Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Perseptorship Model Approach di RSUD Taman Husada Bontang Enok Sureskiarti; Rusni Masnina; Moh Afandi; Fatma Zulaikha; Taufik Septiawan; Ni Wayan Wiwin; Pipit Fitriani; Muhammad Bachtiar; Nunung Herlina
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.500

Abstract

Pendidikan tinggi keperawatan merupakan pendidikan professional yang dilaksanakan melalui pendidikan akademik dan profesi. Pelaksanaan pembelajaran klinik merupakan pengalaman real bagi mahasiswa keperawatan untuk mempelajari profesionalisme. Sehingga untuk mendukung proses tersebut diperlukan manajemen pengelolaan pendidikan profesi yang komprehensif. Pelatihan perseptorship ini sangat diharapkan mampu untuk mempersempit kesenjangan pembelajaran di akademi dan diklinik. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu mengaplikasikan dan merancang model bimbingan klinik dengan pendekatan perceptorship. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah berupa pelatihan yang diadakan selama 3 hari pada tanggal 9-11 Juni 2021. Peserta pelatihan ini adalah sejumlah 30 perawat RSUD Taman Husada Bontang. Dalam Pelatihan ini diadakan Pre dan Post Test terlebih dahulu untuk mengetahui pengetahuan dan Skill dari peserta dalam mengaplikasikan ilmu perseptorship. Pelatihan ini dirancang untuk pembimbing klinik dengan pendekatan preseptorship model Approach baik yang sudah pengalaman ataupun yang belum banyak pengalaman namun memiliki ketertarikan menjadi preseptor klinik yang berkualitas. Dalam pelatihan ini peserta belajar: Memahami kurikulum pendidikan Klinik, Konsep preseptorship model, Merancang kegiatan bimbingan klinik berdasarkan kondisi yang dihadapi, Pembinaan hubungan kooperatif dan kolaboratif antara preseptor dan peserta didik, Ketrampilan memberikan feedback, Menilai kemampuan peserta didik dan memahami tugas dan fungsi preseptor klinik yang professional. Pelatihan disampaikan dalam format kuliah didaktif, role play, dan latihan ketrampilan.
Inovasi Mendengarkan Musik Tingkilan Kutai Untuk Terapi Stress Pada Siswa Yang Akan Menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer Salsabila Salsabila Azzahra; Rusni Rusni Masnina
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i1.19687

Abstract

Siswa dituntut mempersiapkan ujian akhir sekolah dan mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi melalui ujian tulis berbasis komputer (UTBK), sehingga permasalahan ini dapat menimbulkan stress bagi siswa dan jika terus berlanjut akan mempengaruhi kesehatan mental. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan stress pada siswa yang akan menghadapi UTBK setelah diberikan terapi inovasiĀ  mendengarkan musik Tingkilan Kutai. Metode yang digunakan desain deskriptif pendekatan studi kasus. Sampel yang bersedia terlibat dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Tingkat stres dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS 42). Skala pengukuran DASS 42 memuat 42 pernyataan yang berkaitan dengan tingkat depresi, kecemasan dan stres seseorang. Pernyataan stres yang terdapat pada DASS 42 dilakukan modifikasi, sehingga bisa menggambarkan keadaan dari subyek penelitian yang melihat perubahan aspek fisik, emosi/psikologis, dan perilaku . Hasil penelitian menunjukkan penurunan stress pada siswa setelah mendengarkan music rata rata 7,7 dimana tingkat stres responden saat pre test kategori memiliki nilai rata-rata 19,2667. Sedangkan tingkat stres responden saat dilakukannya post test memiliki rata-rata sebesar 11,5667. Kesimpulan hasil penelitian Terapi musik tingkilan ini efektif dalam mengurangi stres pada siswa yang akan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Masa Pandemi: Lansia Kuat dan Tangguh Annaas Budi Setyawan; Rusni Masnina; Nurul Wahdah; Faried Rahman Hidayat; Arief Budiman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian Kuat dan Tangguh disini bukan hanya memiliki tubuh yang sehat baik fisik, mental dan sosial namun juga bersemangat, aktif, produktif dan mandiri serta adaftif untuk menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan termasuk permasalahan dimasa Pandemik. Menghadirkan Lansia Kuat dan Tangguh terhadap COVID-19 agar setiap keluarg membangun Keluarga Berkualitas dengan merajut kasih sayang dan perhatian kepada lansia. Lansia akan merasa lebih bahagia bila hidup dalam lingkungan keluarga yang saling melayani, merawat dan melindungi. Kelompok lanjut usia sering dikaitkan dengan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit oleh karena fungsi fisiologisnya berangsur-angsur akan berkurang termasuk sistem imum tubuh. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode online melalui seminar zoom dengan sasaran adalah masyarakat umum, keluarga yang memiliki lansia serta mahasiswa. Diharapkan dengan seminar online ini meningkatkan pengetahuan masyarakat umum khususnya keluarga yang memiliki lansia untuk menciptakan lansia kuat dan tangguh.
Pengaruh Senam Otak terhadap Tingkat Kecemasan pada Remaja dalam Menghadapi Pembelajaran Online di Masa Pandemik Covid-19 Nur Alianatasya; Ana Safitri; Cindi Neni Amilia; Jihan Febriyanti; Rusni Masnina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan banyak perubahan salah satunyaperubahan pada bidang pendidikan.Sejak pemerintah menerapkan social distancing,Kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan tatap muka secara langsung menjadI tidak dapat terlaksana, sehingga pembelajaran dilakukan secara online atau dari rumah. Dalam masa ini, remaja sangat rentan mengalami gangguan kecemasan. Kecemasan muncul sebagai akibat dari perubahan yang terjadi pada lingkungan belajar, tugas pembelajaran yang berat, tidak siap menghadapi gaya belajar yang baru, menurunnya minat dan konsentrasi dalam belajar. Maka dari itu hal yang dilakukan dalam mengurangi kecemasan adalah Senam otak yang merupakan latihan sederhana untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan, otak tengah dan otak kecil untuk mengembangkan dan mengontrol emosi, otak depan dan otak belakang sebagai pemfokusan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan pendekatan pemberian informasi dan pengetahuan tentang pengaruh senam otak terhadap pada remaja cemas. dari evaluasi hasil pengaruh senam otak terhadap kecemasan pada kata kunci bahwa senam otak dapat mengurangi kecemasan paran remaja dapat mengikuti pembelajaran online dengan lebih mudah.
Efektifitas Inhalasi Buatan Eucaliptus Mengatasi Gejala Batuk pada Era Covid 19 Juliana Saputri; Annisa Oktavia Pradini; Erna Astuti; Ferra Yuliana; Rusni Masnina; Enok Sureskiarti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19) adalah pandemic global sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pertama kali muncul di wuhan, hubei, cina dan kemudian menyebar keseluruh dunia melalui tetesan pernafasan, kontak dan rute fekal-oral. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu dan batuk. Sebagian besar pasien infeksi saluran pernafasaan ataupun penyakit paru obstruktif kronis mengalami hipersekresi secret, dimana reflek batuk meningkat dan terjadi sesak nafas. Efek dari batuk sendiri adalah mengeluarkan droplet dimana kemungkinan menjadi sumber infeksi, oleh karena itu langkah sederhana dengan mengatasi gejalah batuk dan bersin dengan benar akan memutus rantai penularan dari Covid-19. Penggunaan terapi steem inhalation aroma therapic diharapkan mengatasi masalah batuk yang hingga ke sputum dan mengatasi masalah kebersihan jalan nafas. Dalam studi kasus keperawatan bahwa pemberian inhalasi uap mengencerkan dahak dan membantu dahak keluar dengan mudah . Penggunaan inhalasi akan lebih nyaman digunakan jika digunakan aromaterapi dari minyak astiri, dimana minyak astiri juga memiliki banyak kelebihan. Minyak atsiri yang diperoleh dari kayu putih (Eucalyptus globulus) secara tradisional digunakan untuk mengobati berbagai penyakit pernapasan. Tujuan kegiatan untu memberikan pengetahuan tentang inhlasi buatan agar warga mampu mengurangi gejala batu ataupun gangguan pernapasan lainnya. metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi dan Observasri. Sasaran kegiatan adalah warga Kelurahan bantuas yang terdiri dari 4 orang yang baik itu laki-laki maupun perempuan. Hasil pemberian inhalasi buatan dengan eucaliptus efektif untuk meredakan serangan batuk, meredakan tenggorokkan, sekret berkurang, dan meningkatkan rasa nyaman.
Edukasi Masyarakat melalui Buku Peduli Stunting di Era Pandemi Covid-19 Rusni Masnina; Enok Sureskiarti; Masitah Masitah; Salsabila Azzahra; Sri Sunarti; Ghozali Ghozali; Agus Budiyono; Reka Ladina Saqila; Ranung Nyngtyas
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting dapat terjadi ketika anak masih dalam kandungan dan baru kelihatan saat anak berusia dua tahun. Seorang ibu yang minim pengetahuan tentang gizi akan sangat berpengaruh terhadap masa kehamilan yang menjadi penyebab utama stunting pada anak. Salah satu daerah yang terdapat kasus stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah kecamatan Muara Jawa sejumlah 305 anak. Ada berbagai macam media untuk meningkatkan pengetahuan, salah satunya edukasi masyarakat melalui buku peduli stunting dimasa Pandemi Covid 19. Edukasi merupakan bagian kegiatan pendidikan kesehatan sebagai proses pembelajaran yang dilakukan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat yang dilakukan dengan tujuan untuk merubah perilaku yang tidak sehat ke pola yang lebih sehat. Dengan tingginya angka stunting pada anak, menandakan berarti kurangnya masih perhatian didalam keluarga terkhususnya orang tua terhadap nutrisi anaknya. Dengan adanya buku peduli stunting pengetahuan masyarakat khususnya ibu bisa memantau gizi anak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pola hidup sehat dan jauh dari berbagai penyakit
Pengaruh Penyuluhan tentang Pentingnya Vitamin D dan Berjemur Pagi Hari terhadap Pengetahuan Remaja di Samarinda Afina Agma Fazalina; Reni Anggraeni; Ahmad Rizal Hidayat; Renita Bayuningtias; Rusni Masnina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum usai, virus ini menyerang individu yang memiliki sistem imunitas yang menurun. Hal ini menyebabkan masyarakat mengalami panic attack untuk membeli dan mengkonsumsi berbagai jenis vitamin untuk memperkuat imunitas. Penyuluhan kesehatan tentang pentingnya vitamin D dan berjemur dibawah sinar matahari pagi adalah upaya dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk menjaga imunitas. Sinar matahari pagi memberikan vitamin D alami pada tubuh bila dilakukan pada jam yang tepat. Tujuan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan remaja terkait pentingnya berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi. Media pada penyuluhan ini adalah presentasi menggunakan slide power point. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah remaja di Kota Samarinda. Hasil evaluasi dari penyuluhan ini menggunakan kuesioner pre-test dan post-test kepada peserta penyuluhan untuk melihat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Pada penyuluhan kesehatan ini terbukti memberikan peningkatan pengetahuan pada remaja tentang pentingnya vitamin D dan berjemur di pagi hari.
Meningkatkan Imunitas di Era Covid-19 melalui Kebiasaan Mencuci Tangan dan Berjemur Matahari Pagi Muhammad Iqbal Maulana; Muhammad Fikrie Asyrarie Rahman; Cindy Claudia; Nofia Helfiana; Rusni Masnina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunitas atau kekebalan tubuh merupakan kemampuan tubuh untuk melawan berbagai mikroba patogen, misalnya virus-virus seperti Coronavirus desease 19 (Covid-19). Meningkatkan imunitas dilakukan dengan melakukan hidup bersih dan sehat seperti membiasakan mencuci tangan dan berjemur pagi hari. Mencuci tangan merupakan hal yang sangat penting dalam masa pandemi covid-19. Karena tangan sering terkontaminasi dengan kotoran maupun mikroba sehingga dengan melalui perantara tangan mikroba akan masuk ke dalam tubuh. Dengan mencuci tangan kita bisa melindungi diri kita dari virus yang kemungkinan menempel pada tangan kita di saat beraktivitas tanpa kita sadari. Berjemur juga merupakan hal yang penting untuk dilakukan pada saat pandemi covid-19 karena dapat memproduksi vit D yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan kegiatan untuk anggota keluarga mampu memahami tentang pentingnya mencuci tangan dan berjemur pagi hari dan membiasakan diri mencuci tangan dan berjemur pagi hari. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan studi kasus dengan memberikan edukasi pentingnya membiasakan diri untuk mencuci tangan dan berjemur pagi hari. Sasaran kegiatan adalah keluarga di 2 wilayah Kalimantan Timur yaitu Samarinda dan Sangatta memakai teknik live model pada anggota keluarga dewasa baik laki-laki maupun perempuan.
Edukasi Masyarakat melalui Buku Peduli Stunting di Era Pandemi Covid-19 Rusni Masnina; Enok Sureskiarti; Masitah Masitah; Salsabila Azzahra; Sri Sunarti; Ghozali Ghozali; Reka Ladina Saqila; Ranung Nyngtyas
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting dapat terjadi ketika anak masih dalam kandungan dan baru kelihatan saat anak berusia dua tahun. Seorang ibu yang minim pengetahuan tentang gizi akan sangat berpengaruh terhadap masa kehamilan yang menjadi penyebab utama stunting pada anak. Salah satu daerah yang terdapat kasus stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah kecamatan Muara Jawa sejumlah 305 anak. Ada berbagai macam media untuk meningkatkan pengetahuan, salah satunya edukasi masyarakat melalui buku peduli stunting dimasa Pandemi Covid 19. Edukasi merupakan bagian kegiatan pendidikan kesehatan sebagai proses pembelajaran yang dilakukan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat yang dilakukan dengan tujuan untuk merubah perilaku yang tidak sehat ke pola yang lebih sehat. Dengan tingginya angka stunting pada anak, menandakan berarti kurangnya masih perhatian didalam keluarga terkhususnya orang tua terhadap nutrisi anaknya. Dengan adanya buku peduli stunting pengetahuan masyarakat khususnya ibu bisa memantau gizi anak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pola hidup sehat dan jauh dari berbagai penyakit.
Pelatihan Keterampilan CPR, Balut Bidai dan Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital pada Warga RT 19 Desa Loa Kumbar Samarinda Septiawan, Taufik; Sureskiarti, Enok; Safrudin, Bachtiar; Masnina, Rusni; Kefie, Muhammad
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2027

Abstract

Desa Loa Kumbar berada di kelurahan loa buah dan berada di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung Samarinda, Desa ini cukup terisolir karena akses darat yang rusak parah dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua ataupun roda empat. Jalur sungai menjadi jalan alternatif warga. Masalah kesehatan yang banyak terjadi pada warga desa loa kumbar adalah penyakit hipertensi, dimana penyakit ini dapat berkembang menjadi penyakit jantung koroner yang dapat menyebabkan penderita beresiko terkena serangan jantung dan henti jantung. Selain masalah kesehatan tersebut, warga di desa Loa Kumbar rata-rata adalah petani dan juga buruh kayu, kondisi tersebut rentan untuk terjadinya kecelakaan yang dapat menyebabkan cidera dan perdarahan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk melatih warga agar bisa melakukan CPR, melakukan balut bidai dan melakukan penilaian tanda-tanda vital. Pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan Only Hand CPR, keterampilan Balut Bidai dan Pengukuran Tanda-tanda Vital. Hasil Kegiatan ini warga sangat antusias untuk mengikuti pelatihan dan terjadi peningkatan pengetahuan serta keterampilan warga dalam pelaksanaan CPR, Balut Bidai dan Pemeriksaan Tanda-tanda Vital
Co-Authors Afina Agma Fazalina Afira Khofifah Agus Budiyono Ahmad Rizal Hidayat Amalia, Nida Ana Safitri Andi Praja Andini Fitdia Sofyanda Andri Praja Annaas Budi Setyawan Annisa Oktavia Pradini Arief Budiman Arif Rahmawan Arifudin Riyadi Aryandi, Syahrul ASRIYADI, FITROH Ayi Hernani Putri Azzahra, Amarilis Fatimah Badrani Abbas Al-Fajri Bagas Saputra Cahya Indah Fitriani Cindi Neni Amilia Cindy Claudia Cindy Maharani Dewi Citra Maulidya Dede Damara Putra Denny Rivaldy Diah Suud Diandra Dita Raudina Dita Veranita Dorkas Agustina Eka Ernawati Ellya Nur Safitri Ellysa Rahma Diana Enok Sureskiarti Eny Etika Raisha Erna Astuti Faried Rahman Hidayat Faried Rahman Hidayat Faried Rahmat Hidayat Ferra Yuliana Ferry Adiaksyah Fiky Jayanti Fitri Wulandari Galang Antar Nusa Ghozali Ghozali, Ghozali Hanifah Tanjung Hanny Anggraini Hanny Anggraini Hendi Wardana Heni Aulia Tamara Herdayanti Herdayanti Herlina, Nunung Husnia Husnia husnul husnul khatimah Jihan Febriyanti Juliana Saputri Kefie, Muhammad Khairul Anwar Leni Mardiani Lestiani Aulia Hasmy Linda Suwarni M. Bachtiar Safrudin Maridi Dirdjo Masitah Masitah Mentari Mentari Merinda Sutriani Milkhatun, Milkhatun Moh Afandi Muhammad Ali Basir Muhammad Bachtiar Muhammad Dodi Rahman Muhammad Fikrie Asyrarie Rahman Muhammad Iqbal Maulana Murliana Febrianti Nadia Nur Haidah Nadiana Sari Nadila Nadila Ni Wayan Wiwin Asthiningsih Nida Amalia Nofia Helfiana Nopia Kanadita Nopia Kanadita Nur Alianatasya Nur Fithriyanti Imamah Nur Leni Alda Nurjanah Nurjanah Nursela, Nursela Nurul Azmi Eka Rinie Nurul Wahdah Pipit Fitriani Prascha Alia Cristina PUJI LESTARI Purwo Setiyo Nugroho Rahman Hidayat, Faried Ranung Nyngtyas Reka Ladina Saqila Reni Anggraeni Renita Bayuningtias Reza Pandu Wijaya Rida Sri Wahyuni Rifky Rama Nur Hidayah Rini Ernawati Risma Ramadhani Rosita Purnama Sari Safitri Ani Salsabila Azzahra Salsabila Noor Aisyah Salsabila Salsabila Azzahra Septiawan, Taufik Sinta Sindika Intan Soleha Sri Sunarti Sri Sunarti Tri Wahyuni Tri Wijayanti Tri Wijayanti Tri Wulandari Wulandari Tukimin bin Sansuwito Umil Makarim vanessa medyana Yunita Wulandari Yusri Arisandi Ilyas Zulaikha, Fatma