Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Exchange Rate, GDP and Inflation: Their Impact on Extreme Poverty in Indonesia Puspitasari, Sindi Dewi; Adianata, Happy; Azhari, Azhari; Ahmed, Ishfaq
EcceS: Economics, Social, and Development Studies Vol 11 No 2 (2024): December
Publisher : Economics Department, Faculty of Economic and Islamic Business, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v11i2.51792

Abstract

This study simultaneously analyzes how the rupiah exchange rate, gross domestic product and inflation affect extreme poverty in Indonesia over the period 2003-2023. The novelty of this study lies in the long-term approach that examines the dynamic interaction of the three variables together, which has not been widely studied in the context of extreme poverty in Indonesia. The impact of this research in the future is expected to be the basis for a more comprehensive economic policy that focuses on exchange rate stability, overall economic growth, and inflation control to reduce extreme poverty sustainably. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis, it was found that exchange rate stability and GDP growth support poverty reduction, while inflation worsens the condition of vulnerable groups. This study found that exchange rate strengthening and GDP growth have a significant effect in reducing extreme poverty by increasing people's purchasing power and income. In contrast, inflation exacerbates extreme poverty by depressing the purchasing power of vulnerable groups. This emphasizes the importance of exchange rate stability, inclusive economic growth, and inflation control. The findings highlight the need for policies that maintain exchange rate stability, promote inclusive economic growth, and control inflation to effectively reduce extreme poverty in Indonesia. The implications of this study suggest that the government needs to integrate economic strategies that focus on stability and inflation control in poverty alleviation policies, especially to improve the welfare of low-income groups.
Exchange Rate, GDP and Inflation: Their Impact on Extreme Poverty in Indonesia Puspitasari, Sindi Dewi; Adianata, Happy; Azhari, Azhari; Ahmed, Ishfaq
EcceS: Economics, Social, and Development Studies Vol 11 No 2 (2024): December
Publisher : Economics Department, Faculty of Economic and Islamic Business, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v11i2.51792

Abstract

This study simultaneously analyzes how the rupiah exchange rate, gross domestic product and inflation affect extreme poverty in Indonesia over the period 2003-2023. The novelty of this study lies in the long-term approach that examines the dynamic interaction of the three variables together, which has not been widely studied in the context of extreme poverty in Indonesia. The impact of this research in the future is expected to be the basis for a more comprehensive economic policy that focuses on exchange rate stability, overall economic growth, and inflation control to reduce extreme poverty sustainably. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis, it was found that exchange rate stability and GDP growth support poverty reduction, while inflation worsens the condition of vulnerable groups. This study found that exchange rate strengthening and GDP growth have a significant effect in reducing extreme poverty by increasing people's purchasing power and income. In contrast, inflation exacerbates extreme poverty by depressing the purchasing power of vulnerable groups. This emphasizes the importance of exchange rate stability, inclusive economic growth, and inflation control. The findings highlight the need for policies that maintain exchange rate stability, promote inclusive economic growth, and control inflation to effectively reduce extreme poverty in Indonesia. The implications of this study suggest that the government needs to integrate economic strategies that focus on stability and inflation control in poverty alleviation policies, especially to improve the welfare of low-income groups.
ANALISIS PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA YANG MEMPENGARUHI LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2011-2023 Adiseputra, Yudhistira; Adianita, Happy; Susilowati, Dados; Isna, Aulida
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2024): Elastisitas, September 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v6i029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor PDRB menurut Lapangan Usaha yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan Tahun Dasar 2011-2023, PDRB, Data sekunder bersumber dari BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Bojonegoro. Data diperoleh dengan metode dokumentasi. Data diolah dengan teknik Pearson Correlation Analysis dengan menggunakan SPSS 20 untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel 17 sektor lapangan usaha (X) dengan Variabel PDRB (Y) Kabupaten Bojonegoro. Analisis korelasi sektor usaha terhadap PDRB Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian merupakan sektor dengan pertumbuhan tertinggi, didukung oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Sektor jasa, terutama di bidang administrasi pemerintahan dan perusahaan, juga memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan, menandakan adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor ini. Temuan penelitian mendapati hubungan yang paling besar keeratannya atau korelasinya yaitu pada Pertambangan dan Penggalian dengan PDRB, dengan angka korelasi yang paling besar yaitu 0,9880. Koefisien korelasi tersebut bernilai positif, artinya peningkatan pada Pertambangan dan Penggalian akan diikuti dengan peningkatan PDRB. Temuan berikutnya adalah terdapat hubungan signifikan antara Pertambangan dan Penggalian dengan PDRB, ditandai dengan nilai sig(2-tailed) sebesar 0,000000000229.
Analisis Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Rahayu, Sri; Astuti, Hartiningsih; Adianita, Happy
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jemes.v8i1.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh Tingkat pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data berupa data sekunder. Metode pengumpulan data melalui website resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Menggunakan metode Regresi data panel (data gabungan yang terdiri dari cross section dan time series) dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan data panel selama 10 tahun yaitu, dari tahun 2014- 2023 berdasarkan 34 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi data panel secara parsial Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap IPM di Indonesia tahun 2014-2023. Variabel Tingkat Pendidikan dan UMP memiliki pengaruh yang kuat terhadap IPM. Namun, Variabel yang paling berpengaruh dominan. Yaitu, variabel UMP dengan nilai koefisien variabel sebesar 2,92006. Hasil pengujian hipotesis secara simultan variabel Tingkat Pendidikan, Upah Minimum dan Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Indeks Pembangunan Manusia di 34 Provinsi di Indonesia tahun 2014-2023. Hasil Penentuan dari variabel independen (R-Square) terhadap variabel dependen menunjukkan hasil sebesar 98,87%. Berarti bahwa Tingkat Pendidikan, upah minimum dan Inflasi dapat mempengaruhi IPM di Indonesia sebesar 98,87% dan 1,13% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
The Effect of Open Unemployment Rate, Education Level, and Labor Force on Poverty in Indonesia 2018-2022 Vika Rahmaningtyas; Happy Adianita
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 4 No. 4 (2023): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i1.3581

Abstract

Poverty is a common problem for all countries, both in developing and developed countries. Like other developing countries, Indonesia still faces problems related to poverty. In a period of five years, Indonesia's poor population has fluctuated, where in 2020 it experienced a fairly high increase due to the covid19 virus. Thus it is very important to conduct research on the circumstances that affect poverty. The purpose of conducting research in order to determine the effect of the Open Unemployment Rate (TPT), Education Level, and Labor on Poverty in Indonesia in 2018-2022. This type of quantitative research uses data from 34 provinces with observations from 2018-2022 obtained from the BPS website and journals to support this research. The tool used is Eviews12 through the Commond Effect Model (CEM) analysis technique. The results of the study explain that the Open Unemployment Rate has a negative but insignificant effect on poverty, the level of education has a negative and insignificant effect on poverty and labor has a significant negative effect on poverty. However, it simultaneously affects poverty. Adjusted R-Square is worth 39.0261% that the independent variables including open unemployment rate, education level and labor can be explained in the poverty variable while the remaining 60.9739% is explained in variables not included in this study.
Pengaruh Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia: Pengalaman dari Kabupaten Bojonegoro Dados Susilowati; Happy Adianita
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v2i1.57

Abstract

This study aims to determine the effect of unemployment and economic growth on the Human Development Index in Bojonegoro. The research design used is associative descriptive quantitative. The data source for this research is secondary data in the form of data tables for 2006 – 2020 obtained from the Bojonegoro Central Bureau of Statistics (BPS). The technique of determining the sample using the judgment sampling method. The study shows that the variables of unemployment and economic growth simultaneously have a positive and significant influence on the Human Development Index. While partially, the unemployment variable has a negative and insignificant effect and the economic growth variable has a positive and significant influence on the Human Development Index. From the results of the two independent variables, the variable economic growth is the most dominant variable influencing the Bojonegoro Regency Human Development Index with the largest regression coefficient value. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia kabupaten Bojonegoro tahun 2006-2020. Tingkat pengangguran Kabupaten Bojonegoro selalu mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Terhitung dari tahun 2006 sampai dengan 2020 tingkat pengangguran Kabupaten Bojonegoro tertinggi terdapat pada tahun 2006 sebesar 10,02%. Dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh pengangguran yaitu berkurangnya pendapatan dalam masyarakat. Pengangguran dan Pertumbuhan ekonomi secara bersama – sama mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bojonegoro tahun 2006-2020. Variabel bebas yaitu Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi hanya mampu mempengaruhi variabel terikat yaitu Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bojonegoro  sebesar  50,51%  sedangkan  sisanya  49,49%  dipengaruhi  variabel diluar penelitian. Berdasarkan hasil regresi dapat dijelaskan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi merupakan variabel dominan dalam mempengaruhi Indeks Pembangunan  Manusia  Kabupaten  Bojonegoro  tahun 2006-2020. Hal  tersebut sesuai dengan hipotesis penelitian yang menyatakan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh dominan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bojonegoro tahun 2006-2020.
Ekspor dan Stabilitas Harga sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan: Analisis Panel Data 10 Negara ASEAN 2013-2022 Endang, Endang; Wijoyo, Handoko Sosro Hadi; Adianita , Happy
Jurnal E-Bis Vol 9 No 1 (2025): Vol. 9 No.1 2025
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v9i1.2489

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN menunjukkan dinamika yang signifikan namun belum merata antar Negara. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh ekspor, impor, Foreign Direct Investment (FDI), dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi (EG) 10 Negara ASEAN tahun 2013 -2022. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pemilihan model terbaik berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier (LM), serta didukung uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji menunjukkan bahwa ekspor berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (EG), sementara inflasi berpengaruh negatif signifikan. FDI dan impor berpengaruh tidak signifikan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa stabilitas harga dan pertumbuhan yang didorong ekspor adalah elemen krusial untuk memajukan ekonomi ASEAN secara berkelanjutan, sedangkan efektivitas FDI dan impor masih bergantung pada konteks struktural masing-masing negara. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang menitikberatkan pada ekspor bernilai tambah tinggi dan pengendalian inflasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di ASEAN.
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN TERHADAP PRODUK FASHION DI BRAVO SUPERMARKET BOJONEGORO Happy Adianita dan Puji Astutik
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.368 KB) | DOI: 10.56071/jemes.v2i1.97

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui variabel interior display (X1) dan harga produk (X2) secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion dan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dominan dalam proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion. Hipotesis penelitian diduga variabel interior display (X1) dan harga produk (X2) secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan dalam proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion dan diduga interior display (X2) berpengaruh dominan dalam proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion. Diketahui populasi jumlah konsumen Bravo Supermarket Bojonegoro dalam setiap harinya tidak kurang dari 20 konsumen. Berarti populasi dalam penelitian ini selama satu bulan untuk memperoleh responden adalah 600 orang. Sampel penelitian diketahui 86 responden diukur dengan rumus Slovin. Hasil penelitian diperoleh Fhitung > Ftabel yaitu Fhitung = 21,131 dan Ftabel = 3,11. Secara simultan dengan uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata antara variabel interior display (X1) dan harga produk (X2) dalam proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion terbukti secara stattistik. Dalam pengujian secara parsial, hasil perhitungan diperoleh bahwa variabel dari interior display (X1) berpengaruh signifikan terhadap proses pengambilan keputusan pembelian produk fashion. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung = 5,073 > ttabel =1,662. Variabel harga. produk (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel proses keputusan pembelian produk fashion dengan nilai thitung = 2,796 > ttabel =1,662. Berdasarkan hasil penelitian diketahui variabel bebas interior display (X1) yang berpengaruh dominan terhadap proses keputusan pembelian produk fashion di Bravo Supermarket Bojonegoro terbukti secara statistik, hal ini dapat dilihat dari kontribusi pada masing-masing variabel bebas dengan variabel terikat, dimana untuk variabel bebas yang mempunyai sumbangan kontribusi terbesar adalah variabel interior display (X1) sebesar 21,71%. Sedangkan variabel bebas lainnya hanya dapat memberikan kontribusi terhadap variabel terikat yaitu 7,72% untuk variabel harga (X2).
Analisis Strategi Pemasaran Kopi Biji Salak Di Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Budi Laksono, Arya; adianita, Happy
JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.158 KB) | DOI: 10.56071/jemes.v4i1.253

Abstract

Sektor pertanian tampaknya masih menjadi primadona perekonomian di Indonesia.Meskipun telah terjadi transformasi struktur ekonomi, dimana perekonomian negara lebih ditopang pada sektor industri dan jasa,namun sektor pertanian masih tetap mampu menyerap sebagian besar tenaga kerja (Badan Intelijen Negara, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Alternatif Strategi pemasaran yang relevan dilakukan oleh industri kopi biji salak Populasi menurut Sugiono (2005), adalah suatu wilayah generalis yang didalamnya terdiri dari karateristik atau kualitas tertentu yang sudah ditetapkan oleh para peneliti agar bisa dipelajari. Sementara itu, Usman (2006) menjelaskan bahwa populasi pada dasarnya adalah semua nilai entah pengukuran ataupun perhitungan yang sifatnya kualitatif atau kuantitatif dari ciri-ciri atau katarestik tertentu terkait dengan sekelompok obyek atau subyek yang jelas. Analisis data yang di gunakan menggunakan Matriks SWOT dengan S-O Strategi,W-O Strategi,S-T Strategi,dan W-T Strategi untuk alternative strategi pemasaran yang efektif yang dapat diterapkan untuk strategi pemasaran kopi biji salak Hasil penelitian ini menunjukan perlu beberapa kali percobaan agar bisa mejadi produk yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat, belum lagi banyak kendala yang didapatkan selama menjalankan usaha kopi biji salak, butuh ketekunan dan keuletan dalam memulai usaha kopi biji salak.
Optimalisasi Kesadaran Pajak Generasi Muda melalui Bimtek SPT Tahunan Secara Digital Pada Karang Taruna Desa Rahayu Sulistyowati, Rina; Anggapratama , Reza; Adianita, Happy; El Zikri Diaz Nur Widarta, Habibburrahman; Mugito, Mugito
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.866

Abstract

Pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan nasional, namun tingkat kesadaran dan kepatuhan pajak generasi muda masih rendah, termasuk di Desa Rahayu. Minimnya literasi perpajakan serta keterbatasan pemanfaatan layanan digital menjadi tantangan utama. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pajak dan keterampilan teknis pelaporan SPT Tahunan secara digital (e-Filing) di kalangan Karang Taruna Desa Rahayu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, pelatihan teknis, praktik langsung, serta pendampingan personal. Program bimbingan teknis pelaporan SPT Tahunan yang dilaksanakan di Desa Rahayu bersama Karang Taruna “Adhinata Muda” terbukti mampu meningkatkan literasi dan kesadaran pajak generasi muda. Kegiatan ini memberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan nasional, tata cara pelaporan SPT, serta keterampilan praktis dalam memanfaatkan layanan digital perpajakan melalui e-Filing.