Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Model Eliciting Activities (MEA) dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Dasrin Pohan; Sahat Saragih; Nerli Khairani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk menguji perbedaan peningkatan kemampuan representasi dan kemandirian belajar matematis siswa yang diberikan pembelajaran menggunakan model eliciting activities dengan siswa yang diberikan pembelajaran saintifik.(2) Untuk mengetahui bagaimana proses menjawab siswa yang belajar dengan menggunakan model eliciting activities dan yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Asy-Syafiiyah Medan dan sampel penelitian ini diambil secara acak sebanyak dua kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh kemampuan awal matematika terhadap kemampuan representasi matematis siswadan, ada pengaruh terhadap kemampuan. kemandirian belajar matematika awal siswa. terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang diberikan pembelajaran MEA dan siswa yang diberikan pembelajaran pendekatan saintifik, terdapat perbedaan peningkatan kemandirian belajar matematika dari siswa yang diberikan pembelajaran MEA dan siswa yang diberikan pembelajaran saintifik. (2) proses penyelesaian jawaban siswa dengan menggunakan model pembelajaran eliciting activities lebih baik daripada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik. Dengan demikian, pembelajaran model eliciting activities dengan pendekatan saintifik dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan kemandirian belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 39 Medan Alya Fadhilla; Sahat Saragih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) serta mendeskripsikan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-4 UPT SMP Negeri 39 Medan yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep matematis dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBM dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 34,48 pada tes awal menjadi 47,76 pada siklus I, dan meningkat menjadi 83,62 pada siklus II. Ketuntasan klasikal mencapai 89,66% pada siklus II. Nilai N-Gain meningkat dari kategori rendah menjadi kategori sedang. Selain itu, proses penyelesaian soal siswa mengalami perbaikan yang ditandai dengan kemampuan memahami masalah, menyusun model matematika, dan menyelesaikan soal secara sistematis. Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah atau Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
DEVELOPMENT OF CULTURALLY RESPONSIVE MATHEMATICS E-LEARNING: INTEGRATING THE SIKAMBANG TRADITION OF THE BARUS COASTAL COMMUNITY THROUGH THE WORDPRESS PLATFORM Yumira Simamora; Sahat Saragih; Izwita Dewi; Nur Rahmi Rizqi; Rasida Aulia Sari
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 3 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i3.9213

Abstract

Purpose - The purpose of this study is to develop culture-responsive mathematics e-learning by integrating the Sikambang Pesisir Barus tradition into the WordPress platform, creating learning that is contextual, meaningful, and relevant to students' cultural backgrounds.Methodology - This research methodology uses a development research (R&D) design with the Plomp model. The research subjects were students/teachers from MTSN 1 and SMP Muhammadiyah 28 Barus, class VII-A, with 24 and 30 students, respectively. The research procedures include the stages of needs analysis, product design and development, expert validation, limited and field trials, and revisions until a valid, practical, and effective product is obtained. The intervention was carried out through the implementation of learning activities on a WordPress-based e-learning platform containing material on quadrilaterals and triangles. The research instruments included expert validation sheets, implementation observation sheets, student response questionnaires, and mathematical literacy ability tests. Data analysis was carried out descriptively and inferentially through tests of validity, practicality, and effectiveness, including n-gain calculations and analyses of learning completeness and student responses.Findings - The results show that a WordPress-based mathematics e-learning integrated with the Sikambang culture meets the criteria for validity, practicality, and effectiveness. The developed media was considered feasible by experts, easy to use in learning, and received positive responses from students. In addition, students' mathematical literacy improved. It can be concluded that integrating local culture into e-learning can make learning more meaningful and engaging.Contribution- These implications and contributions position WordPress as a viable alternative for driving innovative, contextually relevant learning experiences.