Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GAMBARAN KEJADIAN DIABETES MILLITUS TIPE II DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR Haslina Ahmad; Nita Bonita; Nur Aliyah Rangkuti; Leli Kairani; Ayannur Nasution
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.2

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang kerap disebut sebagai silent killer selain penyakit jantung, yang  merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. Tujuan penelitian ini adalahh untuk mengetahui gambaran kejadian diabetes melitus tipe II di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif, untuk menganalisa Gambaran kejadian diabetes mellitus tipe II di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. sampel yang diteliti sebanyak 40 orang, dari 129 orang cara pengambilan sampel dengan cara pengumpulan data menggunakan kuensioner dan pengolahan data menggunkan komputer. Pola makan adalah berbagai informasi yang meberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelempok masyarakat terentu.  Aktifitas fisik sesesorang sangat berpengaruh terhadap kesehatannya. Kurang gerak atau hidup santai merupakan faktor reresiko pencitus diabetes mellitus. stres merupakan hal yang telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan dapat di alami oleh siapapun. Bagi penderita diabetes millitustipe II Diharapkan dapat menjaga kadar gula darah agaar tetap dalam keadan normal, mengurangi berat badan bagi pasien obesitas menjaga pola maakan, stres, melakukan aktivitas olahraga untuk mengurangi resiko terjadinya diabetes mellitus.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR Haslina; Nur Aliyah Rangkuti; Juni Andriani Rangkuti; Yulinda Aswan
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.3

Abstract

Kolostrum merupakan cairan kental kekuning – kuningan yang dihasilkan oleh alveoli payudara ibu pada periode akhir atau trimester ke tiga kehamilan. Diketahuinya hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Diketahuinya hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Daerah Haji Makassar. Diketahuinya hubungan antara umur ibu dengan pemberian kolostrum di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. penelitian ini adalah observasional dengan desain correlational tentang Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir Di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Hasil penilitian ini dengan menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Uji Chi-square diperoleh nilai p=0,00. Karena nilai p < α=0,05 maka hipotesis alternatif diterima. Hal ini menunjukan adanya hubungan antara pendidikan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Adanya hubungana antara pengetahuan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Adanya hubungan antara umur dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG PANE II KABUPATEN PALUTA TAHUN 2023 Ayannur Nasution; Nur Aliyah Rangkuti; Febrina Angraini Simamora; Leli Khairani
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Vol.1 No.1 Maret 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i1.4

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2020, menyatakan bahwa hanya sekitar 41% bayi yang berusia 0-6 bulan di seluruh dunia diberikan ASI secara eksklusif. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin mudah pula mereka menerima informasi dan pada akhirnya pengetahuan yang dimilikinya tentang pemberian ASI eksklusif semakin baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Batang pane II Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Batang pane II Kabupaten Padang Lawas Utara, dan jumlah sampel 27 responden dengan teknik total sampling. Adapun hasil dari penelitian ini adalah mayoritas pengetahuan baik yaitu sebanyak 14 ibu (51,8%) dan minoritas pengetahuan kurang yaitu sebanyak 5 ibu (18,5%). Dengan adanya penelitian ini diharapkan ibu lebih mendapatkan informasi tentang pentingnya ASI Eksklusif.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemeriksaan Triple Eliminasi Di Puskesmas Hutaimbaru LUBIS, ARISA HARFA SAID; Nur Arfah Nasution; Fatma Mutia; Anwar Syahadat; Sukhri Herianto Ritonga; Mei Adelina Harahap; Nur Aliyah Rangkuti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2376

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator in determining the level of public health. Maternal deaths due to infection can be caused by several factors, including reproductive tract infections and sexually transmitted diseases such as Human Immunodeficiency Virus (HIV), Syphilis, and Hepatitis B. Prevention efforts for these diseases can begin while the baby is still in the womb through Triple Elimination screening. Triple Elimination aims to stop the transmission of HIV, Syphilis, and Hepatitis B from mother to child, reducing morbidity, disability, and mortality by conducting screenings for pregnant women. Prevalence rates in Indonesia for these three diseases indicate a risk of HIV transmission in pregnant women of 0.3%, syphilis infection in pregnant women of 1.7%, and hepatitis B infection in pregnant women of 2.5%. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of pregnant women regarding triple elimination screening. The research method used was quantitative with a descriptive design. The study was conducted at the Hutaimbaru Community Health Center, involving all 52 pregnant women attending the center. The results showed that 26 respondents (50%) had poor knowledge regarding triple elimination screening, 14 respondents (26.9%) had sufficient knowledge, and 12 respondents (23.1%) had good knowledge. Therefore, the knowledge of pregnant women regarding triple elimination screening in Hutaimbaru Community Health Center is largely inadequate (50%). The results of this study recommend more creative outreach programs to encourage pregnant women to undergo triple elimination screening. Keywords : Knowledge, Triple Elimination, Pregnant Women