Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : journal of community service

EDUKASI PERTANIAN UNTUK ANAK-ANAK MILENIAL BERBASIS MASJID DI DESA CIKADUT, KECAMATAN CIMENYAN, KABUPATEN BANDUNG Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.038 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.31

Abstract

Minimnya pengetahuan anak-anak tentang pertanian dan tanaman serta terkikisnya minat mereka terhadap sektor tersebut, merupakan pemikiran dasar untuk melakukan kegiatan edukasi pertanian untuk anak. Masjid dijadikan basis kegiatan dengan pertimbangan bahwa tempat ibadah ini pada hakekatnya adalah pusat berkembangnya ilmu pengetahuan. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk menumbuhkan rasa peduli dan cinta anak-anak terhadap pertanian dan memberikan pengetahuan dan teknologi sederhana tentang pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah: 1) Edukasi teknologi pertanian melalui film-film pertanian; 2) Student base learning, dengan menerapkan teknologi sederhana di bidang pertanian; 3) Pembimbingan pada fase budidaya sampai panen. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan; 1) sebelum kegiatan, semua peserta tidak dapat menjelaskan jenis tanaman contoh dengan baik dan benar; 2) semua peserta antusias memperhatikan film animasi dan dokumenter tentang pertanian; 3) semua peserta terlibat aktif dalam praktek menanam; 4) setelah kegiatan terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan, minat, perhatian, kecintaan terhadap tanaman. Berdasarkan hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa; 1) rendahnya rasa peduli dan kecintaan anak-anak terhadap pertanian disebabkan kuranynya pihak lain yang intensif mendekatkan dan mengenalkan mereka dengan dunia pertanian; 2) setelah mengikuti proses edukasi pertanian, anak-anak peserta dengan cepat menyukai tanaman dan termotivasi untuk menanam berbagai jenis tanaman dengan teknologi pertanian sederhana di limgkungan mereka
SUBSTITUSI TEPUNG SINGKONG FERMENTASI (MOCAF) DENGAN TEPUNG TERIGU PADA PEMBUATAN MIE KERING Nita Yessirita; Leffy Hermalena; Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 3 No 1 (2021): JCS, June 2021
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1755.136 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v3i1.72

Abstract

Mengkonsumsi makanan yang berbahan baku terigu seperti mie, roti, tidak baik bagi tubuh manusia, karena kayaprotein jenis gluten. Di sampingitu, tingginya harga terigu, memicu para pemilih usaha bahan makanan tersebut mecari alternatif bahan baku yang lebih murah. Berdasarkan hal tersebut, maka Tim Pengabdi melakukan kegitaan pembuatan Mie Fermentasi Mocaf Substitusi Tepung Terigu. Masyarakat yang menjadi mitra adalah Kelompok Industri makanan ‘Mutiara Indah’ Nagari Cubadak Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pada kegiatan ini telah dihasilkan mie fermentasi mocaf substitusi tepung terigu. Melalui kegiatan pengabdian masyatkat ini, mitra memperoleh pengetahuan tentang manfaat tepung mocaf dalam pembuatan mie, sehingga mereka bisa mengurangi penggunaan tepung terigu. Mitra juga memperoleh pengetahuan dalam membuat Mie Fermentasi Mocaf Substitusi Tepung Terigu.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN Indra Irjani Dewijanti; Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.200

Abstract

Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut wilayah agraris karena sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Namun, saat ini keterbatasan lahan pertanian menjadi salah satu kendala seiring dengan meningkatnya pembangunan. Kendala lainnya yaitu masyarakat yang masih kurang paham tentang pengetahuan dan keterampilan dalam teknik cara menaman dengan metode lain tanpa harus memiliki lahan yang luas salah satunya yaitu budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Tujuan kegiatan, adalah untuk memberikan pengetahuan dasar teknik budidaya tanaman sayuran secara hidroponik yang dilakukan pada skala rumah tangga dengan kegiatan: ,1) Memberikan Pengetahuan Dasar Teknik Budidaya Secara Hidroponik; 2) Memberikan Pengetahuan Berbagai Macam Sistem Hidroponik; 3) Memberikan Pengetahuan Dasar tentang Nutrisi Hidroponik; dan 4) Memberikan Pengetahuan tentang Analisa Usaha Budidaya Sayuran Hidroponik. Metodologi yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan hidroponik skala rumah tangga dilakukan dengan metode sebagai berikut : 1) Pertemuan tatap muka untuk memberikan teori budidaya yang dilakukan secara hidroponik dengan materi yang terdiri atas: a. Pengetahuan Dasar Hidroponik, b. Pengenalan Media Tanam Hidroponik, c. Pengenalan Hidroponik, dan d. Pengetahuan Dasar Nutrisi Hidroponik; 2) Praktek langsung yang dilakukan oleh seluruh peserta pelatihan yang terdiri atas; a. Praktek menyemai benih hidroponik, b. Praktek membuat sistem hidroponik sederhana, c. Praktek melarutkan nutrisi hidroponik, dan d. Praktek membuat instalasi hidroponik. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap budidaya hidroponik. Secara khusu kegiatan ini menghasilkan: (a) Laporan Akhir; (b) Standar Operasional Prosedur Budidaya dengan Teknik dan Sistem Hidroponik; (c) Artikel Ilmiah dan (d) Paket Teknologi Tepat Guna Teknik Budidaya Tanaman dengan Sistem Hidroponik
DEVELOPMENT OF URBAN FARMING CARAMEL MELON ON NARROW LAND THROUGH DRIP IRRIGATION TECHNOLOGY FOR THE YOUNGER GENERATION Anuar Januar Rahman; Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.443

Abstract

The utilization of limited land provides an alternative approach to promoting productive agricultural activities among young people. Limited land availability requires the application of cultivation technologies that can optimize the use of space and resources, one of which is the cultivation of Caramel Melon using a drip irrigation system. This community service program aimed to implement drip irrigation technology for Caramel Melon cultivation on limited land while providing young people with practical experience in utilizing available land for agricultural activities. The program was conducted from July to August 2025 in Cipadung Village, Bandung City, involving 21 participants. A participatory approach was employed through hands-on activities, including land clearing, construction of a shade structure, preparation and incubation of the growing media, seedling preparation, filling polybags, transplanting and replacing seedlings, construction and installation of the drip irrigation system, plant maintenance, trellising, and flower and fruitlet selection. The success indicator was the successful implementation of drip irrigation technology in Caramel Melon cultivation on land that had previously been underutilized. The irrigation system utilized a water reservoir and drip pipes to deliver water more directly to the plant root zones. Participants were actively involved in each stage of the activity, providing them with practical experience in applying cultivation technology on limited land. The activity demonstrates that drip irrigation can serve as an alternative technology for developing agriculture on limited land while creating opportunities for young people to utilize available space for productive agricultural activities.
Co-Authors Adam Zamaludin Addina Nur Rosyida Agisni Alawiyah Aldi Misbahul M Alghif Aruni Nur Rukman Amanda Helinkika Ammar Dzaky Gofar Amnilis Anastasya Salsabila Alika Putri Anastasya Salsabila Alika Putri Andhini Fauziyah Pramesti Annisa Desfia Nur Fadilah Annisa Desfia Nur Fadilah Annisa Nurarifa Anuar Januar Rahman Apong Qomariatul M Arsyla Az-Zahra Azmi Aufal M Danyl Mallisza Daris Subhan Dendi Nur Fadilah Derry Torani Dewi Alya Lestari Dhafa Fathurohman Sidiq Diaz Prasetya Dinny Siti Fauzyah Eni Kusumawati Fahdah Athifah Fahra Awalia Zahra Febi Tivani Amelia Putri Hanifa Aulia Herda Gusvita Hijaz Jalil Hoerul Dwi Natya Fauzan Hoerul Dwi Natya Fauzan IlhamKusuma Indra Irjani Dewijanti Indra Iryani Dewiyanti Karmelia Rafensky P Kevin Maulana Y Leffy Hermalena Lia Mardiatus Solihah Lisdayanti Nurrohmah, Neng Rika M Satrio Surya S M. Fariel Syima M. Fariel Syima Marsella Anisah Rana Shaada Maryo Putra Rahayu Meylani Putri Mugni Nurul Ilmi Mugni Nurul Ilmi Muhammad Fadli Saefulrahman Muhammad Rizqi R Muhammad Zacky F Muhammad Zaki P Musa Alkadhim Nadia Wangsa Kusumadiningrat Nadila Nurazizah Naufal Imanudin Nenden Denisa Neng Lisda Sa’adah Neng Lisda Sa’adah Neng Rika Lisdayanti Nurrohmah Nita Yessirita Novi Yanti Nuraeni, Pina Rafli Rasyidin Renata Dwi Ananda Resti Novitasari1 Rhiza Villani Rhiza Villani Rifki Aryan Nugraha Rosros Rosdiantin Saddam Fachri Alfarezi Sawalni, Sawalni Selviana Putri Siti Kamila Nurhasanah Syahnaz Rahamadhina Nurhidayat Tiara Marzuki Toni Junaedi Wahyu Saepudin Wanda Arunia Wanda Novia Briliani Widhi Netraning Pertiwi widia herliani putri Widiya Putri Salayan Wildan Ferdy Alamsyah Wulan Ramadhani Yayu Ulfah Marliani Yohana Eltiana Saogo Yulianto, Aditiya