Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-PUZZLE PECAHAN PADA SISWA KELAS 3 DI SEKOLAH DASAR Erina Rahma Dhania; Sri Rahayu; Dyah Tri Wahyuningtyas
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.35860

Abstract

The use of inappropriate learning media can have an impact on the lack of understanding of fraction material. Therefore, this study aims to develop fraction E-Puzzle for 3rd grade students in elementary schools. This study uses Research and Development (R&D) development using the ADDIE model. Data analysis uses qualitative and quantitative methods.  The data collection instruments used were validation sheets from material, media and language experts, student questionnaires, teacher questionnaires, pretest and posttest questions, and interview guidelines. Validation results show that material experts reach 82%, media experts reach 92%, while language experts reach 92%, all three are categorized as very feasible. The pre-test results were 62% and the post-test 85.33%, which showed an increase of 23.33%. Student responses to E-Puzzle reach 90.4%, while teacher responses reach 92%, both are categorized as very good. Thus, E-Puzzle fractions are feasible, practical and effective to improve the learning outcomes of 3rd grade students in elementary schools and can be a solution in overcoming students' difficulties in understanding fraction material.
Pengembangan Media Bangun Datar Berbasis Articulate Storyline untuk Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Wilujeng Ananda Putri; Dyah Triwahyuningtyas; Sri Rahayu
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/2mzh8x46

Abstract

Urgensi ketersediaan perangkat instruksional berformat multimedia interaktif yang disusun melalui articulate storyline menjadi landasan utama pengembangan ini guna menyesuaikan dengan profil belajar siswa. Keterbatasan daya tarik serta minimnya pemahaman konsep yang dialami siswa saat ini merupakan konsekuensi langsung dari pendekatan pengajaran guru yang belum mampu membangkitkan motivasi. Melalui investigasi ini, peneliti berupaya menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, serta efektivitas instrumen media pada topik bangun datar untuk kelas IV SD. Adapun prosedur pengembangan yang dijalankan mengadopsi alur lima tahap model ADDIE. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas IV SD di Kota Malang dengan teknik perolehan data yang mengandalkan observasi, wawancara, serta angket. Proses pengembangan media melalui tahapan verifikasi oleh pakar media, materi, serta bahasa, yang selanjutnya diimplementasikan kepada tenaga pendidik dan siswa kelas IV SD. Pendekatan analisis data yang digunakan mencakup metode kualitatif dan kuantitatif.Perolehan data menunjukkan bahwa aspek media, materi, serta bahasa telah mendapatkan predikat valid dari para ahli dengan rerata capaian 87,25%. Respons yang sangat positif turut diberikan oleh guru dan siswa terhadap penggunaan media tersebut, yakni dengan rerata 91,9%. Dampak penerapan media ini juga terefleksi pada peningkatan motivasi belajar siswa dengan nilai rerata sebesar 97. Seluruh bukti empiris tersebut menegaskan bahwa media pembelajaran bangun datar yang dikembangkan dengan articulate storyline memiliki standar kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas yang mumpuni untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas IV SD.
Pengembangan dan Uji Efektivitas E-Modul Interaktif Berbasis Scratch Menggunakan Model ADDIE pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Siswa Kelas II SD Risda Rosyidah Ayuni; Sri Rahayu; Dyah Triwahyuningtyas
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28237

Abstract

 Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar masih menghadapi kendala pada pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas e-modul interaktif berbasis Scratch menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) pada siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang melibatkan 14 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respon siswa, serta tes hasil belajar (pretest–posttest). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk menilai validitas dan kepraktisan, sedangkan efektivitas dianalisis menggunakan uji N-Gain dan uji t berpasangan dengan bantuan SPSS. Kriteria kelayakan ditetapkan berdasarkan persentase validasi ≥ 81% (sangat layak) dan keefektifan ditentukan apabila nilai N-Gain berada minimal pada kategori sedang (≥ 30%) serta hasil uji t menunjukkan signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi dan media masing-masing mencapai 94,00% dan 92,86% (sangat layak). Respon siswa memperoleh rata-rata 85,89% (sangat praktis). Rata-rata nilai meningkat dari 50,00 pada pretest menjadi 82,14 pada posttest, dengan N-Gain sebesar 64,24% (kategori sedang). Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000 < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa e-modul interaktif berbasis Scratch efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media pembelajaran matematika berbasis pemrograman visual yang terintegrasi secara sistematis melalui model ADDIE serta menyediakan bukti empiris efektivitasnya pada konteks pembelajaran sekolah dasar.  
Transformation of Literacy Corners in the Development of Deep Learning–Based Inspirational Classrooms in Elementary Schools Dwi Agus Setiawan; Farida Nur Kumala; Arnelia Dwi Yasa; Sri Rahayu; Siti Halimatus Sakdiyah; Maria Sirvent Gomez
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.4095

Abstract

Low student interest in reading and the suboptimal integration of literacy corners into learning remain issues in elementary schools, where literacy corners generally serve only as book storage areas. This community service activity aims to transform literacy corners into part of the development of inspiring deep learning based classrooms to support a culture of literacy in schools. The program was implemented over three months, involving 10 teachers and 100 students from Ngenep 1 and Bumiayu 01 Elementary School, Malang Regency, through a participatory and contextual approach that emphasized the active involvement of teachers and students in each stage of the activity. Program evaluation was conducted using structured observation, reading interest questionnaires, analysis of literacy corner visit frequency, and semi-structured interviews with teachers and students. The evaluation results showed a 75% increase in visits to the literacy corner in three months, from an average of 2.5 times per week before the program to 4.4 times per week after the program, accompanied by a threefold increase in book borrowing in one semester. Qualitatively, students showed more active involvement in reading discussions, learning reflections, and various literacy activities. This indicates that the integration of deep learning-based literacy corners is effective in strengthening literacy culture and creating a meaningful learning environment in elementary schools, thus having the potential to become a model for managing corners.
Pelatihan Pembelajaran Deep learning dan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence di Sekolah Dasar Farida Nur Kumala; Arnelia Dwi Yasa; Isa Anshori; Cicilia Ika Rahayunita; Dwi Agus Setiawan; Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i2.4610

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar masih banyak didominasi oleh pendekatan surface learning, sehingga kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah peserta didik. Di sisi lain, implementasi deep learning dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis artificial intelligence menjadi kebutuhan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning serta memanfaatkan media pembelajaran berbasis artificial intelligence. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sukun 02 dan Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01 Kota Malang dengan menghadirkan pemateri internasional dari Eugeni d’Ors Secondary School, Barcelona. Peserta terdiri atas guru dari kedua sekolah serta empat sekolah dasar di sekitar Sekolah Dasar Negeri Bumiayu 01. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, diskusi, pendampingan, dan tindak lanjut implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai perbedaan surface learning dan deep learning, kemampuan merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta keterampilan memanfaatkan berbagai platform artificial intelligence untuk menyusun perangkat pembelajaran. Kesimpulan kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pemahaman guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning.