Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Denny Sumargo's Partiality in the August 2025 Mass Demonstration Podcast: Corpus-Based Critical Discourse Analysis Fitriyani Fitriyani; Asropah Asropah; Icuk Prayogi
Journal of English Language and Education Vol 11, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i4.2613

Abstract

The practice of language in digital media not only functions as a means of communication, but also represents ideology and power relations. This research aims to reveal Denny Sumargo's partiality in the YouTube podcast Curhat Bang episode "Demo Collapses DPR, Pasha Ungu Answers Why DPR Dances" which was uploaded on August 27, 2025. The research uses a qualitative descriptive approach with corpus-based analysis of Norman Fairclough's critical discourse. Data in the form of Denny Sumargo's speech as a podcast host was obtained through manual listening and transcription techniques. The corpus consists of 1,586 tokens and 526 word types that are analyzed using AntConc through word frequency, concordance, and n-gram features. The results of the study show that partiality is built through the use of inclusive pronouns, framing, and representation of social actors that place the community as the aggrieved party, while the House of Representatives is represented less empathetic. These findings suggest that digital podcast hosts also play a role as discursive actors who shape public opinion through linguistic practices.
NEEDS ANALYSIS OF A LOCAL-WISDOM-BASED FICTION TEXT E-MODULE FROM KENDAL FOLKTALES FOR FIFTH-GRADE ELEMENTARY STUDENTS Dewi Arum Sari; Asropah Asropah; Nazla Maharani Umaya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.10164

Abstract

This study aims to analyze the need for a local-wisdom-based fiction text e-module adapted from Kendal folktales for fifth-grade elementary school students. The study is motivated by the limited integration of local cultural contexts and Kendal folktales in fiction text learning, resulting in learning activities that are not yet fully contextual, meaningful, or closely connected to students’ socio-cultural experiences. A descriptive qualitative approach supported by descriptive quantification was employed, focusing on the needs analysis stage within research and development, as commonly applied in educational needs assessment studies (Wanto et al., 2020; Okpatrioka, 2023). The research subjects consisted of fifth-grade teachers and students from two public elementary schools in Kendal Regency. Data were collected through textbook observation, teacher needs questionnaires, and student needs questionnaires. The findings indicate that the textbooks currently used have not integrated Kendal folktales or local wisdom values into fiction text learning. The needs analysis further reveals a demand for contextual fiction text teaching materials that incorporate Kendal folktales and local wisdom and are presented in digital form. The local wisdom values embedded in Kendal folktales also have the potential to strengthen students’ character, moral awareness, and religious values in alignment with the principles of Islamic education when integrated contextually into learning (Ibnu Sholeh et al., 2025; Najiyah et al., 2024). These findings affirm the need to develop a local-wisdom-based fiction text e-module to support contextual, literacy-oriented, and value-based Indonesian language learning in elementary schools. This study is limited to the needs analysis stage; therefore, future research is recommended to focus on the development, validation, and effectiveness testing of the proposed e-module.
Pilihan Bahasa dalam Interaksi Pembelajaran SMP di Tegal: Kajian Sosiolinguistik Teguh Tri Handoyo; Asropah Asropah; Ika Septiana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.8040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di SMP Kabupaten Tegal. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan sosiolinguistik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP Negeri 3 Slawi dan SMP Negeri 1 Pangkah, sedangkan sampelnya adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX dan siswa kelas IX D di kedua sekolah tersebut. Data berupa tuturan, sedangkan sumber data adalah guru dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, wawancara, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran meliputi alih kode, campur kode, dan variasi tunggal bahasa. Dalam penelitian tersebut terdapat pilihan bahasa berupa alih kode berjumlah 7 tuturan (9%), campur kode berjumlah 36 tuturan (43%), dan variasi tunggal bahasa berjumlah 40 tuturan (48%). Sedangkan faktor yang menjadi pilihan bahasa tersebut adalah tingkat kesopanan, bahasa netral, dan minimnya pengajaran dan penerapan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa meski berada di daerah Tegal, Jawa Tengah, pilihan bahasa yang digunakan dalam interaksi pembelajaran didominasi oleh pilihan bahasa berupa variasi tunggal bahasa Indonesia. Unsur wilayah spesifik Kabupaten Tegal menjadi kebaruan dalam penelitian sosiolinguistik ini
Nilai Sosial dalam Lirik Lagu “Cerita Rakyat” Album 20:20 Karya Fiersa Besari: Kajian Sosiologi Sastra Lilis Dahliya; Asropah; Zainal Arifin
Sasindo Vol. 13 No. 1 (2025): Januari (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i1.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial dalam lirik lagu “Cerita Rakyat” Album 20:20 karya Fiersa Besari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak yang kemudian dilanjut dengan teknik catat. Setelah itu, dalam menganalisis data penelitian ini menggunakan metode analisis isi yang digunakan untuk mengkaji makna dari lirik lagu sebelum diklasifikasi berdasarkan bidang-bidangnya. Berdasarkan analisis data nilai sosial dalam lirik lagu “Cerita Rakyat” album 20:20  karya Fiersa Besari ini ditemukan nilai sosial dalam berbagai bidang. Nilai sosial dalam bidang yang sudah ditemukan di antaranya yaitu, bidang ekonomi, bidang keagamaan, bidang politik, bidang kekeluargaan, serta bidang budaya.
Penerapan Media Powtoon dalam Pembelajaran Sistematika dan Kaidah Kebahasaan Menulis Teks Resensi pada Peserta Didik Kelas XI MIPA 2 SMA N 1 Rowosari Kabupaten Kendal Tahun Pelajaran 2022/2023 Ana Amalia; Asropah; Arisul Ulumuddin
Sasindo Vol. 13 No. 1 (2025): Januari (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i1.127

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan penerapan media Powtoon dalam pembelajaran sistematika dan kaidah kebahasaan menulis teks resensi peserta didik kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Rowosari. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu berupa metode deskriptif kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data dalam penelian ini menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil dari pengumpulan dan analisis data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peserta didik mampu menulis teks resensi dengan menggunakan sistematika serta kaidah kebahasaan dengan tepat. Dari hasil penelitian yang diperoleh peneliti menghasilkan bahwa peserta didik memperoleh nilai rata-rata 84 dari 36 peserta didik.
Unsur Pembangun Puisi dalam Hasil Penerapan Teknik Akrostik pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Musarofah; Asropah; Setia Naka Andrian
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan unsur pembangun puisi yang digunakan peserta didik kelas VIII SMP dengan baik dan tepat, sehingga peserta didik mampu menulis puisi. Metode penelitian dalam penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik penyajian hasil dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukan bahwa pembelajaran menulis puisi menggunakan teknik akrostik mampu membuat peserta menjadi lebih imajinatif.
Nilai Moral dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2021 Keluarga Kudus Nadya Dwi Ayu; Asropah; Zainal Arifin
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.153

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam kumpulan cerpen pilihan Kompas 2021 Keluarga Kudus. Metode dalam  pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan studi pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah kumpulan cerpen pilihan Kompas 2021 Keluarga Kudus yang diterbitkan oleh PT Kompas Media Nusantara di Jakarta. Penelitian ini meneliti nilai moral yang diperoleh dari tiga aspek: hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan masyarakat dan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan-nya. Adapun nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri dapat diidentifikasi melalui tingkah laku para tokoh dalam cerita seperti pekerja keras, pantang menyerah, peraya diri, rasa ingin tau, peduli, penyabar, pemaaf, jujur, berani, mandiri, keras kepala, dan sopan santun. Selanjutnya hubungan manusia dengan manusia lain dalam cerita seperti suka berinteraksi, tanggung jawab, kasih sayang, dan kejam.  Bagi pembaca, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian, khususnya bidang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia terkait dengan nilai moral.
Dialek Banyumas pada Tuturan Film Bocah Ngapak Karya Redra Palopike dalam Kanal Youtube Trans7 Eka Nur Amalia; Asropah; H.R. Utami
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dialek Banyumas pada tuturan film Bocah Ngapak karya Rendra Palopike dalam kanal YouTube Trans7. Penelitian ini difokuskan mengenai unsur-unsur kebahasaan morfologi dan semantik. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kajian dialektologi. Sumber data adalah film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 yang diduga menggunakan dialek Banyumasan. Wujud data dalam penelitian ini adalah tuturan dialog pada film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 yang diduga menggunakan tuturan dialek Banyumasan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan deskriptif. Hasil analisis data dapat diketahui bahwa terdapat wujud morfologi dialek Banyumas dengan bahasa Indonesia, yaitu terdapat unsur morfologi, meliputi: afiksasi prefiks, afiksasi sufiks, afiksasi konfiks, dan reduplikasi dwilingga. Penggunaan wujud semantik dapat diambil salah satu bentuk yaitu sinonim atau persamaan makna, contohnya pada tuturan dialog Banyumas kata kepriwe dan kepriben kedua kata tersebut memiliki bentuk kebahasaan yang sama maknanya atau sinonim, dan kata kepriwe dan kepriben berarti bagaimana merupakan kalimat tanya. Dapat simpulkan bahwa wujud morfologi dan semantik tuturan dialog pada film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 ditunjukkan melalui kutipan dialog Banyumas. Unsur morfologi, meliputi: afiksasi prefiks, afiksasi sufiks, afiksasi konfiks, reduplikasi dwilingga, dan reduplikasi dwiwasana, sedangkan unsur semantik, yaitu sinonim,antonim homonim, hiponim, poliselim, dan metonomi.
GAYA BAHASA RETORIS DAN KIASAN PADA NOVEL KERETA SEMAR LEMBU KARYA ZAKY YAMANI Pipit Nadia; Asropah Asropah; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan yang terdapat pada Novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode agih. Adapun, teknik penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 15 gaya bahasa retoris yang terdiri atas gaya bahasa aliterasi, asonansi, anastrof, apofasis, asindeton, polisindeton, kiasmus, elipsis, eufemismus, litotes, pleonasme, perifrasis, erotis, koreksio, dan hiperbola. Gaya bahasa retoris yang sering ditemukan ialah gaya bahasa jenis asindeton. Adapun, pada gaya bahasa kiasan diperoleh 6 data yang terdiri dari gaya bahasa simile, metafora, personifikasi, eponim, antonomasia, dan ironi. Gaya bahasa kiasan yang sering ditemukan ialah gaya bahasa jenis simile.