Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRICA

Pengaruh Penerapan Sanksi Terhadap Pengembalian Kredit Macet Pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Di Kabupaten Pesisir Selatan Melta Dwi Jayanti; Endrizal Ridwan; Hefrizal Handra
JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.5257

Abstract

Kredit mikro merupakan pinjaman yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin untuk melanjutkan usahanya. Sejak tahun 2008, Pemerintah menyalurkan bantuan kredit mikro melalui Program Pengembangan Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang dikelola oleh Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA). Dalam penyelenggaraan kredit ini masih ditemukan banyaknya kredit macet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sanksi terhadap pengembalian kredit macet pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Kabupaten Pesisir Selatan. Objek penelitian ini adalah LKMA di Kabupaten Pesisir Selatan yang didirikan pada tahun 2011 - 2015 sebanyak 70 LKMA. Evaluasi pengaruh sanksi terhadap pengembalian kredit LKMA ini dilakukan dengan metode Propensity Score Matching (PSM) berdasarkan faktor - faktor yang signifikan mempengaruhi keputusan LKMA untuk menerapkan sanksi. Faktor - faktor yang siginifikan mempengaruhi keputusan LKMA diperoleh dari hasil regresi logistik. Selanjutnya pencocokan dilakukan dengan metoda Nearest Neighbor Matching (NNM). Outcome yang dibandingkan yaitu jumlah tunggakan dan lama tunggakan kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi berpengaruh positif terhadap pengembalian kredit LKMA yang dilihat dari sisi lama tunggakan karena semakin lama petani menunggak maka sanksi yang dibebankan akan semakin besar, sehingga petani akan mengupayakan pengembalian kredit dalam waktu yang lebih cepat. Sedangkan dilihat dari segi jumlah tunggakan, sanksi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit macet. 
Pengaruh Penerapan Sanksi Terhadap Pengembalian Kredit Macet Pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Di Kabupaten Pesisir Selatan Melta Dwi Jayanti; Endrizal Ridwan; Hefrizal Handra
JURNAL AGRICA Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v15i1.5257

Abstract

Micro credit is a loan that is intended for the poor to continue their business. Since 2008, the Government has distributed micro credit assistance through the Rural Agribusiness DevelopmentProgram (PUAP) which is managed by the Agribusiness Microfinance Institution (LKMA). In theimplementation of this credit, there are still many bad loans. This study aims to determine the effectof the application of sanctions on the repayment of bad credit at the Agribusiness MicrofinanceInstitution (LKMA) in Pesisir Selatan Regency. The object of this research is the LKMA in PesisirSelatan Regency which was founded in 2011 - 2015 as many as 70 LKMA. Evaluation of the effect ofsanctions on LKMA credit returns is carried out using the Propensity Score Matching (PSM) methodbased on factors that significantly influence the LKMA's decision to apply sanctions. The factors thatsignificantly influence LKMA decisions are obtained from the results of logistic regression.Furthermore, the matching is done using the Nearest Neighbor Matching (NNM) method. Outcomethat is compared is the amount of arrears and length of arrears of credit. The results show thatsanctions have a positive effect on LKMA credit repayments as seen from the side of the length ofarrears because the longer the farmers are in arrears, the greater the sanctions imposed, so thatfarmers will seek to repay credit in a faster time. Meanwhile, in terms of the amount of arrears,sanctions do not have a significant effect on the repayment of bad debts