Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas

Peningkatan Pengetahuan Peserta Training of Trainer (ToT) “Pelatihan Batik dengan Pewarnaan Alami” dengan Penyuluhan Mengenai Pengolahan Limbah Cair Industri Batik Hakika, Dhias Cahya; Mufrodi, Zahrul; Evitasari, Rachma Tia; Bhakti, Caraka Putra; Robi’in, Bambang
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.34828

Abstract

Batik tulis merupakan salah satu warisan kesenian tradisional budaya Indonesia, khususnya bagi Daerah Istimewa Yogyakarta yang sejak tahun 2014 ditetapkan sebagai Kota Batik Dunia oleh World Craft Council. Namun, eksistensi batik tulis pelan-pelan tergeser seiring dengan perkembangan teknologi yang menyebabkan semakin maraknya produksi batik cap dan batik cetak sehingga minat generasi muda terhadap batik tulis menurun. Untuk meningkatkan minat dan motivasi generasi penerus agar lebih mengenal batik dan proses pembuatannya, dilakukan kegiatan “Pelatihan Batik dengan Pewarnaan Alami” yang ditujukan untuk anak-anak SD bekerja sama dengan Balai Agung Cendana dengan melibatkan mahasiswa sebagai instruktur. Sebelum diterjunkan menjadi instruktur pelatihan, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan training of trainer (ToT) agar pelatihan dapat berjalan dengan baik. Agar memiliki pemahaman yang komprehensif tentang proses pembuatan batik, para peserta ToT juga diberikan penyuluhan tentang limbah cair industri batik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta ToT mengenai limbah cair yang dihasilkan dari pewarnaan batik beserta dampak lingkungan dan metode pengolahannya. Para peserta ToT nantinya akan menjadi instruktur pada pelatihan membatik sehingga diharapkan dapat turut meneruskan dan menyebarluaskan informasi mengenai pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan terdiri dari tahap persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 22 Desember 2021 dengan lokasi di Balai Agung Cendana Yogyakarta. Kegiatan penyuluhan berhasil dilaksanakan kepada para peserta sebanyak 40 orang. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang dampak limbah cair industri batik terhadap lingkungan dan metode pengolahannya sebesar 32,80%, dari semula 59,73% menjadi 92,53%.   
Implementation of Rotary Dryer for Cassava Drying as a Raw Material for Mocaf Flour Production Sudarmini, Sudarmini; Subrata, Arsyad Cahya; Hakika, Dhias Cahya
Jurnal Abdimas Vol 27, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i2.48324

Abstract

Modified cassava flour (mocaf) is one of the innovative cassava processed products with high market value and promising business prospects as a substitute for imported wheat flour. The women's farming group (KWT) Ngudi Sari, located in the village of Tanjungsari, Gunungkidul, has processed cassava into mocaf flour and various cassava-based products, including cassava chips, tiwul, gatot, mocaf sticks, and various cookies. During the production process of mocaf flour, one of the common challenges faced is the drying of cassava chips, which has traditionally relied on sunlight and home-based drying methods. With the increasing demand for mocaf flour, large-scale drying of cassava chips becomes necessary. To address this challenge, a technology of rotary dryer is implemented to KWT Ngudi Sari to enhance the efficiency and effectiveness of the cassava raw material drying process. This outreach project aims to empower KWT Ngudi Sari and boost the production capacity of the resulting mocaf flour. The application of this appropriate technology is expected to improve the quality of cassava as a raw material for mocaf production and enhance its energy efficiency, thus contributing to the economic development of KWT Ngudi Sari. Throughout the project, mentoring, monitoring, and evaluation are also conducted to measure the progress in knowledge and skills of the partners involved.