Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effect of Family-Centered Care on Glycemic Control in Patients with Type 2 Diabetes Sundari, Sri; Ismail, Suhartini; Solikin, Solikin; Fitrikasari, Alifiati
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 4 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss4.1573

Abstract

Effective diabetes self-care is essential for adults managing diabetes. Additionally, implementing family-centered care can significantly enhance home care efficiency.  This study aims to collect and evaluate findings related to family-centered care in diabetic patients. A systematic review was conducted by searching the following electronic databases: PubMed, Scopus, Science Direct, and Google Scholar. The inclusion articles were published in English from 2013 to 2023, Randomized Controlled Trials (RCTs), and published reviews assessing family-centered care for Type 2 Diabetes Mellitus patients. The systematic review was carried out according to the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses (PRISMA) flow diagram, relevant studies were identified and assessed based on the Joanna Briggs Institute (JBI) criteria. These results were discussed among researchers to resolve differences and reach a conclusion. Results: Five RCT reviews published between 2013 and 2023 met the inclusion criteria. Family-centered care can reduce HbA1c levels, blood pressure, weight, depressive symptoms score (PHQ8), and Low-Density Lipoprotein levels, increasing knowledge, self-efficacy, and self-management behaviors. This review has provided evidence regarding the effect of implementing family-centered care interventions in patients with type 2 diabetes mellitus. The evidence suggests that family-centred care can be an important approach to improving the quality of healthcare services for patients with type 2 diabetes mellitus.          
Penyegaran Kader Kesehatan Jiwa untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader tentang Kesehatan Jiwa Hidayati, Eni; Fitrikasari, Alifiati; Sakti, Hastaning; Dewi, Nur Setiawati
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i1.1

Abstract

Kesehatan jiwa adalah keadaan sejahtera baik fisik, mental, sosial, dan spiritual serta bebas dari stres atau tekanan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program desa peningkatan kesehatan jiwa terhadap keterampilan kader kesehatan mental alami yang bekerja pada program peringatan kesehatan jiwa di desa Rw 05 Rt 01 Kelurahan Tegalsari Semarang. Desain pengabdian masyarakat yang digunakan adalah menggunakan metode (community-based psychiatric service). Peserta dalam pengabdian masyarakat ini meliputi 25 calon kader, dan RT. Alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah materi-materi yang berhubungan dengan penyuluhan atau berbagai kegiatan yang meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengobatan kognitif, afektif dan psikomotorik pada gangguan jiwa. Respon dari peserta baik, banyak pertanyaan mengenai perawatan orang dengan masalah kesehatan jiwa di masyarakat dan melibatkan dalam penyediaan fasilitas perawatan orang dengan masalah kesehatan jiwa. Penderita gangguan jiwa di fasilitas kesehatan masyarakat. 80% petugas kader melengkapi registrasi kader dan mendeteksi keluarga sehat jiwa, keluarga berisiko, dan keluarga menderita gangguan jiwa.
Pendidikan Kesehatan Pengetahuan Bullying pada Anak Sekolah Dasar Hidayati, Eni; Olina, Yanuan Ben; Fitrikasari, Alifiati; Sakti, Hastaning; Dewi, Nur Setiawati
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.87

Abstract

Bullying merupakan masalah kesehatan psikososial yang masih banyak terjadi pada anak usia sekolah dasar dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, emosional, serta perkembangan sosial anak. Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku bullying sering disalahartikan sebagai bentuk candaan antar teman, sehingga kurang mendapatkan perhatian dan penanganan yang optimal dari pihak sekolah maupun keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai bullying, meliputi pengertian, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahannya di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, serta penggunaan media audiovisual yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang bullying, yang ditunjukkan melalui kemampuan mengenali berbagai bentuk bullying serta munculnya sikap penolakan terhadap perilaku bullying. Penyuluhan kesehatan berpotensi menjadi upaya promotif dan preventif yang efektif dalam mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi perkembangan anak.
Penyuluhan Kesehatan Jiwa Berbasis Kader untuk Meningkatkan Deteksi Dini Masalah Mental di Komunitas Eni Hidayati; Alifiati Fitrikasari; Hastaning Sakti; Nur Setiawati Dewi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.113

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang terus mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Kondisi ini berdampak pada berbagai aspek kehidupan, seperti kesehatan fisik, sosial, ekonomi, serta kualitas hidup individu. Upaya promotif melalui pendidikan kesehatan menjadi strategi penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader mengenai kesehatan jiwa dan tugas perkembangan sesuai kategori usia sebagai langkah deteksi dini gangguan mental. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara tatap muka dengan pendekatan ceramah, diskusi, serta tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dengan sasaran kader kesehatan.Hasil kegiatan penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Terjadi peningkatan pemahaman kader mengenai konsep sehat jiwa, tugas perkembangan, serta kemampuan dalam mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami gangguan mental. Penyuluhan kesehatan jiwa efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader sebagai upaya preventif dan deteksi dini gangguan mental di masyarakat.
Factors of Risk Associated with Bullying in School-Age Children: A Systematic Review Eni Hidayati; Alifiati Fitrikasari; Hastaning Sakti; Nur Setiawati Dewi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5104

Abstract

Children in school frequently look to others for approval and take pride in their achievements. The Objective: The purpose of this research is to analyze the impact of bullying on mental and physical health and to understand ways to prevent bullying. Methods: Using a systematic review methodology, the study drew information from secondary sources found by using keyword searches in databases like Garuda, Science Direct, Sinta, and PubMed, search for journal articles for 2018-2023, and 15 articles that met the inclusion criteria were reviewed. The journals' classification, language, and year of publication were taken into consideration when selecting the papers. The study topic was formulated using the Pico framework, and search strategies were developed by incorporating Boolean operators (or, and, not) to achieve a more complete search. The search, selection, and analysis of pertinent literature were conducted rigorously in the review by adhering to the prisma. Results: Ten publications in all fulfilled the requirements for inclusion in the systematic review. Psychological problems such despair, anxiety, low self-esteem, social disengagement, feelings of isolation, difficulty focusing, scholastic decline, emotional instability, behavioral changes, and suicidal thoughts were among the many themes discussed in the papers. Furthermore, five research emphasized the detrimental effects of bullying on one's physical health, including headaches, insomnia, digestive troubles, respiratory problems, anorexia, back pain, and chest pain. Conclusion: Bullying has a major negative impact on a child's physical and mental health when they are in school. The risk factors that have been found offer significant insights into the dynamics of bullying behavior, which has implications for methods related to prevention and intervention.
Organic Catatonia Secondary to Central Nervous Infection : An Evidence Based Case Report Wiranata, Kristian; Puspowardojo, Irena Aryani; Fitrikasari, Alifiati; Suryawati, Herlina; Sofro, Muchlis Achsan Udji; MR, Witrie Sutaty
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 13 No. 2 (2026): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36408/mhjcm.v13i2.1469

Abstract

Background: Organic catatonia has been associated with various infectious etiologies, particularly central nervous system infections. While benzodiazepines and electroconvulsive therapy (ECT) are the most extensively studied treatments, accurate identification and targeted management of the underlying cause remain essential for effective treatment Aims :  evaluating evidence-based therapeutic strategies for the management of organic catatonia in patients with infections. Method : Electronic Data Based was conducted using PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Cochrane, and Proquest. Eligible studies published between 2015 and 2025 included randomized controlled trials, systematic reviews, and case reports or case series focusing on the treatment of organic catatonia associated with central nervous system infections. Literature reviews, abstracts, non-English publications, and studies not aligned with the predefined PICO were excluded. Selected articles were critically appraised using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal tools. Results :  458 articles was identified, two studies (case series and case report) met the inclusion criteria. Abhijita et al. emphasized evidence-based management of organic catatonia secondary to meningitis (treated with ceftriaxone, doxycycline, lorazepam, and olanzapine, in addition to electroconvulsive therapy), while Doval et al. highlighted key diagnostic and therapeutic considerations in organic catatonia following encephalitis (treated with haloperidol, promethazine, lorazepam, amantadine, and escitalopram). Overall, these case reports offer valuable clinical insights. Conclusion : Alongside infection-directed therapy, early recognition and timely pharmacological management of organic catatonia are essential for achieving optimal clinical outcomes.