Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MODEL COMPUTER AIDED INSTRUCTION Hutahaean, Harvei Desmon; Fibriasari, Hesti
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v11i1.60291

Abstract

Abstrak: Komputer semakin dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Komputer sekarang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk mengolah data tetapi juga sebagai alat yang membantu orang melakukan berbagai tugas, baik di kantor maupun di rumah. Komputer juga sudah mulai digunakan di sekolah, membantu siswa belajar. Pendidikan harus melakukan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bahasa asing. Salah satunya adalah menggunakan media sebagai alat pembelajaran bahasa asing. Ini disebabkan oleh fakta bahwa metode pembelajaran konvensional, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya duduk dan mendengarkan, dianggap kurang efektif dalam memberikan pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran bahasa prancis ini, pendekatan komputer terbantu pembelajaran digunakan. CAI adalah program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer dengan struktur program yang terdiri dari desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membuat media pembelajaran berbasis multimedia untuk bahasa Prancis memiliki prospek yang baik.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, Bahasa Prancis, Multimedia, CAI.  Abstract: Computers are increasingly known by the public as a result of the rapid development of information technology. Computers are now used not only as a tool to process data but also as a tool that helps people perform various tasks, both in the office and at home. Computers have also begun to be used in schools, helping students learn. Education must innovate to encourage the growth of foreign languages. One of them is using media as a foreign language learning tool. This is due to the fact that conventional learning methods, where teachers explain and students just sit and listen, are considered less effective in delivering learning. In the development of this French language learning media, a computer-aided learning approach is used. CAI is a learning program by utilizing a computer with a program structure consisting of form design (software application), content (learning message), and supporting (software needed to run the program, text, audio, video, graphics, and so on). The results of this study show that making multimedia-based learning media for French has good prospects. Keywords: Learning Media, French, Multimedia, CAI.
EVALUASI SOSIOSEMIOTIK TERHADAP PENGGUNAAN E-LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS DI PESANTREN Fibriasari, Hesti; Isnaini, Muhammad; Solihin, Muhammad Dani; Siregar, Ahmad Faisal
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtikp.v12i1.67215

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas e-learning yang dikontekstualisasikan secara budaya dalam meningkatkan kemahiran bahasa Prancis, serta mengeksplorasi dinamika negosiasi budaya di lingkungan pesantren di Indonesia. Dengan menggunakan desain mixed-methods sequential explanatory yang terintegrasi dengan Model Evaluasi Kirkpatrick, penelitian ini melibatkan 90 santri dari Pesantren Daarul Muhsinin, Sumatera Utara. Data kuantitatif dari pre/post-test (CEFR A2–B1) dan kuesioner persepsi dianalisis secara triangulatif dengan temuan kualitatif dari diskusi kelompok terfokus (FGD) dan analisis wacana multimodal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemahiran bahasa Prancis (rata-rata pre-test: 58,9 ± 8,1; post-test: 72,3 ± 6,7; Cohen’s d = 1,52), dengan keterampilan berbicara menunjukkan peningkatan tertinggi (37%). Analisis regresi mengidentifikasi keterlibatan (engagement) sebagai prediktor terkuat terhadap kemahiran berbicara (β = 0,68; p = 0,002). Negosiasi budaya muncul dalam tiga strategi: (1) substitusi simbol non-halal (misalnya mengganti vin dengan jus de raisin), (2) rekontekstualisasi artefak budaya (misalnya memadukan beret dengan fesyen islami), dan (3) integrasi historis yang mengaitkan konten Prancis dengan warisan Islam (misalnya membandingkan collège dengan madrasah Andalusia). Proses ini membentuk “Ruang Ketiga Digital” di mana santri secara aktif merekonsiliasi budaya global dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini mengukuhkan kerangka kerja sosio-teknopedagogik untuk perancangan e-learning yang sensitif terhadap nilai dalam konteks pendidikan keagamaan, serta menawarkan model praktis bagi para pengambil kebijakan yang merespons target UNESCO SDG 4.7 tentang pendidikan antarbudaya.