Claim Missing Document
Check
Articles

Guidelines For The Individual Education Plan In Special Schools and Inclusive Elementary Schools Megaiswari Megaiswari; Nurhastuti Nurhastuti; Zulmiyetri Zulmiyetri; Kasiyati Kasiyati
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 19, No 2 (2019): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.226 KB) | DOI: 10.24036/sb.0120

Abstract

Guru-guru Sekolah Luar Biasa dan  Sekolah Dasar penyelenggara pendidikan inklusi di Bukitinggi perlu memahami cara melakukan asesmen dan mengusun program pembelajaran individual bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai dengan hasil asesmen. Sedangkan guru-guru tersebut dituntut untuk mampu dan terampil dalam menyusun program pembelajaran individual berdasarkan hasil asesmen agar perkembangan akademik maupun non akademik peserta didik berkebutuhan khusus berkembang dengan baik. Program PembeIajaran Individual merupakan uraian kegiatan-kegiatan dalam bidang pendidikan dalam rangka memenuhi kebutuhan khusus individu peserta didik dan menguraikan bentuk pelayanan pendidikan yang dirancang secara rinci untuk menemukan kebutuhan khusus dalam bidang pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, jadi disini terlihat ada upaya yang sengaja  dirancang untuk menutupi kelemahan yang dihadapi  peserta didik dalam proses pendidikan di sekolah. Hasil pantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdian dapat di paparkan bahwa kegiatan pembelajaran indivdual telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan program pembelajaran invividual yang telah di latihkan. Sehingga semua guru sangat merasa puas dan senang dengan materi yang diperolehnya serta berterima kasih pada Tim pengabdian telah memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak dalam melaksanakan kegiatan proses pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Pada akhirnya guru telah mampu dan mahir dalam melakukan identifikasi, asesmen dan menyusun program pembelajaran berdasarkan hasil asesmen pada anak berkebutuhan khusus agar sesuai  program yang sudah dirancang sesuai dengan kemampuan anak berdasarkan asesmen .
Model Bimbingan Konseling Komprehensif dalam Memberikan Layanan Pranikah Bagi Mahasiswa Fatmawati Fatmawati; Nurhastuti Nurhastuti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.502 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1125

Abstract

Pendidikan pranikah merupakan salah satu persiapan yang dapat dilakukan oleh dewasa awal di dalam pernikahan serta memiliki tujuan dalam mencegah perceraian. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan merumuskan program hipotetik bimbingan dan konseling komprehensif untuk meningkatkan kesiapan diri mahasiswa dalam menghadapi pernikahan dan hidup berkeluarga. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau metode Research dan Development yakni strategi penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Penelitian ini akan dilakukan di Universitas Negeri Padang yaitu kepada mahasiswa Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Secara umum mahasiswa PLB Fakultas Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang sebagai sosok dewasa awal kurang memiliki minat untuk mempersiapkan pernikahannya. (2) Model bimbingan dan konseling komprehensif pranikah bagi mahasiswa yang dikembangkan dalam penelitian ini dirumuskan dari kerangka kerja yang berlandaskan pada teori dan didasarkan dari temuan lapangan, terdiri dari 7 komponen rasional, konsep kunci, visi & misi, tujuan model, isi bimbingan dan konseling, pengendalian, dan organisasi & personalia. (3) Berdasarkan uji validasi model yang dilakukan oleh tiga konselor terhadap materi menunjukkan bahwa isi pedoman umum tersebut dikatagorikan baik atau memadai
Efektivitas Metode Survey, Question, Read, Recite, Reflect, Review (SQ4R) dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman untuk Anak Berkesulitan Belajar Safaruddin Safaruddin; Nurhastuti Nurhastuti; Fatmawati Fatmawati; Elisa Cristina Silitonga; Martias Z
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v2i2.315

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas efektivitas keterampilan membaca pemahaman untuk anak berkesulitan belajar. Melalui metode survey, question, read, recite, reflect, review (SQ4R) anak dilatih pemahaman membaca dengan langkah-langkah untuk mendapatkan informasi yang menyeluruh. The type of research that researchers use is experimental method with pre-experimental design with one group pretest-posttest design. Implementation in this study using Mann Whitney test. Berdasarkan hasil yang didapat menyatakan bahwa SQ4R secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman untuk anak berkesulitan belajar.
KETAHANAN MENTAL KELUARGA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENGHADAPI NEW NORMAL Nurhastuti Nurhastuti; Zulmiyetri Zulmiyetri; Setia Budi; Iga Setia Utami
Jurnal Buah Hati Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v8i1.1204

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused social change. Social changes that occur include the category of unplanned social change. Because of its unplanned nature, surely the community is not ready to face it. New normal form new habits, but not everyone is easy to adapt to new lifestyles. The impact of the heavy Covid-19 pandemic will be more felt by parents who have children with special needs. The social changes caused by Covid-19 Pandemic require mental resilience to deal with it. This study aims to determine the extent of family resilience of children with special needs in dealing with new normal. The method used in this study is mixed methods which is a research step that combines two forms of research, namely quantitative research and qualitative research. Data analysis in this study uses descriptive statistical analysis. The results of this study are the Covid-19 pandemic has a tremendous impact on all lines of life and has a dramatic effect on the welfare of many families and communities. In the current condition each family member who has a child with special needs has a role in strengthening the family's mental endurance and also plays a role in maintaining the integrity and welfare of the family. The first thing to do is managing emotions, managing stress, increasing life motivation, and building connections with family members. Abstrak Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan perubahan sosial. Perubahan sosial yang terjadi saat ini termasuk kategori perubahan sosial yang tidak direncanakan. Karena sifatnya yang tidak direncanakan, pastilah masyarakat tidak siap menghadapinya. New normal membentuk kebiasaan baru, namun tidak semua orang mudah beradaptasi menghadapi gaya hidup baru. Dampak pandemi Covid-19 yang berat akan lebih dirasakan oleh orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Perubahan sosial yang diakibatkan Pandemi Covid-19 ini memerlukan ketahanan mental untuk menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana ketahanan keluarga anak berkebutuhan khusus dalam menghadapi new normal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods yakni suatu langkah penelitian yang menggabungkan dua bentuk penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah pandemi Covid-19 memberi dampak luar biasa di segala lini kehidupan dan memiliki efek dramatis pada kesejahteraan banyak keluarga dan masyarakat. Dalam kondisi saat ini setiap anggota keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus mempunyai peran dalam memperkokoh ketahanan mental keluarga dan juga berperan dalam mempertahankan keutuhan dan kesejahteraan keluarga. Hal pertama yang harus dilakukan mengelola emosi, mengelola stres, meningkatkan motivasi hidup, dan membina komunikasi dengan anggota keluarga. Kata Kunci: Ketahanan Keluarga,Anak Berkebutuhan Khusus, New Normal
Therapy Training for Special Teacher; Applied Behavior Analysis for Students with Autistik Megaiswari Biran; Nurhastuti Nurhastuti; Kasiyati Kasiyati; Zulmiyatri Zulmiyatri; Damri Damri
Lentera Negeri Vol 2, No 1 (2021): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.52 KB) | DOI: 10.29210/99250

Abstract

Tujuan dari Program  Kemitraan Masyarakat pelatihan terapi ini sengaja dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melatih anak autis agar mampu mengikuti pembelajaran di Sekolah luar Biasa maupun sekolah yang menyelenggarakan Pendidikan Inklusi. Metode dalam penyelenggaran PKM ini menggunakan multi metode yaitu metode ceramah, demonstrasi, praktek dan tanya jawab untuk menyajikan materi berkaitan dengan pelatihan terapi ini pada anak autis. Selanjutnya menggunakan metode demonstrasi, metoda latihan  dan praktek berkaitan dengan materi tentang cara melakukan terapi ABA dengan memberikan tahapan berupa attending skills, keterampilan imitasi, keterampilan bahasa reseptif, keterampilan bahasa ekspresif, keterampilan pra akademik, dan keterampilan bantu diri.. Diharapkan guru-guru peserta pelatihan terapi dapat mendesiminasikan pengalamannya kepada guru lain di sekolah masing masing, serta mampu bekerja sama dengan guru SLB dan orang tua dalam pembelajaran pada anak autis di sekolah. Untuk mengetahui pencapaian sasaran dilakukan evaluasi dan monitoring pada tahap proses dan tahap evaluasi akhir yang berupa : (1) Kompetensi Guru-guru  dalam Melaksanakan Terapi pada anak autis telah berhasil dengan baik. (2) guru mampu malatih kontak mata dengan anak autis dan, mampu melatih ketahanan duduknya.  Melalui keterampilan imitasi, anak autis mampu mengenal berbagai macam benda, buah, sayuran, anggota tubuh, keluarga melalui media gambar. sedangkan keterampilan bahasa reseptif dan ekspresif anak mampu dan mengerti ketika guru memberikan perintah. (3) Semoga guru mampu mengembangkan potensi anak autis sesuai kemampuannya untuk hidup mandiri.
Pelatihan pembuatan sabun cuci piring untuk pengembangan wirausaha bagi mahasiswa Mega Iswari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Setia Budi; Nurhastuti Nurhastuti; Ardisal Ardisal; Kasiyati Kasiyati
Lentera Negeri Inpress
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.641 KB) | DOI: 10.29210/99460

Abstract

Program pengembangan kewirausahaan mahasiswa di Departemen Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang dilaksanakan karena mahasiswa belum pernah melakukan pembuatan sabun cuci piring yang selalu dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, demonstrasi, dan penugasan. Sedangkan untuk pencapaian tujuan dilakukan evaluasi menggunakan tes perbuatan dengan cara mendemotrasikan cara pembuatan sabun cuci piring. Dari hasil pantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdian dapat di paparkan bahwa kegiatan pelayihan ini telah berjalan dengan baik dan lancar. Tolak ukur untuk pencapaian tujuan yaitu dengan dibukanya wirausaha oleh mahasiswa tentang sabun cuci piring. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memandirikan mahasiswa dalam berwirausaha, akan tetapi juga dapat mengembangkan ekonomi kesejahteraan masyarakat daerah, terutama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mampu melatih anak berkebutuhan khusus di SLB agar memiliki keterampilan vokasional untuk dapat hidup mandiri dikemudian hari.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Pengembangan Wirausaha bagi Mahasiswa Mega Iswari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Setia Budi; Nurhastuti Nurhastuti; Ardisal Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk; pertama, meningkatkan kreativitas mahasiswa PLB FIP UNP dalam membuat sabun cuci piring dengan merk “Kinclong”; kedua, meningkatkan keterampilan mahasiswa berwirausaha dalam bentuk pemasaran sabun cuci piring menggunakan social media atau pun di titipkan ke toko secara langsung; ketiga, memberdayakan kelompok mahasiswa agar bisa terjun ke dunia wirausaha dan mahasiswa mampu melatih anak berkebutuhan khusus setelah mereka tamat dan mengajar di sekolah luar biasa. Secara teknik, metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, demonstrasi, dan penugasan. Sedangkan untuk pencapaian tujuan dilakukan evaluasi menggunakan tes perbuatan dengan cara mendemotrasikan cara pembuatan sabun cuci piring. Tolak ukur untuk pencapaian tujuan yaitu dengan dibukanya wirausaha oleh mahasiswa tentang sabun cuci piring. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memandirikan mahasiswa dalam berwirausaha, akan tetapi juga dapat mengembangkan ekonomi kesejahteraan masyarakat daerah, terutama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mampu melatih anak berkebutuhan khusus di SLB agar memiliki keterampilan vokasional untuk dapat hidup mandiri dikemudian hari
Efektivitas Menggosok Gigi Melalui Media Video Pembelajaran Micacu Untuk Anak Cerebral Palsy Anisya Rachmanika; Nurhastuti Nurhastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektifitas menggosok gigi melalui media video pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menggosok gigi anak cerebral palsy di SLB Bina Bangsa padang. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research dan jenis penelitian eksperimen dengan desain A-B-A. Desain A-B-A terdapat 3 kondisi yaitu baseline (A), intervensi (B), dan baseline (A2). Pengumpulan data ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan ionstrumen keterampilan menggosok gigi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis visual menggunakan grafik. Berdasarkan bahwa keterampilan menggosok gigi  anak cerebral palsy meningkat setelah diberikan intervensi menggunakan media video pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi anak cerebral palsy.
PERAN ORANG TUA DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM BINA GERAK UNTUK KEMANDIRIAN ANAK CEREBRAL PALSY Novi Tiahirani; Nurhastuti Nurhastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran  peran orang tua dalam melaksanakan program bina gerak untuk kemandirian anak cerebral palsy, kendala yang dihadapi, dan solusi yang harus dilakukan orang tua untuk menghadapi kendala-kendala dalam melaksanakan program bina gerak untuk kemandirian anak cerebral palsy. Metodologi penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini terdapat dua orang narasumber orang tua yang memiliki anak cerebral palsy. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta dokumentasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran penting pada orang tua dalam melaksanakan program bina gerak pada kemandirian anak cerebral palsy. Penelitian ini menunjukkan peran orang tua yang baik dalam membantu perkembangan gerak anak dengan cara rutin melaksanakan program bina gerak melalui kegiatan sehari-hari. Kendala yang dihadapi orang tua dalam melaksanakan program bina gerak yaitu kesibukan pekerjaan orang tua dan kondisi mood anak yang tidak baik. Solusi yang dilakukan oleh para orang tua menghadapi kendala saat proses melaksanakan program bina gerak adalah dengan menyempatkan waktu, dan  tidak memaksakan anak untuk melaksanakan program bina gerak saat kondisi mood anak tidak baik.
Efektivitas Metode Latihan Dalam Permainan Engklek Untuk Meningkatkan Koordinasi Mata, Tangan dan Kaki Anak Tunagrahita Ringan Juriya Utama; Nurhastuti Nurhastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas metode latihan dalam permainan engklek untuk meningkatkan koordinasi mata, tangan dan kaki di SLB Negeri 1 Padang. Penelitian ini terdapat subjek seorang anak dengan hambatan intelegtual yang duduk di kelas V sekolah dasar luar biasa Negeri 1Padang. Metode Single Subject Research digunakan dalam penelitian ini dan penggunaan desain A-B-A untuk jenis penelitian ini. Baseline (A1), intervensi (B), dan baseline (A2) merupakan aspek tiga kondisi pada desain A-B-A. instrumen tes digunakan sebagai pengumpulan data dalam penelitian ini. Teknik analisis visual memakai grafik digunakan untuk mengetahui hasil penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian intervensi menggunakan metode latihan dalam permainan engklek dapat meningkatkan koordinasi mata, tangan dan kaki anak tunagrahita ringan. Kesimpulan penelitian ini bahwa kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki anak runagrahita dapat meningkat menggunakan metode latihan dalam permainan engklek.