Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI: A LITERATURE REVIEW Wardana, Hendi; Tamara, Heni Aulia; Cristina, Prascha Alia; Masnina, Rusni
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10308

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global karena prevalensinya yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi melalui metode literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan jurnal kesehatan dengan rentang tahun publikasi 2023–2026. Dari hasil pencarian diperoleh 120 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyatakan terapi akupresur efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Terapi akupresur bekerja melalui stimulasi titik tertentu pada tubuh yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memberikan efek relaksasi. Perawat dan tenaga kesehatan lainnya dapat mempertimbangkan terapi akupresur sebagai salah satu pilihan terapi komplementer dalam pengendalian hipertensi. Selain itu Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan protokol terapi akupresur yang efektif dan aman untuk penderita hipertensi.
Studi Tentang Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dan Kebiasaan Cuci Tangan Pada Siswa SD Muhammadiyah 4 Samarinda Salsabila Noor Aisyah; Rusni Masnina; Fitroh Asriyadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55374

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan upaya penguatan karakter peserta didik yang tercermin dalam perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya melalui kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Profil Pelajar Pancasila, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), serta hubungan antara keduanya pada siswa SD Muhammadiyah 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 87 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dianalisis melalui uji normalitas, analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dan kebiasaan CTPS pada siswa sebagian besar berada dalam kategori baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,071 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi Profil Pelajar Pancasila dengan kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan pembiasaan nilai Profil Pelajar Pancasila yang terintegrasi dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Nurul Azmi Eka Rinie; Fiky Jayanti; Puji Lestari; Ayi Hernani Putri; Rusni Masnina
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v4i3.9129

Abstract

Low Birth Weight (LBW) refers to infants born with a birth weight of less than 2,500 grams and remains an important issue in neonatal health due to its association with increased neonatal morbidity and mortality. To analyze the determinants of LBW based on primary studies published from 2021 to 2026. A literature review was conducted using the PRISMA approach. Article searches were performed through PubMed, Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, and ProQuest using the keywords low birth weight, determinant factors, risk factors, BBLR, and faktor risiko with Boolean operators AND/OR. The inclusion criteria were primary studies, full-text availability, publication in Indonesian or English, and publication years from 2021 to 2026. A total of 20 articles were included, consisting of 15 international articles and 5 national sources. The review showed that LBW is influenced by interrelated maternal, nutritional, obstetric, and sociodemographic factors during pregnancy. The most dominant factors included multiple pregnancy with an adjusted OR of 21.74, maternal food insecurity with an AOR of 6.85, maternal hemoglobin level <11 g/dL with an AOR of 5.21, lack of iron-folic acid supplementation with an AOR of 4.17, maternal age ≤20 years with an AOR of 3.42, pregnancy interval <1 year with an adjusted OR of 2.92, missed antenatal care visits with an AOR of 2.74, smoking during pregnancy with an OR of 2.18, and maternal hypertension with an AOR of 1.94. LBW is influenced by multiple interrelated factors; therefore, efforts to reduce its incidence should focus on evidence-based interventions, particularly through optimizing antenatal care services, improving maternal nutritional status, and early detection of pregnancy.
Analisis Praktik Klinik Keperawatan Dengan Intervensi Inovasi Pemberian Pijat Refleksi Kaki Pada Titik LV 3 (Taichong) Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Di Ruang Hemodialisa RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Risma Ramadhani; Taufik Septiawan; Rusni Masnina; Faried Rahman Hidayat
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.699

Abstract

Latar belakang: Penyakit gagal ginjal merupakan penyakit global yang tiap tahunnya terus meningkat pesat. Salah satu komplikasi yang di timbulkan dari penyakit ginjal ialah hipertensi. Hipertensi merupakan konsekuensi dan komplikasi yang sering terjadi pada penyakit parenkim ginjal. Hipertensi juga dianggap sebagai salah satu kondisi komorbid yang paling umum terkait dengan CKD. Salah satu cara mengatasi permasalahan tekanan darah tinggi pada pasien CKD ialah dengan terapi non farmakologis seperti pijat refleksi kaki LV 3 dapat digunakan sebagai intervensi pendamping dan tambahan mengontrol nilai tekanan darah.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengalisa praktik keperawatan melalui intervensi pijat refleksi kaki LV 3 terhadap nilai tekanan darah di ruang hemodialisa RSUD Parikesit Tenggarong.Metode:asuhan keperawatan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan nilai tekanan darah setelah di berikan pijat refleksi kaki LV 3 secara teratur selama 3 kali pertemuan di dapatkan nilai tekanan darah hari pertama sebelum intervensi 165//90mmHg setelah intervensi 140/90 mmHg, hari kedua tekanan darah sebelum intervensi 180/100 mmHg sesudah intervensi 160/90 mmHg, hari ketiga tekanan darah sebelum intervensi 170/100 mmHg setelah intervensi 150/90 mmHg . Intervensi pijat refleksi kaki LV 3 efektif sebagai terapi tambahan dalam pengontrolan tekanan darah pasien CKD  dan dapat di rekomendasikan sebagai asuhan keperawatan holistik.
Analisis Inovasi Mengunyah Permen Karet Rasa Mint (Xylitol) Terhadap Rasa Haus Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Di Ruang Hemodialisa RSUD A.M. Parikesit Tenggarong Nurjanah Nurjanah; Taufik Septiawan; Rusni Masnina; Faried Rahmat Hidayat
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.753

Abstract

Latar Belakang: Pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis harus membatasi asupan cairan untuk mencegah kelebihan volume cairan. Namun, pembatasan cairan sering menimbulkan keluhan mulut kering dan rasa haus yang dapat menurunkan kenyamanan serta kepatuhan pasien. Rasa haus yang tidak terkontrol berpotensi meningkatkan Interdialytic Weight Gain (IDWG) dan risiko komplikasi. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah stimulasi oral melalui mengunyah permen karet rasa mint (Xylitol). Tujuan: Menganalisis praktik klinik keperawatan mengunyah permen karet rasa mint (Xylitol) terhadap pengendalian rasa haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di ruang Hemodialisa RSUD A.M. Parikesit Tenggarong. Metode: Penulisan ini menggunakan metode analisis kasus kelolaan dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Intervensi inovasi berupa mengunyah permen karet rasa mint (Xylitol) diberikan sesuai rencana keperawatan, dan tingkat rasa haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya perbaikan pengendalian rasa haus dan asupan cairan setelah intervensi. Evaluasi rasa haus menggunakan VAS menunjukkan penurunan skor dari rentang 5–7 (haus sedang–berat) menjadi 1–3 (haus ringan). Selain itu, kondisi mukosa bibir mengalami perbaikan dari tampak kering menjadi lebih lembab selama periode intervensi. Kesimpulan: Mengunyah permen karet rasa mint (Xylitol) efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu mengontrol rasa haus dan mendukung manajemen cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Co-Authors Afina Agma Fazalina Afira Khofifah Agus Budiyono Ahmad Rizal Hidayat Amalia, Nida Ana Safitri Andi Praja Andri Praja Annaas Budi Setyawan Annisa Oktavia Pradini Aqilah, Syafwa Arief Budiman Arif Rahmawan Arifudin Riyadi ASRIYADI, FITROH Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin Atthoba, La Debi Ayi Hernani Putri Azzahra, Amarilis Fatimah Badrani Abbas Al-Fajri Cindi Neni Amilia Cindy Claudia Cristina, Prascha Alia Dede Damara Putra Denny Rivaldy Diah Suud Dita Veranita Dorkas Agustina Eka Ernawati Ellya Nur Safitri Ellysa Rahma Diana Enok Sureskiarti Eny Etika Raisha Erna Astuti Faried Rahman Hidayat Faried Rahman Hidayat Faried Rahmat Hidayat Fatma Zulaikha Ferra Yuliana Ferry Adiaksyah Fiky Jayanti Fitri Wulandari Galang Antar Nusa Ghozali Ghozali, Ghozali Hanifah Tanjung Hanny Anggraini Hanny Anggraini Herdayanti Herdayanti Herlina, Nunung Husnia Husnia husnul husnul khatimah Jihan Febriyanti Juliana Saputri Kefie, Muhammad Khairul Anwar Leni Mardiani Lestiani Aulia Hasmy Linda Suwarni M. Bachtiar Safrudin Maridi Dirdjo Masitah Masitah Mentari Mentari Merinda Sutriani Milkhatun, Milkhatun Moh Afandi Muhammad Ali Basir Muhammad Bachtiar Muhammad Dodi Rahman Muhammad Fikrie Asyrarie Rahman Muhammad Iqbal Maulana Murliana Febrianti Nadia Nur Haidah Nadila, Nadila Najdah Nida Amalia Nofia Helfiana Nopia Kanadita Nopia Kanadita Nugroho, Purwo Setiyo Nur Alianatasya Nur Fithriyanti Imamah Nur Leni Alda Nurjanah Nurjanah Nurkhalisah Nursela, Nursela Nurul Azmi Eka Rinie Nurul Wahdah Pipit Fitriani PUJI LESTARI Ranung Nyngtyas Reka Ladina Saqila Reni Anggraeni Renita Bayuningtias Reza Pandu Wijaya Rida Sri Wahyuni Rini Ernawati Risma Ramadhani Rosita Purnama Sari Safitri Ani Salsabila Azzahra Salsabila Noor Aisyah Salsabila Salsabila Azzahra Septiawan, Taufik Sinta Sindika Intan Soleha Sri Sunarti Sri Sunarti Tamara, Heni Aulia Taufik Septiawan Tri Wahyuni Tri Wijayanti Tri Wijayanti Tri Wulandari Wulandari Tukimin bin Sansuwito Umil Makarim vanessa medyana Wardana, Hendi Wiwin Asthiningsih, Ni Wayan Yunita Wulandari