Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM KOMPENSASI GURU HONORER DI SMKN 2 DEPOK Hasyim Asyari; Ibnu Maulana; Farhan Muharam; Salwa Abdurachman
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 8 No. 01 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah
Publisher : STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpialidarah.v8i01.255

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana sistem kompensasi dibayarkan, apa guru honorer di SMK Negeri 2 Depok mendapatkan bonus dan asuransi diluar gaji asli, dan apakah gaji yang diterima guru honorer di SMK Negeri 2 Depok membuat mereka puas. Penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Sistem kompensasi yang dibayarkan kepada guru honorer di SMK Negeri 2 Depok sesuai dengan banyaknya jam mengajar. Yang dimana per jam mengajar itu mereka dibayar Rp100.000 2) Terkait dengan kompensasi finansial tidak langsung seperti asuransi kesehatan ataupun bonus, guru honorer di SMK Negeri 2 Depok tidak mendapatkan hal tersebut. Mereka dapat mendapatkan penghasilan tambahan dari jabatan yang dirangkap diluar jam mengajar seperti tunjangan wali kelas. 3) Guru honorer di SMK Negeri 2 Depok diperlakukan sama rata. Dimulai dari mendapatkan jam istirahat yang sama, sarana prasarana yang sama, dan juga hubungan antar honorer dengan yang lainnya pun bagus. 4) Kepuasan yang diterima guru honorer SMK Negeri 2 Depok masih kurang. Dengan gaji yang cenderung pas-pasan untuk orang yang tinggal di kota, maka tak heran jika menemukan banyak guru honorer yang mengajar sampai ke sekolah lain demi memenuhi kebutuhan hidupnya Kata Kunci: Sistem Kompensasi, Kepuasan, Guru Honorer
PENGARUH PEMBERDAYAAN GURU TERHADAP LOYALITAS GURU DI MAN 4 JAKARTA Ervita Medina; Hasyim Asyari; Muhammad Syukur
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 01 (2023): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v6i01.3740

Abstract

Pemberian kesempatan bagi guru untuk berperan aktif pada tiap kegiatan sekolah merupakan salah satu cara sekolah agar guru dapat meningkatkan kesetiaan untuk bertahan pada profesinya, karena adanya kepercayaan yang diberikan kepala sekolah bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam berkarier. Pemberdayaan guru menjadi cara kepala sekolah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan banyaknya tugas di sekolah. Dengan adanya pemberdayaan juga meningkatkan motivasi kerja agar terciptanya peningkatan dalam menyelesaikan segenap tanggung jawab guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data empiris tentang pengaruh pemberdayaan guru terhadap loyalitas guru di MAN 4 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linear sederhana dan pengambilan sampel berdasarkan teknik simple random sampling dengan penentuan jumlah sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael. Data dikumpulkan menggunakan angket, wawancara tertutup, dan studi dokumentasi. Angket disebar kepada 84 guru dengan menggunakan bentuk pilihan skor skala likert, yakni 4 alternatif jawaban, sedangkan wawancara dan studi dokumentasi hanya sebagai teknik pelengkap dalam pengumpulan data. Berdasarkan pengolahan data perhitungan IBM SPSS Ver. 22, hasil pengujian korelasi (uji-r) menunjukkan rhitung bernilai positif sebesar 0,642 dan rtabel sebesar 0,213 dengan signifikansi sebesar 0,000. Dengan hasil pengujian  rhitung > rtabel dan signifikansi < 0,05, maka terdapat hubungan yang signifikan antara pemberdayaan guru terhadap loyalitas guru dalam tingkatan kuat dan searah. Hasil perhitungan regresi sederhana menghasilkan angka koefisien regresi sebesar 1,980 yang diinterpretasikan bahwa pemberdayaan guru berpengaruh positif terhadap loyalitas guru. Pada perhitungan koefisien determinasi, diketahui pengaruh pemberdayaan guru terhadap loyalitas guru sebesar 41,2%, sementara sisanya 58,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kata Kunci : Pemberdayaan, Loyalitas, Guru
Menganalisis Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 15 Bintaro Hasyim Asy’ari; Syabilla Putri Atmawijaya; Ahmad Sulthan Nagip; Aesha Najwa Alia
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 4 (2023): Juli : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i4.846

Abstract

Effective leadership from a school principal is the key to improving the quality and performance of teachers as learning agents in madrasas. This study aims to find out and analyze in depth the leadership behavior of school principals in improving teacher performance at public elementary schools (MIN) 15 Bintaro. This study uses a descriptive qualitative research method. The research subject is the head of the school. Sources of data obtained through observation, interviews and taken from various literature relevant to the research material. The results of the study show that: (1) The principal's leadership behavior in improving teacher performance at MIN 15 Binatro, namely: the principal has influenced and mobilized subordinates, the principal determines the tasks of the teachers and provides training so that teacher performance increases, the principal is able to communicate effectively with teachers, principals involve all interested parties in making decisions; (2) Policies that can be implemented by school principals to improve teacher performance, namely: establishing cooperative relationships with teachers, measuring teacher performance by looking at the abilities of their students, and paying attention to the methods teachers use to teach; (3) In improving teacher performance the principal of the MIN 15 Bintaro school seeks to improve the discipline and responsibility of teachers.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Hasyim Asy’ari; Maftuhah Maftuhah; Zahruddin Zahruddin; Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Dwika Yuniarti; Annisa Silviani; Rifqotun Nada
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v6i2.2650

Abstract

Mutu pendidikan menjadi perhatian penting di Desa Sukamurni, kurangnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan serta untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di lembaga pendidikan formal dan informal desa Sukamuni. Dalam penerapan PKM melalui teori penelitian tindakan partisipatif (PAR), PAR digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengabdian masyarakat.. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui observasi mendalam, memberikan pelatihan, wawancara secara langsung, dan diskusi. Adapun hasil dari program kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini ialah 1) pendampingan kegiatan belajar mengajar 2) pendampingan belajar PAUD 3) pelayanan BTQ/TPQ 4) literasi dan kreatifitas 5) penyuluhan psikologi pendidikan dan parenting 6) public speaking 7) pemberian kebutuhan pendidikan
Readiness of Study Programs in Achieving Superior Accreditation Ratings: An Analysis Using the CIPPO Evaluation Model Hasyim Asyari; Dewi Sukarti; Sita Ratnaningsih; Nurul Rizqi Azizah
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 10 NO. 2 2023
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v10i2.39885

Abstract

AbstractThis study explores the readiness of study programs to meet the nine-criteria policy set by the National Accreditation Agency for Higher Education (NAAHE/BAN-PT) in Indonesia and identifies strategies for achieving superior accreditation ratings. Using a qualitative case study approach, the research involved document analysis, observations, and in-depth interviews with fifteen key stakeholders. Data were analyzed through the CIPPO evaluation model. The findings reveal that: 1) the task force team meticulously prepared for the accreditation process across all stages; 2) effective coordination exists between university leaders, faculties, and study program teams; 3) accreditation criteria are clearly outlined with relevant and valid data; 4) all CIPPO elements are fulfilled, although student research integration remains suboptimal; 5) achieving superior accreditation enhances the university’s image and motivates further development in higher education, especially globally. Since the implementation of the nine-criteria policy in 2019, only one study program within the Ministry of Religion's Islamic Religious Universities has achieved superior accreditation, highlighting the significant challenges faced. Continuous improvement of the tridharma of higher education and expand cooperation both nationally and internationally.AbstrakPenelitian ini menggali kesiapan program studi dalam memenuhi kebijakan sembilan kriteria yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Indonesia dan mengidentifikasi strategi untuk mencapai peringkat akreditasi unggul. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan analisis dokumen, observasi, dan wawancara mendalam dengan lima belas pemangku kepentingan kunci. Data dianalisis menggunakan model evaluasi CIPPO. Temuan mengungkapkan bahwa: 1) tim task force mempersiapkan proses akreditasi dengan teliti di semua tahap; 2) terdapat koordinasi efektif antara pimpinan universitas, fakultas, dan tim program studi; 3) kriteria akreditasi dijelaskan dengan jelas dengan data yang relevan dan valid; 4) semua elemen CIPPO terpenuhi, meskipun integrasi penelitian mahasiswa masih kurang optimal; 5) pencapaian akreditasi unggul meningkatkan citra universitas dan memotivasi pengembangan pendidikan tinggi lebih lanjut, khususnya di tingkat global. Sejak implementasi kebijakan sembilan kriteria pada tahun 2019, hanya satu program studi di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam Kementerian Agama yang meraih akreditasi unggul, menyoroti tantangan signifikan yang dihadapi. Peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi dan memperluas kerja sama baik nasional maupun internasional.  How to Cite: Asy'ari, H., Sukarti, D., Ratnaningsih, S., Azizah, N.R., (2023).Readiness of Study Programs in Achieving Superior Accreditation Ratings: An Analysis Using the CIPPO Evaluation Model. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(2), 237-250. doi:10.15408/tjems.v10i2.38392.
Analisis Kebijakan Pendidikan Tentang Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) Tahun 2022 Rendi Muhamad Yani; Jejen Musfah; Hasyim Asy’ari; Maftuhah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5932

Abstract

Penelitian ini adalah analisis mengenai Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang di inisiasi oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana analisis proses kebijakan Pendidikan dan analisis isi kebijakan Pendidikan dari RUU Sisdiknas tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis proses dan analisis isi kebijakan Pendidikan dalam bentuk studi dokumen. Dokumen-dokumen yang dikumpulkan menjadi data penelitian ini adalah draft RUU Sisdiknas tahun 2022, draf naskah akademik RUU Sisdiknas tahun 2022, draf sosialisasi Kemendikbudristek RI sepanjang tahun 2022 serta pandangan-pandangan yang komprehensif dari para ahli Pendidikan, akademisi, praktisi Pendidikan, dan unsur-unsur masyarakat yang berkepentingan dalam dunia Pendidikan. Dari penelitian ini dapat diketahui beberapa polemik yang dimunculkan sejak di usulkannya RUU ini oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022, dimana RUU ini sudah masuk Badan Legislasi (Baleg) DPR RI serta sudah masuk daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2023. Namun berkat kritikan dan penolakan dari berbagai pihak, RUU ini kemudian dicabut kembali dari Prolegnas prioritas. Adapun polemik-polemik tersebut adalah: (1) Polemik penyususnan RUU Sisdiknas, (2) Wacana Omnibuslaw sistem Pendidikan nasional, (3) Tidak ada Peta Jalan Pendidikan Nasional, (4) Hilangnya Tunjangan Profesi Guru, dan (5) Hilangnya frasa madrasah.
Manajemen Kurikulum Satuan Pendidikan Kerja Sama sebagai Upaya Peningkatan Pendidikan Perspektif Global (Studi Kasus SD Sampoerna Bumi Serpong Damai Tangerang Selatan) Curry Wulanningrum; Hasyim Asy’ari; Zahruddin Zahruddin
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8141

Abstract

This study aims to examine curriculum management in Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) as an effort to enhance global perspective education, focusing on a case study at Sampoerna Elementary School, Bumi Serpong Damai. This research employs a qualitative approach with a case study method to describe the planning, implementation, and evaluation processes of the applied curriculum and to analyze the supporting and inhibiting factors in its application. The findings reveal that Sampoerna Elementary School adopts the Cambridge curriculum integrated with the national curriculum, providing a balance between global awareness and Indonesian cultural values. However, several challenges were identified, such as overlaps between the two curricula and a lack of comprehensive understanding among stakeholders regarding the SPK concept. The strategies implemented include technology-based learning, the integration of 21st-century soft skills, and collaboration with international institutions.
Analisis Kebijakan Pendidikan Tentang Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) Tahun 2022 Rendi Muhamad Yani; Jejen Musfah; Hasyim Asy’ari; Maftuhah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5932

Abstract

Penelitian ini adalah analisis mengenai Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang di inisiasi oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana analisis proses kebijakan Pendidikan dan analisis isi kebijakan Pendidikan dari RUU Sisdiknas tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis proses dan analisis isi kebijakan Pendidikan dalam bentuk studi dokumen. Dokumen-dokumen yang dikumpulkan menjadi data penelitian ini adalah draft RUU Sisdiknas tahun 2022, draf naskah akademik RUU Sisdiknas tahun 2022, draf sosialisasi Kemendikbudristek RI sepanjang tahun 2022 serta pandangan-pandangan yang komprehensif dari para ahli Pendidikan, akademisi, praktisi Pendidikan, dan unsur-unsur masyarakat yang berkepentingan dalam dunia Pendidikan. Dari penelitian ini dapat diketahui beberapa polemik yang dimunculkan sejak di usulkannya RUU ini oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022, dimana RUU ini sudah masuk Badan Legislasi (Baleg) DPR RI serta sudah masuk daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2023. Namun berkat kritikan dan penolakan dari berbagai pihak, RUU ini kemudian dicabut kembali dari Prolegnas prioritas. Adapun polemik-polemik tersebut adalah: (1) Polemik penyususnan RUU Sisdiknas, (2) Wacana Omnibuslaw sistem Pendidikan nasional, (3) Tidak ada Peta Jalan Pendidikan Nasional, (4) Hilangnya Tunjangan Profesi Guru, dan (5) Hilangnya frasa madrasah.
Pengaruh Disiplin dan Motivasi Kerja Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Islam Febia Ghina Tsuraya; Hasyim Asy’ari; Siska Maulidya; Ulfa Nur Fajariya
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 2 (2023): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/munawwarah.v15i2.400

Abstract

Currently, there are still many teachers who teach lack motivation, discipline and maximum performance in carrying out their duties. So it has a negative impact on the quality of graduation and the quality of education. This is a big challenge for school principals in their leadership. Therefore this study aims to describe and examine the "Influence of Work Discipline and Work Motivation Applied by Principals in Improving the Quality of Educational Institutions". The methods used in this research study were interviews and library research. The literature review is a study that refers to journals, books, and journals related to research studies designated as the main source. Results and Discussion of this study explain the meaning of work discipline, work motivation, and the influence of work discipline and work motivation applied by the Principal. Applying Work Discipline and Work Motivation is expected to improve the quality of effective educational institutions.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP KEEFEKTIFAN ORGANISASI SMK AL-HASRA Nabiilah Haniifah; Khosiyatul Khoiroh; Hasyim Asy’ari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12829

Abstract

Organisasi memerlukan struktur yang jelas agar pembagian tugas, koordinasi, dan pemanfaatan sumber daya manusia dapat berjalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengorganisasian, peran sumber daya manusia, faktor pembentuk organisasi, peran struktur organisasi dalam pembagian tugas, serta pengaruhnya terhadap kinerja anggota di SMK Al-Hasra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian meliputi unsur manajemen sekolah, sedangkan sampel dipilih secara purposive, yaitu Pembina OSIS dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen utama, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kajian teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas mendukung koordinasi kerja, mempertegas pembagian tugas dan wewenang, meminimalkan tumpang tindih pekerjaan, serta meningkatkan efektivitas komunikasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Temuan juga menunjukkan bahwa evaluasi kinerja, pelatihan berkelanjutan, dan komunikasi yang baik memperkuat efektivitas organisasi. Kesimpulannya, struktur organisasi yang dirancang secara tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi dan kinerja anggota melalui pembagian tugas, koordinasi, serta pengelolaan sumber daya manusia yang optimal.