Claim Missing Document
Check
Articles

Pewarisan Musik Tradisi Sampelong Bentuk Ensambel kepada Siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota Hakim, Uswatul; Hadi, Harisnal; Armez Hidayat, Hengki
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i1.14228

Abstract

Sampelong adalah alat musik tiup tradisional Minangkabau yang berasal dari Nagari Talang Maua, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Sampelong terbuat dari bambu berjenis talang dimainkan bersama lirik sastra lisan yang sarat akan pesan. Sebagai alat musik tua di Minangkabau dengan ditandai pengaruh Hindu-Budha pada intervalnya, harusnya sampelong lebih dihargai oleh generasi penerus sebagai bukti kemajuan kebudayaan masyarakat Lima Puluh Kota. Tukang sampelong dan pendendangnya tidak lagi menggunakan sampelong sebagai suatu kegiatan ritual magis, melainkan sebagai kesenian yang berorientasi artistik, musikal, dan pertunjukan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan pengembangan kesenian tradisional sampelong dengan objek generasi muda. Generasi muda yang diberi sistem pewarisan dan pelatihan adalah siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada 30 orang yang terdiri dari guru dan siswa dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan luaran kekaryaan. Metode pelatihan meliputi ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dan evaluasi yang komprehensif. Hasil kegiatan pengabdian ini meningkatkan pemahaman pengetahuan dan siswa diberikan bentuk inovasi berupa komposisi ensambel sampelong sebagai sebuah seni pertunjukan. Hasil pengabdian menunjukkan antusias peserta kerja sama berbagai pihak. Sampelong is a traditional Minangkabau wind instrument originating from Nagari Talang Maua in Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra. Made from bamboo, the sampelong is typically performed alongside oral literature rich in cultural messages. As one of Minangkabau’s oldest musical instruments—its tonal intervals bearing influences from Hindu-Buddhist traditions—it deserves greater appreciation from younger generations as a symbol of the region’s cultural advancement. Today, sampelong makers and performers no longer treat the instrument as part of mystical rituals, but rather as an art form focused on aesthetics, music, and performance. This Community Partnership Program (PKM) was designed as a community engagement initiative to revitalize sampelong through targeted training for youth. The beneficiaries were students and teachers from SMA Negeri 1 Payakumbuh in Lima Puluh Kota Regency. The training involved 30 participants and followed a structured process of planning, implementation, evaluation, and artistic output. Methods used included lectures, demonstrations, discussions, and comprehensive evaluations. The program successfully enhanced participants’ knowledge and introduced a new innovation: the creation of a sampelong ensemble composition as a form of performing art. The initiative also received enthusiastic collaboration and support from various stakeholders.
Program Musik Islami: Solusi untuk Tantangan Psikososial Siswa MTsN 1 Lima Puluh Kota Hakim, Uswatul; Hadi, Harisnal; Armez Hidayat, Hengki
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v13i2.63665

Abstract

Remaja dan pelajar merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah psikologis dan sosial, termasuk kesehatan mental, kenakalan remaja, serta pengaruh media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan psikososial yang dihadapi pelajar di MTsN 1 Lima Puluh Kota serta mengevaluasi intervensi preventif dan kuratif melalui program musik Islami, sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat oleh Universitas Negeri Padang. Pendekatan kualitatif deskriptif dan partisipatoris digunakan untuk menggali tantangan seperti kecemasan akibat tekanan akademik, isolasi sosial, dan dampak negatif media sosial. Intervensi musik Islami terbukti efektif dalam mengurangi perilaku kenakalan, meningkatkan interaksi sosial, serta menyediakan sarana ekspresi diri yang positif. Guru dan kepala sekolah berperan penting dalam mendukung program ini, yang juga meningkatkan dinamika sosial di sekolah. Triangulasi data dari wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi memperkuat temuan bahwa musik Islami memiliki dampak signifikan dalam mendukung perkembangan remaja. Rekomendasi mencakup ekspansi program ke sekolah lain, pelatihan bagi guru, serta kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan perguruan tinggi.
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Drum Band di SMA Negeri 1 Lebong Rahmat, Rasyid Adithya; Hadi, Harisnal
EDUMUSIKA Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v3i1.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler drum band di SMAN 1 Lebong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah program ekstrakurikuler drum band di SMAN 1 Lebong masih berjalan dengan baik hingga saat ini. Kegiatan ekstrakurikuler drum band dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan mengumpulkan dan menyeleksi siswa yang berminat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drum band, membuat jadwal, agenda latihan serta penyediaan materi. Kegiatan esktrakurikuler drum band di SMAN 1 Lebong tahun ajaran 2023/2024 semester 2 dilaksanakan sebanyak 7 pertemuan. Hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan eksktrakurikuler drum band di SMAN 1 Lebong dimana siswa secara bersama dapat memainkan materi latihan yang diberikan oleh pelatih dan pembina. Instrumen trumpet di SMAN 1 Lebong tidak digunakan karena adanya persepsi bahwa bermain trumpet itu sulit serta tidak adanya pelatih yang kompeten untuk instrumen trumpet. Implementation of Drum Band Extracurricular Activities at Lebong 1 Senior High School This study aims to determine and describe the extracurricular activities of drum band at SMAN 1 Lebong. This type of research is qualitative research with descriptive analysis method. The instrument of this research is the researcher himself and is assisted by supporting instruments such as stationery and cameras. Data were collected through literature study, observation, interviews and documentation. The steps of analyzing data are data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The result of this research is that the drum band extracurricular program at SMAN 1 Lebong is still running well until now. Drum band extracurricular activities are carried out in stages, starting with collecting and selecting students who are interested in participating in drum band extracurricular activities, making schedules, training agendas and providing materials. Drum band extracurricular activities at SMAN 1 Lebong in the academic year 2023/2024 semester 2 were carried out as many as 7 meetings. The results that have been achieved in the implementation of extracurricular drum band at SMAN 1 Lebong where students together can play the training material provided by the coach and coach. The trumpet instrument at SMAN 1 Lebong is not used because of the perception that playing the trumpet is difficult and there is no competent trainer for the trumpet instrument. Keywords: Extracurricular, Drum band, Senior High School.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Seni Tari Di Kelas X Fase E SMA Negeri 12 Padang Nisaq, Hoyrun; Hadi, Harisnal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengaruh penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar seni tari di SMA Negeri 12 Padang pada tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes tertulis berbentuk objektif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan perlakuan berbeda dalam proses pembelajaran antara Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen. Seluruh siswa dari kedua kelas tersebut diberikan tes objektif untuk mengukur hasil belajar mereka. Fokus penelitian ini adalah pada pengaruh media audio visual dalam pembelajaran seni tari di SMA Negeri 12 Padang. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan desain Non-equivalent post-test only, yang berarti bahwa hanya dilakukan post-test pada kedua kelas. Hasil akhir menunjukkan perbedaan antara nilai rata-rata kelas kontrol dan kelas eksperimen. Yang mana rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 80,56 sedangkan kelas kontrol hanya 59.17. Melalui analisis menggunakan uji t "independent samples t test", diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai ini jauh lebih kecil daripada 0,05 yang mengarah pada hipotesis (Ho) ditolak dan hipotesis (H1) diterima. Hasil uji t juga menunjukkan bahwa nilai thitung>ttabel (7,531>1,994). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual sangat berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar seni tari pada siswa kelas X Fase E sma Negeri 12 Padang.
Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tari di SMP Negeri 27 Padang Ulfa, Indah Setia; Hadi, Harisnal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pelaksanaan ekstrakulikuler seni tari di SMP N 27 Padang. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan minat siswa melalui ekstrakurikuler seni tari dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan melalui kerjasama antar Kepala Sekolah, Wakil Kesiswaan dan guru Pembina sehingga pelaksanaan ekstrakurikuler sebagai pengembangan diri dapat terlaksana dengan kondusif. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah. Evaluasi dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kesiswaan, pembina/pelatih yang dilaksanakan setiap acara Pentas Seni. Faktor pendukung dalam pelaksanaan ekstrakurikuler seni tari yaitu ketersediaan sarana dan prasarana sebagai penunjang dalam kegiatan ini, kualitas pelatih/pembina yang memiliki ilmu dibidang seni tari dan mampu merancang pengajaran dengan baik. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan ini yaitu tidak adanya basic tari siswa sehingga siswa lambat memahami gerakan yang diberikan. Namun faktor penghambat tersebut dapat diatasi oleh pembina dengan metode latihan drill yaitu latihan dengan mengulang-ulang gerak yang diberikan hingga siswa dapat melakukan gerakan tersebut serta membuat kelompok agar mereka bisa belajar dengan temannya.
Pelaksanaan Ekstrakurikuler Marching Band di SMA Negeri 5 Payakumbuh Rafina Tari; Harisnal Hadi
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 5 (2024): September : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i5.283

Abstract

This study aims to describe the Implementation of Marching Band Extracurricular Activities at SMA N 5 Payakumbuh. This type of research is qualitative research with a descriptive method. The research instrument is the researcher himself and is assisted by supporting instruments such as stationery and mobile phones. Data were collected through literature studies, observations, interviews and documentation. The steps of analyzing data are data collection, data collection, clarification process and verification process. The results of the study show that the Marching Band extracurricular activities at SMAN 5 Payakumbuh currently show high consistency. There was no significant change in the implementation of this activity, both in terms of programs and methods. This extracurricular activity continues to run smoothly and regularly. The limitations of facilities and infrastructure are not a significant problem in the implementation of this extracurricular. This is due to the support from the City of Payakumbuh which provides the necessary tools for the Marching Band activities. This support allows extracurricular activities to continue to run without any significant constraints related to facilities.
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Musikalisasi Puisi di SMA Negeri 1 Kota Lubuklinggau Yuventio Dwi Arampan; Harisnal Hadi
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Vol. 1 No. 5 (2024): September : Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/abstrak.v1i5.284

Abstract

This study aims to describe "The Implementation of Poetry Musicalization Extracurricular Activities at SMA Negeri 1 Lubuklinggau City". This type of research is qualitative descriptive. Data collection techniques by means of observation, interviews, literature studies and documentation. Data analysis techniques by means of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion making. The results of the research on "Implementation of Extracurricular Activities for Poetry Musicalization at SMA Negeri 1 Lubuklinggau City". The design of poetry musicalization extracurricular activities is to design rehearsal activities for 1 time a week and are carried out with 5 meetings. The activities carried out by the students were exercises in the formation of grubs and working on poetry into poetry musicals. The extracurricular achievement of poetry musicalization is to be able to work on poetry into a work of poetry musicalization, master the theme and meaning implied in each verse of the poem, and participate in poetry musicalization festival events at the high school level in South Sumatra.
PENERAPAN TEKNIK POLA RUDIMENTS PADA KELOMPOK DRUMBANDDI SMA NEGERI 01 LEBONG BENGKULU Imam Gozali; Harisnal Hadi
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/zj7q9p47

Abstract

This research is motivated by the fact that many members of the drum band at SMAN 01 Lebong are still unable to master basic techniques such as holding the sticks, placing strikes on the membrane, and the dynamics of strikes. This study aims to describe the application of rudiment patterns in the extracurricular drum band group at SMAN 01 Lebong. This type of research is action research with stages of planning, implementation, and evaluation. The population of this study is students involved in the extracurricular activities of the drum band at SMAN 01 Lebong with a sample of 50 people. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The steps in data analysis are to collect data, describe data and draw conclusions from data. The research results show that the application of the rudimentary pattern technique using a 4/4 rhythm is very effective for training members of the drum band using single stroke and double stroke techniques. The use of rudimentary pattern techniques for percussion instruments in the SMA Negeri 01 Lebong drum band can provide specific understanding and knowledge regarding the proper way to play percussion instruments.
Ekstrakurikuler Paduan Suara Di SMA Negeri 1 Painan Rere Oktavia, Vellangi; Hadi, Harisnal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Painan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah pelatih dan siswa anggota paduan suara. Instrumen pada penelitian ini adalah penulis sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Painan sudah berjalan cukup baik. Namun dalam kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Painan ini, ketiadaan tenor dan bass mengakibatkan hilangnya dimensi harmoni yang mendalam. Sesuai dengan program yang telah dirancang melalui tahapan persiapan yaitu persiapan anggota, sarana dan prasarana, jadwal latihan, serta persiapan materi latihan. Program ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Painan dirancang dalam 21 pertemuan kegiatan. Kegiatan ekstrakurikuler paduan suara ini dilakukan sesuai dengan program yang telah dirancang dalam 1 semester. Namun pada saat penelitian, peneliti hanya melakukan pengamatan 4 kali pertemuan. Melalui proses latihan siswa sudah dapat menyanyikan materi lagu Tanah Airku dengan menggunakan suara sopran dan alto. Kemudian setelah proses latihan pelatih melakukan evaluasi.