Claim Missing Document
Check
Articles

Family Gathering as a Scientific Approach to Parenting Education: Enhancing Parenting Styles and Social Behavior in Children with Intellectual Disabilities at SLB Lentera Bunda, Solok Titin Sumarni; Damri; Nurhastuti; Rahmahtrisilvia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12352

Abstract

This study examines the effectiveness of family gathering as a scientific approach to parenting education in improving parenting styles and social behavior among children with intellectual disabilities at SLB Lentera Bunda, Solok. Using a mixed-method design with a one-group pretest-posttest model, the research involved 10 children and 9 parents who participated in two structured family gathering sessions integrating recreational and educational elements. Quantitative data were collected through observation checklists measuring 21 indicators of social behavior, while qualitative data were gathered via in-depth interviews and field documentation. Results showed a significant increase in children’s average social behavior score from 12.4 (pretest) to 14.3 (posttest), confirmed by a paired t-test (p = 0.001). Thematic analysis revealed a shift in parenting styles from authoritarian to democratic, with parents reporting improved communication, emotional regulation, and collaborative decision-making. The activity fostered a supportive environment for experiential learning, strengthened parent-child interaction, and enhanced social skills in children. Findings confirm that family gathering, when designed educationally, functions as a valid psychosocial intervention. It is recommended as a structured program in special education settings to promote holistic development through family-school collaboration.
Therapy Training for Special Teacher; Applied Behavior Analysis for Students with Autistik Megaiswari Biran; Nurhastuti Nurhastuti; Kasiyati Kasiyati; Zulmiyatri Zulmiyatri; Damri Damri
Lentera Negeri Vol. 2 No. 1 (2021): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99250

Abstract

Tujuan dari Program  Kemitraan Masyarakat pelatihan terapi ini sengaja dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melatih anak autis agar mampu mengikuti pembelajaran di Sekolah luar Biasa maupun sekolah yang menyelenggarakan Pendidikan Inklusi. Metode dalam penyelenggaran PKM ini menggunakan multi metode yaitu metode ceramah, demonstrasi, praktek dan tanya jawab untuk menyajikan materi berkaitan dengan pelatihan terapi ini pada anak autis. Selanjutnya menggunakan metode demonstrasi, metoda latihan  dan praktek berkaitan dengan materi tentang cara melakukan terapi ABA dengan memberikan tahapan berupa attending skills, keterampilan imitasi, keterampilan bahasa reseptif, keterampilan bahasa ekspresif, keterampilan pra akademik, dan keterampilan bantu diri.. Diharapkan guru-guru peserta pelatihan terapi dapat mendesiminasikan pengalamannya kepada guru lain di sekolah masing masing, serta mampu bekerja sama dengan guru SLB dan orang tua dalam pembelajaran pada anak autis di sekolah. Untuk mengetahui pencapaian sasaran dilakukan evaluasi dan monitoring pada tahap proses dan tahap evaluasi akhir yang berupa : (1) Kompetensi Guru-guru  dalam Melaksanakan Terapi pada anak autis telah berhasil dengan baik. (2) guru mampu malatih kontak mata dengan anak autis dan, mampu melatih ketahanan duduknya.  Melalui keterampilan imitasi, anak autis mampu mengenal berbagai macam benda, buah, sayuran, anggota tubuh, keluarga melalui media gambar. sedangkan keterampilan bahasa reseptif dan ekspresif anak mampu dan mengerti ketika guru memberikan perintah. (3) Semoga guru mampu mengembangkan potensi anak autis sesuai kemampuannya untuk hidup mandiri.
Pelatihan pembuatan sabun cuci piring untuk pengembangan wirausaha bagi mahasiswa Mega Iswari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Setia Budi; Nurhastuti Nurhastuti; Ardisal Ardisal; Kasiyati Kasiyati
Lentera Negeri Vol. 3 No. 1 (2022): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99460

Abstract

Program pengembangan kewirausahaan mahasiswa di Departemen Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang dilaksanakan karena mahasiswa belum pernah melakukan pembuatan sabun cuci piring yang selalu dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, demonstrasi, dan penugasan. Sedangkan untuk pencapaian tujuan dilakukan evaluasi menggunakan tes perbuatan dengan cara mendemotrasikan cara pembuatan sabun cuci piring. Dari hasil pantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdian dapat di paparkan bahwa kegiatan pelayihan ini telah berjalan dengan baik dan lancar. Tolak ukur untuk pencapaian tujuan yaitu dengan dibukanya wirausaha oleh mahasiswa tentang sabun cuci piring. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memandirikan mahasiswa dalam berwirausaha, akan tetapi juga dapat mengembangkan ekonomi kesejahteraan masyarakat daerah, terutama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mampu melatih anak berkebutuhan khusus di SLB agar memiliki keterampilan vokasional untuk dapat hidup mandiri dikemudian hari.
Konseling trauma dengan ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk pendampingan psikososial penyintas bencana hidrometeorologi sumatera barat Ifdil Ifdil; Asmar Yulastri; Afdal Afdal; Nurhastuti Nurhastuti; Yudi Antomi; Zadrian Ardi; Zahriyah Simargolang; Evelynd Evelynd; Alzet Rama; Annisaislami Khairati; Nur Adila Wafiqoh
Lentera Negeri Vol. 6 No. 2 (2025): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991630

Abstract

Bencana hidrometeorologi tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian material, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang signifikan bagi masyarakat terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konseling trauma menggunakan Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) dalam kegiatan pendampingan psikososial bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat serta menganalisis respons penyintas terhadap intervensi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus multipel yang dilaksanakan di tiga wilayah terdampak bencana, yaitu Nagari Salareh Aia, Nagari Silayang, dan Nagari Koto Tinggi. Sebanyak 287 penyintas terlibat dalam kegiatan pendampingan psikososial. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, catatan proses layanan, dokumentasi kegiatan, serta pengukuran tingkat distres trauma menggunakan instrumen Impact of Event Scale-Revised sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi psikososial berbasis IPLT berkontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan, menstabilkan kondisi emosional, serta meningkatkan strategi koping adaptif pada penyintas. Analisis kuantitatif menunjukkan penurunan rerata skor distres trauma dari 38,3 menjadi 26,3 setelah intervensi dengan persentase penurunan sebesar 31,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa IPLT dapat menjadi pendekatan intervensi psikososial yang kontekstual dan adaptif dalam mendukung pemulihan psikologis serta memperkuat resiliensi komunitas pascabencana.
Learning hijaiyah letters through sign language using marbel application for students with hearing impairment Mega Iswari; Nurhastuti Nurhastuti; Retno Triswandari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Johandri Taufan; Ringgi Rahmat Fitra; Gaby Arnez; Setia Budi
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084611011

Abstract

The advancements of knowledge and technology in the fourth industrial revolution have influenced learning settings at school. Teachers have to develop new learning methods, models, and media to help improve their students' learning outcomes.  The technology that is becoming popular among students is Android-based media. Students at school are diverse and so are students at special education schools(SLB). Students with hearing impairment are those who suffer from hard of hearing and hearing loss. Teachers must get their students to make the most of their residual hearing and other senses like touch and sight when learning, especially during difficult subjects. One of the subjects that the students consider the hardest is religious education because it has a lot of practice and memorization. Hijaiyah is 30 letters of the Arabic alphabet and learning them becomes the core competency in reading the Quran. Teachers can use sign language as their teaching strategy. Sign language is a non-verbal language used by hearing-impaired people. However, sign language is still not commonly used among teachers at special education schools. This research used Research and Development model. The data were collected through observations, interviews, documentation, and literature study. The data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and data interpretation. The product of the research is an Android application for learning hijaiyah letters through sign language for students with hearing impairment.