Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penerjemahan Semantis Dan Borrowing Pada Teks Explanasi COP27: Climate Chaos’ Warning AS UN Summit Begins Halimah, Santi Nur; Pendit, Ni Putu Meri Dewi
SOSIO DIALEKTIKA Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v8i1.7972

Abstract

The study discusses about translation techniques used in news articles and analyzes the techniques to be used in translating the article entitled "COP27: 'Climate Chaos' Warning as UN Summit Begins". The article used in this study is an explanation text which explains the news about the current international social discussion, namely about COP27 that tells about Climate Chaos. The article is selected based on the background experienced by the author in conducting research, there are translation problems such as the presence of foreign terms that are less understandable to the general public, so the translator tries to translate the news article accurately, and of course it is readable and accepted by the general public. The method used in this research is found to be translation by using semantic and borrowing translation from Bsu to Bsa. The purpose of this research is to analyze and identify the translation problems from Bsu text to Bsa text. The methods used in this research are qualitative and descriptive methods. Penelitian ini membahas tentang teknik penerjemahan yang dipakai pada artikel berita dan menganalisis teknik yang akan digunakan dalam menerjemahkan artikel yang berjudul “COP27: 'Climate Chaos' Warning as UN Summit Begins”. Artikel yang dipakai dalam penelitian ini adalah jenis teks eksplanasi dimana menjelaskan berita mengenai sosial international yang sedang diperbincangkan saat ini yaitu mengenai COP27 yang membahas tentang Climate Chaos. Pemilihan teks berita yaitu berdasarkan latar belakang yang dialami penulis dalam melakukan penelitian, pada teks berita ini terdapat masalah terjemahan seperti adanya istilah asing yang kurang dapat dipahami oleh masyarakat umum, sehingga penerjemah mencoba untuk menerjemahkan artikel berita tersebut dengan akurat, dan tentunya terbaca dan diterima oleh masyarakat umum. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini ditemukan terjemahan dengan menggunakan teknik semantis juga penerjemahan secara borrowing dari Bsu ke Bsa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mengidentifikasi masalah terjemahan dari teks Bsu ke teks Bsa. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan deskriptif.
Linguistic Landscape of Malukat Temple in Gianyar, Bali: Analysis on Public Signage Pendit, Ni Putu Meri Dewi; Afriliani; Utami, Ni Made Verayanti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.32669

Abstract

One intriguing aspect in linguistic studies is linguistic landscape, which encompasses the use of language in public spaces. This research aims to delineate the syntactic characteristics of information boards within self-cleaning temples (Malukat) situated in Gianyar, Bali. Furthermore, it investigates the function of the bilingual information boards' (Indonesian and English). The study employs a qualitative method to elucidate the syntactic scopes and semantic functions found in the informational boards. The analysis draws from landscape linguistics theory by Yendra and Artawa (2020) and incorporates micro-linguistics theories, including Noortyani's (2017) syntactic scope theory, Landry and Bourhis (1997) linguistic landscape theory, and Nida's (2000) translation equivalence theory. Findings reveal that temple information boards exhibit diverse syntactic scopes, predominantly in the form of sentences, as they convey detailed and comprehensible information to visitors. The semiotic function employed in public space signboards predominantly features informational and symbolic functions, contributing to the overall linguistic landscape of the temple environment. The research concludes the fact that the dynamic relationship between language, culture, and public spaces, emphasizing the need for a nuanced approach to linguistic analysis in diverse environments.
Analisis Penerjemahan Intransitive Verbs dalam Artikel Air Transport: A Complex Perspective for US Disney and Universal Theme Parks ke dalam Bahasa Indonesia Nadita Zalfa Muhanna; Ni Putu Meri Dewi Pendit
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan verba intransitif dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, berdasarkan artikel berjudul Air Transport: A Complex Perspective for US Disney and Universal Theme Parks yang membahas transportasi udara dan taman hiburan. Verba intransitif, yang tidak memerlukan objek langsung, sering kali mengandung makna kompleks yang sangat bergantung pada konteks kalimat. Dalam proses penerjemahan, penanganan verba ini memerlukan strategi yang cermat agar tidak menimbulkan ambiguitas atau pergeseran makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi kasus untuk mengkaji kalimat-kalimat yang mengandung verba intransitif dalam teks sumber. Berbagai strategi penerjemahan dianalisis penerapannya, seperti terjemahan literal, modulasi, amplifikasi, dan transposisi struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi yang menekankan pemahaman makna kontekstual dan fungsi komunikatif terbukti paling efektif dalam menjaga keakuratan serta kealamian terjemahan dalam bahasa sasaran. Studi ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap struktur kalimat dan konteks makna untuk menghasilkan terjemahan yang akurat, komunikatif, dan selaras dengan kaidah bahasa sasaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOGNITIF ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN EDUKATIF DAN PEMBAGIAN BUKU DI SOS CHILDREN’S VILLAGES TABANAN Putu Ayu Anggya Agustina; Ni Putu Meri Dewi Pendit
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SOS Children’s Villages Indonesia Tabanan–Bali dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan kognitif dan literasi anak-anak melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan kreatif. Program ini dirancang menggunakan tiga metode utama, yaitu Demonstrasi dan Interaktif Visual, Bermain Edukatif (Game-Based Learning), serta Learning by Doing dan Presentasi Kreatif. Sebanyak 16 siswa dari kelas I hingga kelas VI berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, yang meliputi pengenalan kosakata bahasa Inggris, permainan edukatif, hingga kegiatan menggambar, mewarnai, dan mempresentasikan hasil karya dalam bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan pembagian 66 buku dari Universitas Terbuka, yang terdiri atas buku cerita anak, novel edukatif, serta buku tes persiapan mencari kerja, guna menumbuhkan minat baca dan meningkatkan motivasi belajar anak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berjalan efektif, meningkatkan kemampuan berpikir logis, daya ingat, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor anak secara seimbang
Analisis Semantik dan Klausa Dalam Artikel Trust in Social Media: Enhancing Social Relationships Alviyani , Siva; Pendit, Ni Putu Meri Dewi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7757

Abstract

Penelitian ini menganalisis semantik dan klausa dalam artikel "Trust In Social Media: Enhancing Social Relationships." Penerjemahan memiliki peran penting dalam komunikasi, tidak hanya dalam perubahan kata, tetapi juga dalam menghubungkan budaya dan bahasa. Penelitian ini mengidentifikasi strategi dan teknik penerjemahan yang tepat untuk mencapai hasil yang akurat dan efektif. Dalam analisis klausa, artikel ini menemukan berbagai jenis klausa, termasuk klausa bebas dan terikat, dengan fungsi subjek dan predikat yang jelas. Selain itu, analisis semantik menunjukkan adanya makna denotatif dan konotatif dalam teks, yang mencakup aspek-aspek seperti keterlibatan media sosial dan dampaknya pada hubungan sosial. Klausa dalam artikel ini memberikan informasi yang utuh dan dapat berdiri sendiri sebagai kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak yang bervariasi pada hubungan sosial, tergantung pada konteks penggunaan dan faktor-faktor seperti dukungan sosial, harga diri, dan perbandingan sosial. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah eksplorasi lebih lanjut mengenai interaksi penggunaan media sosial dan dampaknya, serta pengembangan strategi efektif untuk memanfaatkan media sosial dalam memperkuat hubungan interpersonal.
Analisis Penerjemahan Teks Eksposisi Pada Artikel Yang Berjudul Depression Setyawardani, Wilis; Meri Dewi Pendit, Ni Putu
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4738

Abstract

Translation is the process of switching the source text (Tsu) to the target text (TSa) commensurately so that it can be understood by the reader. This study aims to convey the information contained in the source text (TSu) or in this study used exposition texts and explain methods and techniques of translation to Indonesian. An exposition text is a text that outlines information. The method used in this study is a descriptive qualitative research method. The object used in this study is an article entitled Depression. The results show that the article entitled Depression has a written language style. Some of the translation methods used in the article include faithful and communicative methods. In addition, several translation techniques are also used, including transposition, amplification, natural borrowing, pure borrowing, literal, reduction, description, and kalke techniques. Through the translation methods and techniques used in the translation, a reading text that is easier to understand is produced, does not change the style of the original language, even though the translation results are not perfect.
Analisis Teknik Penerjemahan Istilah Medis pada Artikel tentang Diabetes Mellitus Tipe 2 Ambarsari, Muniah; Pendit, Ni Putu Meri Dewi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.757

Abstract

Penerjemahan istilah medis merupakan kegiatan penerjemahan yang menuntut ketepatan makna karena berkaitan langsung dengan bidang kesehatan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis istilah medis dan menganalisis teknik penerjemahan istilah medis yang digunakan dalam artikel ilmiah berjudul Increased Prevalence of Type 2 Diabetes Mellitus in Urologic Chronic Pelvic Pain Syndrome. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan merujuk pada teori klasifikasi istilah medis menurut Nushtaeva & Kasperė (2021) serta teori teknik penerjemahan oleh Molina & Albir (2002). Hasil penelitian menemukan 41 data istilah medis, yang dikelompokkan menjadi enam jenis istilah medis dengan kategori yang paling dominan adalah penyakit, gejala, indikasi, dan cedera, sementara kategori yang paling sedikit yaitu profesi medis dan bagian tubuh manusia. Selain itu, ditemukan tujuh teknik penerjemahan yang digunakan yaitu peminjaman (31,71%), padanan lazim (24,39%), amplifikasi (14,63%), penerjemahan harfiah (12,20%), kalke (9,76%), transposisi (4,88%), dan reduksi (2,44%). Teknik peminjaman adalah teknik yang paling dominan digunakan, sedangkan teknik reduksi yang paling sedikit digunakan. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kualitas terjemahan dari istilah-istilah medis yang telah diidentifikasi pada artikel ini.
PEMBERDAYAAN DESA BLIMBINGSARI SEBAGAI DESA WISATA TAHUN KEDUA Ni Putu Meri Dewi Pendit; Putu Ayu Anggya Agustina
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 01 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v4i01.6851

Abstract

The tourism potential in Jembrana Regency, Bali, requires further development to enrich tourists' choice of attractions. Blimbingsari Village, Melaya District, has great potential to be developed as a higher-level tourist village. In 2024, the Village Service Development program focuses on strategic training, including introducing local culture in English, quality of service training, coffee-making training with grant tools, and installing tourism identity icons. This program is a continuation of similar activities carried out in 2023. English training was given to 23 village youth to improve communication skills and to be able to tell about local culture to tourists while fostering pride in local cultural values. In addition, training in operating coffee equipment and serving menus such as espresso, long black, and caffè latte is designed to empower local business actors. This program improves community skills and opens opportunities for additional income and new businesses, especially in the coffee sector. The results of the activities show a positive impact, both in increasing human resource capacity and village tourism attractions. Tourists can now enjoy authentic cultural and culinary experiences, strengthening Blimbingsari Village's position as a high-value tourist destination.
Mapping the Linguistic Landscape: Geographic Terminology at Geopark Batur Museum Ni Putu Meri Dewi Pendit; Afriliani Afriliani; Ni Made Verayanti Utami
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.38078

Abstract

Translation is crucial in facilitating cross-cultural understanding, especially in educational and touristic contexts such as museums. In this context, the accurate and acceptable translation of geographic terms is essential to ensure that information remains clear, informative, and culturally relevant for diverse audiences. This study aims to identify various types of geography terms found on the information board at the Batur Volcano Museum, also known as the Geopark Batur Museum. In addition, this study analyzes the most dominant types of terms and their relevance to the museum. The research data was taken from the bilingual informational board with geographic terms in the Geopark Batur Museum. The qualitative method explains the types of geography terms found on the information boards. This analysis is based on the theory of landscape linguistics by Yendra and Artawa (2020) and integrates geography theory, including the theory of geography types by Sinartejo (2019). The results showed five geography terms on the information board: atmosphere, lithosphere, hydrosphere, biosphere, and anthroposphere, with lithosphere as the most dominant type. This is because the museum aims to educate visitors about the geological phenomena that shape the landscape of Batur and its surroundings, so information about the lithosphere is very prominent on the information board. The geographic term lithosphere type refers to information about the rock and soil formations in the region, which are the main attraction for visitors who want to understand the geological uniqueness of Batur. The term lithosphere is therefore very relevant as it covers basic knowledge of the Earth's structure, which is important to understand in geography and geology.