Articles
Dinamika Penggunaan Uang Jajan pada Mahasiswa
Maulana Baihaqi Ardie;
Zakwan Adri
Borobudur Psychology Review Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/bpsr.4865
Seiring berkembangnya zaman makin banyak keperluan yang dibutuhkan masyarakat terutama pada mahasiswa. Mahasiswa yang sedang melakukan studi baik di tempat tinggalnya maupun di luar kota memiliki jatah bulanan yang diberikan orangtua untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan lainnya. Hal ini membuat adanya dinamika yang beragam pada mahasiswa dalam membelanjakan uangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika penggunaan uang jajan pada mahasiswa dalam kesehariannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan psikologi indigenous yang terdiri dari 3 pertanyaan tertutup dan 4 pertanyaan terbuka. Subjek penelitian ini terdiri dari 153 mahasiswa (laki-laki = 56, perempuan = 97). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika penggunaan uang jajan pada mahasiswa mendapatkan respon yang beragam, mulai dari merasa cukup terhadap jatah uang yang ada, variasi dalam penggunaan uang juga beragam, dan seperti apa tindakan mereka jika uang jajan mereka lebih ataupun kurang.
Mentally Healthy in The Prison: Physical Activity Effects on Sleep Quality of Adolescent Prisoners
Zakwan Adri;
Free Dirga Dwatra;
Muhamad Antos Riady
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/rapun.v13i1.114953
Problems have brought many adolescents in the prison. Their cohorts pass the day with freedom, while adolescents prisoners must spend months or years without freedom and other developmental tasks at their ages. This may cause many mental health issues on them. This study explored the effects of physical activity using group-based Games on sleep quality of adolescent prisoners. Participants of this study were 24 male adolescent prisoners (age between 14-18 years old). These participants showed many behavioral and emotional problems before entering and during their time in prison, such as: family problem, drug abuse, problems with peers and officers. Participants had three sessions of game activities in one week. This experimental study measured sleep quality with adapted Sleep Quality Scale (Shahid, Wilkinson, Marcu & Shapiro (eds), 2012) which comprises 25-items (Cronbach α = .916) after statistical adaptation processes. It was conducted using pretest-posttest design. This study suggested that group-based games can increase sleep quality, paired samples t-test value (t = -5.527; p < .001). Posttest data (M = 37.50; SD = 7. 84) higher than pretest data (M = 28.83; SD = 7.76). It can be inferred that many other conditions affecting can be intervened through these physical activities. This study was conducted to small number of participants and shorter time. More participants and longer time for intervention need to for better results for generalization.
High School Student’s Career Indecision Reviewed Based on Major and Gender
Free Dirga Dwatra;
Zakwan Adri
Jurnal Neo Konseling Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/00703kons2023
Career indecision is a condition that occurs in individuals when experiencing problems or difficulties when starting or being in the career decision-making process that causes incompetence or uncertainty in determining their career choices. Career indecision is caused by various factors, both internal and external factors of the individual. In this study, the factors studied were major and gender. The analytical method used in the study was a two-way ANOVA. The study sample was 148 high school X students. The collected data with the form of a scale. The scale used in the study was a career indecision scale compiled based on the Career Decision-Making Difficulties Questionnaire (CDDQ). the significance value of the sex variable is 0.029 (< 0.05). The significance value of the major is 0.06 (> 0.05). The results showed that there was no difference in high school students' career indecision based on major, while by gender, male students experienced greater career indecision compared to female students.
KONSEP FORGIVENESS DI MINANGKABAU
Novitasari Novitasari;
Zakwan Adri
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v5i2.44121
AbstractForgiveness is a psychological construct occuring often in daily life when people have personal interaction each other. The cultural stetrotype of forgiveness among ethnics in Indonesia is unique to discuss. This study is aimed at identifying the concept of forgiveness in people at Minangkabau culture. This study used qualitative method with indigenous psychology approach. This study ask participants four open-ended questions and 2 close-ended questions though google form application filled by participants in. The data were collected from 170 participants of from Minangkabau culture living both in West Sumatera province and othe towns outside the province. The data were analyzed with thematic analysis and used tabulation to the data achieved and researcher used coding and categorization toward the data. Results suggest that participants had a pattern of behavior in which they find it difficult to forget the mistakes of tthose who did something hurt them. They expect the punishment to them. It can be concluded that there are four concepts of forgiveness in this sample of ethnic: challenge, hope, revenge, and good deeds. AbstrakForgiveness merupakan konstruk psikologi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dalam interaksi interpersonal. Stereotip dalam konsep forgiveness berdasarkan suku dan budaya di Indonesia memiliki pola yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan psikologi indigenous. Penelitian ini menggunakan empat pertanyaan terbuka dan dua pertanyaan tertutup melalui aplikasi google form yang diisi oleh partisipan. Studi mengumpulkan data dari 170 orang bersuku Minang yang berada di Sumatera Barat dan luar Sumatera Barat. Data diolah menggunakan analisis tematik dan menggunakan tabulasi terhadap data dimana peneliti melakukan proses koding dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat etnis Minangkabau sulit melupakan kesalahan orang yang telah menyakitinya, mereka tidak menghindari orang yang telah menyakitinya, mereka mengharapkan adanya hukuman bagi orang yang telah menyakitinya, serta mereka tetap berbuat baik terhadap orang yang telah menyakitinya. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat empat konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau yaitu tantangan, harapan, balas dendam dan kebaikan.
Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Hemodialisis Lebih dari Dua Tahun
Ryan Habib Fadhillah;
Zakwan Adri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gagal ginjal ditandai dengan ketidakmampuan ginjal dalam mempertahankan metabolism dan keseimbangan cairan pada tubuh. Pasien yang mengalami gagal ginjal harus menjalankan terapi pengganti ginjal untuk mempertahankan fungsi tubuh. Terapi yang banyak dilakukan saat ini yaitu terapi hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis yang sudah lebih dari 2 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 2 partisipan yang sudah menjalani hemodialisis lebih dari 2 tahun. Hasil penelitian mendapatkan empat poin : perubahan pemenuhan kebutuhan fisiologis, respon psikologis, dukungan dari orang sekitar dan penurunan kualitas hidup fisik dan psikologis. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu perubahan kualitas hidup diliat dari aspek kualitas hidup secara menyeluruh.
Pengaruh Konformitas Remaja terhadap Perilaku Pembatalan Puasa saat Ramadhan
Rori Eka Putra;
Oki Pradana;
Zakwan Adri
Borobudur Psychology Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/bpsr.7883
Pada saat Ramadhan tiba maka kewajiban bagi seorang muslim adalah puasa. Namun, dalam proses pelaksanaan ibadah puasa ada beberapa orang yang rentan melakukan perilaku pembatalan puasa. Individu menjadi lebih rentan untuk melakukan perilaku pembatalan puasa saat berada ataupun mengikuti perilaku sekelompok orang yang melakukan perilaku pembatalan puasa. Penelitian ini bertujuan untuk menilik terkait faktor-faktor yang mendorong remaja di Provinsi Riau untuk melakukan perilaku pembatalan puasa tersebut. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian survey kuantitatif dengan pendekatan psikologi indigenous. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan pengolahan data menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya tidak berdampak terhadap perilaku pembatalan puasa pada remaja yang berdomisili di Provinsi Riau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi upaya pencegahan terhadap perilaku pembatalan puasa saat Ramadhan yang dilakukan oleh remaja.
Konsep Forgiveness di Minangkabau
Novitasari Novitasari;
Zakwan Adri
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.62853
Forgiveness merupakan konstruk psikologi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dalam interaksi interpersonal. Stereotip dalam konsep  forgiveness berdasarkan suku dan budaya di Indonesia memiliki pola yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan psikologi indigenous. Penelitian ini menggunakan empat pertanyaan terbuka dan dua pertanyaan tertutup melalui aplikasi google form yang diisi oleh partisipan. Studi mengumpulkan data dari 170 orang bersuku Minang yang berada di Sumatera Barat dan luar Sumatera Barat. Data diolah menggunakan analisis tematik dan menggunakan tabulasi terhadap data dimana peneliti melakukan proses koding dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat etnis Minangkabau sulit melupakan kesalahan orang yang telah menyakitinya, mereka tidak menghindari orang yang telah menyakitinya, mereka mengharapkan adanya hukuman bagi orang yang telah menyakitinya, serta mereka tetap berbuat baik terhadap orang yang telah menyakitinya. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat empat konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau yaitu tantangan, harapan, balas dendam dan kebaikan.
Studi Kasus Mengenai Coping Stress pada Remaja yang Nikah Muda akibat Married by Accident
Yuwanda, Resha;
Halimah, Nurul Syarifatun;
Adri, Zakwan
Jurnal Riset Psikologi Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Riset Psikologi (Terbitan Februari 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v7i1.15633
Abstrak: Riset ini bertujuan untuk memahami gambaran coping stress pada remaja yang nikah muda akibat married by accident. Dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini maka dilakukan sebuah penelitian kualitatif dengan analisis data menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis yang dilakukan kepada subjek dipilih secara purposive dengan kriteria; 1) remaja yang telah menikah; 2) melakukan pernikahan akibat married by accident; 3) bersedia menjadi subjek dalam penelitian ini, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara mendalam dengan fokus pertanyaan terkait Ways Of Coping Scale Lazarus dan Folkman. Hasil penelitian ini yaitu nikah muda yang dialaminya disebabkan oleh married by accident. Kedua subjek hamil sebelum menikah dikarenakan beberapa faktor diantaranya yaitu kurangnya perhatian keluarga, pengaruh lingkungan sosial dan pergaulan bebas. Akibat nikah muda, kedua subjek mengalami stress karena suami selingkuh, baby blues, perubahan fisik, pekerjaan suami yang kurang mapan, dan emosi yang tidak stabil. Oleh sebab itu subjek I menerapkan emotional focus coping sebagai strategi coping stress sedangkan subjek N menerapkan problem focus coping dan emotional focus coping sebagai strategi coping stress. Kata kunci: Nikah muda, married by accident,coping stress
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI REMAJA KORBAN PERCERAIAN
Sari, Fulziah Alwita;
Noni, Noni;
Adri, Zakwan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2024.42478
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana remaja yang menjadi korban perceraian mengalami penerimaan terhadap diri mereka. Perceraian dianggap sebagai puncak dari serangkaian masalah yang berakumulasi dan merupakan langkah terakhir yang diambil ketika perkawinan tidak dapat dipertahankan lagi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi dengan dua partisipan yang memiliki karakteristik sebagai anak remaja yang mengalami perceraian orangtua. Penerimaan terhadap perceraian orangtua tidak dapat dicapai secara spontan oleh anak, melainkan melalui tahapan-tahapan tertentu yang terkait dengan kehidupan pasca perceraian, termasuk dampak psikologis dan sosial yang dirasakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian memberikan dampak negatif seperti perasaan minder, kehilangan figur keluarga, dan kenakalan remaja. Faktor-faktor yang membantu dalam proses penerimaan diri termasuk keberadaan figur ibu yang kompeten, berkurangnya konflik orangtua, serta dukungan positif dari lingkungan sekolah dan teman-teman, yang membantu para partisipan bangkit dari keterpurukan setelah menghadapi perceraian orangtua.
Hubungan Perilaku Asertivitas dengan Kepuasan Pernikahan pada Pasutri Beretnis Minang
Erwinda, Dewi Yuni;
Adri, Zakwan
YASIN Vol 3 No 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/yasin.v3i4.1534
Marriage is the most important experience in life, because of that every couple definitely wants a happy marriage once in a lifetime. One of the things that affect marital satisfaction is because of assertive communication. So, the purpose of this study was to see the relationship between assertiveness and marital satisfaction for Minang ethnic couples. This study used a quantitative method, the study population was a married couple with Minang ethnicity using a purposive sampling technique. There were 212 samples in this study consisting of 106 married couples. The study used the Maritime Satisfaction and Assertiveness scale with the reliability of both variables 0.946 and 0.927. The data analysis technique uses product moment correlation with the help of SPSS Statistics 20 for windows. The results of hypothesis testing r = 0.146 and p = 0.033, it is known that there is a significant positive relationship between Assertiveness behavior and Marital Satisfaction in married couples with Minang ethnicity.