Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN GAME WORDWALL UNTUK MENSTIMULASI BAHASA RESEPTIF ANAK USIA DINI DI TK A PKK BULU LOR: APPLICATION OF WORDWALL GAMES TO STIMULATE EARLY CHILDHOOD RECEPTIVE LANGUAGE IN KINDERGARTEN A PKK BULU LOR indarsih; Ida Yeni Rahmawati; Nurtina Irsad Rusdiani
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah fondasi penting bagi anak-anak pada tahap awal kehidupan mereka, salah satu aspek penting yang perlu di kembangkan adalah bahasa reseptif. Game Wordwall merupakan cara untuk menstimulasi kemampuan bahasa reseptif anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan game wordwall untuk menstimulasi bahasa reseptif anak usia dini di TK PKK Bulu lor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini meliputi guru dan anak usia 4-5 tahun kelompok A di TK A PKK Bulu Lor sejumlah 11 anak yang terdiri dari 5 putri dan 6 putra. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan teknik untuk pengumpulan data. Sedangakan untuk Teknik analisis data menggunakan model miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan game wordwall meliputi tahap perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi ,yang di tandai dengan peningkatan kefokusan, mengerti 2 perintah sederhana serta mengulang dan menirukan kosa kata.
IMPLEMENTASI PERTANYAAN PEMANTIK UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA DINI : IMPLEMENTATION OF TRIGGER QUESTIONS TO STIMULATE EARLY CHILDREN'S LOGICAL THINKING ABILITIES Mursitoh Puji Lestari; Ida Yeni Rahmawati; Muhammad Azam Muttaaqin
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir logis merupakan salah satu bagian dari aspek kognitif anak usia dini yang berperan untuk analisis, pemahaman pengertian, kemampuan sintesis, bahkan kemampuan evaluasi. Pertanyaan pemantik sebagai salah satu alat untuk menstimulasi kemampuan berpikir logis mereka. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pertanyaan pemantik dalam menstimulus kemampuan berpikir logis anak usia dini di TKIT Insan Madani. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas TK B2 sejumlah 14 siswa pada tahun ajaran 2023-2024. Obyek penelitian ini adalah stimulasi pertanyaan pemantik pada anak usia dini, Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini salah satu unsur dalam kurikulum merdeka adalah pertanyaan pemantik yang mempunyai 7 kriteria. Di TKIT Insan Madani telah menerapkan kurikulum merdeka dan juga telah mengimplementasikan pertanyaan pemantik untuk pembelajaran sehari-hari. Dan berdasarkan hasil observasi, di TKIT Insan Madani masih perlu berbagai upaya untuk bisa memenuhi 7 kriteria tersebut.
PENERAPAN PERMAINAN LEGO SEBAGAI SARANA MENCIPTAKAN KOMUNIKASI PADA ANAK USIA DINI (3-4 TAHUN) DI RA PERWANIDA TEMON: APPLICATION OF LEGO GAMES AS A MEANS OF CREATING COMMUNICATION IN EARLY AGE CHILDREN (3-4 YEARS) AT RA PERWANIDA TEMON Alip Mutmainah; Ida Yeni Rahmawati; Nurtina Irsad Rusdiani
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk kemampuan berkomunikasi yaitu dengan belajar mengungkapkan maksud atau tujuan yang ingin disampaikan sesuai dengan konteks yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menjelaskan penerapan permainan lego sebagai sarana menciptakan komunikasi pada anak usia dini (3-4 tahun) di RA Perwanida Temon.Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di RA Perwanida Temon Kecamatan Sawoo. Dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas,dan anak usia play grup (3-4) tahun di RA Perwanida TemonPenelitian dilakukan selama kurang lebih 3 bulan yaitu dari bulan April hingga Juni.Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Sedangakan untuk Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data,reduksi data,penyajian data dan verifikasi.Hasil penelitian menggungkapkan bahwa,selama permainan lego berlangsung secara alami anak mengeluarkan kosa kata sederhana yang ia ketahui serta kata lain yang dikuti dengan bentuk,warna dan ukuran lego lalu kata tersebut direspon  oleh anak lainya
PENERAPAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI TKIT INSAN MADANI MADIUN: IMPLENTATION OF INDEPENDEN CURRICULUM AT TKIT INSAN MADANI MADIUN Sri Lestari; Ida Yeni Rahmawati; Muhammad Azam Muttaqin
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di TKIT Insan Madani merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Kurikulum Merdeka di TKIT Insan Madani. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model Mile dan Huberman. Sedangkan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Dalam penelitian ini ditemukan beberapa temuan yaitu dalam penerapan pembelajaran kurikulum merdeka di TKIT Insan Madani diterapkan dengan pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PJBL) berbasis proyek yang dilakukan melalui bermain, sedangkan Pembelajaran Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berupa kegiatan sosio drama dalam topik “Aku Cinta Indonesia”.
Actualization of Indonesian Language and Culture for Teachers at San Fabian Elementary School Philippines Ida Yeni Rahmawati; Betty Yulia Wulansari; Nurtina Irsad Rusdiana; Ayu Pujiati; Rizqia Putri Aziza; Siti Khoirul Bariyah; Febie Blas
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i2.35112

Abstract

Acculturation of Indonesian culture and language into Filipino education is a crucial step in expanding cross-cultural awareness and strengthening international relations between the two countries. By introducing Indonesian culture and language to Filipino educators, it can enhance cultural ties between both nations. This research aims to actualize Indonesian language and culture among educators at San Fabian Elementary School. The study employs a descriptive qualitative research approach, with data sources consisting of 10 teachers from San Fabian Elementary School. Data collection techniques include a combination of observation and documentation. Data analysis follows Miles Huberman's approach, involving data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity is ensured through triangulation techniques.The findings of this research indicate that the acculturation of Indonesian language and culture into the Philippines can strengthen international relations through understanding and appreciation of each other's cultures and languages. The approach taken at San Fabian Elementary School could serve as a concrete step in building a strong foundation for cross-border educational collaboration, which in turn can contribute to broader peace and international cooperation.   Akumulasi budaya dan bahasa Indonesia ke dalam pendidik Filipina merupakan langkah penting dalam memperluas kesadaran lintas budaya dan memperkuat hubungan internasional kedua negara. Dengan mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia kepada para pendidik Filipina dapat mempererat ikatan budaya kedua bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengaktualisasikan bahasa dan budaya Indonesia di kalangan pendidik di SD San Fabian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber datanya adalah para pendidik di SD San Fabian yang berjumlah 10 orang guru. Teknik pengumpulan data meliputi kombinasi observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Miles Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa akumulasi bahasa dan budaya Indonesia ke Filipina dapat memperkuat hubungan antarbangsa melalui pemahaman dan penghargaan terhadap budaya dan bahasa masing-masing. Pendekatan yang akan dilakukan di Sekolah Dasar San Fabian dapat menjadi langkah konkrit dalam membangun fondasi yang kokoh untuk kolaborasi pendidikan lintas batas, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada perdamaian dan kerja sama internasional secara lebih luas.
Early Childhood Imitation Behavior Towards Tiktok Movements And Speech Rika Maya Nur Wati; Ida Yeni Rahmawati; Muhammad Azzam Muttaqin
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13279

Abstract

General Background: The widespread use of social media platforms such as TikTok has introduced highly engaging short-video content that is frequently accessed by young children. Specific Background: Children aged five to six are in a developmental stage where learning occurs through observation and imitation of visual and auditory stimuli. Knowledge Gap: Previous studies mainly discuss the general presence of TikTok in children’s lives, while limited research explains the specific forms of movements and speech imitated by early childhood learners in school environments. Aims: This study aims to identify the TikTok content watched by children and describe imitation behavior in movements and speech among students at TK BA Aisyiyah Temon. Results: Using a descriptive qualitative case study involving 20 children aged 5–6 years, data from observations, interviews, and documentation show that 14 children demonstrated imitation behavior. Movements such as “kambing mbe,” “walking hap hap hap,” and “tor monitor ketua” were repeatedly performed, while speech imitation appeared through viral phrases spoken without understanding their meaning. Novelty: The study documents specific patterns of viral movement and speech imitation among early childhood learners in a classroom context. Implications: The findings indicate the importance of parental supervision, digital literacy guidance, and collaboration between families and schools in guiding children’s exposure to social media content. Highlights: Viral video gestures were frequently reproduced during play activities. Spoken phrases from online clips were repeated without understanding their meaning. Higher device exposure at home corresponded with stronger mimicry patterns in class. Keywords: Imitation Behavior, Early Childhood, Tiktok, Movement and Speech