p-Index From 2021 - 2026
5.977
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The integrating chatbots in library services for balancing efficiency and interpersonal communication Mustofa, Muhamad Bisri; Efendi, Nasrul; Sentiana, Fegi; Wuryan, Siti; Makmun, Fariza
Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Vol 13, No 2 (2025): Accredited by Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Re
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkip.v13i2.63232

Abstract

Background: The increasing use of technology in libraries has made chatbots a solution for responding to questions and providing information more quickly and efficiently. However, the use of chatbots has the potential to reduce the personal aspect that has been inherent in conventional interactions between librarians and library users. Purpose: This study examines the application of chatbots in library services and their impact on interpersonal communication. Methods: This study employed a systematic literature review method, searching Google Scholar and Taylor and Francis Online databases. Of the 125 articles identified initially, 15 articles met the inclusion criteria through a PRISMA-based selection process and were used as the primary data sources. The researcher chose this approach because it ensured a systematic and transparent process for identifying, evaluating, and synthesizing the literature. Results: The study results showed that chatbots generally provided a positive user experience, particularly in terms of ease of use, flexibility of access, speed, accuracy of information, and responsiveness to student needs. Conclusion: In addition to improving service quality, chatbots also contributed to operational efficiency on campus. However, there are several limitations, including the chatbot’s inability to understand complex or ambiguous questions, limitations in capturing conversational context and interaction history, and a high dependence on data completeness and accuracy, which can potentially result in inaccurate information. Implication: This study implies that libraries should implement chatbots as supportive tools alongside librarians to enhance service efficiency while preserving interpersonal communication for complex user needs.
DAKWAH EKOLOGIS WAHANA LINGKUNGAN HIDUP (WALHI) DALAM MENANAMKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI DESA CILIMUS, KECAMATAN TELUK PANDAN, KABUPATEN PESAWARAN Purwati, Tri Meilan; Mubasit, Mubasit; Wuryan, Siti
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dakwah ekologis yang dilakukan WALHI dalam menanamkan kesadaran lingkungan serta mengidentifikasi perilaku kesadaran lingkungan yang terealisasi di masyarakat Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan mengintegrasikan  konsep Dakwah Transformatif dan model perilaku bertanggung jawab lingkungan untuk menganalisis metode pendampingan dan mengukur tingkat kesadaran masyarakat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI menerapkan dakwah transformatif melalui fungsi pembebasan dan advokasi kebijakan guna memulihkan hak kelola rakyat atas hutan. Strategi dakwah yang digunakan mengedepankan pendekatan ekonomi melalui diversifikasi tanaman tajuk tinggi dan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), yang secara efektif menjawab kebutuhan ekonomi sekaligus melestarikan alam. Ditemukan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran lingkungan warga yang ditandai dengan penguatan lokus kendali, perubahan sikap melalui prinsip “menanam tanpa menebang”, serta komitmen kolektif dalam menjaga wilayah konservasi di aliran Sungai Sabu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara nilai-nilai agama, kedaulatan ekonomi, dan kebijakan perhutanan sosial merupakan kunci dalam membentuk paradigma ekologis yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.
Representasi Kata At-Taaffuf dalam Buku Sedekah Tanpa Harta Karya Wajih Mahmud Septa Kurniawan; Fitri Yanti; Siti Wuryan
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/v3pqkg64

Abstract

Perkembangan praktik filantropi Islam dewasa ini menunjukkan kecenderungan reduksi makna sedekah pada dimensi material, sehingga mengabaikan nilai-nilai non-material seperti penjagaan kehormatan diri (at-ta’affuf). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kata at-ta’affuf dalam buku Sedekah Tanpa Harta karya Wajih Mahmud serta mengungkap makna, fungsi, dan implikasinya dalam konteks sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif-konstruktivis melalui metode tafsir tematik yang dipadukan dengan analisis representasi. Data diperoleh melalui observasi teks dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tekstual, kontekstual, dan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa at-ta’affuf direpresentasikan sebagai konstruksi makna yang bersifat transformatif dan multidimensional, yang berfungsi sebagai simbol kedaulatan moral, resiliensi psikologis, dan bentuk filantropi non-material berbasis martabat. Bahasa dalam teks berperan aktif dalam merekonstruksi identitas kaum marginal dari objek belas kasihan menjadi subjek yang berdaya dan bermartabat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa at-ta’affuf merupakan konsep etika yang memiliki relevansi tinggi dalam membangun kesadaran spiritual dan sosial di era modern. Implikasinya, konsep ini dapat dijadikan dasar pengembangan model filantropi Islam yang lebih humanis serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai spiritual.