Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Dan Pengendalian Produksi Ikan Beku Dengan Metode Economic Production Quantity (EPQ) Multi Items: (Status: PT. Hatni Tlogosadang, Lamongan) Tajri; Yanuar Pandu Negoro; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1256

Abstract

Perencanaan dan pengendalian produksi adalah elemen krusial dalam sistem manajemen operasi untuk mempertahankan keseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar. Kegiatan penelitian ini bertempat di PT Hatni Tlogosadang, Lamongan, yang berfokus pada pengolahan ikan beku, dengan tujuan untuk menetapkan jumlah produksi yang optimal bagi perusahaan dengan menggunakan metode Economic Production Quantity (EPQ) multi-item. Masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan adalah ketidakseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan yang berfluktuasi, yang menyebabkan tingginya biaya persediaan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang mencakup volume produksi, penjualan, serta biaya operasional tahun 2024. Analisis dilakukan terhadap tiga jenis produk utama, yaitu Frozen Swangi Fish, Frozen Swangi Fish Headless, dan Frozen Kuniran Fish. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah produksi optimal masing-masing sebesar 47.711,95 kg, 7.909,22 kg, dan 21.075,54 kg. Penerapan metode EPQ multi-item terbukti efektif dalam menekan total biaya persediaan, mengurangi frekuensi produksi, serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan persediaan dan produksi di sektor perikanan.
Peningkatan Manajemen Risiko K3 Di Industri Kimia: Pendekatan Terpadu HIRARC Dan HAZOP Pada Produksi STPP Septian Dwi Ardiansyah; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan integrasi dua metodologi analisis risiko – HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan HAZOP (Hazard and Operability Study) – pada lini produksi Sodium Tripolyphosphate (STPP) di PT XYZ. Dalam skema tersebut, HIRARC menilai bahaya dan risiko pada setiap aktivitas kerja (macro risk) melalui parameter Likelihood dan Severity, sedangkan HAZOP menelaah deviasi proses dan akar penyebabnya (micro risk) di node proses utama (unit pencampuran, rotary kiln, unit pendingin, dan penyimpanan). Hasil integrasi HIRARC–HAZOP menunjukkan profil risiko yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan tunggal. Dari 12 aktivitas kerja yang dianalisis, 4 di antaranya tergolong risiko tinggi, 5 sedang, dan 3 rendah. Analisis HAZOP mengidentifikasi 9 deviasi kritis (contohnya: suhu operasi melebihi set point, ventilasi lokal tidak memadai, personel tak berwenang di jalur forklift, serta indikasi korsleting listrik). Rekomendasi praktis mencakup penerapan interlock ventilasi–agitator di unit pencampuran, penambahan alarm suhu SIL2 pada rotary kiln, segregasi jalur forklift–pejalan kaki dengan kontrol akses, peningkatan program permit-to-work dan LOTO, serta peningkatan housekeeping dan penandaan visual area operasi. Dengan demikian, integrasi HIRARC–HAZOP menghasilkan pemetaan risiko K3 yang lebih holistik serta pengendalian yang lebih presisi untuk menurunkan probabilitas dan dampak insiden produksi STPP.
Analisis Waste pada Proses Distribusi Menggunakan Metode Lean Distribution Guna Mengurangi Keterlambatan Distribusi Hose Industri: (Studi Kasus: CV Victory) Ega Fanany Al Gusta; Yanuar Pandu Negoro; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan (waste) pada proses distribusi hose industri di CV Victory yang sering mengalami keterlambatan dari target waktu pengiriman. Pendekatan Lean Distribution diterapkan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuisioner kepada 15 responden, serta pemetaan proses menggunakan Process Activity Mapping (PAM) dan Value Stream Mapping (VSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total lead time distribusi mencapai 144 jam, didominasi oleh aktivitas Necessary Non-Value Added (NNVA) berupa waktu menunggu dan transportasi. Berdasarkan pembobotan kuisioner, tiga waste paling kritis adalah Waiting, Motion, dan Transportation. Analisis Diagram Fishbone mengungkap akar penyebab berupa ketidakefisienan alur kerja, kurangnya fasilitas pendukung, dan belum optimalnya pengelolaan informasi. Usulan perbaikan disusun menggunakan metode 5W1H, meliputi digitalisasi dokumen, perbaikan layout gudang, optimasi rute distribusi, serta penjadwalan ulang proses loading. Implementasi perbaikan diharapkan mampu menurunkan lead time dan meningkatkan efektivitas distribusi perusahaan.
Analisis Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Berdasarkan Postur Kerja pada Proses Packing Menggunakan Metode REBA dan OWAS: (Studi Kasus: PT Petrokimia Kayaku) Muhammad Dicky Saputra; Yanuar Pandu Negoro; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi terjadinya gangguan muskuloskeletal (MSDs) yang berkaitan dengan postur kerja dengan memanfaatkan metode REBA dan OWAS sebagai pendekatan analisis ergonomi pada aktivitas mixing serta pemeriksaan penutup botol di PT Petrokimia Kayaku Gresik. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan, didukung oleh dokumentasi visual, serta pengukuran sudut tubuh pekerja yang mencakup bagian leher, punggung, lengan, kaki, dan beban kerja. Berdasarkan hasil analisis, metode REBA menghasilkan skor akhir sebesar 8 yang termasuk dalam kategori risiko tinggi, sehingga memerlukan tindakan perbaikan segera. Sementara itu, metode OWAS menunjukkan kode postur 2-1-2-1 pada tingkat risiko 2, yang mengindikasikan perlunya perbaikan pada tahap berikutnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa postur kerja yang diterapkan berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal, sehingga diperlukan upaya perbaikan ergonomi, seperti penyesuaian tinggi meja kerja serta pengaturan posisi kerja yang sesuai dengan prinsip antropometri.
Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Area Fabrikasi dengan Pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dan HIRARC: (Studi Kasus: PT. Bramindra Indotama) Faisal Ardan Pratama; Yanuar Pandu Negoro; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1849

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko kecelakaan kerja di PT Bramindra Indotama menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif berdasarkan penilaian likelihood dan severity. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta data kecelakaan kerja periode April–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 37 kasus kecelakaan kerja yang didominasi kejadian terpeleset, luka pada tangan, paparan panas, dan cedera akibat material kerja. Analisis HIRARC mengidentifikasi 15 potensi risiko, terdiri atas 3 risiko low, 8 risiko medium, 1 risiko high, dan 3 risiko extreme. Nilai risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas cutting dan drilling dengan risk rating 15 (L = 3; S = 5), sedangkan aktivitas assembling memiliki risk rating 16 (L = 4; S = 4) akibat potensi tertimpa material berat. Aktivitas berisiko tinggi dipengaruhi oleh potensi ledakan, tersengat listrik, luka bakar, serta tertimpa material. Temuan ini menunjukkan bahwa pengendalian risiko masih perlu ditingkatkan melalui penguatan aspek teknis, administratif, dan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Integrasi JSA dan HIRARC memberikan gambaran sistematis dalam identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko K3 di lingkungan kerja fabrikasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada penggabungan identifikasi bahaya kualitatif berbasis JSA pada level operasional dengan pembobotan risiko kuantitatif berbasis HIRARC untuk menentukan prioritas mitigasi secara lebih akurat. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan observasi yang hanya dilakukan pada satu divisi mekanik selama enam bulan di satu lokasi penelitian saja.
Co-Authors Abdulla Gimnastiyar Achmad Dani Syahfudin Achmad Firdaus FIrmansyah Adi Lesmana, Nurma Yogi Ahmad Azharuddin Akhmad Ghozali Fitrah Ikhsan Akhmad Wasiur Risqi Akhmad Wasiur Rizqi Alfath, Ramadhan Muhammad Alwan, Mohammad Rizki I’zaz Amrozi, Syaiful Ananda, Chika Fena Andi Rahmad Rahim Arif Afandi Arman Maulana Akbar Arnanda Ahmad Ar Ridlo Aulia, Nanda Wahyu Dahda, Said Salim Deny Andesta Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Ega Fanany Al Gusta Elly Ismiyah Ernawati Ernawati Evie Talia Nurrohmah Faisal Ardan Pratama Farid Zulianto Fernandi, Muhammad Ramadhan Fikri, M. Afdholul Firmansyah, Muhammad Machfud Fitrah Fitria Dama Yanti Fladisha Aminatus Sholikah Gimnastiyar, Abdulla Hajar Farodisah Hardiyanti, Mega Rahayu Hekmah, Lailatul Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat, Mohammad Wahyu Hisyam Aziz Aditya Imam Wahyu Ramadhan M.Ridhwan Nuruddi Caesareno Aironic Manzilatul Firdaus Miskiyah, Roihatus Moch. Nuruddin Mochamad Mauludin Rizki Moh. Jufriyanto Mohammad Dian Kurniawan Mohammad Syihabuddin Alja’far Muhammad Dicky Saputra Muhammad Echang Komarudin Muhammad Fahmi Adityah Muhammad Firman Afandi Muhammad Ramadhan Fernandi Muhammad Rizky Yoga Pratama Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Zahidil Mukhtar Mursyid, Agil Thoriq Muslimah, Tsaqofi Bintang Nina Aini Mahbubah Nurmawati, Lilik Octavia Vanessa Wiyose Parianti Parianti Pratama, Muhammad Rengga Arya Pratama, Muhammad Rizky Yoga PURWANTO Purwanto Purwanto Putri, Zachwa Sabitha Rizky Arifin Riris Dia Mariati Risqi, Akhmad Wasiur Rizqy Cahya Putra Fil Akbar Said Salim Dahdah Sakti, Salas Maulidan Rahma Salwatul Aisy Sari, Jihan Faustina Septian Dwi Ardiansyah Sukaris Suwanto, M Syachputra, Arizal Rizki Tajri Tajri, Tajri Wahyudi, Avif Mas Xavieri Norajaba, Muhammad Yadani, Dhidu Usrin Zulkarnain, Muhammad Zulfikar