Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

SOSIALISASI PEMBUATAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK UMKM BATIK TANJUNG BUMI KABUPATEN BANGKALAN Rifky Maulana Yusron; R.A Rica Wijayanti; Didik Hermanto
Civitas Ministerium Vol 5, No 01 (2021): : Civitas Ministerium
Publisher : Civitas Ministerium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung Bumi adalah salah satu daerah di Kabupaten Bangkalan yang terkenal dengan kebudayaan batik tulis. Corak batik yang memiliki ciri khas dengan bahan-bahan serat alami membuat batik asal daerah ini banyak diminati oleh seluruh kalangan dari dalam negri hingga luar negri. Akibat adanya kebudayaan batik tulis Tanjung Bumi tersebut, di Kabupaten Bangkalan mulai bermunculan UMKM batik tulis yang salah satunya adalah UMKM Kampung Batik Telaga Biru. UMKM ini  merupakan usaha secara turun temurun. Namun, permasalahan yang terjadi adalah UMKM ini masih menggunakan pembukuan secara manual. Akibatnya, proses pencatatan keluar masuknya uang belum tertata rapi dan sulit untuk memprediksi besaran omzet yang dicapai dalam skala panjang. Pengelola UMKM yang memiliki keterbatasan pengetahuan dalam bidang teknologi menjadi alasan utama UMKM  Kampung Batik Telaga Biru belum memiliki pembukuan keuangan yang berbasis teknologi. Oleh karena itu, kami melakukan program pengabdian masyarakat tentang sosialisasi pembuatan pembukuan sederhana UMKM  Kampung Batik Telaga Biru Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Metode yang kami lakukan adalah (1) pemaparan materi, (2) praktek pembuatan pembukuan keuangan sederhana, dan (3) pendampingan sekaligus pemantauan implementasi dari pembukuan yang sudah dibuat oleh UMKM  Kampung Batik Telaga Biru. Hasil dari program pengabdian masyarakat yang kami lakukan adalah UMKM  Kampung Batik Telaga Biru sudah memiliki pembukuan keuangan sederhana yang berbasis teknologi. Selain itu, pengelola serta karyawan yang mengikuti kegiatan sosialisasi sudah mahir dalam penginputan data keuangan ke dalam pembukuan keuangan sederhana yang berbasis teknologi.
Probing-Prompting Pengaruh Model Probing-Promting Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa pada Materi Statistika Lailatul Qudsiyah; Didik Hermanto; Mety Liesdiani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1380

Abstract

Sebagai upaya mempersiapkan generasi bangsa, Pendidikan merupakan komponen utama dalam proses menuju pencapaian, dimana kontribusi pendidik dan peran serta orang tua sangat menentukan pada arah tercapainya tujuan tersebut. Hal ini sejalan dengan (Hidayati, 2019) yang menyatakan bahwa tujuan Pendidikan adalah membentuk generasi muda yang berkualitas untuk bertahan pada keadaan yang dinamis. Pendidikan yang dapat membentuk generasi yang berkualitas perlu adanya pembelajaran yang efektif, kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa, kompetensi pendidik dalam mengelola pembelajaran, dan fasilitas pembelajaran yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model probing-prompting terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada materi statistika di kelas VIII MTs Nurul Huda Larangan Glintong Klampis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian posttest only control design. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, menggunakan instrumen berpikir kreatif dan kritis yang terdiri dari soal-soal berbentuk uraian sebanyak 5 butir soal tentang materi statistika. Data penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Dari hasil uji-t pada taraf signifikan 0,05 diperoleh t-hitung sebesar 8.836. Angka tersebut lebih besar dari t-tabel, yaitu 8,611. Hasil uji-t tersebut menunjukkan bahwa t-hitung > t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menyatakan ada pengaruh model pembelajaran probing-prompting terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada materi statistika di MTs Nurul Huda Larangan Glintong Klampis
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PKM SEBAGAI WADAH PENYALURAN KREATIVITAS MAHASISWA Rica Wijayanti; Rifky Maulana Yusron; Didik Hermanto; Anindita Trinura Novitasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4663

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah salah satu program hibah tahunan bagi mahasiswa yang dikelola oleh pihak Belmawa. Adanya program hibah ini mengharap mahasiswa untuk terus berpartisipasi dalam penyaluran ide kreativitas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ketidakseimbangan antara jumlah proposal yang diajukan dan jumlah proposal yang lolos didanai memberikan tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Setiap tahun mahasiswa harus bersaing secara ketat untuk meloloskan proposal PKM hingga tahap didanai. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan adanya pelatihan serta pendampingan dalam penyusunan proposal PKM dengan harapan memiliki peluang besar untuk lolos. Hal ini yang menjadi dasar bagi kami untuk melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan topik pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal PKM sebagai wadah penyaluran kreativitas mahasiswa. Metode yang kami lakukan terdiri dari 2 metode yaitu secara daring dan luring. Metode daring dilakukan saat penjelasan umum tentang penyusunan proposal PKM dengan tujuan agar bisa lebih banyak menampung mahasiswa sebagai sasaran program. Sedangkan metode luring dilakukan saat proses pendampingan dimana mahasiswa sudah dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang didampingi oleh masing-masing tim kami. Hasil yang didapat dari program ini adalah 20 proposal PKM yang siap untuk diikutsertakan pada pengajuan hibah pendanaan PKM tahun 2023. Selain itu, adanya program ini juga memberikan dampak meningkatnya motivasi mahasiswa dalam hal menyalurkan ide kreatif mereka melalui sebuah tulisan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini perlu terus dilakukan sehingga keberadaan mahasiswa akan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar
High Interest Learning of Elementary School Students In Social Sciences Subjects: Minat Belajar yang Tinggi Siswa Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Ilmu Sosial Didik Hermanto; Septi Budi Sartika
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 6 (2019): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.802 KB) | DOI: 10.21070/ijemd.v6i.22

Abstract

The study aims to determine the contribution and analyze the level of contribution of interest in learning to the learning outcomes of social studies students of fourth grade SD Negeri Bulusidokare Sidoarjo. The design of the study used quantitative correlation type research. Research sample of grade IV students of SD Negeri Bulusidokare Sidoarjo. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis techniques using product moment correlation test to reveal the contribution and test the determination to reveal the level of contribution. Based on the presentation and analysis of the data, it can be concluded: 1) there is a contribution of interest in learning to the learning outcomes in social studies of fourth grade students of SD Negeri Bulusidokare Sidoarjo of 0.97, meaning that interest in learning has a very strong correlation to student learning outcomes and 2) there is a contribution the high between interest in learning towards learning outcomes in subjects of class IV IPS of SD Negeri Bulusidokare Sidoarjo is 94%.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis AutoPlay bagi Kelompok Kerja Guru Kecamatan Geger di Kabupaten Bangkalan Buaddin Hasan; Didik Hermanto
Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/abdihaz.v1i2.981

Abstract

Training on Creating AutoPlay Based Learning Media for Teacher Working Groups in Geger District, Bangkalan Regency Media becomes a tool that is needed by educators to create a pleasant atmosphere of a learning process. In the learning process, teachers should use interactive media as a medium for delivering information. Media in the learning process is intended to facilitate the teacher in conveying messages, information, or subject matter to students. This service program was aimed to provide mentoring to teachers in creating interactive learning media based on AutoPlay. This service program is carried out by two methods. The first was the public education method, namely training and mentoring for teachers in creating learning media with various applications, especially AutoPlay. This training method was an effort to educate and train partners to be able to use computers to produce exciting learning media. The second was the substitution of a science-and-technology method, which provided an overview of how to use technology in making learning media. The result of the implementation of this service was an increase in the knowledge and skills of teachers, reaching 90% of the 20 teachers who participated in the service program. On average, 80% of teachers were able to implement AutoPlay media in the learning process. The use of AutoPlay media in learning made students more motivated in learning.
Sosialisasi Pemahaman Pendidik Tentang Determinan Kurikulum dalam Keterlaksanaan Pembelajaran Efektif Anindita Trinura Novitasari; Didik Hermanto; Aldila Septiana; R.A Rica Wijayanti; Bagus Imam Faisal
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.981 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3267

Abstract

Prestasi belajar yang ideal harus didukung pemahaman pendidikan dalam menjalankan kurikulum sekolah supaya sesuai dengan tingkat kebutuhan usianya untuk setiap tingkatan pendidikan. Determinan kurikulum menjadi asas yang mendasar dalam penentuan kurikulum. Terdapat empat determinan yang perlu dipahami pendidik untuk keterlaksanaan pembelajaran efektif, diantaranya determinan filosofis, determinan psikologis, determinan sosiologis,   dan determinan hakekat pengetahuan. Masing-masing determinan kurikulum ini memiliki lingkup sasarsan dalam mematangkan kurikulum yang terbentuk pada setiap satuan pendidikan sebagai asas yang melandasi kurikulum. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman pendidik terhadap determinan kurikulum untuk pelaksanaan pembelajaran efektif yang dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan pemahaman yang lebih mendalam  kepada pendidik terhadap bagaimana semestinya proses pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah teknik sosialisasi yang terdiri observasi dan perencanaan, tahap tindakan, dan tahap evaluasi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada guru tingkat satuan pendidikan anak usia dini dengan jumlah pendidik sebanyak 6 guru. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan peningkatan pemahaman pendidik  untuk keterlaksanaan pembelajaran efektif sehingga menjadi media bagi pendidik untuk bertukar pikiran secara aktif interaktif    berkaitan dengan keterlaksanaan pembelajaran yang telah berjalan selama ini.
Pengenalan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa Pondok Pesantren Menggunakan Modul Ajar Rica Wijayanti Wijayanti; Rifky Maulana Yusron; Didik Hermanto; Anindita Trinura Novitasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.554 KB)

Abstract

The Merdeka Belajar curriculum is a manifestation of the real changes made by the government in the field of education as an effort to improve the quality and quality of education in Indonesia. This 2022-2023 school year, the government hopes that several schools will be able to implement learning with an independent learning curriculum. However, the fact that lapagan, especially among schools based on islamic boarding schools, the independent learning curriculum is not easy to implement without special assistance from experts. Therefore, we as part of the educators try to help the government to introduce the learning process with an independent learning curriculum in Islamic boarding schools. Our partner is Pondok Pesantren Al-Azizah 1 Bancaran, Bangkalan Regency. Our method of service is to introduce the learning process of the independent learning curriculum to students and students using the help of teaching modules that we have compiled before. Based on the results of this service program, we can draw the conclusion that the existence of modules that are designed by themselves according to the level of characteristics of students and students can make it easier to implement the learning process of the independent learning curriculum. In addition, the introduction of the independent learning curriculum that we do to the community in partner schools can help them construct their own knowledge using the learning experiences they already have. This indirectly gives rise to creative ideas
Pengembangan Video Tutorial Matematika Berbasis Keterampilan 4C Kurikulum 2013 Zainuddin Zainuddin; Didik Hermanto; Rica Wijayanti
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accre
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v10i2.1616

Abstract

Abstract:The use of instructional videos as learning media is now appropriate, especially during the online learning period as happened during the COVID-19 pandemic. This study aims to develop learning media in the form of video tutorials based on 4C skills based on the 2013 curriculum. Development uses the ADDIE stages, namely the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The results of the validation of media and material experts, as well as practitioners, stated that the video tutorial developed was included in the valid category with an average value of 3.1 and reliable with a percentage value of 93%. The video tutorial is then distributed via Youtube for easy access. This is to overcome the limitations of this study which did not carry out the implementation and evaluation stages due to the online learning system.Abstrak:Penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran saat ini sudah tepat, terutama di masa pembelajaran online seperti yang terjadi pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa video tutorial berbasis keterampilan 4C berdasarkan kurikulum 2013. Pengembangan menggunakan tahapan ADDIE yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.Hasil validasi ahli media dan materi serta praktisi menyatakan video tutorial yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid dengan rata-rata nilai 3,1 dan reliabel dengan persentase nilai 93%. Video tutorial tersebut kemudian disebarkan melalui Youtube agar mudah diakses. Hal ini untuk mengatasi keterbatasan penelitian ini yang tidak melakukan tahap implementasi dan evaluasi dikarenakan sistem pembelajaran online. 
SOSIALISASI PEMBUATAN PEMBUKUAN SEDERHANA UNTUK UMKM BATIK TULIS MALABIS Rifky Maulana Yusron; Rica Wijayanti; Didik Hermanto; Ria Kristia Fatmasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15571

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) batik tulis di beberapa daerah khususnya di Kabupaten Bangkalan mulai bermunculan, hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang sadar akan adanya peluang usaha batik tulis. Malabis adalah salah satu UMKM yang terletak di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan yang usahanya juga bergerak di bidang penjualan batik tulis Madura. UMKM ini sudah berjalan sekitar lebih dari 10 tahun, namun sangat disayangkan proses pembukuan hasil penjualan di UMKM ini belum tercatat dengan rapi dan belum menggunakan teknologi sehingga berdampak pada sulitnya pemilik usaha untuk mengetahui omzet penjualan secara berkala. Akibatnya, UMKM ini masih belum berani mengambil langkah-langkah untuk meluaskan usaha mereka. Oleh karena itu, kami menawarkan kepada pemilik UMKM ini untuk mengadakan sosialisasi terkait proses pembuatan pembukuan sederhana dengan menggunakan program excel sehingga akan lebih mudah mendeteksi omzet penjualan secara berkala. Kegiatan sosialisasi ini kami adakan sebanyak 3 secara luring dan pesertanya melibatkan seluruh karyawan dari UMKM Batik Malabis. Hasil dari kegiatan ini adalah UMKM batik tulis Malabis memiliki pembukuan sederhana untuk penjualan dengan menggunakan program excel sehingga proses pencatatan keluar masuknya barang dan penghitungan omzet secara berkala lebih mudah dan lebih cepat dilakukan. Selain itu, adanya sosialisasi ini juga membantu meningkatkan pengetahuan karyawan dalam menggunakan teknologi.
Implementation Chatbot on Discord for Information Assistance and Conflict Prevention Pratama, Zudha; Mintorini, Ery; Karmila, Karmila; Hermanto, Didik
(JAIS) Journal of Applied Intelligent System Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Applied Intelligent System
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jais.v8i3.9089

Abstract

Discord, which was originally created for the gamer community, can now be found used by hobby groups and communities that are used for shared learning purposes. But the downside is the gamer culture that comes with it. Rude and toxic words that are synonymous with the gamer community should be avoided in study group communities. Meanwhile, the facilities for minimizing harsh and toxic words are still limited to word filters that can be tricked so that they can still be sent to the chat room. This can trigger conflict and interfere with learning activities together. This paper proposed an information assistance chatbot that is able to answer question, and conflict prevention with detection toxic sentences using pre-processing from NLP (Natural Language Processing) and text classification so that the chatbot is able to limit toxic sentences a little more accurately than the word filter feature alone. Also, Chatbots are given the ability to determine the value / level of toxic conversations so that they are had been able to determine the punishment action to be carried out by warning, suspending, or even being issued for the most severe cases. In addition, by looking at the frequency of sending messages from several senders, which indicates toxic, it was able to determine when the conflict occurs. The result shows that chatbot can work fine to answer question and detecting toxic include do punishment to toxic sender. With 10% error on detecting conflict and 30% error on answer question. That 30% error false positive on make an answer that should not be answered.