Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

STUDI PENINGKATAN JALAN POROS LAWA-LASEHAO KABUPATEN MUNA La Welendo
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.397 KB) | DOI: 10.55679/jts.v2i1.6841

Abstract

Abstrak Pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang menyebabkan peningkatan arus lalu lintas. Untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang memadai agar pendistribusian barang dan jasa dapat berjalan lancar. Seiring dengan hal itu, maka diperlukan jaringan jalan yang baru dan perbaikan jalan yang rusak. Agar jalan yang dibuat memberikan pelayanan yang optimal pada arus lalu lintas, maka perlu dibuat perencanaan pembangunan jalan. Jalan poros Lawa-Lasehao adalah klasifikasi jalan Propinsi. Namun bebrapa periode berjalan tidak ada perhatian dari pemerintah sehingga kondisi jalan poros Lawa-Lasehao yang perkerasannya mengalami kerusakan berat sehingga sering terjadi kecelakaan, maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara memperkuat struktur perkerasannya dengan material yang berkualitas baik.Penelitian dilakukan adalah indentifikasi awal dari permasalahan yang ada dan selanjutnya survey secara langsung di lapangan yaitu sepanjang jalan poros Lawa-Lasehao meneganai kondisi perkersan yang ada sekarang, volume lalulintas, serta kondisi lingkungan untuk data curah hujan diperoleh Dari instansi terkait. Dari pengamatan visual di lapangan, kemudian diformulasikan ke dalam kriteria-kriteria sesuai yang tercantum dalam kajian teori untuk mengidentifikasi kerusakan jalan dan menentukan teknik perbaikan yang tepat, kemudian setelah itu hasil penelitian tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan dan saran untuk menentukan suatu kebijakan dalam merencanakan pekerjaan peningkatan jalan.Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: Dalam peningkatan jalan Poros Lawa –Lasehao didapatkan susunan tebal lapis perkersan yang terdiri dari :  Lapisan perkersaan permukaan = 5 cm dengan bahan material Lasbutag;  Lapisan Pondasi atas = 15 cm dengan bahan material agregat kelas A ; Lapis pondasi bawah = 20 cm dengan bahan material agregat kelas A. Kata Kunci: Peningkatan Jalan, Perkerasan, Metode Bina Marga
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN NUSANTARA KENDARI Muhamad Irwan; Ridwansyah Nuhun; La Welendo
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10063

Abstract

ABSTRAKTransportasi merupakan sarana penunjang untuk pencapaian pengembangan ekonomi dari suatu wilayah. Adanya transportasi dengan kapasitas yang optimal dalam hal ini keseimbangan antara permintaan akan jasa angkutan dengan sarana dan prasarana yang ada maka perwujutan pengembangan ekonomi pada suatu wilayah tersebut dapat tercapai. Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat kurang lebih 200 pulau yang tersebar. Sehingga angkutan laut sangatlah penting dalam menunjang atau sebagai jembatan penghubung perjalanan penumpang (pengguna jasa) untuk menuju ke pulau-pulau tersebut. Salah satunya Pulau Muna dan Pulau Buton. Penelitian ini menggunakan metode statistik yaitu analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat yang dikaji. Jumlah responden yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini sebesar 81 orang yang terdiri atas 49 orang atau 60,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Raha dan 32 orang atau 39,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Bau-Bau. Pendidikan, pekerjaan, jumlah keluarga, dan maksud perjalan tidak berpengaruh signifikan terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari. Sedangkan pendapatan dan biaya berpengaruh signifikan atau memiliki hubungan terhadap perjalan angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari dengan nilai sebesar 0,093 dan 0,000. Hal ini diperjelas dengan nilai determinan (R2) sebesar 70,7%, artinya pendapatan dan biaya mampu menjelaskan atau berpengaruh terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari, selebihnya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Kata Kunci :   Perjalanan Penumpang, Faktor yang Mempengaruhi, Analisis Regresi Linear Berganda.ABSTRACTTransportation is supporting facilities to achieve the economy development of a region. The presence of transportation with optimal capacity, in this case the balance between demand for transport services with facilities and infrastructure, then economy development of the region can be achieved.The South East of Sulawesi have more than 200 islands dispread. So the ocean freight is very important to support or as the link to the islands. One of them is Muna Island and Buton Island.This Researched was used method is multiple linear regression analysis to determine the correlation of Independent variables and dependent variables. Amount of Respondent in this research is 81 people consisting of 49 people or 60.5% for departure to Raha Island and 32 people or 39.5% to Bau-Bau Island.Education, employment, amount of families, and journey destination are not significant influential to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port. Whereas income and cost have significant influential or have correlation to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port withvalues of 0.093 and 0.000,determinant value(R2) is 70.7%, and 29.3% influencedby other variables.  Keywords  :    Passengers Journey, Influencing Factors, Analysis Multiple Linear Regression.
PENGUJIAN MATERIAL BATU PECAH DESA MOTEWE, KECAMATAN LASALEPA, KABUPATEN MUNA SEBAGAI LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS A PADA PEKERJAAN JALAN Muna Lestari; Al Tafakur La Ode; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.214 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i2.27208

Abstract

Abstract This research is a research study in the laboratory and aims to determine the characteristics and feasibility of broken stone material in Motewe Village, Lasalepa Subdistrict, Muna Regency as a class A aggregate foundation on road works which refers to General Specifications of Bina Marga 2018 (Division 5).The results showed that based on existing tests, the characteristics of broken stone material in Motewe Village, Lasalepa Subdistrict, Muna Regency met specifications according to the Bina Marga General Specifications standard 2018 (Division 5) which with testing data: CBR 91.50%, Average Abrasion average of 26.24%, Liquid Limit of 24.67% and Plastic Index (PI) of 4.01% and can be used as a class A aggregate foundation on road works.  Abstrak Penelitian ini merupakan studi penelitian di laboratorim dan bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan layak atau tidaknya material batu pecah Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna sebagai lapis pondasi agregat kelas A pada pekerjaan jalan yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Divisi 5).Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengujian yang ada, karakteristik dari material batu pecah Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna memenuhi spesifikasi sesuai standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Divisi 5) yang mana dengan data pengujian : CBR 91,50%, Abrasi Rata-rata 26,24%, Batas Cair (Liquid Limit) 24,67% dan Indeks Plastis (PI) 4,01% serta dapat digunakan sebagai lapis pondasi agregat kelas A pada pekerjaan jalan. 
ANALISIS PARKIR KENDARAAN PADA AREA PARKIR RUMAH SAKIT ALIYAH 3 KOTA KENDARI (Studi kasus : Analisis Karakteristik Parkir Rumah Sakit Aliyah 3 Kota Kendari) Nino Wahyudin; La Welendo; Mappa Nashrun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.945 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i2.24147

Abstract

Abstract Aliyah Hospital 3 one of the hospitals located in the city of Kendari, southeast Sulawesi is one of the health service centers for the people of kendari city and its surroundings. Hospital is a public service or activity center that is visited by many residents because they want to seek treatment and to know their health, resulting in a growing number of visitors affecting the amount of parking capacity in the parking area of the hospital aliyah 3 cities kendari, motorists and cars are increasing and the need for parking lots is increasing.Parking Space Needs (KRP) in the parking area of Aliyah Hospital Building 3 Kendari 42 m² for cars and 27,3 m² for motorcycles with the total area of parking needs is 69,3 m2.This survey will be recorded at 9 hours for 1 day survey, namely on the day of research At 07.00 – 16.00 Wita, the observation time interval is set 30 minutes and record the number of vehicles that have been parked before observation and the number of vehicles entering and exiting vehicles.  Abstrak Rumah Sakit Aliyah 3 salah satu rumah sakit yang terletak di Kota Kendari, Sulawesi tenggara merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya. Rumah sakit adalah suatu pelayanan publik atau pusat kegiatan yang banyak di kunjungi oleh penduduk karena ingin berobat maupun untuk mengetahui kesehatannya, mengakibatkan jumlah pengunjung yang makin meningkat mempengaruhi jumlah kapasitas lahan parkir di area lahan parkir rumah sakit aliyah 3 Kota Kendari, pengendara bermotor dan mobil semakin bertambah dan kebutuhan akan lahan parkir pun semakin meningkat.Kebutuhan Ruang Parkir (KRP) di area parkir Gedung Rumah Sakit Aliyah 3 Kendari 42 m2 untuk mobil dan 27,3 m2 untuk motor dengan jumlah keseluruhan luas kebutuhan parkir adalah 69,3 m2.Ssurvey ini akan dilakukan pencatatan pada waktu 9 jam selama 1 hari survey, yaitu pada hari penelitian Pada Pukul 07.00 – 16.00 Wita, interval waktu pengamatan di tetapkan 30 menitan dan mencatat jumlah kendaraan yang sudah terparkir sebelum pengamatan dan jumlah kendaraan masuk dan kendaraan keluar. 
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN POROS KENDARI - ANDOOLO, KECAMATAN LAEYA, KABUPATEN KONAWE SELATAN Muhammad Zukriyansyah Sipa; Rudi Balaka; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.987 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.908

Abstract

Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Jalan Poros Kendari - Andoolo, Kecamatan Laeya”. Dibimbing oleh Rudi Balaka ST., MT selaku pembimbing I dan La Welendo ST., MT selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan, karakteristik kecelakaan, dan wilayah rawan kecelakaan (Black Area) di ruas jalan poros Kendari - Andoolo, Kecamatan Laeya dengan menggunakan grafik distribusi untuk perentase karakteristik kecelakaan dan metode pembobotan untuk mengetahui wilayah rawan kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan yang terjadi di jalan poros Kendari - Andoolo terjadi dari bebrapa  karakteristik kecelakaan, yaitu jenis kecelakaan, jumlah korban kecelakaan, dan lokasi kecelakaan yang terjadi. Hasil analisa dengan menggunakan metode pembobotan menunjukan wilayah yang merupakan wilayah rawan kecelakaan yaitu, di Desa Anduna dengan presentase kecelakaan sebesar 26,36%, Desa Lerepako dengan persentase kecelakaan 23,18%, Desa Torobulu dengan persentase kecelakaan 15,00%, dan Desa Punggaluku dengan persentase kecelakaan sebesar 11,36%. Kata kunci : Kecelakaan, Lalu Lintas, Black Area
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN LAPIS PONDASI ATAS (LPA) STUDI KASUS PEKERJAAN JALAN POROS WUNA-LAFINDE JALUR II KABUPATEN MUNA BARAT La Ode Yasir; La Welendo; Umran Sarita
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.629 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i2.24148

Abstract

Abstract This study aimed at to find out the management problems in material mobilization and time implementation management which were applied to overcoming problems during Top Foundation Layer method implementation for improving Wuna - Lafinde road, line II, in West Muna Regency.  S curve of contract document was used in analyzing the time implementation management. Analysis of costs and heavy equipment productivity used in project enforcement namely blending equipment, Wheel Loaders, barges, Excavators, dump trucks in 3.5, ton loads, dump trucks in 10 ton loads, graders, Vibrator Rollers and Water Tank Truck, refers to Minister of Public Works and Public Housing regulation No. 28 of 2016 in Highways Sector.Analysis result showed that management problems in material mobilization were the delayed of contractors in started their work, lack of dump trucks in capacity of 10 tons and the scarcity of dump trucks in 3.5 tons capacity. Time management in overcoming the problem of material mobilization is the contractor have to provide the ready mix materials before entering the first week of the S curve in contract document, add a dump truck in 10 tons capacity and augment a dump truck in 3.5 tons capacity.  Abstrak Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan  manajemen dalam mobilisasi material dan manajemen waktu pelaksanaan yang diterapkan dalam mengatasi masalah yang timbul pada saat pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi atas pada pekerjaan peningkatan jalan  poros Wuna – Lafinde jalur II  Kabupaten Muna Barat. Analisis manajemen waktu pelaksanaan menggunakan  kurva S dokumen kontrak, Analisis biaya dan produktivitas alat berat yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu blending equipment, Wheel Loader, kapal tongkang, Excavator, dump truck 3.5 ton, dump truck 10 ton, Motor Grader, Vibrator Roller dan Water Tank Truck, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28 Tahun 2016 Bidang Binamarga. Hasil analisa menunjukan bahwa permasalahan manajemen pada mobilisasi material yaitu keterlambatan kontraktor pelaksana memulai pekerjaan, kurangnya dump truck kapasitas 10 ton dan kurangnya dump truck kapasitas 3.5 ton. Manajemen waktu dalam mengatasi masalah mobilisasi material yaitu kontraktor pelaksana harus menyediakan ready mix material sebelum masuk minggu pertama kurva S dokumen kontrak, penambahan dump truck kapasitas 10 ton dan penambahan dump truck kapasitas 3.5 ton. 
PEMANFAATAN PASIR SUNGAI DESA LAEYA SEBAGAI BAHAN CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR) KELAS B Haryadi Arifin; Nasrul Nasrul; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.489 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.904

Abstract

Pembangunan sarana jalan raya akan memperlancar arus lalulintas serta memperlancar hubungan antar wilayah terutama daerah terpencil serta wilayah perkotaan. Pentingnya jalan raya sebagai sarana penghubung darat menuntut adanya kondisi jalan yang baik, sehingga dicari alternatif campuran beraspal yang murah dan terjangkau.Campuran Latasir dengan menggunakan pasir sungai desa Laeya dan abu batu moramo sebagai filler pada campuran diharapkan dapat memperoleh fleksibilitas. Untuk itu karakteristik agregat dan komposisi campuran harus memenuhi spesifikasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode coba – coba yaitu dengan membuat beberapa benda uji yang akan dijadikan sampel.Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengujian agregat (Pasir Sungai Desa Laeya dan Abu Batu yang berasal dari Moramo), pengujian aspal dan pembuatan benda uji  pada campuran aspal dengan variasi kadar aspal yaitu 5.0%, 5.5%, 6.0%, 6.5% dan 7.0%.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari data analisa saringan agregat untuk komposisi campuran Latasir yaitu Pasir sungai desa Laeya = 90% dan Filler abu batu moramo = 10%. Pada hasil pengujian Marshall campuran Latasir antara Pasir sungai desa Laeya dan abu batu moramo, nilai VIM (Void in Mix) dan VFA (Void Filled with Asphalt) untuk setiap variasi kadar aspal, tidak ada yang memenuhi spesifikasi Bina Marga Tahun 2010 Tentang Campuran Latasir. Sehingga untuk mencari nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) tidak dapat ditentukan. Kata Kunci : LATASIR, Pasir Sungai Laeya, marshall test
ANALISIS KAPASITAS AREAL PARKIR MOBIL PENUMPANG PADA TERMINAL PASAR BARUGA KOTA KENDARI PENDIDIKAN UNIVERSUTAS HALU OLEO Muhammad Suprianto; Muhammad Akbar Kurdin; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.654 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.909

Abstract

Permasalahan yang timbul di ruang parkir di Terminal Pasar Baruga adalah pengaturan untuk pembeda antara pintu masuk dan keluar agar kendaraan masuk dan keluar dari area parkir dapat tertata secara teratur.Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis karateristik  parkir yaitu  akumulasi parkir, volume parkir, dan durasi parkir  di Terminal Pasar Baruga. Terminal pasar Baruga Kota Kendari dengan memiliki luas areal 4250 m² dan memiliki areal parkir seluas 1025 m², dengan kapasitas 83 buah mobil dengan menggunakan pola sudut 90°, akumulasi parkir kendaraan yang terjadi awal pekan yaitu pada hari senin. Dalam pengolahan data hari selasa yaitu 22 SRP terjadi akumulasi maksimum yang jumlahnya melebihi hari senin yaitu 21 SRP tetapi hal itu tidak diperhitungkan karena bersifat sementara dan tidak setiap pekan terjadi.  Sirkulasi kendaraan keluar masuk pada Terminal Pasar Baruga Kota Kendari tidak di tentukan untuk jam kedatangan dan keberangkatan. Pada hasil penelitian yang di dapat lama parkir kendaraan tiga jam dan maksimal satu jam. Kata kunci : karateristik parkir, volume parkir, kapasitas parkir.
PEMANFAATAN MATERIAL GUNUNG DESA KAWITE-WITE KECAMATAN PARIGI, KABUPATEN MUNA SEBAGAI LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS B Joko Raharjo; Nasrul Nasrul; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2455.747 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.905

Abstract

Pemanfaatan Material gunung Desa Kawite-wite Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna sebagai Lapis Pondasi Agregat Kelas B”. Dibimbing oleh Nasrul selaku pembimbing I dan La Welendo selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan spesifikasi dari material gunung Desa Kawite-wite Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna sebagai lapis pondasi agregat kelas B yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010, Revisi 3 (Divisi 5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengujian yang ada, karakteristik dari material gunung Desa Kawite-wite Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna memenuhi spesifikasi sesuai Standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2010, Revisi 3 (Divisi 5) yang mana dengan data pengujian : CBR 84,50%, Abrasi Rata-rata 37,30 %, Batas Cair (Liquid Limit) 24,67 %, dan Indeks Plastis (PI) 5,75 %. Kata kunci : Agregat, Gradasi, CBR.
STUDI PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Muh. Ibrahim Nassa; La Welendo; Mappa Nasrun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.538 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i1.27183

Abstract

Abstract Poorly managed land use system and transportation management system are becoming increasingly visible in many areas of southeast sulawesi and oten lead to comple problems. One segment of roads in southeast sulawesi generally kendari city that often stuck is in lasandara street this happens because the number of vehicles parked on the side of the road further aggravate the confdition of the road especially at busy times.From the result of side barrier analysis shows that road segmen has high side barrier value equal to 677.8 for the dayy of week of august 6, 2017 and for Monday 07 august 2017 equal to 597 incident which caused by activity of market on side of road, croassing and a large pedestrian level thereby reducing the effective width of the road which directl impacts the perfomance of the road segment itseal. This cause a decrease in vehice speed of 4.25 Mph (LV), 0 Mph (HV),and 5.67M  Mph (MC) on the week of august 6, 2017, and for Monday 07 august 2017 the value can e 5.23 Mph (LV), 2.49 Mph (HV), and 7.59 Mph (MC). Meanwhile, at the time of the flow of vehicles bias velocity reaches 23.68 Mph (LV), 23.65 Mph (HV), and 23.65 Mph (MC). The resulta of the analysis show that the level of road service is in class E for (LV, HV, and MC) ≤ 10 Mph, on Sunday 06 august 2017 and on Monday 07 august 2017 are in claas E for (LV, HV, and MC) ≤ 10 Mph while at the time of free flow flow of vechicle speeed into the kalas B (LV, HV, and MC) ≥ 20 Mph. The biggest factor that is verry influential in determining the level of road service  at the location o the review is the market activity side of the the road so as to incras the side barriers that occur.  Abstrak Sistem penggunaan lahan yang tidak dikelola dengan baik dan sistem manajemen transportasi menjadi semakin terlihat di banyak daerah di Sulawesi Tenggara dan sering menyebabkan masalah. Salah satu ruas jalan di sulawesi tenggara umumnya kota kendari yang sering macet adalah di jalan lasandara ini terjadi karena jumlah kendaraan yang diparkir di sisi jalan semakin memperparah kondisi jalan terutama pada waktu-waktu sibuk.Dari hasil analisis side barrier menunjukkan bahwa ruas jalan memiliki nilai side barrier tinggi sebesar 677,8 untuk hari ke 6 Agustus 2017, dan untuk Senin 07 Agustus 2017 sebesar 597 kejadian yang disebabkan oleh aktivitas pasar di sisi jalan, persimpangan dan tingkat pejalan kaki yang besar sehingga mengurangi lebar jalan yang efektif yang mengarahkan dampak kinerja segmen jalan tersebut. Hal ini menyebabkan penurunan kecepatan kendaraan 4,25 Mph (LV), 0 Mph (HV), dan 5,67M Mph (MC) pada minggu 6 Agustus 2017, dan untuk Senin 07 Agustus 2017 nilainya dapat 5,23 Mph (LV) ), 2,49 Mph (HV), dan 7,59 Mph (MC). Sementara itu, pada saat arus bias kecepatan kendaraan mencapai 23,68 Mph (LV), 23,65 Mph (HV), dan 23,65 Mph (MC). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan berada di kelas E untuk (LV, HV, dan MC) ≤ 10 Mph, pada hari Minggu 06 Agustus 2017 dan pada hari Senin 07 Agustus 2017 berada dalam claas E untuk (LV, HV, dan MC) ≤ 10 Mph sedangkan pada saat aliran bebas kecepatan vechicle ke kalas B (LV, HV, dan MC) ≥ 20 Mph. Faktor terbesar yang sangat berpengaruh dalam menentukan tingkat pelayanan jalan di lokasi peninjauan adalah sisi aktivitas pasar jalan sehingga menambah hambatan samping yang terjadi.