Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penyuluhan Hukum: Urgensi Perjanjian Kerja bagi Calon Pekerja Migran di Kabupaten Ponorogo Wafda Vivid Izziyana; Ida Yeni Rahmawati; Surisman Surisman; Andhika Yuli Rimbawan
Borobudur Journal on Legal Services Vol 1 No 2 (2020): Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.135 KB) | DOI: 10.31603/bjls.v1i2.4178

Abstract

Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan dalam memahami perjanjian kerja bagi calon pekerja migran Ponorogo, melalui penyuluhan hukum dalam bentuk sosialisasi bagi calon pekerja migran ponorogo, penyuluhan hukum ini memberikan penjelasan, 3 tahapan yang wajib di ketahui, calon pekerja migran dalam memahami perjanjian kerja antara PPTKIS, Agen Negara Tujuan, dan Pemberi kerja. Sehingga calon pekerja migran Kabupaten Ponorogo tau tugas dan haknya. selain itu pekerja migran juga dapat memahami aturan dalam bekerja di negara tujuan. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan Iptek bagi Masyarakat ini yaitu Penyuluhan hukum, materi yang akan di berikan antara laian pemahaman hukum perjanjian, tata cara dalam melakukan perjanjian kontrak kerja, pihak yang akan melaksanakan perjanjian kerja. Sehingga Pada akhirnya, dari pelaksanaan program pengabdian ini diharapkan calon pekerja migran akan memahami dan meminimalisisr permasalahan-permasalahan yang akan timbul di kemudian hari.
Penyuluhan Hukum: Bahaya Pornografi pada Mahasiswa Lintas Fakultas di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Ponorogo Alfalachu Indiantoro; Ferry Irawan Febriansyah; Aries Isnandar; Surisman Surisman; Rika Maya Sari; Ida Yeni Rahmawati
Borobudur Journal on Legal Services Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No.2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.401 KB) | DOI: 10.31603/bjls.v2i2.6349

Abstract

mahasiswa strata 1 di Universitas Muhammadiyah Ponorogo masuk pada masa Remaja, masa transisi antara kanak-kanak dan dewasa. rentang usia 12-13 hingga kisaran 20 tahun. Perubahan signifikan masa remaja meliputi fisik, kognitif, sosial dan watak atau kepribadian. Masa ini juga disebut masa labil dan proses pencarian jati diri dengan mencoba hal-hal baru termasuk perilaku yang beresiko. kasus pornografi di Kabupaten Ponorogo telah menjadi hal yang sangat umum, karena sangat mudah diakses oleh setiap kalangan usia. Pemerintah telah menetapkan Undang-Undang No. 44, Tahun 2008 tentang Pornografi. Walaupun sebenarnya pornografi telah dilarang perundang-undangan sebelumnya, namun penyebaran materi pornografi yang sangat bebas di masyarakat memang mengkhawatirkan. Indonesia tercatat menjadi rekor negara kedua setelah Rusia yang paling rentan penetrasi pornografi terhadap anak-anak dan remaja. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini dengan sistem sosialisasi, materi yang di berikan antara laian pemahaman tentang dasar hukum dan sanksi tindakan pornografi serta resiko penyakit kelamin bagi remaja yang melakukan seksual.
Analisis Kesantunan Berbahasa Anak Usia 4-6 Tahun Studi Kasus Kebiasaan Menonton Youtuber Gaming “Miawaug” di Kabupaten Ponorogo Dian Puspitasari Harumawardhani; Ida Yeni Rahmawati; Rendy Setyowahyudi
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.509 KB) | DOI: 10.29062/seling.v8i2.1220

Abstract

Di era pandemi Covid 19 terdapat fenomena baru untuk anak usia 4-6 tahun terutama anak laki-laki terbiasa menoton kanal youtube, yang paling banyak disukai anak saat ini adalah youtuber Miawaug dengan subscriber tertinggi pada saluran review permainan di kanal youtube. Kesantunan berbahasa youtuber gaming ini sangat dipertanyakan apakah layak dikonsumsi untuk anak usia 4-6 tahun atau tidak, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesantunan berbahasa anak usia 4-6 tahun studi kasus kebiasaan menonton youtuber gaming “MiawAug” di Kabupaten Ponorogo. Penelitian diskriptif kualitatif ini menggunakan prosedur pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan metode triangulasi, sumber data yaitu dari data wawancara orang tua, anak dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan bahasa pada kanal youtube MiawAug masih layak untuk dikonsumsi anak usia dini usia 4-6 tahun tetapi peran orang tua dalam membatasi konsumsi gawai dan pemakaian bahasa anak juga sangat penting untuk menciptakan kesantunan berbahasa anak usia 4-5 tahun.
Stimulation of Early Reading Skills through Alphabet Board Media in Slow Learner Children in Inclusive Kindergarten of PAS Baitul Qur'an Diyah Ayu Ningtiyas; Ida Yeni Rahmawati; Dian Kristiana
EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2022): EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ebj.v4i2.48863

Abstract

This study aimed to describe the application of the alphabet board media to stimulate early reading skills for slow learners. The type of research used was descriptive research with a qualitative approach. It is called descriptive research since it produced case study data in the form of an overview of the application of the alphabet board media in stimulating the early reading skills of slow learner children in Inclusive Kindergarten of PAS Baitul Qur'an. Data collection techniques employed observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects in this study were two slow learner children, two teachers, and principals at Inclusive Kindergarten of PAS Baitul Qur'an, with an individual class system of one child and one teacher. From the study results, it can be concluded that applying the alphabet board media could stimulate early reading skills for slow learner children in Inclusive Kindergarten of PAS Baitul Qur'an. The stimulation carried out by the teacher in developing early reading skills included seeing the letters on the alphabet board, listening to the teacher's orders, and following the teacher's orders by reciting the letters on the alphabet board, starting with the vowels first, to the consonants, and then proceed into two syllables, i.e., consonants and vowels, and repeating the words on the alphabet board. This best practice in Inclusive Kindergarten of PAS Baitul Quran can be a reference for teachers who want to solve the problem of slow learning in early childhood.
Media Illustration of Storybooks and Video Barcodes in an Effort to Improve Listening Ability of Kindy B Students Siti Fatimah; Ida Yeni Rahmawati; Betty Yulia Wulansari
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 7, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v7i2.4834

Abstract

This research aims to (1) develop a media story book illustration and barcode videos in an effort to increase the listening ability to the kindy B’s students in Mutiara Hati Kindergarten. (2) find out the difference between before and after using a media story book illustration and a barcode video. The study used the research method research and development (rd). Data is collected using authentic test assessments, interviews and angkets. Qualitative data are analysed in a descriptive way from interviews and expert advice on validation, the quantitative data comes from the expert validation and authenticated testing methods of pre-experimental experimentation in the form of one group preposttest. The results of this study are (1) a media story book illustration and a barcode video entitled "Kue Boni Untuk Nenek" in which a story consists of a book barcode containing videos in it in an effort to improve the listening ability to the kindy B’s students in Mutiata Hati Kindergarten. Validation value by a material expert in 90% is categorized as valid and by a validation value media expert at 82.5% is categorized as valid. (2) there is a difference in students' ability to listen between before and after using a media story book illustration and a barcode video. At a small scale test in pretest got 45.71 score is categorized less than at score posttest of 79.14 is categorized as good with 33,43% discrepancies. Then, at a large scale test, got 62.6 score is categorized average and at a posttest of 84.6 is categorized as good with 22% discrepancies. Developing media story book illustration and barcode videos entitled "Kue Boni Untuk Nenek" can enhance the listening ability to the Kindy B’s students in Mutiara Hati Kindergarten of Ponorogo.
Kegemaran Menyimak Channel Kisah Islami Berdampak Positif pada Peningkatan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Tri Wahyono; Riana Mashar; Ida Yeni Rahmawati
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 9, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v9i2.4043

Abstract

Pada era digital seperti saat ini, keterampilan berbicara pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh media audiovisual yang berkembang sangat pesat. Kosakata dan ujaran kalimat yang didapat oleh anak usia dini melalui media audiovisual tidak dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh channel Kisah Islami terhadap keterampilan berbicara dengan kalimat yang lengkap dan kosakata yang baik dan tepat pada anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu metode observasi melalui pengamatan keterampilan berbicara dengan kalimat yang lengkap dan kosakata yang baik dan tepat dalam berkomunikasi. Teknik observasi  dilakukan  dengan mendata struktur kalimat yang diujarkan oleh anak usia dini. Selain  itu, dilakukan perbandingan keterampilan berbicara antara anak-anak yang menonton channel Kisah Islami dan  tidak menonton channel tersebut. Keterampilan berbicara menggunakan kalimat lengkap disesuaikan dengan keterampilan berbicara pada anak secara umum berdasarkan tahap  perkembangan bahasa anak. Hasil yang didapat dari penelitian  ini adalah bahwa anak usia dini yang  lebih banyak  menonton channel Kisah Islami lebih terampil berbicara dengan kalimat yang lengkap dibanding anak-anak lainya yang tidak  menonton  channel  tersebut. Kalimat yang diujarkan oleh anak usia dini dapat dianalisis dan dikategorikan sesuai kelengkapan struktur kalimat, seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan serta penggunaan kata yang tepat.
Sekolah Keorangtuaan Bagi Ayah Anak Usia Dini Berstatus Single Parent Sesuai Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah M. Fadlillah; Ida Yeni Rahmawati
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.944 KB) | DOI: 10.30653/002.202273.85

Abstract

PARENTING SCHOOL FOR FATHERS OF EARLY CHILDHOOD WITH SINGLE PARENT STATUS ACCORDING TO THE LIFE GUIDELINES FOR MUHAMMADIYAH CITIZENS. Early childhood care in Ponorogo Regency still has many problems. The high number of migrant workers who are dominated by mothers makes child care less than optimal because it is completely left to fathers. Early childhood are raised by single father so that children's rights are not well served. This parental school aims to provide understanding to parents, especially fathers, in nurturing and caring for their children. The method of this service activity is in the form of training and seminars on appropriate parenting for early childhood development. This service activity involves doctors, academics, and Muhammadiyah activists as resource persons. The results of the service showed that there were 15 fathers of early childhood who attended the parental school which was held on November 14, 2021. They were very enthusiastic in participating in this activity from beginning to end. The materials given to the participants were early childhood growth and development, parenting typology, and child education in Islam. It is hoped that through this program fathers can care for, nurture, and raise their children well in accordance with Islamic religious guidance.
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI ALAT EVALUASI PADA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI cahya mutiara anisa; Nada Fitri Salsabila; Asri Nisri Riasmoro; Ida Yeni Rahmawati
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mendiskripsikan tentang pemanfaatan aplikasi kahoot sebagai alat evaluasi pada pembelajaran anak usia dini. Tujuan artikel ini di antaranya untuk membantu guru dan siswa dalam memahami aplikasi kahoot dan untuk membantu guru sebagai alat evaluasi pembelajaran, memudahkan guru memberikan materi pembelajaran, dan memotivasi anak mengikuti kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian library research atau studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan data dari perpustakaan, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Hasil dari penelitian ini menghasilkan bahwa penggunaan aplikasi kahoot dapat membuat aktivitas pembelajaran lebih menyenangkan, memotivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran serta sebagai alat evaluasi.
: Aktualisasi Nilai-Nilai Perkembangan Anak Pada Film “Adit dan Sopo Jarwo” Sri W Yuni; Ida Yeni Rahmawati; Nurtina Irsyad Rusdiani
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 5 No. 02 (2024): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v5i02.5321

Abstract

Animated films play a big role in education, this can be seen from the moral messages and behavior conveyed by animators to children to do good things, for example the animated cartoon films Adit and Sopo Jarwo. The aim of this research is to determine the actualization of child development values ​​in the films Adit and Sopo Jarwo. The research used is a descriptive qualitative method. The actualization of children's development values ​​can be seen in showing this film to children. A fairly well-known animation that children know is the animated cartoon film Adit Sopo Jarwo. Based on the results and discussion of descriptive qualitative research methods from primary and secondary data on 3 episodes of the animated film Adit and Sopo Jarwo, 4 aspects were obtained, namely religious values, physical motoric values, social emotional values ​​and artistic values.
Persepsi Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia terhadap Kurikulum Merdeka (Studi Kasus Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru) Ida Yeni Rahmawati; Andik Wahyu Sulistiyo; Nanang Cendriono
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kurikulum dalam dunia pendidikan merupakan sebuah keniscayaan. Guru dalam pelaksanaan kurikulum ini adalah sebagai fasilitator dalam menjalankan roda kurikulum merdeka di dalam kelas. Keberhasilan pelaksanaan kurikulum ini berasal dari pemahaman guru terhadap tahapan pelaksanaan kurikulum merdeka dengan baik dan benar serta kreativitas guru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan tentang persepsi guru yakni mahasiswa pendidikan profesi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap kurikulum merdeka. Deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan, hasilnya ialah  persepsi guru studi kasus mahasiswa pendidikan profesi guru ini pada awalnya masih lemah, rata-rata menganggap bahwa kurikulum merdeka ini sulit untuk diimplementasikan. Guru juga masih belum paham terkait dengan pedagogi genre, problem based learning, maupun project based learning. Kesimpulannya bahwa pemahaman yang baik terhadap tahapan pelaksanaan kurikulum merdeka diikuti dengan pemahaman pembelajaran berdiferensiasi, pemahaman dalam peningkatan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi yang baik pula maka akan terwujudunya implementasi kurikulum merdeka yang mampu mewujudkan tujuan pendidikan nasional, guna membentuk generasi emas berkarakter unggul.