Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisa Usability Pada Website Igracias Universitas Telkom Purwokerto Sebelum Transformasi Dengan Use Questionnaire Rheizha Paleva; Munang, Aswan; Febiyani, Anastasia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website iGracias Universitas Telkom Purwokertosebelum transformasi beralamatkan di https://igracias.ittelkompwt.ac.id/ dalam website ini mengandung banyak informasi yang sangat berguna bagi penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan usability pada website iGracias Universitas Telkom Purwokerto sebelum dilakukannya transformasi, mengukur kelayakan sistemmenggunakan 4 aspek dari USE Questionnaire, dan yang terakhir adalah memberikan saran perbaikan pada aspek yangmemiliki hasil kurang memuaskan. Untuk dapat mengetahu apakah website iGracias ini sudah dapat dikatakan efisien,efektif dan satisfaction pada penelitian kali ini akan digunakan pengukuran usabilitas dengan menggunakan USEQuestionnaire. Pada uji yang telah dilakukan hasil dari pengukuran usabilitas pada website iGracias di keempat aspekUSE Questionnaire mendapatkan hasil sebagai berikut: aspek usefulness 68,56%, ease of use 63%, ease of learning 65%, dansatisfaction 64,39%, serta didapat juga skor usability total 65,24% yang dapat dikategorikan layak berdasarkan kategorikelayakan. Meskipun hasil pengukuran usabilitas website dikategorikan layak, masih ada ruang untuk memperbaikiwebsite. Pada penelitian ini aspek dengan persentase yang paling kecil yaitu ease of use dengan perbaikan berfokus padapernyataan EU9 (57,75%), EU10 (59,50%), & EU11 (58,50%).Kata kunci— Usabilitas; USE Questionnaire; Situs Web
Analisis Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Dalam Penentuan Supplier Kedelai Halatua Tampubolon, Frido; Yudha Pratama, Aiza; Munang, Aswan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahu Iput Sokaraja adalah usaha kecil dan menengah terkemuka di industri makanan, yang mengkhususkan diri dalam produksi tahu alami tanpa pengawet kimia. Terletak di Sokaraja, telahberoperasi sebagai produsen tahu yang signifikan selama dua puluh enam tahun. Perusahaan menghadapi tantangan terutama terkait dengan penundaan pengadaan kedelai, yang berdampak pada efisiensi produksi. Untuk mengatasi masalahini, UMKM Tahu Iput menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pemilihan pemasok, dengan menekankankriteria seperti harga, kualitas, keandalan pengiriman, dan kapasitas pasokan. Melalui analisis AHP menggunakan alatalat seperti Microsoft Excel dan perangkat lunak Super Decisions, perusahaan memberikan bobot pada kriteria dan alternatif (pemasok), menentukan PT. Scoular (Pemasok X) sebagai pilihan optimal dengan bobot global tertinggi 0,5667. Pendekatan metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pengadaan kedelai tetapi juga meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas produk. Rekomendasi peningkatan mencakup kemahiran AHP yang berkelanjutan dan keterlibatan pemangku kepentingan untuk memastikan proses pengambilan keputusan yang transparan dan diterima secara luas dalam pemilihan pemasok untuk sumber kedelai.Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Usaha Mikro Menengah (UMKM), Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analisis Pengolahan Limbah Cair Pada Produksi Kerupuk Umkm “Anugrah” Menggunakan Metode Life Cycle Assesment (Lca) Anggoro, Bayu; Munang, Aswan; Rachmawaty, Dina
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak--Sektor industri UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Indonesia menjadi usaha untuk mencari pendapatan oleh masyarakat. Kerupuk ini menjadi salah satu industri UMKM yang dilakukan oleh masyarakat Jatilawang. Pembuangan limbah yang dilakukan secara langsung ke lingkungan membutuhkan sebuah metode pengolahan untuk mengurangi terjadinya pencemaran. Hasil limbah akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitarnya seperti limbah cair yang dibuang setelah proses produksi selesai akan menimbulkan bau tidak sedap, limbah padat akan menghasilkan debu yangberterbangan, dan limbah gas akan mencemari udara di lingkungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah yang tidak diolah dari industri kerupuk pada UMKM. Subjek pada penelitan ini yaitu UMKM kerupuk yang berlokasi di Desa Kedung Wringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode studi pustaka dan metode observasi objekUMKM. Pengolahan data dilakukan mulai dari Raw Material Extraction, Manufacturing & Processing, Transportation, Usage & Retail, Waste Disposal yang kemudian akan dianalisis berdasarkan Life CycleAssesment.Kata kunci : life cycle assesment, limbah cair, umkm
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Critical Path Metode (Cpm) (Studi Kasus: Dismantle And Erection Tangki Bola (Spherical Tank) Belawan, Sumatera Utara) Putra Permadi, Firman; Munang, Aswan; Dwi Winati, Famila
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proyek yang efisien merupakan elemen kunci dalam manajemen proyek untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan meminimalkan risiko keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pada proyek Dismantle And Erection Spherical Tank oleh PT. Rekabangun Energi Nusantara. Data diambil dari observasi lapangan, wawancara, dan dokumen proyek. Dengan menggunakan CPM yang dibantu perangkat lunak Microsoft Project, jalur kritis proyek berhasil diidentifikasi, serta durasi total proyek dihitung selama 98 hari. Jalur kritis melibatkan aktivitas penting seperti Work Permit And HSE Plan, Dismantle Work, dan Erection And Welding Work. Grafik Curve-S digunakan untuk memantau progres aktual dibandingkan baseline yang direncanakan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi waktu dan alokasi sumber daya yang lebih baik, serta mengurangi risiko keterlambatan. Penelitian inimerekomendasikan penerapan metode CPM pada proyek mendatang dan mengombinasikannya dengan metode lainseperti PERT untuk analisis yang lebih mendalam. Kata Kunci ̶ Critical Path Method, Penjadwalan Proyek, Manajemen Proyek, Jalur Kritis, Curve-S
Rancangan Akuaponik Terintegrasi Sebagai Solusi Budidaya Lobster Air Tawar dan Sayur Pakcoy Dzulfiqar Athallah, Achmad; Munang, Aswan; Yudha Pratama, Aiza
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat dan keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan menjadi tantangan utama dalam memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan. Budidaya lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) dan tanaman pakcoy (Brassica rapa) melalui sistem akuaponik menawarkan solusi inovatif, namun masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan kualitas air, efisiensi pemberian pakan, serta pemantauan lingkungan yang masih dilakukan secara manual. Keterbatasan ini dapat menghambat produktivitas dan meningkatkan risiko kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem akuaponik berbasis Internet ofThings (IoT) yang dapat mengintegrasikan pemantauan kualitas air secara real-time, sistem pemberian pakan otomatis,serta filtrasi alami menggunakan tanaman pakcoy. Integrasi IoT memungkinkan pengendalian parameter penting sepertisuhu, pH, dan ketinggian air, sehingga menciptakan kondisi optimal bagi pertumbuhan lobster dan tanaman. Kontribusiutama dari penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis IoT yang meningkatkan efisiensipengelolaan akuaponik dengan data real-time, serta perancangan rasio optimal antara jumlah lobster dan tanamanuntuk menjaga keseimbangan ekosistem akuaponik. Selain itu, sistem pemberian pakan otomatis membantu mengurangi risiko kanibalisme pada lobster, yang merupakan salah satu faktor penyebab kegagalan budidaya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan berat lobster rata-rata sebesar 6,28–6,72 gram dan panjang 2,26–2,64 cm selama delapan minggu, sementara tanaman pakcoy tumbuh dengan kenaikan tinggi 2,23–3,24 cm per minggu, mencapai rata-rata tinggi akhir 26–27 cm. Sistem pemantauan IoT berhasil menjaga stabilitas parameter lingkungan, dengan tingkat akurasi tinggi pada sensor pH, suhu, dan ketinggian air.Dengan hasil ini, sistem akuaponik berbasis IoT terbukti sebagai solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi budidayalobster dan tanaman dalam satu ekosistem berkelanjutan.Kata kunci— Akuaponik; IoT; Lobster Redclaw; Pakcoy; Sistem Pemberian Pakan Otomatis; Pertanian;
Sosialisasi dan Pendampingan Budidaya Kelapa Genjah sebagai Upaya Mitigasi Risiko Kecelakaan Penderes dan Optimalisasi Produksi Nira Dian Novitasari; Henggar Jaya, Gigieh; Miftahol Arifin; Nabila Noor Qisthani; Aswan Munang
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.2413

Abstract

Indonesia is a tropical country with the largest coconut production in the world, but the productivity and safety of tappers are still challenges, especially in Pernasidi Village, Banyumas. The main problem is the high dominance of coconuts and the risk of accidents for elderly tappers. As a solution, community service was carried out through socialization and assistance in cultivating shorter and more productive dwarf coconuts. The activity was carried out by a team of lecturers from Unsoed and Telkom University from October to December 2024, involving local farmer groups. The methods used included counseling, field practice, and assistance. The socialization material included the characteristics of dwarf coconuts, cultivation techniques, and their advantages. A total of 250 Entog Genjah seedlings were used in the planting practice. The results showed a significant increase in participant knowledge based on the pretest and posttest. Direct practice strengthens farmers' technical skills, while ongoing assistance ensures the implementation of knowledge in the field. Evaluation through FGD showed the enthusiasm of participants, as evidenced by the formation of new farmer groups and partnership proposals to the local government. In conclusion, this program has succeeded in increasing the capacity of farmers in dwarf coconut cultivation and encouraging collective initiatives. It is recommended that institutional development of farmers and ongoing support from the government be carried out, especially in the provision of superior seeds and advanced training to strengthen the adoption of technology and the sustainability of coconut sap production.
Penerapan Aerator Tenaga Surya dan Digitalisasi Pencatatan Usaha untuk Meningkatkan Produktivitas Pembudidaya Ikan di Pokdakan Mina Jaya, Banyumas Yuliantoro, Prasetyo; Munang, Aswan; Putra Rakhmadani, Diovianto
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 4 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i4.9916

Abstract

The Fish Farming Group (Pokdakan) Mina Jaya in Banyumas Regency faces challenges related to low dissolved oxygen (DO) levels in earthen ponds and the lack of structured business documentation. To address these issues, a community service team from Telkom University Purwokerto implemented a solar-powered aerator system equipped with automatic control based on DO sensor readings and provided training on digital business recording. The program applied a participatory approach, including initial coordination, technology installation, training sessions, and impact monitoring. The results show that the aerator system successfully increased the stocking capacity from 2,000 to 3,000 fish per pond without a significant rise in mortality rate. Additionally, the digital bookkeeping training was adopted by some members using simple spreadsheet tools. These outcomes indicate that the application of appropriate technology and basic digitalization can offer practical solutions to improve the productivity and efficiency of small-scale fish farming operations. This program also demonstrates strong potential for replication in other communities with similar conditions.
Rancangan dan Pengujian Alat Bantu Kebocoran Ban Sepeda Motor Trianingrum, Dita; Munang, Aswan
Infotekmesin Vol 13 No 1 (2022): Infotekmesin: Januari, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i1.903

Abstract

Sustainable product design has a role in reducing environmental impacts and can provide economic and social benefits for stakeholders. Design is one way to make improvements and provide an overview of alternative solutions to problems. One of the problems of motorcycle users is experiencing the incidence of punctured tires. This research aims to design a tool to help users of automatic and manual motorcycles when a flat tire occurs. The tool design with dimensions of 160 mm x 190 mm x 100 mm uses a 2 mm iron plate as the mainframe, rubber-type wheels on the front and live caster on the back, and stainless steel for bolts and nuts. Testing the tire leak tool uses three motorcycles with automatic and manual types that have an engine capacity of up to 110 cc, and has a wheel size of 62.09 mm for automatic motorbikes and 65.79 mm for manual motorbikes. The test results showed it function well. The tool is stable and safe when used at a speed of 20 km/hour. The tire leak tool can be used on various types of road surfaces and can withstand passenger loads of up to 65 kg. The trial process was carried out 7 times in the environment around the Purwokerto Telkom Institute of Technology campus with up and down road surfaces and various variations of bends. The tool design is easy to install on leaking wheels and is convenient to carry on the go. A tire leak tool can be used as an alternative for motorcyclists when a flat tire occurs, especially automatic and manual motorbikes.
Desain Mesin Pembuatan Gula Semut Berbahan Dasar Nira Kelapa Skala UMKM : Munang, Aswan; Rachmawaty, Dina; Reza Basirun , Arif
Infotekmesin Vol 14 No 1 (2023): Infotekmesin: Januari, 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v14i1.1632

Abstract

Product development is a combination of technological trends that play a role in creating innovative works. Conceptual design is the initial phase of developing innovative product configurations. The processing of coconut sap into traditional palm sugar has constraints; the production process takes 4 to 6 hours and has a moisture content above 3%. The research objective was to obtain a machine design to increase production volume and reduce the water content in palm sugar. The machine design process begins with conducting interviews with 20 palm sugar craftsmen with approximately 5 years of experience to obtain information on priority needs. The VOC (Voice Of Customer) method can be used to determine priority designs and specifications. The results of the VOC process are (1) machine components made of food-grade materials, (2) production machines that are easy to operate and easy to maintain, (3) production machines with operational costs and affordable prices among MSMEs. The design development process has two alternative machines made using the Solidworks software. The results of the assessment of 30 SMEs’ palm sugar selected alternative two machine designs with dimensions of 70 x 60 x 155 cm. The advantage of the second engine design alternative is that it has a temperature sensor to adjust the gas valve and a pan with an insulator so that it can maintain temperature stability. The design of the palm sugar machine still requires innovation and development to increase production and quality.
Analisis Quality Control Proses Instalasi Jaringan PT. XYZ Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Devindra, Sheisha Nabila; Ananda, Ridho; Munang, Aswan; Aliyah, Khikmatul
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.272

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan penyedia infrastruktur jaringan dan jasa konstruksi. Aktivitas perusahaan meliputi pengadaan material berupa kabel fiber optik (FO) dan tiang. Pengadaan material dari vendor masuk di gudang, kemudian di lakukan pengujian quality control (QC) secara acak. Hasil identifikasi quality control ditemukan kecacatan berupa material melebihi standarisasi dengan maksimal adalah 60%. Kecacatan material menyebabkan proses instalasi proyek jaringan tertunda dan pekerjaan tidak selesai tepat waktu. Penelitian bertujuan untuk melakukan proses pengujian material dalam mengetahui faktor yang mempengaruhi kerusakan material. Penelitian menggunakan pendekatan metode statistical quality control (SQC) yang di dalamnya memuat diagram fishbone, check sheet, diagram pareto, dan control chart. Hasil penelitian menunjukan analisis kualitas material tiang tidak sesuaian ketebalan melebihi standar perusahaan sebanyak 165 unit. Material kabel FO pada masalah redaman menjadi perhatian utama utama adalah attenuation sebanyak 79 meter. Faktor-faktor penyebabnya meliputi manusia, lingkungan, metode, dan kualitas material. Penelitian merekomendasikan perbaikan dalam pengawasan, kalibrasi, peningkatan sumber daya manusia, pengecekan rutin, serta perlindungan dan penanganan material yang lebih baik.