Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ADVANCE ORGANIZER BERBASIS PROYEK TERHADAP KECAKAPAN HIDUP DAN KEMAMPUAN ANALISIS-SINTESIS MATA PELAJARAN IPA FISIKA SISWA Cintopa Satria Adepradana; Ahmad Harjono; I Wayan Gunada
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 3 No 1 (2018): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.35 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v3i1.5

Abstract

Tujuan penelitian kuasi eksperimen dengan desain “non-equivalent control group design” adalah untuk mengetahui pengaruh advance organizer berbasis proyek terhadap kecakapan hidup dan kemampuan analisis-sintesis mata pelajaran IPA fisika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sambelia yang berjumlah enam kelas.Siswa kelas IX A sebagai kelas eksperimen dan IX B sebagai kelas kontrol.Pengumpulan data kecakapan hidup dilakukan dengan rubrik penilaian.Kemampuan analisis-sintesis menggunakan teknik tes berbentuk pilihan ganda. Hasil penilaian kecakapan hidup diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 86,56 dengan nilai tertinggi 97,22 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 71,17 dengan nilai tertinggi 83,33.Hasil tes akhir untuk kemampuan analisis-sintesis diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 86,13 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 62,5 dengan nilai tertinggi 80.Hipotesis penelitian diuji dengan uji-t polled varians diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabelyaitu 2,63> 1,99 untuk kecakapan hidup dan 2,65 > 1,99 untuk kemampuan analisis-sintesis. Disimpulkanbahwa penggunaan advance organizer berbasis proyek berpengaruh terhadap kecakapan hidup dan kemampuan analisis sintesis mata pelajaran IPA fisika siswa.
IDENTIFIKASI TINGKAT KONFLIK KOGNITIF MATERI GELOMBANG MEKANIK MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF Zul Hidayatullah; Muh Makhrus; I Wayan Gunada
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 3 No 2 (2018): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.207 KB) | DOI: 10.20414/konstan.v3i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat konflik kognitif yang dialami peseta didik melalui pembelajaran dengan pendekatan konflik kognitif. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kuantitatif dengan tiga kelas eksperimen. Tingkat konflik kognitif diperoleh melalui intrumen konflik kognitif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 128 peserta didik yang tersebar pada tiga kelas eksprimen. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata tingkat konflik kognitif yang dialami peserta didik pada saat pembelajaran yaitu sebesar 60,08%, di mana angka tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Persentase peserta didik yang mengalami tingkat konflik kognitif berkategori rendah sebesar 13,28%, konflik kognitif berkategori tinggi sebesar 82,03%, dan berkategori sangat tinggi sebesar 4,69%.
Development of Physics Learning Tools Model Discovery Learning on Momentum and Impulse Material Isni Sahrianti; Muhammad Taufik; I Wayan Gunada; Aris Doyan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 3 (2021): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v7i3.580

Abstract

This study aims to produce a product in the form of a learning device with a model discovery learning on momentum and impulse material. This type of research used in this study is a research and development with a research model that was developed is the model 4D comprising the steps of define, the design, development, and Disseminate. Development is carried out until the limited trial stage by conducting validation trials up to the development stage and no distribution is carried out. The tools developed were syllabus, lesson plan, student worksheet, and test instruments on momentum and impulse materials. The results of the research are based on the data obtained and the results of the data analysis show that the results of the development of learning tools have a fairly valid value, this indicates that the physics learning tools using model’s discovery learning on momentum and impulse materials are feasible to used.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing Terintegritas dengan Karakter untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Randi Kurnia Hidayat; Hairunnisyah Sahidu; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.462

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing terintegritas dengan karakter untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik yang valid dan efektif.  Produk yang dikembangkan yakni: silabus, RPP, LKPD, dan instrumen tes. Desain penelitian yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan Instrumen Penilaian Pemahaman Konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan alat evaluasi pemahaman konsep. Data validitas perangkat dianalisis menggunakan skala likert. Data keefektifan produk dianalisis menggunakan standar Gain. Validitas produk dinilai oleh tiga validator ahli dan tiga validator praktisi. Penilaian oleh validator rata-rata 3,09 sampai 3,83 dengan kriteria valid sampai sangat valid. Hasil rata-rata uji N-Gain untuk pemahaman konsep diperoleh nilai sebesar 0,31 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan perangkat pembelajaran berbaisi inkuiri terbimbing terintegritas dengan karakter untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik valid dan efektif.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Berbasis Masalah Berbantuan Media PhET untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Cokorde Putra Segening; Gunawan Gunawan; Joni Rokhmat; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.491

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran model berbasis masalah berbantuan media PhET yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Desain penelitian pengembangan menggunakan model 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi perangkat pembelajaran oleh validator, angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan instrumen tes. Hasil validasi perangkat pembelajaran mencapai rata-rata nilai validitas 87,44% dengan kriteria sangat valid. Hasil persentase respon peserta didik terhadap LKPD yaitu 87,64% dengan kriteria baik dan instrumen tes KPM yaitu  88,41% dengan kriteria baik. Adapun rerata keterlaksanaan pembelajaran untuk tiga kali pertemuan yaitu 3,8 dengan kriteria sangat baik. Keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat dianalisis dengan perhitungan uji-t. Berdasarkan perhitungan menggunakan uji-t didapatkan hasil  (1,69). Hasil perhitungan N-gain kemampuan pemecahan masalah peserta didik yaitu 0,69 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model berbasis masalah berbantuan media PhET untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kategori valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Advance Organizer untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Siti Rohimah; Ahmad Harjono; I Wayan Gunada; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.701

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran dengan model advance organizer untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dengan desain penelitian model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, et al (1974) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (Design), pengembangan (Develop) dan penyebarluasan (Disseminate).  Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), peta konsep, instrumen tes pemahaman konsep. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi, lembar respon guru dan peserta didik. Kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil validasi oleh 5 validator dengan data pendukung berupa respon guru dan peserta didik terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Hasil analisis kevalidan menunjukkan rata-rata perangkat pembelajaran yaitu 3,45 dengan kategori valid dan reliabilitasnya 94% dengan kategori reliabel. Untuk rata-rata respon guru yaitu 3,55 dengan kategori sangat baik dan respon peserta didik 3,49 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi,  respon guru dan peserta didik, maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dengan model advance organizer layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Simulasi PhET Terhadap Sikap Ilmiah dan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Peserta Didik Rizki Amalia; Kosim Kosim; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.702

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan diantaranya; (1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap sikap ilmiah; (2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap kemampuan berpikir kritis; dan (3) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group. Data yang diperoleh berupa skor sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan berupa angket dan soal. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji t dan uji manova dengan hasil; (1) terdapat pengaruh model pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap sikap ilmiah (0,000 < 0,050); (2) terdapat pengaruh model pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap kemampuan berpikir kritis (0,04 < 0,050); dan (3) terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan simulasi PhET terhadap sikap ilmiah dan kemampuan berpikir kritis peserta didik (0,000 < 0,050).     
Pendampingan Kerja Praktik Untuk Meningkatkan Ketrampilan Proses IPA Bagi Guru Guru SD Di Kota Mataram I Wayan Gunada; Sutrio; Wahyudi; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Ahmad Busyairi; Ananda Fatara Suwandi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.456 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1137

Abstract

In elementary schools (SD), KIT IPA equipment is used to practice teaching and learning activities that teachers have not used to their full potential. Kit of knowledge and management abilities Teachers require IPA SD to advance their school. The management of KIT IPA is less effective and has become a major issue for elementary schools (SD) Group IV Cakranegara. The goal of this community service activity is to teach people about the names of the tools in some SD IPA KIT IPA SD, how to use them, and how to use KIT IPA SD in the learning process. This devotional activity employs lecture methods, simulations, and practical work. This activity was held in SD Negeri 1 Cakranegara, with as many as 28 teachers participating. The activities' outcomes demonstrated that participants gained knowledge and skills on how to teach IPA by utilizing KIT IPA tools for practical work activities. Based on observations from practical work, the average value of process skills of teachers was 70 and classified quite well. The positive response from teachers in mentoring activities indicates that this activity is running smoothly, and it is expected that there will be additional training for other KIT equipment as a result of this activity.
Peningkatan Pemahaman Konsep Calon Guru Fisika melalui Pendekatan Multipel Representasi Ahmad Busyairi; Sutrio Sutrio; I Wayan Gunada; Ahmad Harjono; Aris Doyan; Rizky Munandar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.229

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep calon guru fisika terutama mereka yang baru menempuh pendidikan di level perguruan tinggi nampaknya perlu menjadi perhatian khusus bagi dosen yang mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahan konsep calon guru fisika melalui pendekatan multipel representasi berbantuan E-modul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest desain. Sampel terdiri dari 23 calon guru fisika di salah satu universitas yang ada di kota Mataram.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes pemahan konsep dalam bentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 buah pertanyaan. Tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan setelah perlakuan. Data hasil tes kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan pemahan konsep calon guru fisika setelah diberi perlakuan dengan kategori sedang (N-Gain = 0,65). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan multipel representasi berbantuan E-modul dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep calon guru fisika khususnya pada materi kinematika gerak lurus, gerak vertikal, dan gerak parabola.
Pengaruh Penggunaan Modul Fisika Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Heni Agustina; Syahrial A; Susilawati Susilawati; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.742

Abstract

Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai titik tolak pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul fisika berbasis problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal-soal uraian dan instrumen nontes berupa angket respon peserta didik. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X MAN 1 Bima Tahun Ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel penelitian menggunakan tehnik purposive sampling, sehingga terpilih peserta didik kelas X MIPA 2 sebanyak 20 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebanyak 22 orang sebagai kelas kontrol. Keputusan untuk pengambilan hipotesis berdasarkan pada kriteria pengujian, yaitu nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,004 lebih kecil dari taraf signifikansi (α) 0,05, sehingga () ditolak dan () diterima. Selain itu, penggunaan modul fisika berbasis problem based learning terbukti lebih unggul dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil uji N-gain kelas eksperimen memperoleh nilai tes awal dengan skor maksimal 80 sehingga besar N-gainnya adalah 81%. Sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai tes dengan skor maksimal 75 mempunyai besar N-gainnya adalah 63%. Selisis besar N-gainnya adalah 18%. Selanjutnya hasil analisis angket respon peserta didik meningkat setelah modul fisika berbasis problem based learning diimplementasikan dengan persentase sebesar 72%. Berdasarkan analisis data maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul fisika berbasis problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t.