Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KESANTUNAN BERBAHASA TUTURAN ROCKY GERUNG DALAM YOUTUBE BERTEMA PILPRES EDISI FEBRUARI 2024 Taqwa Bintang Adhitya; Odien Rosidin; Erwin Salpa Riansi
Asas: Jurnal Sastra Vol. 15 No. 1 (2026): Asas:Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v15i1.72635

Abstract

Kesantunan berbahasa memiliki peranan penting dalam menjaga keharmonisan antarmanusia agar terhindar dari konflik sosial. Dalam praktiknya, banyak individu yang belum menerapkan kesantunan berbahasa secara tepat, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap prinsip kesantunan. Dalam interaksi verbal, tuturan yang melanggar kesantunan kerap mengandung maksud tersirat. Pelanggaran terhadap prinsip kesantunan dan kemunculan implikatur dapat dijumpai dalam berbagai konteks komunikasi, termasuk media digital seperti youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa serta implikatur yang dihasilkan pada tuturan Rocky Gerung dalam tayangan YouTube bertema Pilpres edisi Februari 2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa metode simak, teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Sumber data penelitian terdiri atas empat tayangan youtube yang menampilkan Rocky Gerung sebagai pembicara. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) dan analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan adanya 45 data pelanggaran prinsip kesantunan, yang meliputi maksim kebijaksanaan (7 data), kedermawanan (7 data), penghargaan (5 data), kesederhanaan (2 data), dan kemufakatan (24 data). Selain itu, ditemukan 42 implikatur konvensional dan 3 implikatur nonkonvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa tuturan Rocky Gerung cenderung bersifat terbuka, kritis, dan menunjukkan perbedaan pandangan terhadap lawan tuturnya.
ANALISIS KONTRASTIF AFIKSASI VERBA BAHASA JAWA DAN BAHASA INDONESIA DALAM ALBUM POP JAWA GUYON WATON 2019-2021 Nadea Juliana; Herlin Sulistyo Rini; Odien Rosidin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1502

Abstract

This research describe the similarities and differences of verb affixation in Javanese and Indonesian through song lyrics in the Javanese pop album Guyon Waton (2019-2021). The main focus is on prefixes, suffixes, and confixes. Music was chosen as the object because it functions as a medium of expression and Guyon Waton represents the innovation of the younger generation through the fusion of Javanese culture and modern style. This research uses descriptive qualitative method with listening technique, in which the researcher only acts as an observer without direct interaction. The analysis was conducted through a contrastive approach and morphological theory to identify the forms of affixation that appear based on the similarities and differences between the two languages. The findings reveal 21 similarities and 10 differences in the use of verb affixation between Javanese and Indonesian.
LEKSIKON ARSITEKTUR RUMAH ADAT KAMPUNG NAGA: KAJIAN ETNOSEMANTIK Hendri Gunawan; Vira Maulani; Prasasti Dwi Putri; Muhammad Rizki Periandi; Ayu Yulianti; Odien Rosidin; Muhammad Rinzat Iriyansah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1563

Abstract

Sundanese traditional houses have their own peculiarities in architecture and philosophical values that are very meaningful, such as the traditional house in Naga Village. Naga Village still maintains the typical Sundanese traditional architecture in its buildings, by having a very unique architecture. Thus, this study has the objectives to: (1) describe the traditional house of Kampung Naga, (2) describe the lexicon of tools and materials of traditional houses of Kampung Naga, and (3) describe the lexicon of the construction of traditional houses of Kampung Naga Village. This study uses a qualitative descriptive method to describe the findings of the architectural lexicon of traditional houses in Naga Village. Research data was obtained through observation, interview, documentation, and literature study methods. Furthermore, the data was analyzed using interpretation techniques by sorting out data according to the research subject in the form of traditional houses in Naga Village. The results of the study found that the traditional house of Kampung Naga was built in the form of a stage to adapt to the hilly geographical conditions and have high humidity. The shape and construction of the house are determined by customary rules, a certain time, and harmony with nature. In its construction, tools and materials are obtained from the surrounding nature. Traditional houses are built in cooperation by the community. However, there is a special craftsman named Dulah who has special skills. After conducting the analysis, the researcher found twelve lexicons of tools and materials of the Naga Village traditional house, including: bedog, tatah, palu kai, di-pen, bendo, and others . As for the lexicon of the building of the Naga Village traditional house, there are six lexicons consisting of golodog, goah, kolong, panggangsao, pawon, and suhunan.
Performansi Fonologi dan Morfologi Anak Tunagrahita di SKh Sofiana Arrauf Kabupaten Pandeglang: Phonological and Morphological Performance of Children with Intellectual Disabilities at SKh Sofiana Arrauf, Pandeglang Regency Nazwa Putri Heriansyah; Odien Rosidin; Sundawati Tisnasari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2197

Abstract

Penelitian ini membahas performansi fonologi dan morfologi anak tunagrahita di SKh Sofiana Arrauf Kabupaten Pandeglang. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa keterbatasan intelektual dapat memengaruhi kemampuan anak dalam memproduksi bahasa secara tepat, khususnya pada pengucapan bunyi dan pembentukan kata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan performansi bunyi vokal dan konsonan dari tinjauan fonologi serta performansi afiksasi dari tinjauan morfologi dalam tuturan anak tunagrahita. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik simak, pancing, rekam, dan catat dalam interaksi dengan anak. Data kemudian diklasifikasikan berdasarkan penyimpangan fonologis, seperti penghilangan, pergantian, dan penambahan fonem vokal maupun konsonan, serta penyimpangan morfologis pada prefiks, sufiks, dan konfiks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita cenderung menyederhanakan bentuk bahasa untuk menunjang komunikasi. Implikasinya, intervensi bahasa perlu diarahkan pada latihan artikulasi, afiksasi, dan pengembangan komunikasi fungsional.
Pemerolehan Bahasa Anak Tunarungu Pengguna Hearing Aid dengan Media Kartu Bergambar Idawati Idawati; Odien Rosidin
Sustainable Vol. 6 No. 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.3404

Abstract

Anak yang menderita tunarungu akan mengalami perbedaan dengan anak normal pada umumnya dalam pemerolehan bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak tunarungu pengguna hearing aid dengan media kartu bergambar di salah satu sekolah khusus di Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus terhadap tiga orang siswa tunarungu pengguna hearing aid di salah satu sekolah khusus di Provinsi Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosa kata yang disajikan dalam bentuk kartu bergambar dapat dibaca dan dipahami dengan baik oleh siswa tunarungu pengguna hearing aid, walaupun masih ada beberapa kesalahan berupa perubahan vokal maupun konsonan. Ketiga siswa tersebut dapat mengikuti intruksi guru dan peneliti dengan baik.