Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengembangan desa wisata sebagai destinasi wisata olahraga berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Rabwan Satriawan; Ewan Irawan; Ainun Fitriani; Ermawan Santoso; Slamet Santoso
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 1 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i1.24802

Abstract

Bima Regency has not yet established a sports tourism village incorporating local wisdom. So, the study aims to develop village tours as tourist sports based on local wisdom to increase the public economy. Research is a type of research and development that uses the ADDIE development model. The sample for this study was Lambu Tourism Village, which was chosen for its potential scenic attractions. The study subjects consisted of two expert validators in sports tourism, two expert validators in general tourism, and visitors to the tourist site who served as trial respondents. This research instrument used a validation questionnaire given to expert validators and a feedback questionnaire to visitors to tourist attractions. The data analysis methods employed included quantitative descriptive analysis for assessing needs, expert validation of the product based on average scoring, and product feasibility testing measured by the percentage of community acceptance. The results of the validation of material experts from 2 validators, namely sports tourism attraction experts, validate sports tourism attractions, so the result is an average score of 89.5%, which shows that the sports tourism material is very feasible. Furthermore, expert validation is carried out with 2 validators, namely experts in the field of tourism, to validate sports tourism villages so that the validation results with an average score of 80.5% indicate that it is very feasible. So, this research is a novelty of a local wisdom-based sports tourism village that can improve the economy of local communities in Bima Regency.
Efektivitas Model Edukasi Anti Perundungan Berbasis Permainan Tradisional terhadap Penguatan Karakter Siswa Rusnah Rusnah; Rabwan Satriawan; Ewan Irawan; Firdaus Firdaus; Salahudin Salahudin
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4922

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Model Edukasi Anti Perundungan Berbasis Permainan Tradisional terhadap penguatan karakter siswa SMPN 16 Langgudu Satap. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel 30 siswa kelas VIII. Instrumen penelitian melalui angket karakter meliputi kerjasama, komunikasi positif, dan partisipasi kelompok menggunakan skala Likert lima poin dan lembar observasi lapangan, dengan prosedur mencakup tahap pretest, tahap intervensi modifikasi permainan tradisional (Tapa Gala, Mpa’a Gopa, Bakia), dan tahap posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired Samples T-Test, dan Effect Size (Cohen’s d) seluruh analisis pada signifikan (p < 0,05) menggunakan software SPSS 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan intervensi berhasil meningkatkan skor rata-rata total karakter sebesar 16,50 poin, dari 62,40 (SD = 6,85) menjadi 78,90 (SD = 5,92). Hasil uji Paired Samples T-Test membuktikan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan (t = -9,842; Sig. = 0,000; p < 0,05), yang diperkuat oleh nilai Cohen's d sebesar 1,79 (Kategori Besar). Keberhasilan ini dikonfirmasi oleh data observasi lapangan; skor Kerja Sama meningkat (60 ke 88), Komunikasi Positif (55 ke 90), dan Partisipasi Kelompok (62 ke 92), sementara Ejekan Verbal menurun (70 ke 20) serta Pengucilan Teman (65 ke 10). Kesimpulannya, modifikasi permainan tradisional Mbojo sangat efektif memperkuat karakter sekaligus mereduksi perundungan siswa. Penelitian ini berkontribusi menyediakan model pembelajaran inovatif berbasis kearifan lokal yang aplikatif bagi guru PJOK untuk menciptakan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan bebas perundungan.
Pengembangan Sport Islamic Games (SIG) sebagai Media Pembelajaran PJOK untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik dan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Waliyul Adli; Salahudin Salahudin; Nurwahidah Nurwahidah; Ewan Irawan; Ainun Fitriani
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v4i1.934

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sport Islamic Games (SIG) sebagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk meningkatkan aktivitas fisik dan karakter religius siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, Development, dan Implementation. Subjek penelitian terdiri atas 75 siswa sekolah dasar, sedangkan validasi produk melibatkan tiga validator, yaitu ahli media, ahli PJOK, dan ahli Pendidikan Agama Islam. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, lembar observasi aktivitas fisik, serta angket karakter religius. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji normalitas Shapiro–Wilk, paired sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sport Islamic Games (SIG) memperoleh tingkat kelayakan dengan rata-rata persentase 91,25% (sangat layak) dan tingkat kepraktisan sebesar 92,34% (sangat praktis). Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata aktivitas fisik dari 63,28 menjadi 82,47 dan karakter religius dari 68,14 menjadi 86,39. Uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001), sedangkan hasil analisis N-Gain sebesar 0,52 pada aktivitas fisik dan 0,57 pada karakter religius berada pada kategori sedang. Dengan demikian, Sport Islamic Games (SIG) dinyatakan layak, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran PJOK yang mampu mengintegrasikan aktivitas fisik dengan penguatan karakter religius siswa sekolah dasar