Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Multikultural pada Sekolah Multi-Etnik SMP 6 Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nurjanah, Laila; Gunawan, Rudy
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.202

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17.508 pulau besar dan kecil. Kondisi inilah yang menjadikan Indonesia menjadi negara multikultural yang memiliki beragam suku,agama, adat, budaya, etnis dan ras. Multikulturalisme merupakan gerakan yang bukan hanya menuntut pengakuan terhadap semua perbedaan yang ada, tetapi juga bagaimana keragaman atau perbedaan yang ada dapat diperlakukan sama sebagaimana seharusnya. Salah satu keanekaragaman yang memiliki keunikan yaitu multi etnik, Keberagaman etnisitas sendirimenjadi salah satu kompleksitas di Indonesia yang tersebar dari wilayahSabang hingga Merauke. Keanekaragaman dalam kondisi kompleksitas ini tentu memiliki nilai-nilai yang baik yang tetap hidup dan dianut hingga saat ini. SMP 6 Pangkalpinang tercatat memiliki sumber daya manusia yang pluraritas mulai dari etnik melayu, tionghoa, hingga jawa, agama islam, kristen, protestan, konghucu dan budha. Kebergaman ini mengharuskan sekolah menanamkan nilai - nilai multikultural agar tercipta suasana lingkungan yang harmonis. Pengembangan multikultural di sekolah dapat dilakukan melalui program dan kegiatan - kegiatan yang diterapkan oleh sekolah.Tujuan penelitian ini adalah pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikultural, pembentukan nilai-nilai multikultural, implementasi nilai-nilai multikultural yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam kehidupan sehari hari siswa.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data penelitian yaitu siswa, guru IPS dan wakil kesiswaan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang di uji keabsahannya melalui teknik tiangulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang nilai-nilai multikulturalisme sangat beragam. Pembentukan yang dilaksanakan pihak sekolah dikategorikan menjadi beberapa indikator yaitu program pembentukan awal yang terdiri dari pelaksanaan MPLS selama 1 minggu, kegiatan kepramukaan, OSIS dan estrakurikuler lainnya serta intensitas guru dalam menanamkan nilai-nilai multikultural. Program pembiasaan terdiri dari program pembiasaan sikap atau perilaku sopan santun yang mencangkup program 5S (senyum,salam,sapa,sopan santun), program pembiasaan berbahasa Indonesia ketika di lingkungan sekolah serta program pembiasaan nasional. Implementasi nilai-nilai multikultural antara lain nilai keadilan, sekolah memberlakukan seluruh siswa dengan adil, sebagai contoh sekolah tidak membedakan siswa berdasarkan gender, ras maupun agama semua memiliki hak yang sama. Nilai keragaman, sekolah membagi komposisi kelompok kelas dengan beragam siswa baik dari etnik yang berbeda, agama yang berbeda, serta daerah asal yang berbeda sehingga ditiap kelasnya merupakan kelas heterogen. Nilai kebebasan diwujudkan dalam kegiatan diantaranya pemilihan ekstrakulikuler dan nilai solidaritas.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V SDN Rambutan 03 Pagi Hanifah, Nida; Gunawan, Rudy
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.519

Abstract

This research aims to determine whether or not there is a positive influence between emotional intelligence on the mathematics learning achievement of class V students at SDN Rambutan 03 Pagi, East Jakarta. This research is ex-post facto research. This research is quantitative research. The variables in this research are the independent variable (emotional intelligence) and the dependent variable (learning achievement). Use of documentation data such as the average score of students' report cards and the emotional intelligence scale as a data collection method. This research uses data analysis techniques in the form of simple linear regression analysis. The research results showed that the R Square (coefficient of determination) was 0.051 or in percent form 5.1%. Based on the results, the contribution of variable X to Y is 5.1% while the remaining 94.9% is based on other factors. These factors can be external factors (originating from outside a person) or internal factors (originating from within a person). The influence of emotional intelligence on participants' learning achievement has a regression equation, namely Y = 61.835 + 0.296, which means that every increase in emotional intelligence by one value can reduce the learning achievement value by 0.296. It was concluded that emotional intelligence greatly influences the mathematics learning achievement of class V students at SDN Rambutan 03 Pagi.
Stasiun Jatinegara Era Revolusi Kemerdekaan Indonesia 1945-1949 Andi, Andi; Gunawan, Rudy; Sidik, Humar; Abdulhadi, Abdulhadi; Sudibyo, Sigit; Sulistyana, Ika Putri; Khofifatunnisa, Khofifatunnisa
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i1.3389

Abstract

Jatinegara, in this case Jatinegara Station, is one of the locations that has historical traces of a series of events defending the independence of the Republic of Indonesia from the threat of the Dutch Kingdom assisted by the Allies, represented by the British) in the era of the Indonesian independence revolution in 1945-1949. The purpose of this research is to raise the events surrounding the revolution for Indonesian independence at Jatinegara Station in 1945-1949. The method used in this research is the historical research method. The stages in historical research begin with heuristics, criticism, interpretation, and historiography or historical writing. The results showed that Jatinegara Station was involved in a number of events and state duties which were quite important for the continuity of the newly independent Republic of Indonesia. The incident, namely, the takeover of the power of the Railways/Railway Department in Jakarta (September 3, 1945), and the extraordinary Railway Events of the Indonesian President's Entourage Soekarno to Yogyakarta (January 3, 1946).Jatinegara dalam hal ini Stasiun Jatinegara adalah salah satu lokasi yang memiliki jejak sejarah serangkaian peristiwa mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari ancaman Kerajaan Belanda dibantu oleh pihak Sekutu, diwakili oleh Inggris) era revolusi kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengangkat peristiwa-peristiwa seputar revolusi kemerdekaan Indonesia di Stasiun Jatinegara tahun 1945-1949. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Tahapan dalam penelitian historis diawali dengan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Stasiun Jatinegara terlibat dalam sejumlah peristiwa maupun tugas kenegaraan yang cukup penting bagi kelangsungan Republik Indonesia yang baru saja merdeka. Peristiwa tersebut yaitu, pengambilalihan kekuasaan Perkeretaapian/Djawatan Kereta Api di Jakarta (3 September 1945), dan peristiwa Kereta Api Luar Biasa rombongan Presiden RI Soekarno ke Yogyakarta (3 Januari 1946)
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPS Kelas V SDN Cinangka 5 Depok Syahrani, Lidya; Gunawan, Rudy
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1230

Abstract

Because educators play a pivotal role in the educational process, they must be resourceful and innovative when developing lesson plans that use various forms of learning material. Because social studies is often considered a lesson with a lot of theory and children often become bored in such classes, engaging and high-quality learning material is essential for social studies instruction in primary schools. Students are more likely to pay attention in class when their teachers use engaging learning media to convey information that pique their interest. The goal of this research is to help students better grasp social studies concepts and to get them involved in class so that they may learn relevant material via the creation of authentic learning media on Google Sites. This research made use of the ADDIE methodology, which includes the following five steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation. A number of options are available inside Google Sites for online education, including Home, Fundamental Competencies, Attendance, Content, and Games. findings indicated that students' replies about Google Sites learning media were 94.25%, validation findings from media experts were 92% with a "very valid" category, and results from material experts were 83.33% with a "very valid" rating. The evaluation findings show that the Google Sites learning material for fifth grade social studies is effective and simple to use.
Strategi Pemasaran Online Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) CeuEm Frozen food Di Beji Depok dalam Menghadapi Persaingan Usaha Solehudin, Rd. Heri; Gunawan, Rudy; Ulumuddin, Ulumuddin; Kodir, Abdul; Muttaqin, Aqiq; Tolkhah, Lalu M.; Mahfuddin, Choirul
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12671

Abstract

Background: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun tantangan persaingan usaha yang semakin ketat menuntut adopsi strategi pemasaran yang efektif. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM dengan fokus pada strategi pemasaran online. Studi kasus dilakukan pada Ceuem Frozen food, sebuah UMKM di Beji, Depok, yang menghadapi tantangan signifikan dalam memperluas jangkauan pasar. Metode: Metode penelitian melibatkan analisis kebutuhan, pelatihan pemilik usaha, dan implementasi strategi pemasaran online melalui platform media sosial dan situs web. Evaluasi dilakukan melalui pemantauan kinerja penjualan, interaksi pelanggan online, dan survei kepuasan pelanggan. Hasil: Terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah pelanggan baru dan peningkatan penjualan setelah implementasi strategi pemasaran online. Keberhasilan Ceuem Frozen food dalam menghadapi persaingan usaha di pasar lokal dapat diatribusikan pada pemanfaatan platform marketing digital, efektif media sosial, tampilan produk yang menarik, dan interaksi langsung dengan pelanggan melalui platform online. Kesimpulan: Pemahaman dan penguasaan strategi pemasaran online di kalangan pemilik UMKM, khususnya Ceuem Frozen food di Beji, Depok, merupakan faktor penting dalam keberhasilan bisnis mereka terutama dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital.
Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Program Pendampingan UMKM Oleh Lazismu Kota Depok Atmawidjaja, Rd. Heri Solehudin; Gunawan, Rudy; Ghulam D., Rifma; Munawwaroh, Saadiatul; Darwis, Syahrudin; Sylvester, Pisonia
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14486

Abstract

Background: Economic empowerment of the people is a critical aspect in efforts to improve community welfare. One of the methods used to achieve this goal is through the Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) assistance program carried out by Lazismu Depok City. This research aims to evaluate the impact and effectiveness of the community economic empowerment program implemented by Lazismu Depok City. Method: The research methodology involves analysis of primary and secondary data, including interviews with MSME owners who have participated in the Lazismu mentoring program. Results:  The research results show that this program has made a positive contribution to the development and sustainability of the MSMEs involved. Apart from that, this research also explores the challenges and obstacles faced by MSMEs during the empowerment process.  Conclusion: The results of this research can provide guidance for Lazismu Depok City in increasing the effectiveness and relevance of the community's economic empowerment program, as well as making a positive contribution to the economic development of the community as a whole.
Peran Situs Sejarah melalui Pendekatan Project Based Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Pembelajaran Sejarah Peserta Didik MAS Nurussa’adah Jakarta Selatan Azzahra, Manda; Gunawan, Rudy
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i4.30114

Abstract

The role of historical sites in history learning has great potential to improve students' understanding through contextual direct learning experiences. However, in reality, history learning in schools is still dominated by conventional methods that are centered on teachers and textbooks, so that students' understanding of historical materials tends to be rote and less meaningful. This study aims to determine the role of historical sites through the Project-Based Learning (PjBL) approach in improving students' understanding of history learning at MAS (Swasta Madrasah Aliyah) Nurussa'adah, South Jakarta. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The learning project focused on visits to the National Museum and the Fatahillah Museum in Jakarta, which were adjusted to the history material for grade X. The results showed that students became more enthusiastic and active in the learning process, were able to understand the relationship between historical events and their legacies, and showed an increase in critical and collaborative thinking skills. In addition, the PjBL method based on historical sites strengthens students' understanding of national values ​​and the importance of preserving cultural heritage. These findings indicate that the integration of historical sites into learning through PjBL has a positive impact on students' understanding of history. Therefore, this approach can be used as an innovative alternative in improving the quality of history learning at the madrasah level.
Pembelajaran Sejarah di SMK: Mengembangkan Kemampuan Berpikir Historis Peserta Didik Gunawan, Rudy
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Sejarah di SMK: Mengembangkan Kemampuan Berpikir Historis Peserta Didik, Mata pembelajaran Sejarah Indonesia merupakan bagian dari mata pelajaran kelompok A (wajib) yang diberikan pada jenjang pendidikan menengah termasuk sekolah menengah kejuruan. Salah satu tujuan mata pelajaran Sejarah Indonesia adalah mengembangkan kemampuan berpikir historis melalui kajian fakta dan peristiwa sejarah. Perlu ditumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap diri sendiri, masyarakat dan proses terbentuknya Bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang realitas pada obyek yang diteliti secara obyektif. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir historis, diharapkan peserta didik mampu menumbuhkan kesadaran pada dirinya sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air, melahirkan empati dan perilaku toleran yang dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat dan bangsa.