Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KINERJA RUAS JALAN M.T. HARYONO AKIBAT ADANYA PUSAT PERBELANJAAN LIPPO PLAZA Jufri Danduru Ratte; la Welendo; Mappa Nasrun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.592 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i2.27200

Abstract

Abstract Traffic flow is a unique interaction between driver, vehicle and road. This study is entitled Performance Analysis of the MT Haryono Road Section Due to the Lippo Plaza Shopping Center. Thus, a parameter that can indicate the condition of the road is needed. Parameters used include traffic volume, side barriers and travel time.The purpose of this study is to analyze the capacity of the road, speed of travel time and degree of saturation due to the existence of a shopping center during rush hour on the MT Haryono road. Data collection method is a direct survey by recording traffic volume, side obstacles and travel time.The results obtained were the MT Haryono road capacity with very low side barriers class that is 6256.96 pcu / hour and high side barriers class that is 5561.74 pcu / hour, while for the performance of the road segments that are reviewed based on vehicle volume, travel time and degree of saturation that is for the volume of the vehicle of 2467 pcu / hour at the peak hour of the vehicle and for the speed of travel time of 20.30 km / h while for the degree of saturation of 0.424  Abstrak Arus lalu lintas merupakan interaksi yang unik antara pengemudi, kendaraan dan jalan. Penelitian ini berjudul Analisis Kinerja Ruas Jalan M.T. Haryono Akibat Adanya Pusat Perbelanjaan Lippo Plaza. Dengan demikian diperlukan parameter yang dapat menunjukkan kondisi ruas jalan tersebut. Parameter yang digunakan antara lain volume lalu lintas, hambatan samping dan kecepatan waktu tempuh.Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis kapasitas jalan, kecepatan waktu tempuh dan derajat kejenuhan akibat adanya pusat perbelanjaan pada jam sibuk di ruas jalan M.T. Haryono. Metode pengumpulan data adalah survey secara langsung dengan mencatat volume lalu lintas, hambatan samping dan kecepatan waktu tempuh.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kapasitas jalan M.T Haryono dengan kelas hambatan samping sangat rendah yaitu 6256,96 smp/jam dan kelas hambatan samping tinggi yaitu 5561,74 smp/jam, sedangkan untuk kinerja ruas jalan yang ditinjau berdasarkan volume kendaraan, kecepatan waktu tempuh dan derajat kejenuhan yaitu untuk volume kendaraan sebesar 2467 smp/jam pada jam puncak kendaraan dan untuk kecepatan waktu tempuh sebesar 20,30 km/jam sedangkan untuk derajat kejenuhannya sebesar 0,424. 
KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP PELAYANAN PELABUHAN BUNGKUTOKO KENDARI Susiati Susiati; La Welendo; Ridwansyah Nuhun; Sultan Machmud Hasan Masikki
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i3.28170

Abstract

Pelabuhan adalah tempat untuk melaksanakan kegiatan pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lainnya yang diangkut melalui jalur transportasi laut. Untuk itu diperlukan pelayanan pelabuhan yang baik pada kegiatan-kegiatan tersebut. Pelayanan yang baik merupakan pelayanan yang aman dan efisien terhadap pengguna pelabuhan, serta membutuhkan kinerja yang baik dalam pelayanan pelabuhan. Pelayanan yang buruk dari pelabuhan akan berdampak besar bagi kegiatan perdagangan dan distribusi barang di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap kualitas pelayanan yang diberikan pihak pengelola pelabuhan Bungkutoko Kendari. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian survey, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Analisis dilakukan dengan menghitung Customer Satifaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa indeks kepuasan konsumen pada Pelabuhan Bungkutoko Kendari sebesar 0,6 dan berada pada rentang 0,51 – 0,65 menunjukan bahwa penumpang merasa cukup puas terhadap kualitas pelayanan fasilitas yang diberikan pihak pengelola Pelabuhan Bungkutoko Kendari. Dari hasil analisis IPA, atribut menjadi prioritas utama pihak pengelola pelabuhan atau yang perlu dimaksimalkan masuk pada kuadran 1. Atribut kuadran 1 terdiri dari, kondisi dan jarak jalan akses ke dermaga, kebersihan wc/toilet, fasilitas keamanan di ruang tunggu dan kesesuaian tarif angkutan barang ke kapal.
EVALUASI TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN POROS KELURAHAN AMONGGEDO BARU KABUPATEN KONAWE DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCA (PORTLAND CEMENT ASSOCIATION) Lian Arsita; Baso Mursidi; La Welendo; Sulha Sulha; Muh. Handy Dwi Adityawan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.29295

Abstract

Perkerasan kaku (Rigid Pavement) adalah jenis perkerasan yang menggunakan lapisan baik menggunakan tulangan atau tanpa tulangan yang diletakkan di atas tanah dasar atau tanpa pondasi bawah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah perkerasan kaku menggunakan metode PCA (Portland Cement Assosiation). Tujuan penelitian ini untuk merencanakan tebal perkerasan kaku dengan menggunakan metode PCA (Portland Cement Assosiation) dan untuk membandingkan tebal perkerasan kaku eksisting dan hasil evaluasi tebal perkerasan kaku menggunakan metode PCA (Portland Cement Assosiation). Langkah-langkah perencanaannya adalah : analisis lalu lintas, lajur rencana dan koefisien distribusi, faktor pertumbuhan lalu lintas, perhitungan nilai jumlah sumbu kendaraan niaga (JSKN), perhitungan repetisi sumbu yang terjadi, faktor keamanan beban ( ), penentuan CBR tanah dasar efektif, perencanaan tebal pelat. Dari hasil perbandingan tebal perkerasan kaku kondisi eksisting sebesar 200 mm (20 cm), sedangkan pada perhitungan evaluasi tebal perkerasan kaku dengan menggunakan metode PCA (Portland Cement Association) diperoleh tebal perkerasan kaku 160 mm (16 cm).
Evaluasi Metode Pelaksanaan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Ulupohara Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe Muh. Adya Mandara; Nasrul Nasrul; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v6i3.28755

Abstract

Perkerasan Lentur adalah sistem perkerasan jalan yang konstruksinya terdiri dari beberapa lapisan. Pembangunan jalan pada ruas jalan Ulupohara, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe merupakan jalan penghubung antar Kabupaten Konawe dan Kota Kendari. Arus lalu lintas pada ruas jalan cukup padat, dengan jarak penelitian sepanjang 1015 m dan memiliki lebar 7 m. Pengamatan dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan perkerasan lentur khususnya pada pekerjaan lapis permukaan aspal panas (hot mix) AC-BC menggunakan spesifikasi umum 2018 Bina Marga. Dari hasil pengamatan di lapangan telah sesuai Spesifikasi umum Bina Marga. Namun masih ada pelaksanaan yang belum sesuai dengan spesifikasi berupa proses pembersihan, penyemprotan lapis resap pengikat, pencampuran di AMP (Asphalt Mixing Plant), penghamparan dan pemadatan material aspal, pekerjaan sambungan, dan core drill test di lapangan.
Metode Pelaksanaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A “Studi Kasus Rekonstruksi Jalan Lingkar Wawonii” Andhika Ulil Amri; Nasrul Narul; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 4 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v6i4.28748

Abstract

Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA) adalah campuran agregat dengan berbagai fraksi dan material yang digunakan untuk pondasi perkerasan aspal maupun perkerasan beton. Lapis Pondasi Agregat Kelas A pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lingkar Wawonii meliputi pekerjaan penghamparan, pemadatan, dan pengujian material. Adapun tujuan dari penulisan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pelaksanaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A pada proyek rekonstruksi jalan lingkar Wawonii. Dimana pembuatan jalan ini bermaksud untuk mengatasi permasalahan lalulintas. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa metode pelaksanaan di lapangan sudah sesuai dengan spesifikasi Jalan dan Jembatan 2018, pelaksanaan pekerjaan terkendala dengan instensitas hujan yang tinggi di lokasi pekerjaan dan harus menunggu sampai cuaca kembali normal untuk melanjutkan pekerjaan.
COMMUNITY EMPOWERMENT ON INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT IN KABANGKA VILLAGE MUNA REGENCY La Welendo; Edward Ngii; Adris Ade Putra; Siti Nurjanah Ahmad; Waode Sitti Warsita Mahapati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i1.40170

Abstract

Community service is a form of higher education tri dharma, namely a team of lecturers from the Faculty of Engineering, Halu Oleo University which was held in Kabangka village, Muna Regency. Kabangka Village is a potential area and sufficient natural resources, in this case the spring tourism potential (Fotuno Sangia) which is often visited by local and even foreign tourists, agricultural land is very fertile, but road access to the village needs serious attention from all parties. . Community service aims to contribute in the form of knowledge about infrastructure development to improve the welfare of the community in Kabangka Village, Muna Regency. The process of implementing this service is a technique of implementing infrastructure and outreach to the farming community and the local village government. The Community Partnership Program is carried out by involving the community in the kabangka village of Muna Regency. The methods used in community service are sample provide, direct and face-to-face discussions with the community, and field applications in infrastructure development oriented to improving village roads. The results of the implementation of community service contribute to product work on infrastructure development, especially the improvement of village roads as access to community mobility movements to support economic, social, educational, and other activities. The community has a fairly good response and high enthusiasm for the program carried out by the lecturer team.  
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Sandey Konawe Selatan Melalui Pengembangan Batako Interlock Abu Sekam Padi Edward Ngiil; La Welendo; Ridwan Syah Nuhun; Muammar Makmur; Rini Sriyani; Fikri Aris Munandar; Slamet Slamet
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6115

Abstract

Desa Sandey, Kecamatan Angata, Konawe Selatan memiliki potensi limbah sekam padi mencapai 390 ton per tahun yang belum dimanfaatkan optimal. Di sisi lain, UMKM "Zidan Roster" sebagai pengrajin batako menghadapi permasalahan biaya produksi tinggi (Rp 900.000/truk material konvensional) dan kualitas produk yang belum memenuhi standar SNI. Tujuan kegiatan ini adalah mentransfer teknologi batako interlock berbasis abu sekam padi untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan mengatasi permasalahan lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan "Technology Transfer and Community Empowerment" melalui lima tahap: persiapan dan asesmen baseline, uji coba laboratorium, transfer teknologi dan implementasi, evaluasi dan pengujian produk, serta konsolidasi dan keberlanjutan. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, formula optimal yang digunakan adalah: semen 30%, pasir 35%, abu sekam padi 35%, dengan faktor air semen (fas) 0,5. Hasil menunjukkan produk batako interlock memenuhi standar SNI dengan kuat tekan 26,5 kg/cm² dan penyerapan air 25%. Monitoring dan evaluasi menunjukkan 90% mitra menguasai keterampilan produksi BATASIK (Batako Abu Sekam Interlock). Dampak ekonomi berupa efisiensi biaya produksi 30-40% dan peningkatan pendapatan 25-30%. Dampak lingkungan mencakup utilisasi limbah sekam padi dan pengurangan emisi CO₂. Program ini berhasil menciptakan model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan melalui inovasi teknologi ramah lingkungan.