Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Meningkatkan Kesadaran Orang Tua Mencegah Terjadinya Stunting Pada Balita Heni, Heni; Wianti, Arni; Setyowati, Rahayu; Wahyuni, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1923

Abstract

Indonesia saat ini sedang mengalami masalah double-burden nutrition dimana masalah malnutrisi masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan selama beberapa dekade belakangan. Stunting masih menjadi PR besar Pemerintah Republik IndonesiaMasalah anak pendek (stunting) merupakan salah satu permasalahan kondisi gizi yang sedang dihadapi di Indonesia. Stunting menjadi masalah yang signifikan karena berdampak pada peningkatan risiko terjadinya kesakitan, kematian, penurunan perkembangan otak. sejak  pemerintah   meluncurkan   program   Rencana   Aksi   Nasional Penanganan stunting  tingkat nasional pada tahun 2017, daerah terutama desa. Salah satu bagian dari program   tersebut   adalah   pemcegahan   stunting   yang   terjadi   di   masyarakat.   Karena sebagian   besar   masyarakat   belum   paham   dengan   benar   menganai   stunting,   dan beranggapan  bahwa  stunting  atau  kerdil  sebutan  yang  biasa  digunakan  di  masyarakat adalah  faktor  keturunan. Penyebab anak yang mengalami stunting yaitu akan adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan baik segi fisik maupun kognitif yang optimal atau biasa disebut sebagai Intelligence Quotient (IQ) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata anak normal, sehingga perlu dilakukan pencegahan stunting. Dalam melakukan pencegahan stunting tersebut maka perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai stunting oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan dengan metode Focus Group Disscusion (FGD) dengan 15 responden dengan tujuan agar meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting hingga cara pencegahan stunting. Pengabdian ini mendapatkan hasil bahwa pengetahuan responden meningkat hal tersebut dapat dilihat dari pemahaman responden mengenai konsep stunting
Identification of Sanitation and Hygiene Risk Factors on the Incidence of Stunting in Indonesia: A Scoping Review Heni, Heni; Idaningsih, Ayu; Wianti, Arni; Setyawati, Anita
Multidiscience : Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : CV. Strata Persada Academia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59631/multidiscience.v2i1.302

Abstract

Stunting is a critical public health challenge in Indonesia, where over 30% of children under five are affected. This scoping review aims to identify sanitation and hygiene (WASH) risk factors associated with stunting prevalence in Indonesia over the past decade. Using the Joanna Briggs Institute methodology and PRISMA-ScR guidelines, relevant studies were systematically identified, analyzed, and synthesized. Findings reveal a strong link between stunting and inadequate WASH conditions, including limited access to clean water, poor sanitation infrastructure, and inconsistent hygiene practices like handwashing with soap. Key challenges include the prevalence of open defecation, improper waste management, and reliance on unimproved water sources, particularly in low-income households. These conditions contribute to chronic diarrhea and environmental contamination, exacerbating stunting risks. Women are pivotal in mitigating these risks through improved hygiene, nutrition, and parenting practices. To combat stunting effectively, targeted interventions should focus on expanding access to clean water, enhancing sanitation infrastructure, and fostering behavioral changes in hygiene practices. Community-based programs and policies emphasizing women’s education and empowerment, alongside integrated WASH initiatives, are crucial for sustainable reductions in stunting prevalence and promoting child health in Indonesia.
Evaluation of Handover Quality Using Fishbone Diagram Approach in Internal Disease Room of Cirebon City Hospital: Qualitative Study Ayu, Windri Dewi; Wianti, Arni; Jaelani, Ahmad
JURNAL KESEHATAN STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan (October 2024)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v11i2.768

Abstract

Handover in nursing refers to the systematic transfer of patient information, responsibility, and accountability from one nurse to another, which usually occurs during shift changes, but in its implementation, often experiences weaknesses that can lead to a suboptimal handover process and can disrupt the continuity of care and hinder collaborative efforts that are important in promoting patient safety. This study aims to identify the causes of the suboptimal quality of the implementation of handover between nurse shifts with the SBAR method in the internal medicine room of a hospital in Cirebon City using a qualitative method with a situation analysis approach using fishbone analysis, which has components of man, money, method, material and machine. The results of the fishbone analysis obtained five causes of the suboptimal handover process, namely nurses' knowledge of handover with SBAR is still lacking, the components in the SBAR format are not optimal in documentation, there is no definitive evaluation team, there is no monitoring instrument and the handover evaluation is not optimally monitored periodically. Therefore, the author recommends solving the problem, namely providing education or training on handover using the SBAR method for nurses, compiling instruments or checklist forms that are easier for nurses to use in handover between shifts, re-socializing the handover SOP to nurses, compiling a monitoring schedule by the head of the room or team head, forming an evaluation team and compiling a periodic evaluation schedule.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Tentang Bahaya Child Grooming Melalui Edukasi Kesehatan Hijriani, Hera Hijriani; Agustini, Aat; Wianti, Arni; Kurniawan, Wawan; Alfiyah, Riva Nazah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/zd7vxz64

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak (child grooming) terus meningkat setiap tahunnya,sehingga anak-anak perlu memiliki pengetahuan tentang kekerasan seksual pada usia dini.Dengan pengetahuan yang memadai, anak diharapkan dapat melindungi diri dari kekerasanseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadappengetahuan tentang bahaya child grooming pada anak Sekolah Dasar. Penelitian inimerupakan studi pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan22 siswa Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan . Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan awal anak tentang bahaya childgrooming sebesar 9,73, dengan skor minimum 7 dan maksimum 12, yang masuk dalamkategori kurang baik. Setelah edukasi, terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuanmenjadi 12,0, dengan skor minimum meningkat menjadi 8 dan maksimum menjadi 14,yang berada dalam kategori baik. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaanyang signifikan dalam peningkatan pengetahuan tentang child grooming setelah edukasi,dengan nilai p-value 0,001 < α 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian edukasikesehatan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai bahaya childgrooming, sehingga anak dapat melindungi diri dan melakukan pencegahan kekerasanseksual sejak dini. Sekolah memiliki peran aktif dalam memberikan edukasi tentang childgrooming untuk mencegah kekerasan seksual pada anak
Skrining Kesehatan Mental Usia Dewasa Awal Pada Mahasiswa Universitas YPIB Majalengka Sebagai Tindakan Pencegahan Gangguan Mental Wahyuni, Sri; Suharno, Suharno; Wianti, Arni; Hijriani, Hera; Heni, Heni; Setyowati, Rahayu; Hadinata, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.373

Abstract

Isu kesehatan mental beberapa tahun belakangan ini cukup populer dibahas khususnya yang menimpa Generasi Z atau anak kelahiran tahun 1997-2012. Mirisnya, Gen-Z ini adalah generasi yang diprediksi akan menjadi calon pemimpin Indonesia Emas pada 2045 mendatang. Permasalahan mental health ini pastinya harus segera diatasi karena mempunyai pengaruh besar pada  perkembangan kondisi sosial dan ekonomi baik di masyarakat sekitar dan negara ini pada umumnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeteksi dini gangguan mental pada remaja dan dewasa awal.  Metode pelaksanaan yaitu melakukan suvey pendahuluan untuk melihat kondisi di kampus universitas YPIB Majalengka, melakukan skrinning kesehatan jiwa dan sosialisasi tentang pencegahan masalah kesehatan jiwa. Setelah melakukan skrinning responden diberikan Pendidikan kesehatan tentang cara mengatasi kecemasan dan depresi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu responden berjumlah 50 dengan 66% mengalami gejala distres psikologis yang ringan, 16% mengalami gejala distres psikologis yang tinggi (perlu diwaspadai), dan sebanyak 18% yang tidak menunjukkan gejala distres psikologis. Dengan jumlah partisipan 80% adalah berjenis kelamin Perempuan dan 20% berjenis kelamin laki – laki dengan usia berada pada rentang usia dewasa awal. Kegiatan ini dapat menjadi suatu acuan bagi pihak Puskesmas dan kader kesehatan jiwa untuk berkolaborasi selanjutnya dalam melakukan promosi kesehatan khususnya masalah kesehatan jiwa pada semua rentang usia.
Manajemen Pengelolaan Penyakit Diabetes Mellitus di Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Wianti, Arni; Nugraha, Yophi; Fauzi, Restu; Nata, Hilda; Nurhalisa, Nabila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3859

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka dalam rangka edukasi kepada masyarakat dengan prinsip Lima Pilar Diabetes Mellitus Penyuluhan kesehatan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Pre-Post Test Pengetahuan Diabetes Mellitus. Responden dalam kegiatan ini sebanyak 55 orang penderita Diabetes Mellitus. Setelah dilakukan edukasi hasilnya adalah sebanyak 27,3% pengetahuan baik, 54,5% pengetahuan cukup dan 18,2% pengetahuan kurang. Kadar GDS didapatkan hasil 30,7% berada pada kelompok tinggi (>180 mm/Lt)  Peran tenaga kesehatan dan dukungan keluarga sangat penting untuk pasien Diabetes Mellitus ini dalam menjalankan program sehingga dikemudian hari tidak terjadi komplikasi pada pasien ini.