanmanajemen Krisis yang dilakukan PR PT INKA (Persero) dalam mengahadapi isu negatif pada pintu kereta LRTJabodebek. Penelitian ini meneliti tentang komunikasi krisis yang dilakukan oleh PR PT INKA (Persero) dilihat dariSituational Crisis Communication Theory menggunakan analisis studi kasus metode penelitian kualitatif. Penelitianmenemukan bahwa PR PT INKA telah melakukan manajemen krisis mulai dari tahapan pra krisis, krisis hingga pascakrisis dengan baik, namun masih ditemukan kekurangan dalam upaya manajemen krisis dalam merespon krisis padatahapan rebuild. Kata Kunci-manajemen krisis, krisis PR, public relations.
PELATIHAN PERSONAL BRANDING DAN STRATEGI KOMUNIKASI BAGI TUTOR MUDA (TROOPERS) ARMIDALE ENGLISH COLLEGE (AEC) Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Diniati, Anisa; Mukhlisiana, Lusy
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): JP2N: September - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bnse1712

Abstract

In the midst of competition in the digital era like today, every individual is required to be able to always improve their abilities in order to continue to compete. Every individual must improve their abilities. Two things that are very important in facing a competitive business environment are personal branding and communication strategies. Therefore, we, the Telkom University Community Service team, would like to fully support the Armidale English College (AEC) Troopers to develop their knowledge and skills regarding personal branding and communication strategies by providing offline training. Building a good personal branding requires continuous knowledge enrichment and training. With the knowledge of the importance of building a strong personal branding and managing good communication strategies, it is hoped that these young tutors can set a good example for their juniors and also prepare themselves to face the increasingly fierce competition in the future where each individual must be able to showcase their own strengths. By participating in the training and mentoring program for a predetermined period of time. Partners will gain specific knowledge and skills in implementing personal branding, from introduction to evaluation.
WORKSHOP KONTEN STORYTELLING BAGI UMKM DALAM MENGOPTIMALKAN MEDIA SOSIAL Anisa Diniati; Mukhlisiana , Lusy; Syifaa, Moch. Armien
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/1edd9009

Abstract

  Era 5.0 mendorong para pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam membantu aktivitasnya, salah satunya pemasaran. Namun masih banyak kendala yang harus dihadapi para pelaku usaha untuk dapat beradaptasi dengan teknologi, seperti mengelola media sosial. Banyak pelaku UMKM yang belum dapat mengelola media digital dengan baik sebagai media pemasaran. Kendalanya ada pada kurangnya pemahaman dalam mengoperasikan media sosial. Penggunaan media sosial sebagai media pemasaran tidak hanya sekedar mengikuti tren yang sedang berkembang. Belum ada pengelolaan yang khusus dalam membangun pola komunikasi dari penjual kepada pembeli di media sosial. Hal ini menjadi penting mengingat media sosial merupakan elemen dalam proses komunikasi. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut diperlukan sebuah pelatihan untuk membangun pemahaman terkait media sosial sebagai media komunikasi antara penjual dan pembeli. Untuk itu kami tim pengabdian masyarakat dari Universitas Telkom bermaksud membantu dalam menyelesaikan permasalahan UMKM terutama dalam memahami pengelolaan media digital. Adapun mitra da r i kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Dinas Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, mengingat Kabupaten Sumedang sebagai Pengelola e-goverment nomor satu di Indonesia. Pelatihan ini akan diberikan kepada para pelaku UMKM untuk dapat meningkatkan strategi komunikasi pemasaran melalui branding. Konsep branding yang akan saya sampaikan kepada para pelaku UMKM adalah dengan memberikan pemahaman terkait nilai tambah pada brand UMKM. Hal ini menjadi perhatian besar se ba gai upaya dalam menangani persaiangan global yang saat ini dirasakan oleh setiap UMKM. Strategi branding menjadi jalan keluar bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global.
The Construction of the Meaning of the Boycott According to the Boycotters on the Israeli-Palestinian Issue Tristania Ashari, Yolanda; Mukhlisiana, Lusy
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.1269

Abstract

The boycott movement is a public action in response to the genocide situation between Israel and Palestine, which was highlighted by the media at the end of 2023. The public uses all forms of media to spread awareness as widely as possible regarding this boycott movement, one of which is using social media. However, this action did not last long, as can be seen from the fact that several outlets considered pro-Israel were busy again after several months of the boycott movement. So this research was conducted with the aim of finding out the construction of the meaning of boycott according to people who boycott products with the Pro-Israel label. This research focuses on how people construct meaning in a movement that is currently being carried out by society, namely the boycott movement as part of cancel culture. This research was conducted using qualitative research methods with a phenomenological approach proposed by Alfred Schutz to find out how the intrapersonal communication of each boycott perpetrator was formed into a personal construction of meaning regarding the boycott movement they carried out.