Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI KINERJA PEGAWAI DESA CILEDUG DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK Prameswari, Gladiola; Gumilar, Gun Gun
PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Vol 13 No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/prj.v13i3.2304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya optimalisasi kinerja pegawai di Desa Ciledug dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan merujuk pada lima dimensi kinerja menurut Sedarmayanti (2009) yaitu: kualitas kerja, ketepatan, inisiatif, kemampuan, dan komunikasi. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena perlunya adanya perbaikan menyeluruh terhadap sistem pelayanan publik di tingkat desa Ciledug, yang merupakan garda terdepan dalam melayani kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, memungkinkan peneliti untuk memperoleh gambaran nyata dan mendalam melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kualitas kerja pegawai belum optimal, belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) di Kantor Desa Ciledug ditandai dengan keterlambatan pengurusan dokumen, praktik pungutan liar, serta keterbatasan sarana pendukung menghambat efektivitas kerja. Pada aspek ketepatan waktu, meskipun terdapat sistem absensi dan pengawasan rutin, masih ditemukan kendala kedisiplinan dan keterlambatan pelayanan. Sementara itu, dalam hal inisiatif, menunjukkan perkembangan positif dengan adanya evaluasi rutin dan inovasi dari pegawai, meskipun belum sepenuhnya berdampak terhadap persepsi masyarakat. Dimensi kemampuan pegawai masih terbatas dalam penguasaan teknis dan teknologi akibat rendahnya latar belakang pendidikan. Sedangkan dari sisi komunikasi, struktur penyampaian informasi sudah tersedia, namun masih terdapat hambatan dalam kejelasan dan etika berkomunikasi.
Peran Kepala Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Pembangunan Infrastruktur Dwirahayu, Julyana; Ramdani, Rachmat; Gumilar, Gun Gun
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prinsip otonomi daerah menggunakan prinsip otonomi yang seluas- luasnya dalam arti daerah di berikan kewenangan mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan yang menjadi urusan pemerintah yang di tetapkan dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 2014, daerah memiliki kewenangan membuat kebijakan daerah untuk memberi pelayanan, peningkatan peran serta pemberdayaan masyarakat yang bertujuan pada peningkatan kesejateraan rakyat. Sejalan dengan prinsip tersebut dilaksanakan pula otonomi yang nyata dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan pemberdayaan, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat perlu didukung oleh pengelolaan pembangunan yang partisipatif. Dan juga dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur peran kepala desa masih kurang maksimal dalam menjalankan pelaksanaan pembangunan ini, sehingga pembangunan infrastruktur ini tidak merata di masyarakat hanya sebagian masyarakat saja yang bisa merasakannya. Secara sederhana peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dalam kehidupan demokrasi dengan cara menampung dan penyaluran aspirasi masyarakat dalam program pembangunan, penyusunan kegiatan perencanaan secara partisipatif, menumbuhkembangkan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara berswadaya dan gotong royong dalam kegiatan pembangunan serta menggali memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada untuk meningkatkan pembangunan. Akan tetapi dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat juga terdapat faktor penghambat yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yaitu terkendalanya anggaran dan penyempitan lahan dalam pemberdayaan pertanian, sehingga pemberdayaan masyarakat di desa Tanjung Baru belum maksimal. Meningkatkan keterlibatan masyarakat tidak hanya sebagai obyek dan pelaku dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam menentukan dan membuat program pemberdayaan masyarakat. Hendaknya pada kegiatan pemberdayaan dapat diketahui oleh berbagai pihak di desa Tanjung Baru secara menyeluruh, baik dari petani, pemerintah desa bahkan masyarakat yang berada di desa tersebut. Hal ini dikarenakan dapat membantu siapapun yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk menilai sehingga dapat mengetahui berhasil atau tidaknya kegiatan tersebut setelah dilakukan. Diharapkan pemerintah desa untuk melibatkan masyarakat dalam proses pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa. Diharapkan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan pengawasan dan pemantaun dari pembangunan infrastruktur desa.
Kinerja Pegawai Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang Choirunnisa, Sufi; Ramdani, Rachmat; Gumilar, Gun Gun
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pegawai pada Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang. Kinerja pegawai merupakan elemen kunci dalam menjamin keberhasilan pelayanan publik, terutama di sektor infrastruktur air yang berperan penting dalam mendukung pertanian, pengendalian banjir, dan konservasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara informal, dan studi dokumentasi selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 22 hari kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan dalam kemampuan teknis, kedisiplinan waktu, motivasi kerja, serta keterbatasan sarana pendukung yang berdampak pada efektivitas pelaksanaan tugas. Di sisi lain, terdapat kekuatan berupa kerja sama tim yang solid dan suasana kerja yang kondusif. Rekomendasi utama mencakup peningkatan pelatihan teknis, penguatan sistem disiplin dan penghargaan, serta perbaikan infrastruktur kerja. Temuan ini memberikan kontribusi dalam perumusan strategi peningkatan kinerja aparatur publik di sektor teknis.
Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Sindangkarya Purnamasari, Hanny; Gumilar, Gun Gun; Aryani, Lina; Priyanti, Evi; Syahri, Anjar Nur
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4448

Abstract

Desa merupakan garda terdepan dan menjadi ujung tombak dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Berbicara mengenai pelayanan publik dan pemerintah desa, masyarakat tidak bisa memilih, mau tidak mau, suka atau tidak suka masyarakat akan tetap terhubung dengan aparatur pemerintah desa dalam hal pelayanan. Banyaknya kendala yang ditemui dalam proses pelayanan publik di desa membuat masyarakat enggan dan hilangnya kepercayaan dalam melakukan pelayanan. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dilakukan oleh aparatur pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masayarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi secara langsung kepada aparatur pemerintah desa Sindangkarya di aula kantor desa. Hasil kegiatan pengabdian ini dianggap efektif karena dapat memberikan pengetahuan baru terjait dengan bagaimana aparatur pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
DAMPAK OVER KAPASITAS DI LAPAS KELAS IIA BEKASI BAGI KEAMANAN NARAPIDANA Shadiq, Dzaki Zaidan; Gumilar, Gun Gun; Rizki, Mochamad Faizal
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v11i4.4920

Abstract

Overcapacity in Class IIA Bekasi Correctional Facility is a serious problem that affects the security of prisoners. This research uses the literature study method to analyze the impact of these conditions. The results of the study show that overcrowding triggers conflicts between prisoners, reduces the effectiveness of supervision, and creates an informal social hierarchy that worsens order and security. These findings emphasize the importance of revamping correctional facilities and policies to create a safe and humane environment for prisoners.