Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisa Usability Pada Website Igracias Universitas Telkom Purwokerto Sebelum Transformasi Dengan Use Questionnaire Rheizha Paleva; Munang, Aswan; Febiyani, Anastasia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website iGracias Universitas Telkom Purwokertosebelum transformasi beralamatkan di https://igracias.ittelkompwt.ac.id/ dalam website ini mengandung banyak informasi yang sangat berguna bagi penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan usability pada website iGracias Universitas Telkom Purwokerto sebelum dilakukannya transformasi, mengukur kelayakan sistemmenggunakan 4 aspek dari USE Questionnaire, dan yang terakhir adalah memberikan saran perbaikan pada aspek yangmemiliki hasil kurang memuaskan. Untuk dapat mengetahu apakah website iGracias ini sudah dapat dikatakan efisien,efektif dan satisfaction pada penelitian kali ini akan digunakan pengukuran usabilitas dengan menggunakan USEQuestionnaire. Pada uji yang telah dilakukan hasil dari pengukuran usabilitas pada website iGracias di keempat aspekUSE Questionnaire mendapatkan hasil sebagai berikut: aspek usefulness 68,56%, ease of use 63%, ease of learning 65%, dansatisfaction 64,39%, serta didapat juga skor usability total 65,24% yang dapat dikategorikan layak berdasarkan kategorikelayakan. Meskipun hasil pengukuran usabilitas website dikategorikan layak, masih ada ruang untuk memperbaikiwebsite. Pada penelitian ini aspek dengan persentase yang paling kecil yaitu ease of use dengan perbaikan berfokus padapernyataan EU9 (57,75%), EU10 (59,50%), & EU11 (58,50%).Kata kunci— Usabilitas; USE Questionnaire; Situs Web
Analisis Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Dalam Penentuan Supplier Kedelai Halatua Tampubolon, Frido; Yudha Pratama, Aiza; Munang, Aswan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahu Iput Sokaraja adalah usaha kecil dan menengah terkemuka di industri makanan, yang mengkhususkan diri dalam produksi tahu alami tanpa pengawet kimia. Terletak di Sokaraja, telahberoperasi sebagai produsen tahu yang signifikan selama dua puluh enam tahun. Perusahaan menghadapi tantangan terutama terkait dengan penundaan pengadaan kedelai, yang berdampak pada efisiensi produksi. Untuk mengatasi masalahini, UMKM Tahu Iput menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pemilihan pemasok, dengan menekankankriteria seperti harga, kualitas, keandalan pengiriman, dan kapasitas pasokan. Melalui analisis AHP menggunakan alatalat seperti Microsoft Excel dan perangkat lunak Super Decisions, perusahaan memberikan bobot pada kriteria dan alternatif (pemasok), menentukan PT. Scoular (Pemasok X) sebagai pilihan optimal dengan bobot global tertinggi 0,5667. Pendekatan metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pengadaan kedelai tetapi juga meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas produk. Rekomendasi peningkatan mencakup kemahiran AHP yang berkelanjutan dan keterlibatan pemangku kepentingan untuk memastikan proses pengambilan keputusan yang transparan dan diterima secara luas dalam pemilihan pemasok untuk sumber kedelai.Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Usaha Mikro Menengah (UMKM), Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analisis Pengolahan Limbah Cair Pada Produksi Kerupuk Umkm “Anugrah” Menggunakan Metode Life Cycle Assesment (Lca) Anggoro, Bayu; Munang, Aswan; Rachmawaty, Dina
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak--Sektor industri UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Indonesia menjadi usaha untuk mencari pendapatan oleh masyarakat. Kerupuk ini menjadi salah satu industri UMKM yang dilakukan oleh masyarakat Jatilawang. Pembuangan limbah yang dilakukan secara langsung ke lingkungan membutuhkan sebuah metode pengolahan untuk mengurangi terjadinya pencemaran. Hasil limbah akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitarnya seperti limbah cair yang dibuang setelah proses produksi selesai akan menimbulkan bau tidak sedap, limbah padat akan menghasilkan debu yangberterbangan, dan limbah gas akan mencemari udara di lingkungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah yang tidak diolah dari industri kerupuk pada UMKM. Subjek pada penelitan ini yaitu UMKM kerupuk yang berlokasi di Desa Kedung Wringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode studi pustaka dan metode observasi objekUMKM. Pengolahan data dilakukan mulai dari Raw Material Extraction, Manufacturing & Processing, Transportation, Usage & Retail, Waste Disposal yang kemudian akan dianalisis berdasarkan Life CycleAssesment.Kata kunci : life cycle assesment, limbah cair, umkm
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Critical Path Metode (Cpm) (Studi Kasus: Dismantle And Erection Tangki Bola (Spherical Tank) Belawan, Sumatera Utara) Putra Permadi, Firman; Munang, Aswan; Dwi Winati, Famila
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proyek yang efisien merupakan elemen kunci dalam manajemen proyek untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan meminimalkan risiko keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pada proyek Dismantle And Erection Spherical Tank oleh PT. Rekabangun Energi Nusantara. Data diambil dari observasi lapangan, wawancara, dan dokumen proyek. Dengan menggunakan CPM yang dibantu perangkat lunak Microsoft Project, jalur kritis proyek berhasil diidentifikasi, serta durasi total proyek dihitung selama 98 hari. Jalur kritis melibatkan aktivitas penting seperti Work Permit And HSE Plan, Dismantle Work, dan Erection And Welding Work. Grafik Curve-S digunakan untuk memantau progres aktual dibandingkan baseline yang direncanakan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi waktu dan alokasi sumber daya yang lebih baik, serta mengurangi risiko keterlambatan. Penelitian inimerekomendasikan penerapan metode CPM pada proyek mendatang dan mengombinasikannya dengan metode lainseperti PERT untuk analisis yang lebih mendalam. Kata Kunci ̶ Critical Path Method, Penjadwalan Proyek, Manajemen Proyek, Jalur Kritis, Curve-S
Rancangan Akuaponik Terintegrasi Sebagai Solusi Budidaya Lobster Air Tawar dan Sayur Pakcoy Dzulfiqar Athallah, Achmad; Munang, Aswan; Yudha Pratama, Aiza
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat dan keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan menjadi tantangan utama dalam memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan. Budidaya lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) dan tanaman pakcoy (Brassica rapa) melalui sistem akuaponik menawarkan solusi inovatif, namun masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan kualitas air, efisiensi pemberian pakan, serta pemantauan lingkungan yang masih dilakukan secara manual. Keterbatasan ini dapat menghambat produktivitas dan meningkatkan risiko kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem akuaponik berbasis Internet ofThings (IoT) yang dapat mengintegrasikan pemantauan kualitas air secara real-time, sistem pemberian pakan otomatis,serta filtrasi alami menggunakan tanaman pakcoy. Integrasi IoT memungkinkan pengendalian parameter penting sepertisuhu, pH, dan ketinggian air, sehingga menciptakan kondisi optimal bagi pertumbuhan lobster dan tanaman. Kontribusiutama dari penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis IoT yang meningkatkan efisiensipengelolaan akuaponik dengan data real-time, serta perancangan rasio optimal antara jumlah lobster dan tanamanuntuk menjaga keseimbangan ekosistem akuaponik. Selain itu, sistem pemberian pakan otomatis membantu mengurangi risiko kanibalisme pada lobster, yang merupakan salah satu faktor penyebab kegagalan budidaya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan berat lobster rata-rata sebesar 6,28–6,72 gram dan panjang 2,26–2,64 cm selama delapan minggu, sementara tanaman pakcoy tumbuh dengan kenaikan tinggi 2,23–3,24 cm per minggu, mencapai rata-rata tinggi akhir 26–27 cm. Sistem pemantauan IoT berhasil menjaga stabilitas parameter lingkungan, dengan tingkat akurasi tinggi pada sensor pH, suhu, dan ketinggian air.Dengan hasil ini, sistem akuaponik berbasis IoT terbukti sebagai solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi budidayalobster dan tanaman dalam satu ekosistem berkelanjutan.Kata kunci— Akuaponik; IoT; Lobster Redclaw; Pakcoy; Sistem Pemberian Pakan Otomatis; Pertanian;
Optimalisasi Sumber Daya Dan Efisiensi Operasional UMKM Tenda Hajatan Melalui Teknik Pengukuran Kerja Laurent Dewanto, Dhesta; Febiyani, Anastasia; Munang, Aswan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Tenda Hajatan Dhuta Rahayu Cilacapmenghadapi kendala dalam memenuhi lonjakan permintaanakibat keterbatasan tenaga kerja tetap, yang menyebabkanpenolakan pesanan hingga 10 kali dalam satu bulan dan potensikehilangan pendapatan sekitar Rp 5.000.000. Penelitianbertujuan mengoptimalkan sumber daya melalui penerapanmetode work sampling, time study, forecasting, danmanpowering. Hasil work sampling menunjukkan bahwa hanya71% waktu kerja digunakan secara produktif, sementarasisanya merupakan aktivitas tidak langsung atau waktu henti.Time study menghasilkan waktu baku pemasangan tendasebesar 245 menit per unit. Metode forecasting terbaik adalahLinear Trend Model dengan tingkat kesalahan MAPE sebesar15,84%, dan proyeksi permintaan tertinggi mencapai 41 unittenda pada bulan Agustus. Berdasarkan perhitungankebutuhan tenaga kerja, dibutuhkan tambahan dua pekerjafreelance pada periode puncak. Strategi tersebut dinilai lebihefektif dibandingkan lembur karena dapat meningkatkankapasitas layanan hingga 33%, menjaga kesehatan sertaproduktivitas karyawan tetap, dan meningkatkan peluangkeberlanjutan serta daya saing usaha.Kata kunci — Efisiensi operasional, manpowering,pengukuran kerja, tenda hajatan, UMKM.