Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Review: Peran Efikasi Diri dalam Mempersiapkan Mahasiswa untuk Dunia Mengajar Tarmudi, Widya Antika Marlinda; Nafiati, Dewi Amaliah; Apriani, Dewi; Habibi, Beni
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 17 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v17i2.4641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran efikasi diri dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi guru yang kompeten. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan mengajar sebagai salah satu indikator kompetensi calon guru, yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti efikasi diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap 20 artikel jurnal dan 2 buku yang relevan, diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024 yang sudah terbit. Data dianalisis berdasarkan temuan terkait pengaruh efikasi diri terhadap aspek-aspek kesiapan mengajar, termasuk penguasaan materi, keterampilan pedagogik, dan pengelolaan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berperan signifikan dalam membentuk kepercayaan diri, motivasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa dalam proses pembelajaran serta praktik mengajar. Mahasiswa dengan efikasi diri tinggi cenderung lebih siap secara mental, emosional, dan profesional dalam menghadapi tantangan di lingkungan sekolah. Penelitian ini mendeskripsikan bahwa penguatan efikasi diri merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi mahasiswa calon guru, yang dapat dilakukan melalui pelatihan, praktik mengajar, dan dukungan lingkungan akademik.
PENGARUH HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN MIKRO TERHADAP KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PLP FKIP UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL Marlinda, Widya Antika; Apriani, Dewi; Habibi, Beni; Nafiati, Dewi Amaliah
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 9, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v9i2.95638

Abstract

Teacher education has a strategic role in producing professional educators who are ready to face the challenges of the world of education. One of the practice-based courses that aims to improve students' teaching competence is Micro Teaching. However, the effectiveness of micro learning learning outcomes in shaping students' teaching readiness has not been fully measured empirically. This study aims to determine the effect of micro teaching outcomes on the teaching readiness of PLP FKIP Universitas Pancasakti Tegal students, class of 2021. The study used a quantitative approach with a correlational design. The subjects of the study were 66 students selected through purposive sampling techniques from a total population of 195 students. Data were collected through observation, Likert-scale questionnaires, and documentation, then analyzed using descriptive statistical tests and partial t-tests with the help of SPSS version 27. The results showed that micro learning learning outcomes did not have a significant effect on teaching readiness, as indicated by a significance value of 0.985 and a calculated t of 0.019
Relationship on the Ability of Entrepreneurship Teachers in Giving Strengthening with Students Entrepreneurial Attitudes Habibi, Beni; Hapsari, Ira Maya; Hamzani, Achmad Irwan
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 14 No. 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.4225

Abstract

It is impossible to achieve competence without directly involving it in learning. A teacher must be able to plan lessons that encourage students to participate in the learning process actively. One of the things that is encouraged is that the ability of entrepreneurship teachers to provide reinforcement is one of the skills that must be mastered to form students' entrepreneurial character. This study aims to determine the relationship between the ability of entrepreneurship teachers to reinforce the entrepreneurial attitudes of class XI students of SMIK N 1 Slawi Academic Year 2020-2021. The approach used in this research is quantitative. The population in this study were all class XI students of SMIK N 1 Slawi in the academic year 2020/2021, with 128 students divided into four classes. Data collection techniques are the methods used in collecting research data. The research techniques used are questionnaires and documentation techniques. The data analysis technique used descriptive analysis and correlation analysis. The results of the descriptive analysis show that the average ability of entrepreneurship teachers to provide reinforcement is in the high category, while entrepreneurial attitudes are in the supportive category, and there is a positive relationship between the ability of entrepreneurship teachers and students' entrepreneurial attitudes.
CRT-BASED GO JAR APPLICATION FOR TEACHER PROFESSIONAL DEVELOPMENT AND ART LEARNING ACHIEVEMENT Undiarsih, Indit; Hartinah, Sitti; Habibi, Beni
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v8i2.1785

Abstract

This research is motivated by the increasing cultural crisis in the field of education, particularly in dance learning at SMP Negeri 3 Randudongkal. Many students struggle to recognize and appreciate local culture due to the use of general teaching materials that do not adequately consider their cultural context. This study aims to develop a learning application based on Culturally Responsive Teaching (CRT) that integrates local dance into the teaching and learning process. The Go Jar application features seven main menus: lesson planning instruments, teacher and student guidebooks, learning materials, student assessments, work evidence, videos, and worksheets (LKPD). This research employs the Research and Development (R&D) method, following Sugiyono's development model, which includes identifying potential and problems, data collection, product design, validation, testing, and product revision. Data collection techniques involve observation, interviews, document studies, and limited trials. The study involves students and cultural arts teachers as test subjects, as well as material and media experts for validation. The research results indicate that the development of the Android-based Go Jar learning application was successful and suitable for use as an interactive learning medium. The material expert validation achieved a score of 100%, indicating very high feasibility, while media expert validation received a score of 94%, categorized as feasible. The small group trial resulted in a score of 91.6%, classified as good, whereas the large group trial obtained a score of 92.1%, categorized as highly feasible. The Go Jar application serves as an innovation in cultural arts learning technology, facilitating students in understanding the local cultural identity of Pemalang and supporting teachers in developing more inclusive and interactive teaching methods.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Kaptiasih, Rr.; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi implementasi penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembalajaran berbasis proyek dan respon siswa terhadap penerapan model Project Based Learning dalam penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran berbasis proyek dilakukan dengan 8 tahap dan pembelajaran model Project Based Learning dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: Assesmen diagnostic, Tahap pengenalan fell. Tahapan imagine konstektual, Tahapan Do Aksi, Tahapan share  refleksi, evaluasi dan tindak lanjut.  Siswa merespon dengan baik model pembelajaran berbasis proyek karena tidak membosankan dan memotivasi siswa untuk semangat belajar, sehingga model pembelajaran Project Based Leraning efektif dan tepat digunakan dalam penguatan profil pelajar Pancasila
Evaluasi Model CIPP terhadap Program Strategi Supervisi Kunjungan Kelas Kepala Sekolah dalam upaya Meningkatkan Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Tegal Wiyoto, Danu; Habibi, Beni; Muljani, Sutji
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program strategi supervisi kunjungan kelas Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru di SMKN satu Tegal dengan menggunakan evaluasi CIPP Context, Input, Process, Product. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Tim Penilai Kinerja Guru, dan Guru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan teknik Miles and Huberman. Hasil penelitian pada komponen Context program strategi supervisi kunjungan kelas Kepala Sekolah sangat dibutuhkan yang bertujuan untuk memperbaiki kegiatan proses belajar mengajar, bermanfaat untuk meningkatkan kinerja guru. Sasarannya adalah supervisi akademik dan supervisi administrasi. Pada komponen Input tersedianya program supervisi, Sumber Daya Manusia yang sudah terbentuk dengan Tim PKG, dan mekanisme yang sesuai untuk pelaksanaan supervisi. Pada komponen Process Kepala Sekolah bersama Tim PKG membuat rencana supervisi kunjungan kelas, pelaksanaan supervisi kunjungan kelas, mengevaluasi hasil supervisi, dan menindak lanjuti hasil supervisi. Dari komponen Product hasil supervisi kunjungan kelas terlaksana sesuai dengan rencana, guru merasa puas, dan menyatakan siap untuk disupervisi selanjutnya. Hasil supervisi ditindaklanjuti dan kinerja guru meningkat
Pengembangan Model Jigsaw Berbantuan E Modul untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Makhmudin, Makhmudin; Susongko, Purwo; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1256

Abstract

Pengembangan Model Pembelajaran Jigsaw Berbantuan e-modul bertujuan untuk mengetahui kebutuhan siswa terhadap model Pembelajaran tersebut, mengetahui desainnya dan mengetahui keefektifan model  Pembelajaran tersebut dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar Kimia siswa kelas X di SMAN satu Bojong Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE. Peneliti melaksanakan penelitian pada tiga tahap pertama yaitu Analysis, Design dan Development. Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMAN satu Bojong Kabupaten Tegal. Sumber data dan sampel penelitian diambil siswa yang berjumlah seratus empat puluh siswa, dan dua orang guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pretes-postest, angket motivasi belajar siswa, angket model pembelajaran dan observasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian dari tahap analisis diperoleh data bahwa siswa kelas X SMAN satu Bojong membutuhkan model pembelajaran Jigsaw berbantuan e-modul. E-Modul dan perangkat pembelajaran yang dibuat dinyatakan layak dan memenuhi aspek kelayakan baik dari segi teoritis maupun dari segi empiris. Berdasarkan uji t hasil prestasi belajar dan hasil angket motivasi belajar pada kelas kontrol dan eksperimen diperoleh hasil ada peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Jigsaw berbantuan e-modul.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SD Windiawan, Windiawan; Hartinah, Sitti; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, Pengaruh motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal dan Pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada tujuh puluh delapan guru di lima puluh SD Negeri di Kecamatan Bumijawa. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja guru. motivasi kerja kepala sekolah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Model regresi dari variabel independen Motivasi Kepala Sekolah dan Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Guru.
Evaluasi Program Literasi Sekolah Menggunakan Model Context Input Process dan Product (CIPP) pada SMA Isnaeni, Ninis; Apriliani, Dewi; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1443

Abstract

Membaca dan menulis adalah aktivitas yang sudah menjadi hal umum dalam pandangan masyarakat.Minimnya minat membaca dan menulis di kalangan masyarakat Indonesia menjadi kenyataan. Berdasarkan penelitian PISA budaya literasi, yang mencakup kemampuan membaca dan menulis, di Indonesia pada tahun 2018 menempati peringkat keempat terburuk dari 76 negara yang diteliti secara global. Permendikbud ini menghimbau agar setiap pemangku kepentingan pendidikan turut serta dalam menerapkan setiap pembiasaan yang diatur dalam Permendikbud. Salah satu inisiatif yang terus ditekankan oleh pemerintah adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana hasil evaluasi konteks, input, proses dan produk program literasi di SMA Negeri 2 Tegal. Jenis penelitian dalam penulisan tesis ini berupa penelitian kualitatif dengan desain penelitian evaluasi. Penelitian ini akan menghasilkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendetesiskan suatu keadaan atau fenomena-fenomena secara apa adanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi Context (kontek) program literasi pada SMA Negeri 2 Tegal secara keseluruhan sudah cukup baik tujuan program juga sudah sesuaian dengan kebutuhan peserta didik dan sekolah, evaluasi Input (masukan) program literasi secara keseluruhan sudah cukup baik, Jadwal kegiatan program sudah sesuai dengan panduan program. Evaluasi Process (proses) program literasi secara keseluruhan sudah cukup baik, dilihat dari hasil evaluasi proses program yaitu waktu dan tempat pelaksanaan program literasi, ruang lingkup program pelayanan programhambatan program. Evaluasi Product secara keseluruhan sudah cukup baik dan menunjukan keberhasilan program, dilihat dari hasil evaluasi produk yaitu adanya kesesuaian target dan hasil program, perubahan perilaku peserta didik dalam gemar membaca, peningkatan hasil belajar dan prestasi peserta didik yang terus meningkat. Dari keseluruhan hasil evaluasi ini dapat disimpulkan bahwa program literasi di SMA Negeri 2 Tegal berhasil dengan cukup baik sehingga program ini bisa dilanjutkan dengan memperbaiki beberapa kelemahannya sehingga dapat diterapkan ditempat lain.
Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam Membangun Pendidikan Karakter di SMPIT Bhayangkara, Muh. Agung Putra; Habibi, Beni; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2016

Abstract

Sekolah Islam Terpadu (SIT) merupakan akumulasi dari proses pembudayaan, pewarisan dan pengembangan ajaran agama Islam, budaya dan peradaban Islam dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan kurikulum, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum, (3) Untuk mengetahui evaluasi, dan (4) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam membangun pendidikan karakter Di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi kasus. Penelitian ini menekankan pada implementasi kurikulum terpadu dalam membangun pendidikan karakter berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang diterapkan. Hasil penelitian antara lain: (1) Perencanaan kurikulum JSIT terdiri dari; Model kurikulum, Latar belakang integrasi dua kurikulum, Langkah Perencanaan Kurikulum Terpadu, dan Penyusunan Kurikulum Terpadu. (2) Pelaksanaan kurikulum JSIT terdiri dari; persiapan implementasi kurikulum, pengembangan program, proses implementasi kurikulum terpadu, dan model implementasi. (3) Evaluasi kurikulum terdiri dari; problematika implementasi kurikulum terpadu guru dan siswa, metode evaluasi kurikulum terpadu, model evaluasi dan dan hasil evaluasi. (4) faktor pendukungnya adalah sebagai berikut: kepemimpinan yang visioner dan komitmen terhadap pendidikan karakter, kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai islam, pembelajaran yang berorientasi pada karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pendidikan karakter, dan kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Faktor penghambat antara lain: kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif.