Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERKEMBANGAN KURIKULUM ESTONIA Firmansyah, Agung; Mulyono, Mulyono; Dewi, Nuriana Rachmani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3462

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengembangan kurikulum di Estonia antara tahun 1987 hingga 2004, terutama setelah kemerdekaan negara tersebut dari Uni Soviet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana reformasi pendidikan di Estonia berhasil mengubah kurikulum yang didominasi oleh pengaruh Soviet menjadi sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai referensi dan penelitian terkait reformasi kurikulum di Estonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi dimulai pada tahun 1987 dengan tujuan untuk menghilangkan pengaruh pendidikan Soviet, memperkenalkan mata pelajaran baru, serta sistem penilaian yang lebih relevan. Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah kurangnya tenaga ahli dalam pengembangan kurikulum, yang menyebabkan delegasi tugas kepada pihak luar yang lebih berkompeten. Kurikulum 1996 menjadi titik balik penting karena mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi, namun masih ada perdebatan mengenai keberhasilannya. Meski demikian, kurikulum ini membentuk dasar bagi sistem pendidikan Estonia yang lebih demokratis dan relevan dengan perkembangan global.Kata kunci: Pengembangan Kurikulum, Estonia, Reformasi Pendidikan.
EFEKTIVITAS PROSES PENDIDIKAN DI SEKOLAH POLISI NEGARA (SPN) POLDA SULAWESI SELATAN Firmansyah, Agung; Suyuthi, Nurmadhani Fitri; Daga, Rosnaini
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v3i2.322

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan sebagai bagian dari kajian terhadap penyelenggaraan pendidikan kepolisian dalam membentuk sumber daya manusia yang profesional dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan bagaimana proses pendidikan dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, serta sejauh mana proses tersebut berjalan secara efektif dalam mencapai tujuan pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga menelaah berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan, baik yang bersumber dari aspek sarana dan prasarana, sumber daya manusia, maupun karakteristik peserta didik yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendidikan di SPN Polda Sulawesi Selatan dinilai efektif, yang ditandai dengan keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Efektivitas tersebut diukur melalui empat indikator, yaitu ketercapaian kurikulum, perubahan perilaku siswa dalam aspek disiplin dan tanggung jawab, hasil penilaian teori dan praktik, serta umpan balik dari pengasuh dan instruktur.
Analysis Enhancing Math Problem Solving Skills in Slow Learners: The Impact of Differentiated Learning and Educational Games: Analysis of Math Problem Solving Skills in Slow Learner Students in Elementary School Firmansyah, Agung; Wardono, Wardono; Isnarto, Isnarto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa lamban belajar di tingkat sekolah dasar. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi dampak metode pembelajaran diferensiasi dan media permainan edukatif serta alat bantu pembelajaran konkret terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa lamban belajar dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain pretest-posttest dengan empat siswa dalam lingkungan yang terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah penerapan pendekatan konten terdiferensiasi dan media edukatif. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 22,5 poin pada seluruh siswa, yang menyoroti dampak positif dari intervensi tersebut. Selain itu, penggunaan balok Dienes sebagai alat bantu pengajaran konkret secara signifikan membantu siswa lamban belajar menghubungkan konsep matematika abstrak dengan objek konkret, sehingga meningkatkan keterampilan berhitung mereka. Lebih lanjut, penerapan permainan edukatif labirin matematika terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, dengan tingkat kepuasan siswa sebesar 79,9%. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih diferensiatif, konkret, dan interaktif untuk mendukung kebutuhan belajar siswa lamban belajar. This study aims to identify the factors influencing the mathematical problem-solving abilities of slow learner students at the primary school level. Specifically, the study explores the impact of differentiated instructional methods, educational game-based media, and concrete learning aids on improving the understanding and skills of slow learners in solving mathematical problems. The research employed a pretest–posttest design involving four students in a controlled setting. The findings indicate a significant improvement in students’ mathematical problem-solving abilities following the implementation of differentiated content approaches and educational media. The pretest and posttest results show an average increase of 22.5 points across all students, highlighting the positive impact of the intervention. Furthermore, the use of Dienes blocks as concrete instructional aids significantly helped slow learners to connect abstract mathematical concepts with tangible objects, thereby enhancing their numeracy skills. In addition, the implementation of an educational mathematics maze game proved effective in increasing students’ motivation and engagement, with a student satisfaction rate of 79.9%. Practically, these findings may serve as a reference for primary school teachers in designing more differentiated, concrete, and interactive mathematics instruction to better support the learning needs of slow learner students.
DEKONSTRUKSI MAKNA BAHASA DALAM TRADISI KEAGAMAAN WETU TELU MASYARAKAT BAYAN Agil, Wahyu Firman; Saniah , Siti; Wahyuni , Sri; Maulida Afriani , Sukma; Kamalia , Ulfi; ZM , Hamidsyukrie; Firmansyah, Agung
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 03 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i03.9806

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna bahasa adat Bayan dalam tradisi keagamaan Wetu Telu masyarakat Lombok Utara menggunakan pendekatan etnografi linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi linguistik untuk memahami bagaimana bahasa adat digunakan dalam aspek sosial dan budaya. Data diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat, dan masyarakat setempat, serta melalui pengamatan atau observasi langsung di lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa adat Bayan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya yang menyimpan makna spiritual, kosmologis, dan filosofis terkait hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan leluhur. Wetu Telu sendiri lebih dari sekadar praktik ritual, melainkan mencerminkan sistem kepercayaan yang kompleks dan bernilai tinggi. Namun, pengaruh modernisasi dan minimnya penggunaan bahasa adat berpotensi mengikis warisan budaya ini. Oleh karena itu, pelestarian bahasa dan pemahaman mendalam terhadap makna simboliknya sangat penting untuk menjaga keberlanjutan identitas budaya masyarakat Bayan di tengah dinamika zaman.