Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

IMPLEMENTASI PERALATAN BERBASIS ANDROID BERBANTUAN BLUETOOTH UNTUK TAMPILAN PANTAUAN KONDISI INSTALASI KELISTRIKAN PADA OTOBIS Bayu Adhi Prakosa; Arief Goeritno; Irvan Mustofa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan integrasi peralatan berbasis Android berbantuan  bluetooth  ke sistem mikrokontroler ATmega32 untuk tampilan pantauan kondisi instalasi kelistrikan pada otobis.  Kondisi terpantau berupa kondisi tidak terjadi gangguan hubung singkat atau sistem dikatakan aman dan kondisi terjadi gangguan hubung singkat dan perlu perbaikan, yaitu saat terdapat gangguan pada lampu pada instalasi kelistrikan pada otobis, meliputi: (i) lampu ruangan, (ii) lampu dekat, (iii) lampu jauh, (iv) lampu rem, (v) lampu mundur, dan (vi) lampu hazard.  Perangkat komunikasi berbasis Android dengan telepon genggam (handphone) merk Samsung I8190 untuk pengoperasian aplikasi. Modul bluetooth  terdapat 2 buah pin untuk tegangan 5 volt dc dan 2 buah pin untuk RX dan TX.  Kata kunci:  Peralatan berbasis Android berbantuan  bluetooth,  tampilan pantauan kondisi, instalasi kelistrikan pada otobis.
IMPLEMENTASI ISO/IEC 27001:2013 UNTUK SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI (SMKI) PADA FAKULTAS TEKNIK UIKA-BOGOR Ritzkal Ritzkal; Arief Goeritno; A. Hendri Hendrawan Hendrawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah  dilakukan analisis terhadap sistem manajemen keamanan informasi pada lingkungan Fakultas Teknik Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berdasarkan ISO/IEC 27001: 2013 Klausal 11 Kontrol Akses. Standardisasi ISO/IEC 27001:2013, adalah suatu standar berkenaan  dengan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI,  ISMS:  Information Security Management System) yang dipublikasikan pada 25 September 2013. Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), adalah pendekatan sistematis untuk pengelolaan informasi sensitif institusi, agar tetap  dalam kondisi  aman. Di dalamnya termasuk orang, proses, dan sistem teknologi informasi melalui penerapan proses manajemen risiko. Analisis terhadap SMKI pada penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh tingkat keamanan pada jaringan hotspot Fakultas Teknik berdasarkan standar tersebut. Dilakukan pembuatan suatu kuesioner dengan pendekatan  Plan-Do-Check-Act  (PDCA). Pengisian kuesioner dikenakan terhadap 2 jenis responden, yaitu pengguna dan manajemen. Responden pengguna dibatasi pada 20 orang dengan sistem sampling dalam pengisian kuesioner, sedangkan manajemen menunjuk satu orang pengelola jaringan hotspot.  Diperoleh hasil, yaitu (1) pengguna hanya mempercayai tingkat keamanan sebesar 49% dan (2) pihak manajemen hanya mempercayai tingkat keamanan sebesar 45%. Berdasarkan hal itu ditunjukkan, bahwa SMKI pada jaringan hotspot di Fakultas Teknik kurang aman menurut Standarisasi ISO/IEC 27001:2013.  Kata-kata Kunci: ISO/IEC 27001:2013, sistem manajemen keamanan informasi, FT-UIKA.
PEMANTAUAN PADA ANALOGI INSTALASI LISTRIK FASE-TIGA BERBANTUAN PROTOTIPE SISTEM ELEKTRONIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 Arief Goeritno; Ritzkal Ritzkal; Ayumi Johan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah   dilakukan   pemantauan  empat   kondisi   buatan   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga berupa pengubahan posisi MCB masing-masing fase, yaitu:                (i) MCB fase-R, fase-S, dan fase-T dalam kondisi   OFF,   (ii) MCB  fase-R,   fase-S,   dan   fase-T   dalam   kondisi   ON,   (iii) MCB  fase-R   saja   dalam kondisi ON, dan (iv) pemantauan ruangan khusus. Pemantauan empat kondisi tersebut dilakukan oleh prototipe  sistem   elektronis   berbasis   mikrokontroler  Arduino   Uno   R3,   sekaligus   merupakan   bentuk pengukuran   kinerja   sistem.     Empat   pengkondisian   pada   analogi   instalasi   listrik   fase-tiga   diperoleh hasil berupa: (1) fase-R, fase-S, dan fase-T tidak diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar  (Tubular Lamp, TL) dalam keadaan tidak berpendar dan tampilan hasil pada Liquid Crystal Display  (LCD, penampil kristal cair) berupa kondisi OFF untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) tidak bertegangan (pada 0 volt, bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem tidak bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (2) fase-R, fase-S, dan fase-T diberi sumber tegangan, maka ketiga lampu pendar berpendar dan tampilan pada layar LCD berupa kondisi  ON untuk fase-R (F 1), fase-S (F 2), dan fase-T (F 3) dan tegangan ditampilkan 220 volt (bukan nilai hasil pengukuran, tetapi hanya berupa indikasi sistem bertegangan), dan pemantauan ruangan khusus dengan indikasi ruang tidak dipakai; (3) fase-S saja diberi sumber tegangan 220 volt, maka  lampu  pendar   pada  jalur   fase-R   berpendar   dan  tampilan  pada  layar LCD  berupa  fase-R   (F  1) kondisi ON, sedangkan fase-S dan fase-T kondisi OFF dan lampu pendar pada jalur fase-S dan fase-T tidak   berpendar,  karena   tidak   terdapat   sumber   tegangan,   dan   pemantauan   ruangan   khusus   dengan indikasi   ruang   tidak   dipakai;   dan   (4)   pemantauan   ruang   khusus   ditunjukkan,   bahwa   “ruang   tidak dipakai” atau “ruang dipakai” sebagaimana penunjukan pada LCD, merupakan pemantauan terhadap  satu ruang khusus yang dapat diputushubungkan denganpush button  secara terpusat. Kata-kata        Kunci:    analogi     instalasi   listrik  fase-tiga,   prototipe    sistem    elektronis    berbasis mikrokontroler, Arduino UNO R3
IMPLEMENTASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) BERBASIS SESSION INITIATION PROTOCOL (SIP) BERBANTUAN BRIKER VERSI 1.4 UNTUK PENGUKURAN QUALITY OF SERVICES PADA JARINGAN KOMPUTER DI FAKULTAS TEKNIK UIKA BOGOR Mohammad Risnandar; Ade Hendri Hendrawan; Bayu Adhi Prakosha; Arief Goeritno
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan implementasi Voice over Internet Protocol (VoIP) Berbasis Session Initiation Protocol (SIP) berbantuan Briker versi 1.4 untuk pengukuran  Quality of  Services  pada jaringan komputer di Fakultas Teknik UIKA Bogor, melalui integrasi peralatan pada jaringan komputer untuk pengukuran bandwidth  dan  Quality  of Services  (QoS).  Voice over Internet Protocol  (VoIP) adalah teknologi komunikasi suara dengan pengubahan data suara menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan komputer.  Voice over Internet Protocol  memanfaatkan infrastruktur jaringan komputer dan sebuah server  untuk melakukan sebuah komunikasi suara antar pengguna, sehingga biaya untuk komunikasi dapat menjadi lebih murah terutama untuk komunikasi ke luar negeri. Dalam hal ini, sistem operasi yang digunakan berbasis  Internet Protocol Private Branch Exchange  (IP PBX), yaitu Briker versi 1.4 dan penggunaan protokol Session Initiation Protocol  (SIP). Pengukuran Quality of Services dilakukan melalui pengambilan data dengan cara memonitor paket yang dikirim dan diterima oleh pengguna (end to end point), pada lalu lintas jaringan komputer Fakultas Teknik Universitas Ibn Khaldun Bogor dengan menggunakan aplikasi Wireshark, dimana memfilter paket data yang berhubungan dengan protokol SIP. Analisis data dilakukan terhadap bandwidth,  jitter, packet loss, dan delay dari hasil data yang telah difilter, dan diolah menjadi data statistik dengan aplikasi MATLAB. Diperoleh nilai rata-rata bandwidth RTP dalam satu kali komunikasi antar pengguna, adalah 77.53 kbps atau 7.75% dari 1 Mbps kapasitas bandwidth yang tersedia untuk user Dosen dengan rata-rata jitter 3.51 ms, delay 21.14 ms, dan packet loss  0%. Berdasarkan hasil tersebut, semakin kecil nilai rata-rata  bandwidth,  jitter,  delay, dan packet loss  yang ditransmisikan, maka dapat diindikasikan bahwa VoIP berjalan  dengan baik dan lancar.  Kata kunci:  Voice over Internet Protocol,  Session Initiation Protocol,    Quality of
STRUKTUR BELITAN STATOR DAN ROTOR BERMAGNET PERMANEN FLUKS RADIAL UNTUK ALTERNATOR FASE TUNGGAL Arief Goeritno; Marjuki - -; Alfian - Hidayat
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan kembali rangka dan inti stator bekas dari motor induksi fase-tiga (3Φ) melalui pengkondisian ulang  terhadap  rangka dan inti stator  untuk perolehan alternator fase-tunggal. Pengkondisian ulang  terhadap  inti stator dgunakan untuk pembentukan belitan stator pada inti stator. Pembentukan belitan stator  dipengaruhi  oleh jumlah alur pada stator,  luas masing-masing alur, pemilihan luas penampang dan tipe kawat email untuk kumparan, dan cara penggulungan kumparan dan penentuan jumlah kutub.  Struktur belitan stator digunakan untuk pabrikasi struktur rotor dengan magnet permanen fluks radial.  Keberadaan struktur belitan stator dan rotor dengan magnet permanen fluks radial  pada alternator fase-tunggal digunakan sebagai dasar perhitungan untuk perolehan  daya elektris  teoritis yang dihasilkan alternator fase-tunggal.  Keberadaan struktur rotor dengan magnet permanen fluks radial pada alternator fase-tunggal digunakan sebagai dasar perhitungan daya mekanis teoritis  yang diperlukan dari penggerak mulan. Struktur belitan stator  terbentuk  oleh enam grup kumparan (koil)  tipe jerat (lap winding) satu lapis pada rentang 6 (enam) aluran yang terhubung seri. Struktur rotor berbentuk silinder berongga berdimensi 60 mm, 30 mm, dan 85 mm yang dilengkapi dengan 12 buah magnet permanen.  Nilai daya elektris teoritis yang dihasilkan alternator sebesar 81 VA, sedangkan daya mekanis teoritis yang diperlukan dari penggerak mula sebesar 350 watt.  Kata-kata Kunci: alternator fase-tunggal, belitan stator, rotor magnet permanen fluks radial
PROTOTIPE SISTEM PENDETEKSIAN AWAL PENCEMARAN AIR BERBANTUAN SENSOR KONDUKTIVITAS DAN SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER Ruslan Effendi; Arief Goeritno; Rakhmad Yatim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sistem pendeteksian awal pencemaran air berbantuan sensor konduktivitas dan suhu berbasis mikrokontroler, melalui langkah-langkah: (1) pengintegrasian sensor konduktivitas dan suhu ke sistem mikrokontroler, meliputi: (a) pengawatan sistem berbantuan program aplikasi Eagle, (b) pembuatan board untuk sistem mikrokontroler ATmega32, (c) pengawatan sistem, dan (d) penempatan sensor pada sistem mikrokontroler ATmega32; (2) pemrograman terhadap mikrokontroler ATmega32, meliputi: (a) pembuatan diagram alir (algoritma), (b) penulisan sintaks, dan (c) uji verifikasi terhadap program berbasis bahasa BasCom yang telah dibuat ke dalam program aplikasi Proteus. Pengintegrasian sensor ke sistem mikrokontroler ATmega32 ditunjukkan, bahwa lima port utama pada board mikrokontroler ATmega32, digunakan untuk (i) catu daya dengan integrated circuit (IC) regulator 7805, (ii) sensor konduktivitas dan suhu, (iii) LCD 2x16, (iv) downloader, dan (v) keluaran.  Berkaitan dengan pemrograman mikrokontroler ATmega32 untuk pengoperasian sistem, dilakukan penanaman program berbasis bahasa BasCom melalui delapan tahapan, yaitu: (i) konfigurasi pin, (ii) deklarasi variabel (peubah), (iii) deklarasi konstanta (tetapan), (iv) inisialisasi, (v) program utama, (vi) tampilan: konduktivitas (line-1) dan suhu-voltage (line-2), (vii) ambil dan kirim data, dan (viii)  keluaran.  Hasil simulasikan mendekati hasil yang diharapkan, untuk sensor konduktivitas tergantung setelan pemberian tegangan masukan yang diberikan, dan suhu tergantung setelan pada resistor variabel.
IMPLEMENTASI SENSOR SHT11 UNTUK PENGKONDISIAN SUHU DAN KELEMBABAN RELATIF BERBANTUAN MIKROKONTROLER Arief Goeritno; Dwi Jatmiko Nugroho; Rakhmad Yatim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah  dilakukan  implementasi  sensor  SHT11  untuk  pengkondisian  suhu  dan  kelembaban  relatifberbantuan  mikrokontroler. Untuk  implementasi tersebut, diperlukan  langkah-langkah:  (a)pengintegrasian  sensor  SHT11 ke mikrokontroler,  (b) pemrograman untuk mikrokontrolerATmega32, dan (c) pengukuran kinerja sistem melalui pemberian kondisi buatan.  Integrasi sensorke mikrokontroler, berupa penyediaan lima port utama mikrokontroler untuk keperluan masukandan keluar.  Lima port utama tersebut, dihubungkan ke: (i) catu daya 12 volt dc, (ii) sensor SHT11,(iii) LCD 2x16, (iv) downloader, dan (v) keluaran. Berdasarkan koneksi sensor ke mikrokontrolerdiperoleh perintah  pengalamatan  “00000011”  untuk  pengukuran suhu dan  “00000101”  untukpengukuran kelembaban relatif. Pemrograman untuk mikrokontroler, digunakan bahasa BasCom(Basic Compiler) dan memiliki dua target, yaitu suhu  dan  kelembaban relatif. Dilakukan  ujiverifikasi untuk pencapaian target tersebut. Target suhu 230C (target bawah) dan 25 ̊ C (target atas),dimana (i) jika suhu lebih kecil dari target bawah, maka lampu menyala dan handy cooler padakondisi off; (ii) jika suhu lebih besar dari target atas, maka lampu padam dan handy cooler paadakondisi on; dan (iii) jika suhu tercapai sesuai target bawah dan atas, maka lampu padam dan handycooler pada  kondisi off. Target  kelembaban  sebesar  43% (target bawah)  dan  45%  (target atas),dimana (i) jika kelembaban lebih kecil dari target bawah, maka blower fan pada kondisi off dan (ii)jika kelembaban lebih besar dari target atas, maka blower fan pada kondisi on. Pengukuran kinerjasistem didasarkan kepada nilai target pengkondisian yang ditentukan, dimana dilakukan uji validasimelalui pemberian kondisi  buatan. Sistem berbantuan  mikrokontroler ATmega32 mampumengoperasikan  peranti  aktuator  untuk  menjaga  kestabilan  suhu  pada nilai 23-250C  dankelembaban relatif pada nilai 43%-45%.
IMPLEMENTASI CONTACTING CONDUCTIVITY SENSOR DAN THERMISTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA32 UNTUK PENDETEKSIAN AWAL KUALITAS AIR Arief Goeritno; Ruslan Effendi; Rakhmad Yatim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibuat prototipe sistem dengan contacting conductivity sensor dan thermistor berbasis mikrokontroler ATmega32 pendeteksian awal kualitas air, melalui (a) pengintegrasi sensor ke sistem mikrokontroler ATmega32 dan (b)  pemrograman mikrokontroler ATmega32 untuk pengoperasian sistem.  Pengintegrasian sensor  ke sistem mikrokontroler,  berupa: (i) pemanfaatan  pin  pada  board mikrokontroler untuk sensor konduktivitas hanya 4 dari 8 pin yang tersedia, dimana masing-masing digunakan untuk data (pin-1), clock (pin-3), ground (pin-4), dan catu daya +5 volt dc (pin-8); (ii) port pada board mikrokontroler untuk  thermistor, yaitu port-C (PC) dengan PC0  untuk pembacaan dan penulisan data, sedangkan PC1 digunakan untuk penghasil pulsa (clock) sinkronisasi proses komunikasi 2-wire  (bi-directional); dan (iii)  lima port utama pada board mikrokontroler ATmega32 yang digunakan, yaitu untuk: (i) catu daya 5 volt dc pada ATmega32, (ii) sensor konduktivitas dan suhu, (iii) LCD 2x16,  (iv) downloader, dan (v) keluaran.  Pemrograman mikrokontroler ATmega32 untuk pengoperasian sistem,  dilakukan penanaman program berbahasa  BasCom  dalam delapan tahapan, yaitu: (i) konfigurasi pin, (ii) deklarasi variabel (peubah), (iii) deklarasi konstanta (tetapan), (iv) inisialisasi, (v) program utama, (vi) tampilan: konduktivitas (line-1) dan suhu (line-2), (vii) ambil dan kirim data, dan (viii)  keluaran: Pengukuran terhadap kinerja sistem berupa uji validasi dengan tampilan nilai konduktivitas dan suhu. Nilai target telah diperoleh saat pengoperasian peranti ADC untuk penjagaan kestabilan nilai konduktivitas dan suhu, melalui pengukuran terhadap lima contoh air, yaitu air mineral, air mineral yang dipanaskan, air dari  perusahaan air minum, air hujan, dan air bersifat  asam.  Berdasarkan kelima contoh air, pengukuran terhadap air  bersifat  asam  dengan  nilai konduktivitas dan suhu tertinggi, sehingga air bersifat asam dikategorikan sebagai air yang tidak layak untuk dikonsumsi.  Kata-kata Kunci: contacting conductivity dan suhu, kualitas air, mikrokontroler ATmega32
Co-Authors Abdul Rahman Achmad Faris Nasyarudin Afandi, Muhammad Yusuf Ahmad Fauji Ahmad Suhaedi Ahya Ibadina Syahida Alfa Ramada Tinofa Alfian - Hidayat Alfian Hidayat Anang Dwi Purnomo Annisa, Sarah Chairul Ayumi Johan Ayumi Johan Ayumi Johan Azama, Irham Muhammad Bayu Adhi Prakosa Bayu Adhi Prakosha Bayu Arief Prakoso Bayu Arief Prakoso Cepi Hermawan Chayati, Nurul Danang Adi Nugroho Darussalam Darussalam Dian Anwar Dian Wulandari Difa Faradila Dwi Jatmiko Nugroho Dwi Suhartono Dwi Suhartono Dwi Suhartono Eko Hadi Purwanto Eko Hadi Purwanto, Eko Ersa Buyung Miranda Fauzan Shulhan Febby Hendrian Febby Hendryan Febriansyah, Rediatna Felix Adityo Rachman Fiqwananda, Hakim Fithri Muliawati Fitriani Fitriani Ginting, Sandy Ferdiansyah Ginting2, Sandy Ferdiansyah Hakim Fiqwananda Haqieqi, Jiqie Jihad Hary Adnan Fazry Hendrawan, A. Hendri Hendrian, Febby Hidayat , Alfian Ichsan Maulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Setyawibawa Ika Setyawibawa Ika Setyawibawa Indriya Indriya Indriya Inggar Ibn Albar Irawan Syaputra, Bambang Irham Muhammad Azama Irvan Mustofa Irvan Mustofa Irwan Nugraha Joki Irawan Lucky Hardian Luh Putu Ratna Sundari Luluk Dianarini Marjuki - - Marjuki Marjuki Marjuki Marjuki Maulana, Muhammad Azril Mohammad Risnandar Muchammad Takdir Sholehati Muchammad Takdir Sholehati Muhamad Lutfi Muhamad Wildan Muhamad Wildan Muhammad Alif Novianto Muhammad Azril Maulana Muhammad Azril Maulana MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf Afandi Muhathir, Muhathir Muhidin Muhidin Muhtarom, Amin Nesia Andriana Nesia Andriana Nugroho Adi Wicaksono Nuraeni, Frieda Nursyamsu Mahyuddin P, Eko Hadi P, Eko Hadi Pratiwi Pratiwi Prawitra Azhari Robby Puspa Eosina Rakhmad Yatim Rakhmad Yatim Rakhmad Yatim Rakhmad Yatim Rakhmad Yatim Ramadhan, Afham Rendy Munadi Rezi Setria Ridwan Arief Subekti Ritzkal, Ritzkal Riyandar Riyandar Roy Waluyo Roy Waluyo Rudi Irawan Rulhendri Rulhendri Ruslan Effendi Ruslan Effendi Sandi Tirta Sandy Ferdiansyah Ginting2 Setyawan Widyarto Setyawibawa, Ika Setyawibawa, Ika Setyawibawa, Ika Setyorini Shulhan, Fauzan Soekarna, Wishnu Kurniawan Sopyandi Sopyandi Sopyandi, Sopyandi Suhendri Suhendri Suratun Suratun Surya Pratama Syaiful Syaiful Syofyan Rasiman Syofyan Rasiman Syofyan Rasiman Tapip Hendrawan Tinofa, Alfa Ramada Walad Ahsani Wicaksono, Nugroho Adi Widdy Tanzila Yudha Herutama Yuggo Afrianto Yuhefizar Yuhefizar Zaky Komara