Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effect of Bridging Exercise and Heel Rises Exercise on Balance Post Stroke in Makassar City Nurhikmawaty Hasbiah; Andi Rahmaniar Suciani P; Nurul Hidayah Akhmad; Aco Tang
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 15, No 2 (2023): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v15i2.46634

Abstract

Post-stroke sensory motor disorders will also result in disturbances in the sensory and motor components which cause disturbances in the posture control system so that it is unable to maintain body balance in certain positions. One of the rehabilitation programs that are often used to restore function due to motor deficits is Bridging Exercise and Heel Raises Exercise. Bridging exercise is an exercise to strengthen and stabilize the gluteus, hip and lower back. This exercise is a great way to isolate and strengthen the gluteus and hamstring (back of the upper leg) muscles. Heel raises exercise is an exercise to strengthen the leg muscles, especially the gastrocnemius muscles and plantar flexion muscles which can have effects on the nerves and skeleton. From this stimulation, when it reaches proprioception, the body will maintain balance. The method used is a quasy experiment with a pretest-posttest two-group design. And it was found that the results of this study showed that there was an effect of bridging exercise 0.001 (p<0.05) and heel raises exercise 0.002 (p<0.05) in improving the balance of post-stroke patients. So it can be concluded that the two exercises can improve the balance of post-stroke patients.
PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN OTOT DAN DAYA LEDAK OTOT PADA PEMAIN FUTSAL Tang, Aco; Indah, Indah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 1 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v17i1.2678

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui apakah latihan pliometrik berpengaruh terhadap perubahan kekuatan otot dan daya ledak otot pemain futsal SMPN 11 Makassar. Penelitian ini merupakan pra experiment dengan variabel independen berupa latihan pliometrik, sedangkan variabel dependen berupa kekuatan otot dan daya ledak otot. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain futsal SMPN 11 Makassar, sedangkan sampel penelitian sebanyak 20 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot dan daya ledak otot masing-masing berupa leg dynamometer, dan vertikal jump test. Hasil analisis penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan kekuatan otot dan daya ledak otot pada pemain futsal pada pemberian latihan pliometrikKata Kunci : latihan pliometrik, kekuatan otot, daya ledak otot
PENGARUH ULTRASOUND DAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUE (INIT) TERHADAP PENURUNAN NYERI MYOFACIAL PAIN SYNDROME MUSCULUS UPPER TRAPEZIUS PADA MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI: The Effect Of Ultrasound And Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (Init) To Reduce Of Myofacial Pain Syndrome Musculus Upper Trapezius Pains For Physiotherapy Department Students Putri, Riska Meylita; Lestari, Virny Dwiya; Hasbiah; Sudaryanto; Tang, Aco
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 1 (2022): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v14i1.43

Abstract

Latar Belakang: Myofascial pain syndrome (MPS) adalah kondisi nyeri yang umumnya kronis, tetapi bisa akut. MPS sering dikaitkan dengan myofascial trigger points (MTrPs) pada otot dan jaringan ikat termasuk fasia. MTrP aktif adalah salah satu generator nyeri perifer utama untuk kondisi nyeri muskuloskeletal. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra experimen dengan disain penelitian pre test-post test one group design, bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ultrasound dan Init (Integrated Neuromuscular Inhibition Technique) terhadap penurunan nyeri pada penederita Myofacial Pain Syndrome Musculus Upper Trapezius pada mahasiswa jurusan Fisioterapi dan menggunakan alat ukur Visual nalog scale (VAS). Hasil: Berdasarkan analisis uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa terjadi penurunan nyeri yang dapat dilihat dari rerata pre-test 6.069 menjadi rerata post-test 3.263 dan diperoleh hasil p= .000 (p<0,05) yang berarti bahwa pemberian Ultrasound dan Init (Integrated Neuromuscular Inhibition Technique) dapat memberikan pengaruh yang bermakna terhadap penurunan nyeri pada Myofacial Pain Syndrome Musculus Upper Trapezius. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu, kepada rekan-rekan fisioterapi di kampus jurusan fisioterapi atau Lahan Praktek agar menggunakan intervensi Ultrasound dan Init (Integrated Neuromuscular Inhibition Technique) sebagai salah satu terapi terpilih untuk penurunan nyeri pada penderita Myofacial Pain Syndrome Musculus Upper Trapezius. Kata Kunci: Ultrasound, Init (Integrated Neuromuscular Inhibition Technique) Nyeri, Myofacial Pain Syndrome Musculus Upper Trapezius.
PENGARUH DEEP FRICTION DAN MUSCLE ENERGY TECHNIQUE TERHADAP PENINGKATANROM CERVICAL PADA MECHANICAL NECK PAIN: The Effect of Deep Friction and Muscle Energy Techniques on Increasing Cervical ROM in Mechanical Neck Pain Awal, Muhammad; Tang, Aco; Astuti, Eka; Fajriah , Siti Nurul; abdullah, abdullah
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2022): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v14i2.49

Abstract

Latar Belakang : Mechanical neck pain merupakan nyeri leher yang tidak beradiasi ke lengan atau upper extremitas, dimana nyeri tejadi pada area leher, occipital, dan punggung bagian atas. Sesuai dengan namanya “mechanical” maka kondisi ini sangat berhubungan dengan mekanik gerakan.Sumber utama dari non-spesific neck pain adalah sendi intervertebral yang dinamakan dengan facet joint sehingga secara khas nyeri meningkat pada gerakan-gerakan tertentu. Metode : Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest – post test, yang bertujuan untuk mengetahui melihat pengaruh Deep Friction dan Muscle Energy Technique terhadap peningkatan ROM Cervical pada penderita Mechanical Neck Pain. Hasil : Uji paired t sampel pada kelompok perlakuanyaitu nilai p= <0,05 yang berarti bahwa intervensi Deep Friction dan Muscle Energy Technique dapat memberikan peningkatan ROM Cervical pada penderita Mechanical Neck Pain. Kesimpulan :terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi Deep Friction dan Muscle Energy Technique terhadap terhadap peningkatan ROM pada penderita Mechanical Neck Pain. Kata kunci : Deep Friction, Muscle Energy Technique, Range Of Motion, Mechanical Neck Pain.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA NYERI AKIBAT SPRAIN ANKLE DI PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN PELAJAR SULAWESI SELATAN: Physiotherapy Management Of Pain Caused By Ankle Sprain In South Sulawesi Student Education And Training Center Mahdi, Nurzakia; Durahim, Darwis; Hendrik, Hendrik; Tang, Aco; Ramba , Yonathan
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2023): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v15i1.56

Abstract

Latar Belakang : Sprain ankle adalah cedera pada ligamen kompleks lateral dikarenakan overstretch dengan posisi inversi dan plantar fleksi yang terjadi secara tiba-tiba saat kaki tidak menumpu dengan sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penatalaksanaan Fisioterapi pada Nyeri akibat Sprain Ankle di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Sulawesi Selatan. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 2 orang. Problematik fisioterapi sesuai hasil pemeriksaan adalah terdapat nyeri pada Ankle yang dapat diukur menggunakan VAS (Visual Analog Scale) dan MMT (Manual Muscle Testing). Hasil Penelitian : Setelah dilakukan tindakan fisioterapi selama 8 kali, didapatkan hasil yaitu terjadinya penurunan nyeri pada kedua sampel. Kesimpulan : Dengan demikian dapatkan disimpulkan bahwa pemberian Infraphil dan Theraband Theraphy dapat memberikan efek terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kekuatan otot pada penderita Sprain Anke. Kata Kunci : Sprain Ankle, Infraphil, Theraband Therapy
PEMBERIAN CONTRACT RELAX STRETCHING TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEMAIN FUTSAL : Effect Of Contract Relax Stretching On Increasing Hamstring Flexibility In Futsal Players Halimah, Andi; Saadiyah, Sri; Ramba , Yonathan; Tang, Aco; Wanti
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2024): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v16i1.700

Abstract

Fleksibilitas otot hamstring sangat di tentukan dari panjang otot Hamstring itu sendiri. Apabila otot hamstring mengalami pemendekan maka fleksibilitas otot tersebut juga akan menurun. Penurunan fleksibiltas menandakan bahwa sendi dan otot tidak di gerakkan secara ROM penuh baik aktif maupun pasif. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan Time Series Design. Alat ukur yang digunakan yaitu AKE (Active knee extension). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberian Contract Relax Stretching terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring. Penelitian di laksanakan di SMAN 4 Luwu Utara. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling adapun Jumlah sampel sebanyak 16 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan uji normalitas menggunakan Shapiro wilk diperoleh hasil dengan nilai p> 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Kemudian untuk hasil uji paired sampel t test diperoleh hasil yaitu p< 0,05 yang berarti bahwa pemberian intervensi contract relax stretching dapat meningkatkan fleksibilitas yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian Contract Relax Stretching terhadap peningkatan fleksibilitas hamstring pada pemain futsal di SMAN 4 Luwu Utara.
PENGARUH PEMBERIAN SUSTAINED NATURAL APROPHYSEAL GLIDES (SNAGS) DAN MC. KENZIE EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN PENINGKATAN RANGE OF MOTION (ROM) PADA NON-SPESIFIK LOW BACK PAIN DI RSUD SINJAI: Effect of Sustained Natural Aprophyseal Glides (SNAGS) and Mc. Kenzie Exercise on Reducing Pain and Increasing Range of Motion (ROM) in Non-Specific Low Back Pain at RSUD SInjai Ramba, Yonathan; Hidaya, Andi Nurul; Tang, Aco; Hendrik; Erawan, Tiar; Thahir , Muh
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2024): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v16i2.1217

Abstract

Non-spesifik low back pain dapat menyebabkan nyeri, spasme otot, dan ketidakseimbangan otot yang mengurangi stabilitas perut dan punggung bawah, membatasi gerak pinggang, mengubah postur tubuh, dan menyebabkan kecacatan pada pasien.. Jenis penelitian ini adalah pra-experimen coba dengan desain penelitian yang digunakan adalah single-group pre-trial post-trial design, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Mc. Latihan Kenzie dan luncuran alami. secara konsisten dalam mengurangi rasa sakit dan meningkatkan ROM lumbal pada pasien yang tidak terpengaruh. -Nyeri punggung bawah yang non spesifik di RSUD Sinjai dengan sampel sebanyak 22 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan analisis uji coba sampel yang cocok pada kelompok perlakuan, diperoleh hasil p=0,000 untuk PSFS, p=0,000 untuk fleksi lumbal, p=0,000 untuk ekstensi lumbal. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi latihan McKenzie dan luncuran alami yang berkepanjangan terhadap pereda nyeri dan peningkatan ROM lumbal pada nyeri pinggang nonspesifik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi Mc. Kenzie exercise dan SNAGS signifikan efektif dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM lumbal pada pasien non-spesifik low back pain
The Effect Of Otago Home Exercises On Reducing The Risk Of Falling On The Elderly At The Batara Hati Mulia Foundation, Gowa Regency Lestari, Virny Dwiya; Akib, Rahmat Nugraha; Tang, Aco; Widyastuti, Nugraheni; Rahmaniar, Andi; Mustari, Yeri
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.65813

Abstract

The Otago Home Programme Exercise is an exercise program that combines strengthening exercises, balance exercises, and walking programs. This exercise program is specifically designed to reduce the risk of falls, by increasing the strength of the lower movement muscles, improving balance, and providing walking exercises. Methods: This study aims to determine the effect of Otago home exercises on reducing the risk of falling the elderly at the Batara Hati Mulia Foundation. This research is a pre-experimental study with pre-test and post-test one group design with a total sample of 30 people. The place of research was conducted at the Batara Hati Mulia Foundation Gowa Regency. A tool to measure the risk of falls is the Berg Balance Scale (BBS). Result: The results of the study are that there is a decrease in the risk of falling in the elderly at the Batara Hati Gowa Foundation based on measurements of the BBS, namely a pre-test value of 37,36 to a post-test of 48.73 because after being given Otago Home Exercises can improve static balance and dynamic balance and increase the stability of postural muscles so that it can reduce the risk of falls in the elderly. Conclusion: Otago Home Exercises can reduce the risk of falls in the elderly at the Batara Hati Gowa Foundation.
The Effectiveness of Jump To Box Exercises on Increasing the Power of Leg Muscles in Volleyball Players Tang, Aco; Cholifah, Ifanny Nur; Thahir, Muh; Lestari, Virny Dwiya
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.65812

Abstract

Muscle power is the ability of muscles to perform their strongest contractions at maximum speed. This study aims to determine the effect of Jump Box training on increasing muscle explosiveness in volleyball players of SMAN 21 Makassar. This type of research is a quasi-experimental with a nonequivalent pre-test – post-test control group design approach, which was carried out at SMAN 21 Makassar with a population of 28 people who met the inclusion criteria divided into 2 groups with a total sampling technique, namely the experimental group given Jump To Box exercises and the control group without jump to box exercises. This study uses the Vertical Jump Test to measure the increase in muscle explosiveness. The data obtained from the Shapiro-Wilk normality test with a result of p> 0.05, the influence test used was a paired sample t-test with results in both groups, namely p = 0.000 (p <0.05) which means that both experimental and control groups have an effect and can provide significant results on muscle explosive power. Then based on the independent sample t-test, the p-value = 0.005 (p <0.05). Because the p-value = 0.005 <0.05 means that there is a significant difference between the experimental group with Jump To Box training and the control group without Jump To Box training on increasing muscle explosive power. The conclusion of this study is Jump To Box exercise is effective on increasing muscle explosiveness in volleyball players.
Penerapan Muscle Energy Technique Dalam Upaya Mengurangi Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Tang , Aco; Lestari, Virny Dwiya
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i2.483

Abstract

Low back pain atau nyeri pinggang bawah merupakan penyebab keterbatasan global, dialami oleh sekitar 80% penduduk dunia. Fisioterapi, khususnya Muscle Energy Technique (MET), adalah salah satu modalitas efektif untuk menangani kondisi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi dini low back pain di Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros, serta memberikan intervensi berupa MET pada penderita low back pain di Desa Bonto Bunga. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, praktik teknis penanganan low back pain, pemberian MET untuk mengurangi nyeri, serta evaluasi hasil. Intervensi diberikan sebanyak dua kali atau hingga kondisi peserta membaik. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 48 perempuan dan 12 laki-laki. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari peserta, dengan peningkatan pemahaman dan harapan agar program ini dapat berlanjut.