Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Kontribusi Wanita Nelayan Dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Keluarga Nelayan Di Muara Angke Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara Krishna Listiyandra; Zuzy Anna; Yayat Dhahiyat
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

          Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi wanita nelayan terhadap pendapatan di Muara Angke serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wanita nelayan bekerja dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan wanita nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan satuan kasusnya adalah kontribusi wanita nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode triangulasi (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Untuk penentuan sampel digunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel adalah 30 sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan rata-rata kontribusi wanita nelayan terhadap pendapatan di Muara Angke sebesar 30,25%. Faktor yang mempengaruhi wanita nelayan bekerja diantaranya pendidikan dan motivasi bekerja. Faktor usia tidak mempengaruhi wanita nelayan bekerja. Adapun faktor yang mempengaruhi pendapatan wanita nelayan diantaranya curahan waktu kerja dan jenis pekerjaan. Rata-rata curahan waktu kerja wanita nelayan untuk kegiatan produktif adalah 148,63 jam per bulan atau sekitar 5,72 jam per hari. Curahan waktu kerja dan jenis pekerjaan berpengaruh positif terhadap pendapatan wanita nelayan masing-masing sebesar 16,3% dan 13,5%. Faktor pengalaman bekerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan wanita nelayan. 
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN BURUH DI WILAYAH PESISIR KAMPAK KABUPATEN BANGKA BARAT M. Agam Alpharesy; Zuzy Anna; Ayi Yustiati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 3. No. 1, Maret 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan besarnya pendapatan rumah tangga nelayan buruh yang bersumber dari kegiatan penangkapan ikan dan kegiatan nonpenangkapan ikan melalui buruh penambangan timah. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pola pengeluaran rumah tangga serta kontribusi kegiatan penangkapan ikan terhadap tingkat pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga nelayan buruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter yang diukur adalah curahan kerja, pendapatan rumah tangga nelayan, pengeluaran rumah tangga nelayan serta tingkat pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas sandang, pangan, perumahan, pendidikan dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukan kegiatan penangkapan ikan nelayan buruh menghasilkan pendapatan rata-rata lebih rendah dibandingkan pendapatan rata-rata kegiatan penambangan timah. Pendapatan rata-rata nelayan buruh dari kegiatan penangkapan ikan adalah Rp 1.650.000 per bulan sedangkan pendapatan rata-rata nelayan buruh sebagai buruh tambang timah adalah Rp 3.375.000 per bulan. Pengeluaran rumah tangga nelayan buruh terdiri atas pengeluaran pangan dan pengeluaran nonpangan. Rumah tangga nelayan buruh menghabiskan 83 % total pengeluaran rumah tangga untuk pengeluaran pangan dan sisanya digunakan untuk pengeluaran nonpangan seperti sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan.
Analisis Produktivitas Dan Kinerja Usaha Nelayan Purse Seine Di Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing, Bandar Lampung Selfi Alhuda; zuzy Anna; Ike Rustikawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing, Desa Lempasing, Kecamatan Telukbetung Barat, Bandar Lampung. Pengambilan data dilakukan pada bulan April-Mei 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas alat tangkap purse seine, faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan purse seine serta pendapatan nelayan purse seine. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan nelayan purse seine sesuai dengan kuisioner yang telah dibuat, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dinas dan instansi terkait yang menunjang penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas alat tangkap purse seine pada tahun 2014 sebesar 0,10 ton/trip. Kapasitas armada dan kekuatan mesin secara parsial berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan purse seine, sedangkan, luas palka, jumlah ABK dan jumlah trip secara parsial tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Pendapatan bersih rata-rata nelayan pemilik purse seine dalam setahun sebesar Rp. 120.549.000, sedangkan pendapatan bersih rata-rata nelayan buruh (nakhoda dan abk) dalam setahun sebesar Rp. 12.063.000. Nilai B/C yang diperoleh sebesar 2.53.
ANALISIS KONVERSI LAHAN BUDIDAYA PERIKANAN DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG Cyntia Kurniawati; Zuzy Anna; Yayat Dhahiyat
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.003 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi masyarakat menyebabkan maraknya pembangunan infrastruktur yang mendorong terjadinya konversi lahan. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) mengetahui kinerja usaha budidaya perikanan (2) menggambarkan tren konversi lahan budidaya perikanan (3) menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konversi lahan budidaya perikanan. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder dengan metode yang digunakan yaitu metode survey menggunakan teknik sampling jenuh. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode tahun 2008-2012 lahan budidaya perikanan di Kecamatan Dayeuhkolot mengalami penurunan paling tinggi yaitu sebesar 40,8%. Keuntungan rata-rata yang didapatkan oleh pembudidaya yaitu sebesar Rp. 1.309.512, sedangkan hasil uji regresi logistik menggunakan aplikasi SPSS 21 menunjukan bahwa variabel-variabel dependen yang digunakan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembudidaya dalam melakukan konversi lahan budidayanya sebesar 58,5% dan variabel yang memberi pengaruh nyata pada taraf nyata 5% terhadap variabel dependen yaitu variabel keuntungan (X2).
PENGARUH PERBEDAAN SIPHONISASI DAN AERASI TERHADAP KUALITAS AIR, PERTUMBUHAN, DAN KELANGSUNGAN HIDUP PADA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) STADIA BENIH. Aghnia Nur Islami; Zahidah Hasan; Zuzy Anna
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kendala dalam budidaya ikan nila selain ketersediaan akan benih yang mencukupi adalah kualitas air. Faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menunjang keberhasilan usaha akuakultur adalah penyediaan lingkungan yang sesuai dengan benih, sehingga diperoleh kelangsungan hidup yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air dalam kegiatan akuakultur antara lain: suhu air, oksigen terlarut (DO), derajat keasaman (pH), alkalinitas, ammonia, nitrit, nitrat, karbondioksida, dan bahan organik terlarut lainnya. Pakan dalam akuakultur juga mempengaruhi kualitas air. Sisa metabolisme dan sisa pakan yang tidak termakan ada yang terlarut dan mengendap di kolam akuakultur dapat mempengaruhi parameter kimiawi dan fisik kualitas air yang ada di dalam air pada kolam akuakultur. Agar kualitas air tetap terjaga perlu dilakukan sistem pengeluaran air (siphon). Selain pengeluaran air yang perlu diperhatikan dalam menjaga kualitas air di dalam kolam akuakultur adalah aerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perlakuan terbaik untuk menjaga atau mempertahankan kualitas air di dalam budidaya ikan nila stadia benih dan mengetahui dampak perlakuan siphon dan aerasi dalam menjaga kualitas air. Penelitian dilakukan selama bulan Juli sampai dengan akhir September 2016 di Laboratorium Kualitas Air PPSDAL DRPMI UNPAD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, yaitu dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor dan  masing-masing dua taraf. Perlakuan berupa disiphon setiap tiga hari sekali dan aerasi diberikan setiap tiga hari sekali selama 5-6 jam, siphon dilakukan setiap hari dan diberi aerasi sepanjang waktu, siphon dilakukan setiap tiga hari sekali dan diberi aerasi sepanjang waktu, dan siphon dilakukan setiap hari dan diberi aerasi setiap tiga hari sekali selama 5-6 jam. Parameter yang diamati meliputi DO, pH, BOD5, kelangsungan hidup, pertumbuhan dan ammonia unionized. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan pemberian aerasi sepanjang waktu dan siphonisasi setiap hari merupakan perlakuan yang baik menjaga kualitas air untuk pertumbuhan pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) stadia benih dengan tingkat laju pertumbuhan spesifik terbaik sebesar 0,0112 dan tingkat kelangsungan hidup terbaik sebesar 100%. 
ANALISIS USAHA TAMBAK GARAM DI DESA PENGARENGAN KECAMATAN PANGENAN KABUPATEN CIREBON Jason Trikobery; Achmad Rizal; Nia Kurniawati; Zuzy Anna
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.817 KB)

Abstract

Garam sebagai salah satu produk sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, karena garam merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia seperti bahan pangan, bahan kimia, dan bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja finansial dan keragaan produksi tambak garam di Desa Pengarengan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dengan teknik wawancara dan kuesioner. Kedua skala kelompok usaha tambak garam terdiri dari lahan pribadi dan lahan sewa menunjukkan menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Kinerja finansial usaha garam lahan pribadi yakni pendapatan sebesar Rp. 35.210.000, GPM (53%), R/C rasio (1,86), PP (9 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 198.139.803. Sedangkan kinerja finansial usaha garam sewa lahan yakni pendapatan sebesar Rp.32.355.000, GPM (53%), R/C rasio (1,74), PP (10 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 195.075.632. Secara keseluruhan, benefit yang diterima petambak termasuk baik karena dapat menutupi biaya operasional yang dikeluarkannya dan memperoleh keuntungan.
Analisis Pendapatan Masyarakat Pesisir Di Kawasan Wisata Bahari Pantai Pandawa Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Provinsi Bali Gmelina Asri Muara Bagja; Zuzy Anna; Nia Kurniawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kelayakan usaha pembudidaya rumput laut dan pekerja wisata bahari di Pantai Pandawa, (2) menganalisis variabel/faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat pesisir dan (3) menganalisis perbandingan kesejahteraan antara pembudidaya rumput laut dan pekerja wisata bahari berdasarkan Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Badung tahun 2016. Penelitian dilakukan di Pantai Pandawa Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Provinsi Bali pada Bulan Mei 2016. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Analisis yang digunakan yaitu analisis keuntungan, Benefit Cost Ratio, Pay Back Periods, regresi linear berganda dan Analisis tingkat kesejahteraan. Hasil yang didapatkan untuk kelayakan usaha masyarakat pesisir yaitu pembudidaya rumput laut dengan nilai BCR = 2 berarti usaha budidaya rumput laut yang dilakukan mengalami keuntungan dan layak untuk diusahakan, untuk pekerja wisata bahari nilai BCR = 3,41 maka usaha wisata bahari sangat layak untuk dijalankan dan mengalami keuntungan. Selanjutnya variabel/faktor yang mempengaruhi terhadap pendapatan masyarakat peisisir yaitu ada umur, tingkat pendidikan terakhir, curahan waktu kerja dan pengalaman kerja dilihat secara keseluruhan berpengaruh terhadap pendapatan, namun hasil dari Uji t secara parsial, profesi dan  pengalaman kerja berpengaruh nyata terhadap pendapatan, untuk umur, tingkat pendidikan terakhir dan curahan waktu kerja tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan. Untuk profesi yang berpengaruh yaitu sebagai pembudidaya rumput laut, berpengaruh secara negatif terhadap pendapatan artinya akan mengurangi terhadap pendaptan sebesar 9139854.843 dibandingkan usaha wisata bahari karena pendapatan uasaha wisata bahari lebih besar dibandingkan pembudidaya rumput laut. Perbandingan kesejahteraan masyarakat pesisir antara pembudidaya rumput laut dan pekerja wisata bahari dari hasil penelitian menghasilkan bahwa responden yang bekerja sebagai wisata bahari jauh lebih banyak yang sejahtera yaitu sebanyak 77% sedangkan untuk pembudidaya rumput laut yang berstatus sejahtera sebanyak 50%.
Analisis Bioekonomi Sumber Daya Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) Di Waduk Cirata Jawa Barat Riza Fauzi S; Zuzy - Anna; Asep Agus Handaka Suryana
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.32 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perairan umum Waduk Cirata Jawa Barat pada bulan Desember 2016 sampai dengan Mei 2017. Waduk Cirata memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan salah satunya adalah kegiatan perikanan tangkap. Salah satu hasil tangkapan bernilai ekonomis adalah ikan nilem. Tujuan utama peneltian ini adalah untuk mengetahui nilai produksi sumberdaya ikan nilem pada kondisi Maximum Sustainable Yield (MSY), Maximum Economi Yield (MEY), dan Open access (OA) di perairan Waduk Cirata menggunakan model bioekonomi Gordon-Schaefer. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan sumberdaya ikan nilem optimum dalam tiga bulan diperoleh hasil tangkapan produksi lestari sebesar (hMSY) sebesar 261,503 ton dengan upaya penangkapan (eMSY) sebesar 7.709 trip. Efesiensi terbesar diperoleh pada kondisi MEY, yaitu upaya (eMEY) sebesar 7.685 trip dengan hasil tangkapan (hMEY) sebesar 261,500 ton. Efesiensi terkecil diperoleh pada kondisi open access, yaitu sebesar (eOA) 15.371 trip yang menghasilkan (hOA) 3 ton. Keuntungan optimum dari pemanfaatan sumberdaya ikan nilem di perairan Waduk Cirata diperoleh pada kondisi MEY yaitu Rp 3.118.534.260,- sedangkan pada kondisi maksimum lestari MSY sebesar Rp 3.118.503.881,- dan keuntungan pada kondisi open access sama dengan nol (πOA)= 0.
Local Wisdom to Overcome Covid-19 Pandemic of Urug and Cipatat Kolot Societies in Bogor, West Java, Indonesia Bahagia Bahagia; Bambang Hudayana; Rimun Wibowo; Zuzy Anna
Forum Geografi Vol 34, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v34i2.12366

Abstract

Local wisdom can be interpreted as principles of life, behaviour, rules, and punishments, as well as a view of life that regulate life, so that it can regulate and managing natural resources in the natural, social, and economic environments. Even local knowledge have adapted to environment obstacle. This research aims to investigate traditionally local knowledge for confronting Covid-19 pandemic. The method used is qualitative with an ethnography approach and literature review. Data are collected through in-depth interviews with leaders of Urug and Cipatat Kolot societies. In order to investigate Baduy and Ciptagelar communities used a literature review. Data are supported by documentation and observation sources. The sample is selected using a purposive sampling technique. The result is analysed through triangulation, which is by mixing some gathered data methods. The result is that Urug society allocates rice each year from their paddy yields to the vulnerable groups such as orphans, elderlies, widows, and persons need most. Secondly, collective action is used to jump the capacity of people like women through nujuh bulanan. Thirdly, societies exert taboo to combat disaster and Covid-19, including by prohibiting community from trading paddies and rice. Another finding is that indigenous knowledge uses some life strategies and utilizes natural capital optimally for overcoming life perturbances. The last finding is that local knowledge has preserved agriculture jobs as a venue to survive.
Efektivitas Kelembagaan Awig-Awig dalam Mengelola Sumber Daya Perikanan Pantai di Kabupaten Lombok Timur Nisa Ayunda; Aceng Hidayat; Zuzy Anna
Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Ekonomi Pertanian Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.61 KB) | DOI: 10.29244/jaree.v1i1.11283

Abstract

Some institution arrangements are developed to manage the fishery resources, one of which is a communitybased management. Over the past few years, this community has been believed to be one of the effective management. According to Schlager and Ostrom (1992); Imperial and Yandle (2005), this management was usually the adoption of local knowledge of communities around their resources. Awig Awig growing in East Lombok is one of a growing community based management in Indonesia in managing fishery resources. Based on this information, this research aimed to (1) diagnose the awig awig institution growing in East Lombok, (2) identify and analyze the external factors influencing the institution, and (3) evaluate awig awig institution linkages to sustainable coastal fisheries. This study used the approach of the Institutional Analysis and Development (IAD) framework and GS production surplus bioeconomy. The results showed that so far awig awig institution has not been able to overcome the pressure from the inside and from the outside in the form of appropriation externality, technology externality, and assignment problem, therefore, this caused the decline of fishery resources.
Co-Authors Abdul Ghofar Aceng Hidayat Achmad Rizal Achmad Rizal Adjat Sudrajat Afrah Haniyah Dafiq Aghnia Nur Islami Akhmad Fauzi Alin Shelina Nurashila Alnidi Safarach Bratanegara Armandha Redo Pratama Armida Salsiah Alisjahbana Arya Hadi Dharmawan Asep Agus H. Suryana Asep Sapei Atikah Nurhayati Ayi Yustiati Bahagia Bahagia Bambang Hudayana Budi Susanto Cyntia Kurniawati Duto Nugroho Duto Nugroho Dzulhadi, Muhammad Dzaky Eka Intan Kumala Putri Fachruddin Majeri Mangunjaya Fachruddin Majeri Mangunjaya Gmelina Asri Muara Bagja Grandiosa , Roffi Hakim Miftahul HUda Handaka, Asep Agus Hermawan, FX Hindayani, Purna Ike Rustikawati Imtiyaz Nur Imtiyaz Nur Shadrina Indah Riyantini Ine Maulina Intan Adhi Perdana Putri Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Iwang Gumilar Jason Trikobery Junianto Junianto Krishna Listiyandra Lugas Lukmanul Hakim M. Agam Alpharesy Mega Fatimah Rosana Mira Mira Mira Mira Mochamad Untung Kurnia Agung Muhamad Nu’man Azis Muhammad Fitri Rizky Muhammad Ihsan Zakariya Muhammad Shiddiq Ilham Noor Nia Kurniawati Nia Kurniawati Nisa Ayunda Nisa Ayunda Nur , Imtiyaz Oktaviana, Lusi Putri, Intan Adhi Perdana Puty Cikitha Rahmahwati Rosidah Rakhma Noordiningroom Rimun Wibowo Riza Fauzi S Robi Andoyo Selfi Alhuda Shadrina, Imtiyaz Nur Sonny Koeshenderajana Sonny Koeshendrajana Suryana, Asep Handaka Titin Herawati Umi Muawanah Umi Muawanah Una Selvi Tuaputy Yanuar, Yerry Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yesi Dewitasari Yuniar Mulyani Yuniar Putri Muharom Zahidah - Zakaria, Zulfiadi