Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Model CIPP terhadap Program Strategi Supervisi Kunjungan Kelas Kepala Sekolah dalam upaya Meningkatkan Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Tegal Wiyoto, Danu; Habibi, Beni; Muljani, Sutji
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program strategi supervisi kunjungan kelas Kepala Sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru di SMKN satu Tegal dengan menggunakan evaluasi CIPP Context, Input, Process, Product. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Tim Penilai Kinerja Guru, dan Guru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan teknik Miles and Huberman. Hasil penelitian pada komponen Context program strategi supervisi kunjungan kelas Kepala Sekolah sangat dibutuhkan yang bertujuan untuk memperbaiki kegiatan proses belajar mengajar, bermanfaat untuk meningkatkan kinerja guru. Sasarannya adalah supervisi akademik dan supervisi administrasi. Pada komponen Input tersedianya program supervisi, Sumber Daya Manusia yang sudah terbentuk dengan Tim PKG, dan mekanisme yang sesuai untuk pelaksanaan supervisi. Pada komponen Process Kepala Sekolah bersama Tim PKG membuat rencana supervisi kunjungan kelas, pelaksanaan supervisi kunjungan kelas, mengevaluasi hasil supervisi, dan menindak lanjuti hasil supervisi. Dari komponen Product hasil supervisi kunjungan kelas terlaksana sesuai dengan rencana, guru merasa puas, dan menyatakan siap untuk disupervisi selanjutnya. Hasil supervisi ditindaklanjuti dan kinerja guru meningkat
Pengembangan Model Jigsaw Berbantuan E Modul untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Makhmudin, Makhmudin; Susongko, Purwo; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1256

Abstract

Pengembangan Model Pembelajaran Jigsaw Berbantuan e-modul bertujuan untuk mengetahui kebutuhan siswa terhadap model Pembelajaran tersebut, mengetahui desainnya dan mengetahui keefektifan model  Pembelajaran tersebut dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar Kimia siswa kelas X di SMAN satu Bojong Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE. Peneliti melaksanakan penelitian pada tiga tahap pertama yaitu Analysis, Design dan Development. Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMAN satu Bojong Kabupaten Tegal. Sumber data dan sampel penelitian diambil siswa yang berjumlah seratus empat puluh siswa, dan dua orang guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pretes-postest, angket motivasi belajar siswa, angket model pembelajaran dan observasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian dari tahap analisis diperoleh data bahwa siswa kelas X SMAN satu Bojong membutuhkan model pembelajaran Jigsaw berbantuan e-modul. E-Modul dan perangkat pembelajaran yang dibuat dinyatakan layak dan memenuhi aspek kelayakan baik dari segi teoritis maupun dari segi empiris. Berdasarkan uji t hasil prestasi belajar dan hasil angket motivasi belajar pada kelas kontrol dan eksperimen diperoleh hasil ada peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Jigsaw berbantuan e-modul.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SD Windiawan, Windiawan; Hartinah, Sitti; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal, Pengaruh motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal dan Pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri se Kecamatan Bumijawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada tujuh puluh delapan guru di lima puluh SD Negeri di Kecamatan Bumijawa. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja guru. motivasi kerja kepala sekolah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Model regresi dari variabel independen Motivasi Kepala Sekolah dan Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Guru.
Evaluasi Program Literasi Sekolah Menggunakan Model Context Input Process dan Product (CIPP) pada SMA Isnaeni, Ninis; Apriliani, Dewi; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1443

Abstract

Membaca dan menulis adalah aktivitas yang sudah menjadi hal umum dalam pandangan masyarakat.Minimnya minat membaca dan menulis di kalangan masyarakat Indonesia menjadi kenyataan. Berdasarkan penelitian PISA budaya literasi, yang mencakup kemampuan membaca dan menulis, di Indonesia pada tahun 2018 menempati peringkat keempat terburuk dari 76 negara yang diteliti secara global. Permendikbud ini menghimbau agar setiap pemangku kepentingan pendidikan turut serta dalam menerapkan setiap pembiasaan yang diatur dalam Permendikbud. Salah satu inisiatif yang terus ditekankan oleh pemerintah adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana hasil evaluasi konteks, input, proses dan produk program literasi di SMA Negeri 2 Tegal. Jenis penelitian dalam penulisan tesis ini berupa penelitian kualitatif dengan desain penelitian evaluasi. Penelitian ini akan menghasilkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendetesiskan suatu keadaan atau fenomena-fenomena secara apa adanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi Context (kontek) program literasi pada SMA Negeri 2 Tegal secara keseluruhan sudah cukup baik tujuan program juga sudah sesuaian dengan kebutuhan peserta didik dan sekolah, evaluasi Input (masukan) program literasi secara keseluruhan sudah cukup baik, Jadwal kegiatan program sudah sesuai dengan panduan program. Evaluasi Process (proses) program literasi secara keseluruhan sudah cukup baik, dilihat dari hasil evaluasi proses program yaitu waktu dan tempat pelaksanaan program literasi, ruang lingkup program pelayanan programhambatan program. Evaluasi Product secara keseluruhan sudah cukup baik dan menunjukan keberhasilan program, dilihat dari hasil evaluasi produk yaitu adanya kesesuaian target dan hasil program, perubahan perilaku peserta didik dalam gemar membaca, peningkatan hasil belajar dan prestasi peserta didik yang terus meningkat. Dari keseluruhan hasil evaluasi ini dapat disimpulkan bahwa program literasi di SMA Negeri 2 Tegal berhasil dengan cukup baik sehingga program ini bisa dilanjutkan dengan memperbaiki beberapa kelemahannya sehingga dapat diterapkan ditempat lain.
Pengaruh Literasi Keuangan, Pengendalian Diri, Kelompok Teman Sebaya dan Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Perilaku Konsumtif Peserta Didik Murdiyanti, Uki; Basukiyatno, Basukiyatno; Habibi, Beni
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v15i2.290

Abstract

Consumptive behaviour in adolescents arises because they want to show that they can also follow the fashions nowadays, join in with friends, want to look different from others and tend to be never satisfied with what they already have. Consumptive behaviour begins to emerge when there is a change in the pattern of consumption behaviour, namely irrational consumption behaviour or only due to emotional factors. This research aims to know 1)the effect parsial of financial literacy on the comsumptive behavior, 2) The effect self-contrl on the comsumptive behavior, 3) The effect peer groups on the comsumptive behaviorand 4)the effect socio-economic conditions of parents on the consumptive behaviour of Grade XI students also 5)to know the effect simultan of financial literacy, self-control, peer groups and the socio-economic conditions of parents on the consumptive behaviour of Grade XI students of SMK NU 1 Islamiyah Kramat. The population of this research were students of SMK NU 1 Islamiyah Kramat, Class XI Accaountancy One for 93 students consisting of 3 classes, XI Accountancy class as many as 93 students, XI Accountancy One as many 31 student, Accountancy Two class as many as 30 students and XI Accountancy Three class as many as 32 students. The sampling technique uses proportional random sampling technique. Data collection techniques using a paper or questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data analysis techniques using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The effect of financial literacy on consumptive behaviour is 48,5%, self-control has an effect on consumptive behaviour by 27.8%, peer group has an effect of 15.2% and the socio-economic conditions of parents have an effect of 21.4%. The regression equation Y = 17,878-0,379 X1-0,195 X2 + 0,168 X3 + 0,382X4. There is an effect of financial literacy, self-control, peer groups and the socio-economic conditions of parents on consumptive behaviour collectively are 71,8% and the other variabel is 29,3% Based on the results of this research, students are expected to be able to make a priority scale before making a purchase transaction. So that students have a good literacy financial do not have consumptive behaviour.
Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam Membangun Pendidikan Karakter di SMPIT Bhayangkara, Muh. Agung Putra; Habibi, Beni; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2016

Abstract

Sekolah Islam Terpadu (SIT) merupakan akumulasi dari proses pembudayaan, pewarisan dan pengembangan ajaran agama Islam, budaya dan peradaban Islam dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan kurikulum, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum, (3) Untuk mengetahui evaluasi, dan (4) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam membangun pendidikan karakter Di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi kasus. Penelitian ini menekankan pada implementasi kurikulum terpadu dalam membangun pendidikan karakter berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang diterapkan. Hasil penelitian antara lain: (1) Perencanaan kurikulum JSIT terdiri dari; Model kurikulum, Latar belakang integrasi dua kurikulum, Langkah Perencanaan Kurikulum Terpadu, dan Penyusunan Kurikulum Terpadu. (2) Pelaksanaan kurikulum JSIT terdiri dari; persiapan implementasi kurikulum, pengembangan program, proses implementasi kurikulum terpadu, dan model implementasi. (3) Evaluasi kurikulum terdiri dari; problematika implementasi kurikulum terpadu guru dan siswa, metode evaluasi kurikulum terpadu, model evaluasi dan dan hasil evaluasi. (4) faktor pendukungnya adalah sebagai berikut: kepemimpinan yang visioner dan komitmen terhadap pendidikan karakter, kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai islam, pembelajaran yang berorientasi pada karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pendidikan karakter, dan kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Faktor penghambat antara lain: kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif.
Development of a Differentiated Make a Match Model to Enhance Student Well-Being in Elementary School Students Khodijah, Khodijah; Hartinah, Sitti; Habibi, Beni
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.613

Abstract

This study aims to develop a differentiated Make a Match learning model to enhance the emotional and social well-being (student well-being) of elementary school students in Bumijawa Subdistrict, Tegal Regency. The research employs a Research and Development (RD) method with a mixed-methods approach, utilizing questionnaires, observations, and documentation as instruments. The model is designed to address issues in conventional learning, which tend to be less interactive, resulting in low student motivation and suboptimal social relationship building. The findings reveal that the differentiated Make a Match model effectively enhances student engagement, learning motivation, and positive relationships between students and teachers. This approach provides an inclusive learning experience by accommodating students' diverse needs and abilities. The study makes a significant contribution to supporting the implementation of the Merdeka Curriculum and fostering a holistic, student-centered learning environment.
Implementation of P5 in Instilling Democratic Values through the Election of Student Council Chairperson Yamani, Muhamad Zaky; Habibi, Beni; Maufur, Maufur
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.645

Abstract

Instilling democratic values in students at school is an important part of character building for the young generation who have a sense of nation and state. One effort that can be made is to implement a program to strengthen the profile of Pancasila Students through the election of the OSIS Chairperson at SMA Nahdlatul Ulama, Tegal City. The election of the OSIS chairperson is not only an event to elect student leaders, but also a medium for instilling democratic values, which is an important aspect of the Pancasila Student profile. This study aims to analyze how the implementation of the Pancasila Student profile strengthening project can be carried out in the context of the election of the OSIS chairperson at SMA Nahdlatul Ulama, Tegal City. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study method to identify the application of democratic values in the OSIS chairperson election process. The results of the study show that the OSIS chairperson election process at SMA Nahdlatul Ulama, Tegal City has succeeded in integrating democratic values in each stage. Students can find out about the process of the Pancasila student profile strengthening project in instilling democratic values through the election of the OSIS chairperson. Participants can understand and actively participate in each stage. This provides real experience for students in implementing healthy and just democratic values.
Needs Analysis on Project Base Learning Development to Improve 21st Century Skills Fauzi, Alfun; Suriswo, Suriswo; Habibi, Beni
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1153

Abstract

The rapid advancement of the times demands that the world of education prepare students with skills relevant to the 21st century. One approach believed to be effective in addressing this challenge is Project Based Learning (PjBL). This study aims to analyze the needs in developing Project Based Learning (PjBL) to enhance students' 21st-century skills. The method used in this study is the Research and Development (RD) approach, employing the ADDIE development model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. In the needs analysis stage, data were collected through observations, interviews, and questionnaires administered to teachers. The analysis results indicate a high need for the development of project-based learning (PjBL); most teachers are aware of the importance of integrating 21st-century skills into learning. The development of Project Based Learning (PjBL) teaching modules is deemed highly necessary. Students' needs also highlight the necessity for a learning approach that is engaging, contextual, and encourages the development of critical thinking, collaboration, communication, and creativity skills.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Guru Penggerak dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kawasan Terpencil Resthiana, Niken; Habibi, Beni; Mulyono, Tri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Mey - August
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7286

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar. Studi ini bertujuan mengkaji secara teoritis bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dengan latar belakang sebagai Guru Penggerak berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, terutama di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Watukumpul. Dengan menggunakan metode literature review, penelitian ini menganalisis teori-teori kepemimpinan pendidikan, konsep Guru Penggerak, dan mutu pendidikan, serta hubungannya dalam konteks praktik di sekolah dasar. Temuan dari literatur menunjukkan bahwa kepala sekolah yang berlatar Guru Penggerak cenderung memiliki pendekatan transformasional, kolaboratif, dan inovatif, yang memperkuat budaya pembelajaran dan profesionalisme guru. Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program ini juga dibahas secara kritis. Studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan berbasis Guru Penggerak dapat menjadi motor penggerak perubahan pendidikan yang berkelanjutan di wilayah terpencil, asalkan didukung dengan sumber daya, pelatihan, dan kolaborasi multi pihak.