Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Rasa Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III Rini Anggeriani
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 3 No. 1 (2018): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.289 KB)

Abstract

Kehamilan merupakan keadaan normal atau fisiologi bukan suatu penyakit. Akan tetapi, penyakit atau komplikasi bisa terjadi pada masa kehamilan terutama pada trimester III seperti nyeri punggung, keluhan tersebut bisa diatasi dengan melakukan senam hamil. Senam hamil merupakan suatu bentuk latihan untuk memperkuat dan mempertahankan kelenturan dinding perut, otot-otot dasar panggul yang nantinya akan mempermudah proses persalinan normal. ibu yang melakukan senam hamil di BPM Lismarini Tahun 2017 sebanyak (83,3%). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam hamil pada ibu hamil trimester III. Metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan pengambilan sampel dilakukan secara sistematik total sampling. Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung (p-value 0,000), dan ada hubungan yang signifikan antara senam hamil terhadap penurunan rasa nyeri punggung (p-value 0,000). Terdapatnya hubungan senam hamil terhadap penurunan rasa nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Efektifitas Upright Position dan Sim Position Terhadap Lamanya Persalinan Kala I Fase Aktif pada Primigravida Rinda Lamdayani; Rini Anggeriani; Madila Tasya
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 6 No. 1 (2021): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.256 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v6i1.78

Abstract

Pada proses persalinan bisa terjadi persalinan menjadi lama dan sulit yang mengakibatkan komplikasi pada ibu dan bayinya. Penatalaksanaan persalinan yang lama bergantung kepada penyebab dan bisa dilakukan dengan merubah posisi ibu bersalin. Posisi yang nyaman selama persalinan sangat diperlukan bagi pasien. Selain mengurangi ketegangan dan rasa nyeri, posisi tertentu justru akan membantu proses penurunan kepala janin sehingga persalinan dapat berjalan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas posisi Upright Position dan SIM Position terhadap lamanya persalinan Kala I Fase Aktif pada Primigravida. Dengan menggunakan metode studi literature maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran jurnal (e-jurnal) dan artikel dengan tinjauan teori yang ada (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa efektifitas pemberian posisi antara lain Upright position dan SIM Position. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Upright position lebih efektif digunakan untuk ibu bersalin. Tenaga kesehatan, khususnya bidan dapat memberikan posisi yang nyaman bagi ibu bersalin.
Pengaruh Perawatan Tali Pusat Secara Terbuka dengan Lamanya Pelepasan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di BPM Lismarini Rini Anggeriani; Rinda Lamdayani
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 6 No. 2 (2021): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.024 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v6i2.96

Abstract

Perawatan tali pusat yang benar dan tepat turut menentukan lama atau tidaknya tali pusat lepas karena selain dapat mempercepat lepasnya tali pusat hal ini juga dapat mengurangi resiko infeksi, sehingga dapat mengurangi resiko infeksi, yang dapat mengurangi angka kematian bayi (AKB). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Metode penelitian ini adalah kuanlitatif bersifat analitik dengan pendekatan “cross sectional”, Tehnik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah “Total Sampling”. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Check List. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi. Sampel yang digunakan yaitu 30 bayi baru lahir di BPM Lismarini, dengan 30 sampel yang dilakukan perawatan tali pusat secara terbuka. Hasil penelitian responden yang melakukan perawatan tali pusat terbuka sebanyak 30 responden dengan waktu pelepasan <5 hari atau dikategorikan cepat sebanyak 26 responden (86,7%) dan pelepasan >6 hari atau dikategorikan lama sebanyak 4 responden (13,3%). Setelah hasil penelitian diuji dengan uji statistik didapatkan p-value 0,009 yang mana terdapat pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka  dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir dengan p-value 0,009.
Fine Motor Analysis of Infants Aged 7-12 Months Based on Breast Milk Indah Rahmadaniah; Marchatus Soleha; Rini Anggeriani
International Journal of Health Science and Technology Vol 3, No 1 (2021): July
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.294 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v3i1.2002

Abstract

This study aims to produce new scientific information about the fine motor skills of breastfed infants. Method: The type of research is an analytic survey. The population, all infants aged 7-12 months as many as 57 babies, the sample was taken by purposive sampling as many as 47 respondents, the data was taken through a survey using Google forms. Data analysis using chi-square statistical test. Result: obtained p-value = 0,058. In conclusion, there is no significant relationship between breastfeeding and fine motor skills in infants aged 7-12 months. 
Pemeriksaan Triple Elimination untuk Mencegah Penyakit Menular Seksual pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja PKM Saboking-King Palembang Sagita Darma Sari; Rini Anggeriani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1372

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Hepatitis, Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, dan balita. Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis pada anak lebih tertular dari ibu. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B dan Sifilis sangatlah besar. Resiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS adalah 20%-45%, untuk Sipilis adalah 69%-80% dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Pemeriksaan Triple eliminasi merupakan pemeriksaan pada setiap ibu hamil terhadap HIV, Sifilis dan Hepatitis B dimana tujuannya untuk penurunan infeksi terhadap bayi baru lahir. Setiap ibu hamil diwajibkam untuk melakukam tes triple eliminasi untuk mencegah penularan penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Kementrian Kesehatan pada tahun 2017 merefleksikan kebijakan kriteria WHO yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 52 tahun 2017 tentang pelaksanaan tripel eliminasi penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke anak yang dilaksanakan oleh puskesmas. Peraturan tersebut merupakan suatu kebijakan terkait pelaksanaan eliminasi penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke anak yang berisikan mengenai pedoman dan strategi untuk melaksanakan upaya eliminasi penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke anak. Selain itu sebagai acuan dan pedoman bagi pemerintah dan tenaga kesehatan untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk ikut melaksanakan program pemerintah dalam memutus rantai penularan penyakit. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 ibu hamil, hasil pemeriksaan HIV negative sebanyak 20 orang (100%), sifilis sebanyak 20 orang (100%), hepatitis B sebanyak 20 orang (100%).
Pengaruh Dampak Pelvic Rocking terhadap Pengurangan Nyeri Haid pada Remaja Popy Apriyanti; Rini Anggeriani
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.095 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i1.86

Abstract

Dismenore adalah gangguan menstruasi yang umum dialami remaja yang ditandai dengan nyeri atau kram pada perut bagian bawah yang kadang disertai dengan sakit kepala, pusing, diare, perasaan kembung, mual dan muntah, nyeri punggung bawah, dan nyeri kaki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis literature yang berhubungan dengan pengaruh pelvic rocking terhadap pengurangan nyeri haid pada remaja. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR), yakni sebuah sintesis dari studi literature yang bersifat sistematik, jelas, menyeluruh, dengan mengindentifikasi, menganalisis, mengevaluasi melalui pengumpulan data-data yang sudah ada. Artikel jurnal yang telah di review sebanyak 2 artikel jurnal dari jurnal nasional dan 3 artikel jurnal internasional. Dalam 5 artikel jurnal, 2 artikel jurnal menggunakan desain kualitatif 1 artikel jurnal menggunakan desain kuantitatif 2 artikel jurnal menggunakan desain quasi experimen sebagai instrumen pengumpulan data dari 5 artikel jurnal yang di review seluruhnya menggunakan tehnik pelvic rocking. Pelvic rocking exercise dinilai efektif untuk mengurangi nyeri pada saat dismenore.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Dismenore Primer pada Siswi SMP Rinda Lamdayani; Rini Anggeriani; Devi Devi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1110

Abstract

Dismenore mulai dirasakan saat menjelang menstruasi dan terus berlanjut sampai hari ke-3. Salah satu faktor yang dapat memicu dismenore adalah faktor psikologis seperti kecemasan, saat remaja cemas menghadapi menstruasi akan mengakibatkan penurunan terhadap ambang nyeri dan menimbulkan nyeri semakin berat. Penting untuk memberikan Pengetahuan tentang pengaruh faktor kecemasan terhadap kejadian dismenore, memberikan edukasi berupa penjelasan bahwa jika semakin cemas tingkat nyeri akan semakin berat dan mengajarkan untuk mengalihkan rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan dengan kejadian Dismenore Primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden dengan menggunakan Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil uji statistic menunjukan nilai P value 0,016 > 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang tahun 2022. Hasil uji stasitic menunjukan nilai P value 0,019 > 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang tahun 2022.
Penyuluhan dan Pelaksanaan Prenatal Yoga pada Ibu Hamil di PMB Griya Bunda Ceria Palembang Vika Tri Zelharsandy; Rini Anggeriani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama kehamilan biasanya banyak sekali keluhan atau ketidaknyamanan yang umum terjadi. Salah satunya adalah nyeri punggung yang terjadi pada ibu hamil trimester ketiga. Salah satu upaya untuk mengatasi keluhan nyeri punggung adalah prenatal yoga. Yoga prenatal dapat melenturkan otot-otot di sekitar tulang belakang dan kelenturan, sehingga untuk mengatasi rasa ketidaknyamanan tersebut dibutuhkan terapi non konvensional salah satunya prenatal yoga. Latihan yoga saat ini banyak digunakan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil, karena kemungkinan efek samping obat pada janin dan ibu hamil sangat minim. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterlibatan ibu hamil dalam melakukan prenatal yoga untuk meningkatkan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu menjalin hubungan, memberikan proposal dan menentukan jadwal kegiatan, kemudian, akan ada evaluasi proses dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu sesi Tanya jawab. Penyuluhan kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik, serta dilengkapi dengan media audio visual yang digunakan saat melakukan prenatal yoga.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP SIKLUS HAID AKSEPTOR KB DI PMB YOSEPHINE PALEMBANG TAHUN 2022 Anggeriani, Rini; Soleha, Marchatus; Permadi, Yan; Besi, Afni Panggar
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v12i2.175

Abstract

Kontrasepsi suntikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah kehamilan menggunakan suntikan hormonal, kontrasepsi hormonal jenis KB suntikan ini di Indonesia semakin banyak dipakai karena kerjanya yang efektif, pemakaiannya yang praktis, harganya relatif murah dan aman, namun kontrasepsi hormonal ini sebagian besar dapat mengganggu pola haid dikarenakan hormon yang terkandung dalam kontrasepsi ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap siklus haid akseptor KB di PMB Yosephine Palembang. Penelitian ini bersifat survei analitik, dengan pendekatan cross korelasi, populasi pada penelitian ini ialah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan di PMB Yosephine Palembang, sampel diambil dengan teknik purposive sampling, berjumlah 72 responden. Penelitian ini dilakukan di PMB Yosephine pada bulan April-Mei tahun 2022. Analisa data dilakukan dengan uji statistik chi-square (X2), dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05. Dari hasil penelitian diketahui dari 31 responden yang penggunaan KB suntik selama 1 tahun, didapatkan lebih banyak rmengalami polimenorea 18 (25%) responden sedangkan penggunaan KB suntik > 1 tahun didapatkan lebih banyak yang mengalami amenorea 27 (37,5%) responden. Hasil uji statistic chi-square diperoleh nilai P value 0,001, P value < 0,05. Kesimpulan : ada hubungan antara penggunaan KB suntik 3 bulan dengan siklus haid akseptor KB di PMB Yosephine Palembang.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Sayuran Hijau Sebagai Upaya Mencegah Anemia Kehamilan di Puskesmas Gandus Palembang Rini Anggeriani; Sagita Darma Sari; Wika Sepiwiryanti
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v2i2.436

Abstract

Anemia in pregnant women is still a global problem today. The World Health Organization (WHO) reported that in 2019 the incidence of anemia in pregnant women was 37%. The biggest cause of anemia in pregnant women is iron deficiency. Apart from Blood Increasing Tablets, pregnant women need to consume foods that contain Fe, namely green vegetables. The aim of the activity is to increase pregnant women's knowledge about the benefits of green vegetables in preventing anemia. Method: counseling uses a question and answer lecture method and educational videos containing the correct and appropriate way to process green vegetables. Knowledge assessment is by interview (questionnaire). Results: The average pretest score was 67.4 and the average posttest score was 81.1. These results indicate an increase in knowledge of pregnant women after being given education using lecture and video methods about the benefits of green vegetables and pregnancy anemia. It is hoped that all relevant parties will develop and improve education programs in an effort to prevent anemia in pregnant women.