Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD DIGITAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD Sastri Nurdila; Muhsana El Cintami Lanos; Ida Suryani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.28902

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of using digital flashcard learning media on students' learning interest in the IPAS subject for Grade IV elementary school students. This research is a quantitative study using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. The population in this study consisted of all fourth-grade students at SD Negeri 92 Palembang. The sample included students from classes IV.a and IV.b, totaling 40 students. The sampling technique used was saturated sampling. Data collection techniques included questionnaires and documentation. Data analysis was carried out using an Independent Samples T-test. The results showed that the average learning interest questionnaire score was 88.05 for the experimental class and 67.75 for the control class. The t-test results for learning interest showed a t-value of 28.215 ≥ t-table of 1.686 at a significance level of 0.05. Based on the analysis, it can be concluded that the use of digital flashcard learning media has a significant effect on students' learning interest in the IPAS subject for Grade IV elementary school students.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK BERBASIS PIXTON TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS IV SD NEGERI 227 PALEMBANG Agus Sentiase; Rury Rizhardi; Ida Suryani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35128

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of using Pixton-based comic media on the learning outcomes of Civic Education (PPKn) among fourth-grade students of SD Negeri 227 Palembang. This research employed a quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 66 students, divided into 33 students of class IV A as the experimental group and 33 students of class IV B as the control group. The research instrument was a learning achievement test administered before (pretest) and after (posttest) the treatment. The experimental class was taught using Pixton-based comic media, while the control class was taught using conventional lecture methods. The results showed a significant difference between the posttest mean score of the experimental class (87.88) and the control class (48.79). The hypothesis test using an independent sample t-test obtained a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, it can be concluded that the use of Pixton-based comic media has a positive and significant effect on improving students’ Civic Education learning outcomes. This media helps students better understand abstract material, increases motivation, and creates a more engaging and enjoyable learning atmosphere.
Pengembangan Infrastruktur Saluran Irigasi Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten Silfia Dwi Putri; Muhammad Agus Hidayat; Ananda Ivan Ramadhani; Ida Suryani; Andrea Sumarah Asih
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) ini dilaksanakan di Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, dengan tujuan membantu masyarakat dalam merencanakan pengembangan infrastruktur saluran irigasi pertanian. Permasalahan utama di lokasi kegiatan adalah saluran irigasi yang mengalami penyempitan, sedimentasi, dan pertumbuhan vegetasi liar sehingga distribusi air tidak optimal. Pengabdian dilakukan melalui tahapan survei lapangan, pengumpulan data teknis, analisis debit menggunakan metode Strickler, perancangan desain teknis, dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berbasis Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa debit eksisting sebesar ±0,153 m³/s belum mencukupi kebutuhan air pertanian. Rancangan saluran dengan kapasitas yang sesuai diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mendukung peningkatan produktivitas pertanian, dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat Desa Joho. Kegiatan ini juga memberikan manfaat edukatif bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu Teknik Sipil secara langsung dalam pengabdian masyarakat.
Analisis Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tentang Teks Narasi Siswa Kelas V SD Nessa Oktavia; Tanzimah Tanzimah; Ida Suryani
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2599

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman konsep mata pelajaran bahasa Indonesia tentang materi teks narasi pada siswa kelas V SDN Muara Rengas. Penelitian dilakukan di SDN Muara Rengas. Metode deskriptif dengan pendekatan kulititatif. Rancangan yang digunakan Miles dan Hubermann. Informan khusus adalah guru, dan informan pendamping adalah peserta didik kelas V berjumlah 31 orang. Teknik Pegumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian disimpulkan peserta didik SDN Muara Rengas belum memahami konsep pada indikator mengerjakan, membedakan, membandingkan, dan mengintepretasi data dengan total skor 65 dari 124, menjelaskan gagasan pokok dengan total skor 61 dan 67 dari 124, menceritakan kembali dengan kata-kata sendiri dengan total skor 64 dari 124. Hal ini disebabkan guru lebih sering menggunakan metode ceramah, kurangnya penerapan menentukan tokoh dan latar dalam teks narasi dalam pemberian contoh-contoh, kurang menggunakan media dalam menerapkan pembelajaran, peserta didik tidak memahami maksud dari soal dan perintah soal, beberapa peserta didik lebih menyukai membaca komik, buku cerita, serta kurangnya perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran dan kurangnya latihan dalam menceritakan kembali