Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

SOSIALISASI KEPEMIMPINAN VISIONER DI DESA LUBUK OGONG KECAMATAN BANDAR SEI KIJANG, KABUPATEN PELALAWAN Hernimawati Hernimawati; Surya Dailiati; Sudaryanto Sudaryanto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6432.394 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v1i1.418

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam memimpin suatu organisasi. Visioner adalah orang yang memiliki pandangan jauh kedepan untuk mencapai tujuan yang ingin diinginkan. Pemimipin visioner adalah pemimpin yang mempunyai suatu pandangan visi misi yang jelas dalam organisasi, pemimpin visioner sangat lah cerdas dalam megamati suatu kejadian di masa depan dan dapat menggambarkan visi misinya dengan jelas. Dia dapat membangkitkan semangat para anggotanya dengan menggunakan motivasinya serta imajinanasinya, untuk membuat suatu organisasi lebih hidup, menggerakan semua komponen yang ada dalam organisasi, agar organisasi dapat berkembang. Oleh karena itu setiap pihak membutuhkan adanya seorang pemimpin yang visioner termasuk salah satunya di Desa Lubuk Ogong Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan. Hal ini dikarenakan Kepala Desa yang ada sudah beberapa kali dilakukan pergantian. Permasalahan tersebut diantaranya berhubungan dengan pertanggung jawaban kepemimpinan secara umum dan keuangan secara khusus yang belum diterima. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara penyuluhan dan diskusi. Metode ceramah dilakukan dengan cara memberikan penjelasan materi. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang kepemimpinan visioner telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa, di Desa Lubuk Ogong Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Lancang Kuning, dalam pelaksanaan hasilnya dapat terlaksana dengan baik, yaitu sesuai dengan tujuan dan mamfaat dari pengabdian pada masyarakat.
Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Siak Hernimawati Hernimawati; Surya Daliati; Sudaryanto Sudaryanto
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.58 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i3.147

Abstract

The purpose of this community service is to answer the problem where the learning community has not been realized, the guidance and stimulus for library members has not run optimally, library competitions and festivals are still not optimal. The method of implementing community service is carried out by discussion, providing material explanations about the use of office facilities and infrastructure for state civil servants and the public/visitors/members of libraries and archives. As a result, the Library and Archives Office of Siak Regency has a unique and interesting building, this is adapted to the characteristics of Siak Regency in its development that adopts Arabic and European architecture. The building that was originally walled with wood and houses on stilts has now become magnificent. Various facilities and infrastructure are available for both internal and external visitors. Internally, for example, attractive bookshelves, a very comfortable adult reading room. Then from the outside of the building or externally the availability of facilities for competitions (gazebo) and a large parking area. Everything that has been built by the Siak Regency Government needs to be utilized so that it is able to educate people's lives.
PENGELOLAAN PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DAERAH Hernimawati Hernimawati; Surya Dailiati; Sudaryanto Sudaryanto
Jurnal Kebijakan Publik Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v13i2.8013

Abstract

Pangkalan Kapas salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Namun berbeda dengan desa lainnya, di Desa Pangkalan Kapas ini terdapat objek wisata yang belum terkenal yakni air terjun, yang diberi nama Air Terjun Pangkala Tio. Adapun yang menjadi permasalahan adalah objek wisata Air Terjun Pangkalan Tio belum dikenal masyarakat secara luas, akses jalan ke lokasi belum memadai bagi masyarakat umum/ luar Desa Pangkalan Kapas. Kemudian terbatasnya anggaran untuk pengelolaan objek wisata baik dari dana desa maupun pemerintah daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan dan hambatan pengelolaan pembangunan kepariwisataan Air Terjun Pangkalan Tio Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, dimana peneliti mencari makna, pemahaman, pengertian tentang suatu fenomena, kejadian maupun kehidupan manusia dengan terlibat langsung dan atau tidak langsung dalam setting yang diteliti, konstekstual dan menyeluruh. Pengelolaan pembangunan kepariwisataan Air Terjun Pangkalan Tio di Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar sudah berjalan dengan baik. Hanya saja masih dilakukan dalam tahap yang sangat sederhana oleh pemeerintahan desa. Oleh karena itu perlu dukungan dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat.
PELAKSANAAN UNSUR BIROKRASI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN SIAK Hernimawati Hernimawati; Surya Dailiati; Sudaryanto Sudaryanto
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 19, No 2 (2021): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.536 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v19i2.7995

Abstract

Pemerintah Kabupaten Siak memiliki organisasi perangkat daerah dalam melaksanakan roda pemerintahan, salah satunya Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 477.670 jiwa maka aparatur sipil negeri Kabupaten Siak perlu bersungguh-sungguh menjalankan tugas agar pelayanan berjalan dengan baik dan benar. Masalah yang masih terjadi hingga saat ini adalah masih terdapat ruang kosong yang belum termanfaatkan secara baik dan benar. Kemudian jumlah pegawai yang belum memadai dalam mengurus administrasi kependudukan dan kurangnya komunikasi dalam mengurus atau mengambil administrasi kependudukan. Manajemen sumber daya manusia sangat diperlukan agar birokrasi dapat berjalan dengan baik. Menurut Mas’ud Said (2012), ada lima unsur birokrasi yang harus dipenuhi agar dikatakan sebagai birokrasi yang sehat yakni; struktur organisasi, visi dan misi, personel atau pejabat, fasilitas pendukung dan kepemimpinan birokrasi. Dari kegiatan penelitian yang dilakukan diketahui birokrasi sudah berjalan dengan baik, hanya menjadi hambatan adalah fasilitas pendukung birokrasi.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPOLISIAN DALAM UPAYA MENANGANI PENGADUAN MASYARAKAT PADA POLSEK LIMA PULUH KOTA PEKANBARU Rini Anggraini; Hernimawati Hernimawati; Pebriana Marlinda
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 19, No 1 (2021): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.137 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v19i1.7963

Abstract

Polsek Limapuluh merupakan salah satu Polsek Urban ( perkotaan ) yang berada di tengah kota Pekanbaru dan tak luput dari tindak kejahatan di lingkungan masyarakat dan menaungi 2 ( Dua kecamatan ) yaitu Kecamatan Limapuluh dan Sail.Untuk menangani hal tersebut Polsek Limapuluh berusaha dengan meningkatkan kualitas pelayanannya dalam menganangani pengaduan masyarakat yang ditujukan untuk mewujudkan keamanan masyarakat yang maksimal dan baik. Teori yang digunakan yaitu teori Gesperz dalam Hardiansyah ( 2011 : 51 ) Yaitu : ketepatan waktu pelayanan, Akurasi pelayanan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, Tanggung Jawab, kelengkapan, kemudahan, Variasi model Pelayanan, Pelayanan Pribadi kenyamanan dan Atribut. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepolisian Dalam Upaya Menangani Pengaduan Masyarakat Pada Kantor Polsek Limapuluh Pekanbaru dari indikator yang ada bahwa sudah berjalan baik namun, masih ada beberapa indikator yang belum sepenuhnya berjalan maksimal seperti masih adanya sumber daya yang belum cukup berkompeten dalam menguasai bidangnya (sentral pelayanan) serta menguasai alat komputer sehingga masih ditemukan kesalahan atau kurang cermat dalam pembuatan laporan.masih terdapat sarana prasarana yang belum sepenuhnya terpenuhi pada polsek Limapuluh.yang diharapkan kedepannya lebih baik lagi.
Anomali Program Pot dan Bunga: Evaluasi Program Pengadaan dan Pemeliharaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Alexsander Yandra; Hernimawati Hernimawati; Sudaryanto Sudaryanto; Sonia Felga; Arizal Arizal
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 4 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.496 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v8i4.2505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengetahui Program Anomali Pengadaan dan Pot Bunga Tahun 2017 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pekanbaru, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pekanbaru dalam melaksanakan Program Pemeliharaan Pot Bunga di titik penempatan jalan. Kota Pekanbaru. Indikator penelitian ini adalah Konteks, Input, Proses, Produk/output, sebelum dan sebelum Program. Jenis penelitian yang berlokasi di Kota Pekanbaru ini adalah survei deskriptif yang mengutamakan teknik purposive sampling. tema penelitian karena orang tersebut dianggap memiliki informasi yang diperlukan untuk penelitian. dan data yang dikumpulkan dengan alat ini kemudian dijadikan sebagai bahan baku utama untuk menganalisis kondisi empiris objektivitas keberadaan tujuan penelitian di lokasi yang cermat. Purposive sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Bidang Penataan Ruang, Kepala Seksi Tata Ruang, Kepala Bidang Pertamanan, dan Kepala Seksi Pemeliharaan Taman. , serta Masyarakat di Sekitar Lokasi Penelitian. Jenis dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari, data primer dikumpulkan dengan cara wawancara dan data sekunder dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan pengungkit data. Belum berjalan dengan baik dan perlu dievaluasi dalam hal pemantauan program.
Sekolah Lapang Iklim di RW 13 Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Hernimawati Hernimawati; Surya Dailiati; Sudaryanto Sudaryanto
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Climate Field School (SLI) is a learning program for the community so as to improve the ability to make appropriate adjustments and adaptations to deal with extreme weather and climate risks. RW 13, Rumbai Subdistrict, Pekanbaru City has a commitment to be involved in the Climate Field School and Climate Village Program, but not all people understand it, so an approach is needed. As a result, with the involvement of lecturers and students, the community gave a positive response. This is evidenced by their involvement in the program.
Tata Kelola Kepariwisataan Kebun Binatang Kasang Kulim Surya Dailiati; hernimawati hernimawati; Surdayanto
Jurnal Niara Vol. 14 No. 3 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.32 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i3.8926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tata kelola kepariwisataan Kebun Binatang Kasang Kulim serta usaha yang dilakukan untuk peningkatannya. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan tehnik analisis naratif. Kebun Binatang Kasang Kulim adalah salah satu kebun binatang yang ada di Kabupaten Kampar khususnya. Permasalahan yang terjadi adalah jumlah koleksi binatang yang masih kurang untuk kategori hewan buas seperti singa, harimau dan macan tutul, jumlah pengunjung yang masih kurang baik dari dalam Kota Pekanbaru maupun luar kota dan masih terdapat tempat penangkaran hewan yang masih kosong dan perlu perbaikan. Menurut Bambang Sunaryo (2013), pola manajemen dari penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan yang berlanjut dan berwawasan lingkungan akan dapat dengan mudah dikenali melalui berbagai ciri penyelenggaraan yang berbasis pada prinsip pada partispasi masyarakat, keterlibatan segenap pemangku kepentingan, kemitraan kepemilikan lokal, pemanfaatan sumber daya secara berlanjut, mengakomodasikan aspirasi masyarakat, daya dukung lingkungan, monitor dan evaluasi, akuntabilitas lingkungan, pelatihan pada masyarakat terkait, promosi dan advokasi nilai budaya kelolakalan. Hasilnya, kebun Binatang Kasang Kulim sudah berjalan dengan baik karena memenuhi unsur tata pengelolaan kepariwisataan. Usaha peningkatan yang dapat dilakukan adalah dalam bentuk penambahan koleksi hewan dan pemberdayaan lingkungan.
Environmental-Economic Analysis of Portable Mixed-Mode Greenhouse Dryer for Fig Leaves Wan Nurlaila Mat Desa; Surya Dailiati; Hernimawati Hernimawati; Mulianti Mulianti; Hasna Rifdah Khairunnisa; Faisal Mahfud; Haznan Abimanyu; Ahmad Fudholi
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2023): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v7i1.113

Abstract

Energy and environomical analysis play important role in designing a solar thermal drying system as these analyses identify the high energy-consuming area, formulate energy-saving measures and evaluate the size of any potential savings. In this study, a greenhouse solar dryer with a double-pass multi-hollow collector for leaf drying was evaluated using environmental-economic analysis. Environmental analysis includes the determination of embodied energy, energy payback time (EPBT) period, as well as CO2 emissions per year, carbon mitigation and carbon credit. The embodied energy of a passive dryer is 606.86 kWh and EPBT of 16.68 years, while for an active dryer, the values are determined at 636.17 kWh and 10.39 years, respectively. CO2 emission for the passive dryer is 47.17 kg per year, net CO2 mitigation of 124.6 kg, and earned carbon credit of RM 2.58 – RM 12.38. The active dryer has CO2 emission of 47.14 kg, net CO2 mitigation of 594 kg, and earned carbon credit of RM 51.95 – RM 247.66. Economic analysis of this dryer shows that the energy cost associated with its operation ranges from RM 1.59 to RM 4.77, monthly.
DAMPAK PEMBANGUNAN OBJEK WISATA ANDALUS DI KABUPATEN KAMPAR Surya Dailiati; Hernimawati Hernimawati; Sudaryanto Sudaryanto
JURNAL ECONOMICA: Media Komunikasi ISEI Riau Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Economica, April 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46750/economica.v11i1.130

Abstract

Andalus merupakan salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Objek wisata ini menyajikan berbagai hal yang menarik seperti berkuda, panahan, berenang dan ATV serta makanan kuliner khas lokal. Dalam perkembangannya ditemui permasalahan berkaitan dengan Untuk saat ini yang menjadi permasalahan adalah kurangnya dukungan dari pemerintah dan swasta dalam penyelenggaraan kegiatan. Permasalahan lainnya berkaitan dengan investasi yang kurang dalam peningkatan sarana dan prasarana Andalus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak pembangunan objek wisaya Andalus dengan tehnik pengumpulan data wawancara dan studi kepustakaan. Hasilnya, keberadaan objek wisata Andalus telah memberikan dampak bagi masyarakat secara ekonomis.