Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Kemandirian Pada Anak Usia 5 -6 Tahun Elminah Elminah; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5140

Abstract

Orang tua merupakan cerminan yang bisa dilihat dan ditiru oleh anak-anaknya dalam keluarga. Oleh karena itu, pengasuhan anak merupakan serangkaian kewajiban yang harus dilaksanakan oleh orang tua. Di sinilah peran orang tua ditantang untuk mampu membentuk kemandirian anak dalam kapasitas agar anak dapat tumbuh dan berkembang sebaik-baiknya. Sikap penting yang seharusnya dikembangkan oleh orang tua untuk pembentukan kemandirian adalah memberi kesempatan yang luas kepada anak untuk berkembang dan berproses.  Untuk mengembangkan kemandirian anak dengan cara memberikan kepercayaan pada anak, kebiasaan dengan memberikan kebiasaan yang baik kepada anak sesuai dengan usia dan tingkat perkembangannya, misalnya membuang sampah pada tempatnya, melayani dirinya sendiri, mencuci tangan. Di sini peran orang tua dalam pembentukan kemandirian yaitu dengan memberikan kesempatan kepada anak dengan secara terus-menerus, dibangun dan dikembangkan agar  proses pembentukan kemandirian akan menghasilkan generasi yang diharapkan. Pentingnya pembentukan kemandirian pada anak usia dini dapat menumbuhkan kebiasaan - kebiasaan yang dapat dikerjakan sendiri pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengungkap fakta sebenarnya yang terjadi di tempat penelitian dan studi kasus pada anak usia 5-6 tahun dan subyek penelitian hanya 5 anak yang terdiri 4 anak perempuan dan 1 anak laki – laki. yang berada di TK Islam Mutia 4 yang berlokasi di Jalan Fajar Baru III Rt 002 Rw 008, Cengkareng Timur Jakarta Barat. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari 2023.  Cara mengumpulkan datanya diproses melalui penggunaan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.
Peran Pendidik Dalam Pengembangan Nilai Agama dan Moral Pada Pembelajaran Berbasis Al Qur’an Nunuk Marlina; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5348

Abstract

Pentingnya pengembangan nilai agama dan moral anak ditanamkan sejak dini. Pembelajaran berbasis Al Qur’an di TK Islam Al Aqsha bertujuan untuk menghasilkan anak yang memiliki nilai agama dan moral yang baik sebagai Sumber Daya Manusia berdasarkan Al qur’an. Peran guru sangat dibutuhkan dalam pengembangan nilai agama dan moral di sekolah. Guru harus memiliki kemampuan serta wawasan yang baik dalam mendidik peserta didiknya. Penelitian ini mendeskripsikan Peran Guru Dalam Pengembangan Nilai Agama dan Moral Pembelajaran Berbasis Al Qur’an pada anak usia dini. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus. Data penelitian diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran pendidik sangat dibutuhkan dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak sesuai dengan pembelajaran berbasis Al Qur’an sehingga anak memiliki nilai agama dan moral yang baik. Dalam pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an pada perkembangan NAM anak usia dini menunjukan bahwa anak dapat mengetahui do’a pendek sehari-hari, anak mengetahui surat-surat yang biasa dibaca ketika shalat dan anak menunjukan perilaku sopan, hormat, peduli dan toleransi.
Implementasi Aspek Sarana Prasarana Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-kanak Leny Madhani; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6568

Abstract

Taman Kanak-Kanak menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah dan menyenangkan tentu menjadi dambaan bagi semua lembaga pendidikan terutama bagi jenjang PAUD. Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melindungi berbagai hak dasar pada anak maka pemerintah melaksanakan suatu program yang di sebut Sekolah Ramah Anak. Perwujudan dari Sekolah Ramah Anak sesungguhnya telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya lembaga TK Islam Al-Azhar BSD yang telah ikut mendeklarasikan diri Sebagai Sekolah Ramah Anak pada. Dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena diperlukan berbagai upaya dalam mengimplementasikannya terutama dalam memenuhi aspek sarana prasarana yang ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sarana prasarana melalui program sekolah ramah anak yang dilaksanakan oleh sekolah TK Islam Al-Azhar BSD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar BSD. Adapaun yang menjadi sumber informan adalah kepala sekolah, guru, orang tua murid/ komite sekolah dan peserta didik dari kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa TK Islam Al-Azhar telah mengimplementasikan aspek sarana prasarana berdasarkan panduan pelaksanaan SRA dari pemerintah. Namun dalam prakteknya masih memerlukan peningkatan kualitas ataupun kuantitas dalam beberapa fasilitas diantaranya: lantai toilet dan ketersediaan hygiene kit, toilet bagi penyandang disabilitas, ketersediaan ruang konseling, ketersediaan ruang kreativitasdan ketersediaan kotak komunikasi.
Peran Penilik dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru PAUD: Evaluasi Dampak Program dan Pengendalian Mutu Endah Rohyani; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6747

Abstract

Jabatan fungsional penilik adalah tenaga kependidikan sebagai pelaksana teknis fungsional dengan tugas utama melaksanakan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program Pendidikan anak usia dini (PAUD), Pendidikan kesetaraan dan keaksaraan serta kursus pada jalur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) berkedudukan di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.  Keberadaan penilik sangat penting untuk peningkatan kualitas Pendidikan anak usia dini (PAUD), Pendidikan kesetaraan dan keaksaraan serta kursus pada jalur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI).  Penilik dapat membantu guru dalam mengatasi masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja guru.  Selain mebantu kepala sekolah dalam menjalankan peran sebagai guru, pemimpin, administrator, supervisor, motivator, pembaharu dan manajer dengan melaksanakan pembimbingan dan memberikan masukan kepada kepala sekolah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap data sejauh mana peranan penilik dalam meningkatkan motivasi kerja guru PAUD di Kecamatan Kotabaru, Karawang.  Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya peranan penilik yang langsung turun memberikan motivasi, terbukti mengalami peningkatan yang signifikan.
Implementasi Aspek Sarana Prasarana Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-kanak Madhani, Leny; Patilima, Hamid
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6568

Abstract

Taman Kanak-Kanak menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah dan menyenangkan tentu menjadi dambaan bagi semua lembaga pendidikan terutama bagi jenjang PAUD. Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melindungi berbagai hak dasar pada anak maka pemerintah melaksanakan suatu program yang di sebut Sekolah Ramah Anak. Perwujudan dari Sekolah Ramah Anak sesungguhnya telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya lembaga TK Islam Al-Azhar BSD yang telah ikut mendeklarasikan diri Sebagai Sekolah Ramah Anak pada. Dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena diperlukan berbagai upaya dalam mengimplementasikannya terutama dalam memenuhi aspek sarana prasarana yang ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sarana prasarana melalui program sekolah ramah anak yang dilaksanakan oleh sekolah TK Islam Al-Azhar BSD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar BSD. Adapaun yang menjadi sumber informan adalah kepala sekolah, guru, orang tua murid/ komite sekolah dan peserta didik dari kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa TK Islam Al-Azhar telah mengimplementasikan aspek sarana prasarana berdasarkan panduan pelaksanaan SRA dari pemerintah. Namun dalam prakteknya masih memerlukan peningkatan kualitas ataupun kuantitas dalam beberapa fasilitas diantaranya: lantai toilet dan ketersediaan hygiene kit, toilet bagi penyandang disabilitas, ketersediaan ruang konseling, ketersediaan ruang kreativitasdan ketersediaan kotak komunikasi.
Peran Penilik dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru PAUD: Evaluasi Dampak Program dan Pengendalian Mutu Rohyani, Endah; Patilima, Hamid
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6747

Abstract

Jabatan fungsional penilik adalah tenaga kependidikan sebagai pelaksana teknis fungsional dengan tugas utama melaksanakan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program Pendidikan anak usia dini (PAUD), Pendidikan kesetaraan dan keaksaraan serta kursus pada jalur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) berkedudukan di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.  Keberadaan penilik sangat penting untuk peningkatan kualitas Pendidikan anak usia dini (PAUD), Pendidikan kesetaraan dan keaksaraan serta kursus pada jalur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI).  Penilik dapat membantu guru dalam mengatasi masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja guru.  Selain mebantu kepala sekolah dalam menjalankan peran sebagai guru, pemimpin, administrator, supervisor, motivator, pembaharu dan manajer dengan melaksanakan pembimbingan dan memberikan masukan kepada kepala sekolah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap data sejauh mana peranan penilik dalam meningkatkan motivasi kerja guru PAUD di Kecamatan Kotabaru, Karawang.  Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya peranan penilik yang langsung turun memberikan motivasi, terbukti mengalami peningkatan yang signifikan.